End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 97. Arise


__ADS_3

Pesan dari sistem menampilkan informasi mengenai senjata berupa sabit yang Myxtica keluarkan.


[Hell Reaper : Tiap goresan yang tercipta dari Hell Reaper akan memberikan true damage kepada lawan sebanyak 2% HP lawan]


[Efek Debuff : Lawan akan kehilangan 3% HP nya tiap detik]


"ughh!" Surya memuntahkan darah setelah kesekian kalinya.


'Sial! apa-apaan dengan efek senjatanya, aku jadi ingin memilikinya!…tapi dari pada itu, sepertinya monster brengs*k ini sedikit marah…gawat!!'


membatin Surya dan mengambil Dragon Swordnya.


~Sriing


'aku harus bertahan setidaknya dari ancaman lima menit ini!' Surya menatap pesan sistem yang menampilkan waktu terbunuhnya.


[05.00]


[04.59]


[04.58]


Surya menyiapkan dirinya dan menatap Myxtica yang mulai mengangkat sabit miliknya.


sabit tersebut diayunkan dan dilempar ke belakang.


~Wushh


lagi-lagi Surya dibuat terkejut dan panik karena serangan lawannya yang tidak masuk akal…karena itu Surya menatap sabit miliknya yang berputar di udara sedangkan Myxtica hanya terdiam.


setelah beberapa saat, sabit tersebut bergerak kembali ke arah Myxtica layaknya boomerang.


'apa yang-'


ketika Surya mencoba membaca pergerakan Myxtica, seketika lawannya itu telah melaju sangat cepat dan berada tepat di hadapannya.


"ugh!!!"


secara reflek Surya menebas ke arah leher Myxtica, namun lawannya itu telah memprediksi apa yang akan Surya lakukan.


~Tap


~Boom


~Krrggg


Myxtica menangkap pergelangan tangan Surya yang memegang Dragon Sword, kemudian ia menggenggam kepala Surya dan membenturkannya ke tembok hingga tembok tersebut hancur.


kemudian Myxtica mencekik leher Surya sekeras mungkin dan…


~Boom


~Craaak!!!


Myxtica membenturkan kepala Surya ke bawah dan menyeret kepalanya dengan sangat cepat hingga tanahnya hancur.


"kuagh!!!" Surya menjerit kesakitan.


~Wushh


Myxyica menyeretnya dan melemparnya ke arah yang berlawanan dengan arah sabit miliknya.


Surya berusaha mempertahankan kesadarannya sekuat mungkin.


'sadarlah!!! bertahan sedikit lagi!' membatin Surya.


Surya semakin dekat dengan sabit yang melaju ke arahnya.


'AYO BANGUN!!'


dengan kejutan dari dirinya sendiri, Surya terbangun dan langsung mencengkram Dragon Sword sekuat tenaga.


kini Surya berusaha menangkis sabit lawannya yang sudah ada didepan matanya, sabit tersebut mengarah ke arah leher kiri Surya.


"argh!!"


~Sriiiiing


~Craaat


Surya berhasil mengalihkan arah laju sabit tersebut walau pergelangan tangan kanannya terkena goresan dari sabit tersebut.


~Tap


"ugh…uhukk!!"


Surya mendarat ke tanah dan kembali mengeluarkan darah dari mulutnya.


~wush…wush…wush


~tap


sabit tersebut kembali ke tangan Myxtica setelah berputar dengan kecepatan tinggi.


Surya menatap Myxtica dengan tatapan kebencian yang sangat dalam.


'Sial! walau hanya luka gores, rasa sakitnya seperti dibakar dengan api yang sangat panas!'

__ADS_1


membatin Surya dan menatap pergelangan tangan kanannya.


'tapi aku masih bi-'


~deg…deg


"kuahk!!"


tiba-tiba Surya memuntahkan darah lebih banyak.


'tu…tubuhku, sulit bergerak?!' membatin Surya.


[Bagaimana? bukankah ini senjata yang indah?] ucap Myxtica.


ia berjalan perlahan ke arah Surya sambil menyeret sabitnya.


[Sepertinya HP mu berkurang secara drastis ya!]


Surya melihat pesan sistem yang menampilkan sisa HP dan MP nya, ia melihat pengurangan HP nya secara drastis tiap detiknya.


namun alih-alih terkejut, Surya malah tersenyum.


[HP anda dibawah 30%]


[Buff : God of War]


"kau lengah!" ucap Surya.


~crak…boom


Surya tiba di hadapan Myxtica dengan kecepatan yang mengerikan.


~DBOOM


Surya berhasil melontarkan pukulan ke wajah Myxtica yang jaraknya dekat.


~BOOM


Myxtica terhempas dan menabrak tembok hingga tembok tersebut hancur.


Myxtica dibuat terkejut oleh serangan Surya.


[Bagaimana bisa ia memiliki kekuatan seperti itu?!]


[Aku tidak pernah memberikan kekuatan sekuat itu padanya…tunggu, jangan-jangan!!!]


[TUAN, BAGAIMANA KAU BISA MENGKHIANATIKU!!!]


Myxtica murka dan mengetahui bahwa tuannya berkhianat padanya dengan memberikan kekuatan yang besar pada Surya.


[Kau pikir penguasa yang lain hanya akan diam saja?!]


'aku harus cepat!'


~Wush


Surya melaju ke arah Myxtica dengan cepat.


[Manusia!!! kau pikir kau bisa mengalahkanku?! akan kubuat kau mendapatkan kematian yang mengerikan!!]


~BOOM


Myxtica menendang tembok dan menghempaskan dirinya ke arah Surya sambil membawa sabit miliknya.


Surya menambahkan Frost Element ke Dragon Sword miliknya hingga ukuran Dragon Sword bertambah panjang.


[Argh!!]


"Argh!!"


~Sring…sring


~Trang


~Srat…srat…sraat…sraat


Surya dan Myxtica sama-sama beradu kecepatan dan menggunakan senjatanya.


serangan yang sangat cepat terjadi dimana mana hingga bagian dalam ruangan tersebut mulai tidak beraturan.


patung-patung yang hancur, tembok dan tanah yang hancur.


bahkan lingkaran sihir di ruangan tersebut kini mulai tidak terlihat bentuknya karena tanah tersebut hancur berantakan.


~Crat…crat…craat


luka goresan diterima keduanya secara bertubi-tubi.


~Crat…crat


"ugh!!"


~sring…sring


~trang…trang.


kemudian keduanya membenturkan senjatanya.

__ADS_1


~Trashh


Surya terkejut, senjata yang selama ini selalu bersamanya, kini hancur setelah beradu dengan Hell Reaper milik Myxtica.


'mustahil!'


karena hal tersebut, Surya menjadi lengah sepersekian detik.


"Sial!!"


bilah sabit Myxtica sudah berada di depan mata Surya.


~craat


"argh!!"


Surya menangkisnya dengan tangan yang telanjang, hal itu menyebabkan tangan kanannya tertusuk hingga menembus dan merobek bahu kanan Surya.


rasa sakit yang mengerikan dirasakan oleh Surya, ia seperti ingin menangis saat menahan rasa sakit tersebut.


namun ia menggertakkan giginya dan memantapkan tekadnya.


"kugh!!"


~Sraat!!


Surya menarik paksa lengan kanannya agar terlepas dari kaitan sabit milik Myxtica, namun bayaran atas tindakannya itu, ia harus kehilangan tangan kanannya.


~tap


Surya mendarat dan bergegas menyerang Myxtica yang masih mengayunkan sabit miliknya.


~crak


~Dboom


Surya melompat dan berputar, ia melakukan tendangan 540° di udara dengan kaki kirinya dan mengenai kepala Myxtica.


~Boom


Myxtica dibuat terpental lagi dan menabrak tembok.


Surya menatap waktu pada pesan sistem.


[02.10]


bagi Surya, itu adalah waktu yang paling lama yang pernah ia rasakan hingga saat ini.


'Gawat!' Surya merasa putus asa.


[Sampai akhir, kau!!! dasar manusia!!]


serangan Surya tidak sia-sia, Myxtica merasakan sakit dan juga membuat harga dirinya terjatuh karena dapat dibuat terpojok oleh seorang manusia.


namun Myxtica yang secara vitalitas jauh lebih unggul dari Surya, melaju cepat ke arah Surya yang mulai kelelahan.


~Wushh


Myxtica melaju ke arah Surya dan membawa sabit miliknya.


~deg…deg


'Sial!!'


Surya tidak dapat bergerak karena tubuhnya kehabisan tenaga.


lalu Surya melihat sesosok bertudung yang membawa sabit besar layaknya malaikat pencabut nyawa.


'Cih!'


~CRAAT!!!


sabit besar tersebut menembus tepat di bagian jantung Surya hingga membuat Surya terangkat tinggi.


"Kuahk!!!" darah keluar banyak dari mulut Surya.


'apa hanya sampai sini?' membatin Surya.


kesadarannya mulai hilang dan ia juga merasakan rasa sakit yang lebih mengerikan dari kematian.


sistem menunjukan pengurangan HP Surya yang semakin tipis.


[Inilah kenyataannya, manusia akan selalu menjadi makhluk yang paling lemah! berpikir menjadi wadah penguasa?! jangan bercanda!]


Myxtica menghina Surya dan merendahkan manusia.


[Tidurlah dan biarkan sang penguasa mengambil alih tubuhmu, manusia!] ucap Myxtica.


kemudian HP Surya terlihat di bar status.


[HP : 1/34500]


Surya kembali ke titik dimana HP nya hanya tersisa satu.


Myxtica yang merasa senang ketika Surya akan memejamkan mata untuk selamanya, dibuat heran karena Surya tiba-tiba memegang bilah sabit miliknya.


~tap

__ADS_1


[Title : Lord of War]


__ADS_2