
"di…dia berbicara?!"
para hunter terkejut mendengar monster tersebut dapat berbicara.
~Boom
tiba-tiba sosok perempuan terjatuh dan terbentur keras ke tanah, dan monster pria tersebut sudah berdiri di atas batu besar.
~Beraninya kau!!
sosok monster perempuan tersebut juga berbicara.
kemudian ia membuka mulutnya dan menyemburkan api merah kehitaman.
namun lawannya telah menghilang dari batu besar.
~Booom
monster pria itu dalam sekejap muncul di samping monster perempuan dan meninjunya ke samping hingga dinding goa hancur.
monster perempuan itu sudah tidak bisa bergerak lagi.
~jangan sombong hanya karena kau perwujudan dari penguasa terkuat!
sosok monster pria itu berjalan ke arah monster wanita yang berada di ujung goa.
ia berhenti dan kemudian melirik hunter Korea.
"Arghh!!"
tanpa pikir panjang Hak-Kun maju terlebih dahulu.
monster tersebut tersenyum.
~Traakk
~Crattt
perisai milik Hak-Kun ditembus dengan mudahnya dan langsung menusuk tepat ke arah jantung Hak-Kun.
"ughh" darah mengalir keluar dari mulut Hak-Kun.
"baj*ngan sialan!!" Jin-Ho maju dengan cepat.
~tap
pukulannya dengan mudah dihentikan oleh sosok tersebut.
~crakk
"argh!!"
Jin-Ho mengerang kesakitan setelah tangannya dipatahkan dengan mudah.
namun Jin-Ho memaksakan dirinya.
ia membuat tangan kanannya patah berkali kali agar tubuhnya dapat berputar.
kemudian Jin-Ho menyerang dengan kaki kirinya yang dilapisi api.
namun…
~Slash
monster itu menepisnya dengan tangan kirinya, dan membuat kaki kiri Jin-Ho yang dilapisi armor keras terbelah seperti tahu.
lalu monster itu melempar Jin-Ho sekuat mungkin.
~Boom
"aaaghhh!"
Woong Suck memberikan heal kepada Jin-Ho dan Hak-Kun.
didepannya terdapat sisa hunter yang mencoba melindungi Woong Suck.
tiba-tiba…
~Crat…crat
"Tidaakkk!!"
Woong Suck mengerang kesakitan ketika kedua tangannya terputus.
itu dilakukan oleh sosok monster pria yang dalam sekejap sudah berada di belakang Woong Suck.
para hunter telat menyadarinya, ketika mereks melihat ke arah Woong Suck.
~Crattt…cratt
~Crattt
monster itu memotong kedua kaki Woong Suck dan langsung menusuk jantungnya dengan salah satu tangannya.
"ahkk!" Woong Suck batuk dan mengeluarkan banyak darah.
"lari!!"
Woong Suck mengerahkan sisa tenaganya untuk menyuruh para hunter lari.
monster itu menarik tangannya dari tubuh Woong Suck dan dalam sekejap menumbangkan hunter yang tersisa.
~lemah! ini membosankan!
ucap monster tersebut.
sosok monster itu menatap ke arah luar goa.
~sisakan yang terkuat untukku!
~Boom
__ADS_1
sosok monster pria itu melaju cepat dan keluar dari goa.
sedangkan para leviathan kini mengepung dan akan menghabisi para hunter Korea.
'keluar?!' jangan-jangan ke arah para hunter Jepang!!' membatin Jin-Ho.
***
di luar goa.
tim Charlie dan Alpha telah berkumpul dan menunggu helikopter datang menjemput mereka.
"sial!! komunikasi kita terputus oleh hunter Korea!" Mikami.
"apa yang terjadi dengan tim Beta?!" tanya Shiba.
tim Charlie mengintari lokasi tim Beta terlebih dahulu kemudian berkumpul bersama tim Alpha.
seluruh anggota tim Charlie menggelengkan kepalanya dan menunduk.
"mereka mati mengenaskan!" ucap Saitama.
tiba-tiba terdengar suara helikopter.
"kita akan mundur sekarang!" ucap Shiba.
~BOOOM
tiba-tiba helikopter tersebut meledak setelah sebuah trisula menembusnya.
serentak para hunter Jepang terkejut dan melirik ke sosok yang melempar trisula tersebut.
(a…apa yang baru saja terjadi?! sosok monster muncul dan menghancurkan heli yang digunakan untuk menjemput para hunter!) ucap reporter yang berada di helikopter lainnya.
'dia kah yang menghabisi tim Beta?!' membatin Shiba.
seketika sosok tersebut menghilang.
~BOOM
para hunter Jepang mendengar kembali suara ledakan dari arah samping.
ketika mereka berusaha mencari asal ledakan tersebut…itu terjadi kepada helikopter yang menyiarkan siaran langsung raid.
~Wushh
sosok tersebut melompat dari helikopter yang ia hancurkan dan mendarat di depan para hunter Jepang.
para hunter Jepang langsung memasang formasi mereka.
melihat adegan tersebut, monster berwujud manusia itu tersenyum.
~Krekk…krekk…krekk
ia membunyikan sendi-sendi jari dan juga lehernya.
~Ayo kita main!!
~Wuoooongg
"mo…monster macam apa dia?!"
"aku tidak pernah bertemu monster sekuat ini!!"
"di…dia barusan bicara dengan kita bukan?!"
~AHAHA, takutlah padaku!!
~Wushh
~Crat…crat…
~Zrett…Zret
dengan cepat monster itu mencabik cabik para hunter Jepang.
***
di dalam goa.
seluruh hunter Korea berkumpul dan sebagian dari mereka telah berada pada kondisi yang sangat buruk.
terutama Woong Suck dan Hak-Kun yang berusaha mati-matian mempertahankan kesadarannya.
"apakah ini akhirnya?!" Ha-Neul merasa frustasi.
ketika leviathan itu akan segera melahap para hunter Korea.
~Duar
sebuah kilat biru menghantam salah satu leviathan dan menghempaskannya jauh ke belakang.
asal kilat tersebut berasal dari sosok berzirah yang berdiri di depan para hunter, zirah itu dilapisi petir di sekujur tubuhnya.
~Kuarghhh
~Crat…crat.
kemudian muncul sosok berzirah lainnya dan memiliki empat tangan.
sosok tersebut sedang merobek robek salah satu leviathan.
"a…apa yang terjadi?!" Chun Hei dan lainnya terkejut, kecuali Irene.
"hunter Chun, jangan khawatir! aku mengenal sosok ini!" Irene terbaring dan merasa sedikit lega.
masyarakat penduduk Korea beberapa menit yang lalu merasa sangat frustasi ketika melihat para elite hunter dipermainkan oleh satu sosok monster humanoid.
namun kini mereka jadi bertanya tanya ketika melihat beberapa sosok misterius yang datang dan melindungi para hunter.
~Slash
__ADS_1
salah satu leviathan terbelah dengan mudah oleh sosok berzirah coklat yang memegang sebuah kapak besar.
kejutan demi kejutan dialami para hunter Korea.
namun kali ini, sebuah gate kecil muncul di depan mereka.
"gate?!" Irene terkejut.
kemudian sosok pria yang keluar dari gate tersebut berkata…
"Synchronization!"
~Wuoong
tubuh para hunter Korea dipulihkan secara instant.
"tubuhku!"
para hunter Korea terkejut ketika tubuh mereka pulih tanpa luka sedikitpun, meskipun stamina mereka tidak dipulihkan.
mereka melihat pria yang berdiri diantara dua prajurit berzirah lainnya.
ketika keberadaannya menjadi semakin jelas, mereka semua terkejut.
"hunter Surya?!"
Surya tidak memperdulikan ucapan mereka.
"mengamuklah!!" ucap Surya.
~Crakk
Gluttony masih menjadi yang paling semangat, ia berubah ke wujud sejatinya, disusul Vanity dan Emptiness.
"mo…monster?!" para hunter terkejut dengan sosok para monster yang semulanya adalah prajurit berzirah.
'aku hanya mengenal dua prajurit hunter Surya!! apakah saat itu ia masih menahan kekuatannya?!' membatin Irene.
tiga prajurit Surya menyerang secara agresif, sedangkan Quinterra dan Raothun berusaha menyerang musuh se rapih mungkin.
menggunakan kapak besar dan cambuk listrik, keduanya berjalan dan membukakan jalan untuk tuannya.
Surya mengeluarkan dragon sword miliknya.
[Dragon Sword (fire element)]
[Sprint : active]
~Sring
dalam sekejap Surya menghilang dan langsung menyayat belasan leviathan.
~srat…srat…srat
~kieeeek
pemandangan yang mengerikan terjadi didepan para hunter.
"mo…monster itu dikalahkan dengan mudah?!"
"apa kalian yakin hunter Surya seorang mage?!"
"entahlah…aku juga pertama kalinya melihat ini!!"
Woong Suck kini tersadar dari pingsannya, ia terkejut ketika kedua tangan dan kakinya telah kembali, bahkan luka tusukan di jantungnya tidak ada sama sekali.
"a…apa yang terjadi?! siapa yang melawan monster itu?" Woong Suck bertanya.
namun seluruh hunter hanya terdiam dan memandang adegan dimana para monster dibantai dengan mudahnya.
'akan kuakhiri ini dengan cepat!' membatin Surya.
Surya menyimpan dragon sword dan mengeluarkan Orb dari inventorynya.
kemudian para prajuritnya mundur dan berdiri di samping Surya.
[Tittle : Lord of All Element (active)]
tangan kirinya memegang orb, sedangkan tangan kanannya mengarah ke arah para leviathan.
percikan api berkumpul di depan telapak tangan kanan Surya.
"binasalah!"
~BOOOOOM
White Flame Burst keluar dari tangan Surya, bahkan ukuran dan afinitas apinya lebih besar dan lebih kuat dari serangan milik Irene.
api tersebut menembus dinding goa dan terbakar hingga ke langit.
'mengerikan!'
itulah tanggapan para hunter terhadap Surya.
seluruh leviathan yang berada di dalam goa kini telah dibunuh tanpa sisa.
setelah beberapa saat…Surya merasakan kehadiran yang kuat.
~tap…tap…tap
suara langkah kaki terdengar oleh semua orang.
monster berwujud pria itu telah kembali dari luar goa.
namun kali ini raut wajahnya menjadi muram setelah melihat kedatangan Surya dan prajuritnya seakan akan dirinya sedang tidak beruntung.
~kau!!
Surya mengetahui identitas monster tersebut melalui pesan sistem.
[one of the 8 commander generals King of Dragon]
__ADS_1
[5th general]
[Arthic Leviathan「Rank-SSS」]