
Sehari setelah berakhirnya gate di Beijing, kini seluruh dunia membicarakan sosok 4 top hunter yang telah menyelamatkan ratusan juta jiwa.
Prestasi yang besar tersebut memberikan mereka otoritas seperti sebuah negara.
satu per satu nama keempat hunter tersebut disebutkan.
Almeric Johan, National Hunter from Jerman.
Fyodor Andery, National Hunter from Rusia.
Guo Jing-Quo, National Hunter from China.
Daneil Osvaldo, National Hunter from AS.
aksi heroik empat hunter tersebut telah ditonton secara langsung lebih dari 10 milyar penonton di seluruh dunia.
namun fakta yang tak terhindarkan ketika gate break tersebut menjadi sebuah pembantaian massal para hunter kelas atas.
ditambah bahwa tidak meninggalkan barang atau mana kristal dari boss gate tersebut membuat negara negara lainnya mengalami kerugian yang besar terutama China.
Surya yang sedang melihat berita tersebut melalui billboard yang ada di berbagai gedung di Seoul teringat kejadian tersebut.
'aku tidak menduga bahwa Chaos dapat menggunakan sihir yang besar, padahal jika diperhatikan ia adalah tipe petarung'
kemudian Surya menghembuskan nafas seakan tidak ingin memperdulikannya.
'lagipula, keempat hunter top itu juga memiliki kemampuan lebih dari sekedar job nya' membatin Surya.
tiba-tiba billboard menampilkan data-data hunter rank-S korea yang gugur.
berawal dari 9 Hunter rank-S dan hanya 5 hunter yang selamat.
'dengan ini Korea pasti mengalami kerugian yang besar karena kehilangan beberapa kekuatan tempur terkuatnya'
kemudian Surya menyipitkan matanya.
'ngomong-ngomong sejak kemarin, mengapa Cala tidak merespon ku sedikitpun!'
mengingat semua stat miliknya telah melebihi angka 200…Surya membuka status bar miliknya.
『System Name : Calamity
Level : 2
Name : Surya Yeon-Jun
Level : 43
User : Cheater Job : -
HP : 21000/21000
MP : 71600/71600
INT : 216 AGI : 202
STR : 217 DEX : 202
VIT : 210 sisa poin : 0
awalnya Surya mengira bahwa dirinya akan mendapatkan informasi penting setelah menaikan seluruh statusnya, namun sebaliknya ia mendapatkan sesuatu yang tidak terduga.
Surya mengambil sesuatu dari Inventory nya.
di telapak tangannya kini terdapat sebuah Crystal Gate berwarna merah.
pesan sistem muncul sebagai pemberitahuan.
[Crystal Gate : The Gate to The Tower of Destruction
Rank : ??? ]
"menara kehancuran?!" kening Surya mengkerut.
Surya kembali teringat dengan mimpi yang ia alami beberapa hari yang lalu.
detak jantungan perlahan semakin cepat.
~ba dump…ba dump.
'aku memiliki firasat yang buruk tentang ini…namun seperti apapun wujud monster yang akan datang…akan kubunuh semuanya dan menjadi lebih kuat!' membatin Surya.
keesokan harinya…
seluruh hunter di Korea menghadiri pemakaman atas empat hunter rank-S yang gugur dalam raid di Beijing tempo hari.
__ADS_1
mereka dimakamkan di makam para pahlawan yang ada di Seoul.
setelah memarkirkan mobilnya, Surya berjalan menuju makam para hunter dengan membawa setangkai bunga untuk diberikan sebagai tanda suatu penghormatan atas jasa hunter tersebut.
Surya berjalan ke depan melewati para hunter yang berdiri di antara jalan menuju makam.
ketika Surya menaruh bunga di atas makam, seorang pria berdiri di samping Surya dan memberikan bunga kepada hunter yang gugur.
"segala sesuatu bisa terjadi"
itu adalah suara ketua asosiasi Korea Ghie Dae-Hyun.
Surya melirik ke arahnya dan Ghie lanjut berbicara.
"siapa yang bisa menyangka, bahwa gate besar dengan rank tertinggi itu hanya mengeluarkan 1 monster berskala bencana"
Ghie berhenti sejenak, menatap foto wajah hunter yang gugur.
"siapa juga yang bisa menyangka, bahwa satu monster itu dapat membantai ratusan hunter kelas atas dari berbagai negara dengan sangat mudah"
Surya merenungkan kata-kata Ghie…bahwa apa yang dikatakannya adalah benar.
"bagaimana dengan Guild yang kehilangan pemimpinnya?" Surya bertanya.
"tentunya mereka para guildmaster telah menunjuk seseorang yang dipercaya dapat menggantikannya sebagai pemimpin" ucap Ghie.
"dan ketika seorang hunter kelas tinggi tewas…guild itu tidak akan langsung terperosot menjadi guild yang lemah…karena kuat tidaknya guild ditentukan dari prestasi yang diraih, kinerja dan kerja sama guild…namun tetap saja, rank-S memiliki aura yang jauh berbeda meskipun dengan rank-A high dibawahnya" ucap Ghie.
"jadi begitu" ucap Surya.
suasana di pemakaman menjadi sedikit sunyi…para hunter bertanya tanya siapa sosok yang sedang berbicara dengan ketua asosiasi.
karena ketua asosiasi termasuk orang terpenting di Korea, dialah yang mengurus kebutuhan para hunter.
dan ketua asosiasi adalah sosok yang jarang dilihat apalagi diajak berbicara karena beliau memiliki kesibukan dan jadwal yang padat.
Ghie berbicara dengan suara yang lebih pelan dan wajahnya sedikit serius.
"di akhir rekaman, aku melihat salah satu hunter top menyerang menggunakan sihir api ke sebuah puncak gedung yang jaraknya cukup jauh"
wajah Surya sedikit mengeras.
"bagaimana menurutmu? apa kau tahu sesuatu?" Ghie bertanya.
"entahlah!" jawab Surya dan berbalik menuju tempat parkir…namun saat dirinya baru berbalik, Ghie berbicara…
Surya terdiam dan mendengarkan ucapan Ghie yang tetap menatap foto wajah hunter yang gugur.
tak ada seorangpun yang melihat bahwa salah satu mata Ghie mengeluarkan cahaya emas.
"para hunter itu tidak hanya terfokus dengan satu arah…tetapi empat!" ucap Ghie.
mata Surya menjadi bersinar karena ia memfokuskan indra dan kepekaannya.
"bagaimana kau?"
sebelum Surya menyelesaikan pertanyaannya…Ghie menjawab.
"aku bisa merasakannya, mereka memancarkan energi yang sama sepertimu…namun energi mereka lebih kuat dari keempat hunter tersebut" ucap Ghie.
wajah Ghie menjadi lebih serius.
"berhati hatilah hunter Surya" ucap Ghie.
Surya hanya lanjut berjalan melewati para hunter menuju tempat parkir.
fakta bahwa Ghie menyadari keberadaan Surya saat di puncak gedung telah Surya ketahui dan Surya menerima kenyataan tersebut.
namun sesuatu membuat dirinya bertanya tanya.
'sosok yang lebih kuat dari top hunter?! kenapa aku tidak bisa merasakan kehadirannya?! dan itu berarti mereka ada 3!!'
"siapa mereka?!" ekspresi Surya menjadi dingin.
ketika Surya berjalan melewati para hunter…beberapa hunter menyadari sosok yang berbicara dengan ketua asosiasi.
"apa yang ia bicarakan dengan ketua asosiasi hingga ekspresinya menjadi kesal?" guildmaster Phoenix Guild bertanya tanya pada dirinya sendiri.
Surya sedang mengendarai mobilnya.
tiba-tiba seseorang menelpon Surya.
ketika Surya melihat nomor yang dikenal, ekspresinya menjadi sedikit tenang dan sedikit tersenyum.
Surya mengangkat telponnya.
__ADS_1
"halo…bagaimana kabarmu? sudah cukup lama ya…Ae-Cha" ucap Surya.
"ah…iya Hyung-nim…aku baik, apa aku menganggumu?"
Suara Ae-Cha membuat Surya menjadi lebih relaks.
"tidak…memangnya ada apa?" tanya Surya.
"begini…rumahku sudah selesai direnovasi, karena itu ayahku mengundangmu dan adikmu untuk merayakannya dengan berlibur ke pantai" ucap Ae-Cha.
'pantai ya? kebetulan Mora sedang libur semester di sekolahnya, sepertinya ia akan senang'
membatin Surya dan mengeluarkan kembali crystal gate dari inventorynya.
'tapi dalam beberapa hari ini sepertinya aku harus memeriksa gate ini!' membatin Surya.
kemudian Surya menjawab.
"aku akan memastikannya beberapa hari lagi…aku akan mengabarimu dalam beberapa hari" ucap Surya.
"baik, Hyung" nada suara Ae-Cha menjadi lebih gembira dari sebelumnya.
pembicaraan mereka berdua berakhir.
keesokan harinya…
Surya berdiri di sebuah taman dan menatap Crystal Gate.
'sepertinya disini tempatnya' itu mengacu kepada informasi mengenai lokasi gate yang bisa ia bentuk.
"untuk berjaga-jaga aku tidak menggunakan instant recovery setelah menyelesaikan quest"
INT : 221 AGI : 204
STR : 219 DEX : 204
VIT : 212 sisa poin : 0
"huff…ayo kita lihat…apa yang ada di dalam gate ini"
~crak
~Wushh
Surya membentuk gate ketika keadaan sekitar sepi.
kali ini gate nya berbeda dari biasanya.
ia membentuk gate berwarna merah dan hitam dengan afinitas petir hitam di sekitar gate nya.
~glup
Surya menjadi sedikit gugup namun akhirnya selangkah demi selangkah, ia berjalan memasuki gate.
[Anda telah memasuki gate]
Surya melirik ke kanan dan ke kiri…benar seperti apa yang ia pikirkan.
interior gate tersebut berupa padang tandus, namun di seluruh tanah telah dipenuhi kerangka tulang monster dan manusia yang terbakar.
di tengah padang tandus, Surya melihat sebuah menara yang tingginya menyentuh langit dan terbakar hingga ke ujung lantai tertinggi.
karena afinitas api yang sangat besar, membuat langit didalam gate tersebut menjadi merah.
'sudah kuduga!' Surya menjadi gugup.
ketika Surya berjalan ke arah menara…ia terhenti karena di hadapannya muncul tiga gate ungu dengan aura hitam secara bersamaan.
Surya merasakan aura jahat yang sangat kuat dari ketiga gate tersebut.
setelah beberapa saat…dari masing-masing gate keluar sesosok prajurit berzirah yang dikelilingi aura hitam di sekitarnya.
Surya menjadi gugup setelah membaca pesan sistem yang muncul sebagai pemberitahuan.
[one of the 21 commander generals queen of war]
[three gatekeepers of destruction]
[19th general]
[Vanity 「Rank-SS」]
[20th general]
[Emptiness「Rank-SS」]
__ADS_1
[21th general]
[Gluttony 「Rank-SS」]