End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 81. Destroyer


__ADS_3

[Selamat datang, sang penguasa medan perang]


[Calamity]


di tengah kondisi Surya yang sekarat, membuat sang penguasa terkuat bangkit dari dalam tubuh Surya.


Calamity「Lord of War」


keberadaannya membuat semua manusia dan monster yang ada di dalam gate tersebut mematung dan tidak berani bergerak sedikitpun.


seakan sebuah pedang besar sudah berada di belakang tubuh mereka yang siap membelah mereka.


Graven yang bangkit, terkejut merasakan hawa keberadaan tersebut.


"Cih!! kau!!"


Graven meraih tombak hitamnya, namun dalam kedipan mata, Cala sudah berada di samping Graven.


Graven melirik ke arah samping dengan sangat waspada.


'Dia hanya diam?!' Graven melihat musuhnya yang hanya terdiam di sampingnya.


itu membuatnya seperti sangat diremehkan.


"Arghh!!" Graven marah.


ujung tombaknya mengeluarkan aura hitam pekat, Graven menebas dan mengincar ke arah leher musuhnya dengan sekuat tenaga.


~wushhh


~Traaaang


Graven dibuat sangat terkejut, serangan tombaknya berakhir sia-sia, justru tombak tersebut patah dengan mudah.


Graven merasakan sesuatu mendekat ke arah perutnya, itu adalah jari Cala yang mendekat perlahan.


kemudian…


~Stab


~BOOOM


Cala menyentil perut Graven dan membuatnya terhempas.


kuatnya serangan tersebut berhasil membuat dimensi gate berlubang.


Graven terpental ke bagian luar gate dan membolongi beberapa gedung lain akibat hempasan dari serangan Cala.


orang-orang yang ada di bagian luar gate terkejut ketika tiba-tiba beberapa ratus meter disamping mereka terdengar suara ledakan yang besar.


mereka juga melihat beberapa gedung seperti terkena rudal pesawat.


"a…apa yang terjadi?!"


orang-orang menjadi penasaran dan mencoba mendekat ke lokasi tersebut.


Cala yang masih berada di bagian dalam gate, berjalan mendekat ke lubang yang ada di gate.


kemudian ia melakukan tindakan yang membuat para hunter tercengang.


sebuah mana dalam jumlah yang mengerikan berkumpul di tangan kirinya, mana itu menjadi perpanjangan tangannya.


~Sriing


dalam sekejap Cala langsung merobek gate secara vertikal dan membuat celah yang sangat besar.


"mustahil!!" ucap Jin-Ho


seluruh hunter yang ada di dalam gate menjadi lebih takut dengan keberadaan Surya.


"dia merobek gate dengan mudahnya?!" ucap Woong Suck.


kemudian…


~Ngiiingg


~Boom


ledakan aura yang mengerikan tercipta dari tubuh Surya.


[The existence of the destroyer]


'a…apa apaan keberadaan ini?!'


para hunter yang ada di dalam gate terjatuh dan tidak kuat menahan tekanan aura yang mengerikan.


begitu pula dengan para pasukan gagak yang putus asa, bulu-bulu di tubuh dan sayapnya rontok seketika.


aura tekanan tersebut juga membuat langit di Korea Selatan menjadi gelap seperti akan muncul sebuah badai yang besar.

__ADS_1


karena ledakan pertama kali, membuat semua orang yang ada di gedung maupun sekitarnya segera evakuasi, mereka mengklaim telah terjadi gate break.


Cala menatap ke arah yang jauh dimana Graven terpental.


Graven mencoba bangkit karena menerima serangan yang menghancurkan beberapa tulang rusuknya.


ia menatap ke arah dimana Cala menghempaskannya dengan sentilannya.


Graven menyadari bahwa sebuah sinar merah berkumpul di tempat Cala berada.


mata Graven menyipit dan memfokuskan penglihatannya.


Cala membuka mulutnya lebar-lebar, lalu sebuah sinar merah yang sangat terang berkumpul dan membesar.


[Anda menggunakan skill Laser of Destroyer]


~Ngiing


~BOOOM


Cala menghembuskan laser dari mulutnya, Graven yang menyadari serangan tersebut menghindar.


namun salah satu sayapnya terbakar habis akibat keterlambatannya menghindari serangan tersebut.


orang-orang yang melihat laser tersebut tidak bisa berkata apa-apa.


laser maha dahsyat yang menghancurkan apapun yang ada didepannya.


laser tersebut di arahkan sedikit tinggi ke arah langit, karena itu seluruh dunia melihat keberadaan laser merah tersebut.


beberapa saat kemudian, laser dari mulut Cala berhenti.


Graven merasa bahwa nyawanya tidak akan selamat, dia bergetar ketakutan.


"aku harus pergi dari sini!!" ucap Graven.


Graven membuat gate nya dan berusaha lari, namun hal tersebut kini menjadi sia-sia.


~Trash


gate yang akan ia bentuk hancur kembali, hal itu membuat Graven panik.


"ba…bagaimana aku tidak bisa membentuk gate?!] ucap Graven.


Graven melirik sekali lagi ke arah Cala, lalu matanya menyipit.


"menyebalkan!!" ucap Graven.


~wushh


Graven mengepakkan sayap nya selebar mungkin, ia mencoba terbang menjauh dengan kecepatan yang ia bisa.


ia terbang tinggi dan menjauh dari Cala.


namun Cala mengangkat satu tangannya dan di arahkan ke arah Graven pergi.


[Lord Authority]


[Anda menggunakan skill Quadra Impact]


Cala mengeluarkan senyum beringasnya.


~Wuoong


Graven tertarik oleh kekuatan tak terlihat, tarikan gravitasi yang mengerikan.


~Wuoong


~Booom


Graven tertarik ke bawah dan menabrak tanah, lagi-lagi salah satu sayapnya patah.


"ughh!!" Graven merasakan sakit yang luar biasa di dadanya akibat benturan dengan tanah.


'di…dia yang asli!!' Graven telat menyadari sosok yang melawannya.


ia mencoba berdiri, namun tiba-tiba lawannya sudah berada di depan matanya.


Graven bergetar ketakutan, ia tidak berani menatap ke atas, tempat dimana mata lawannya berada.


'bersujud!!' membatin Graven.


kemudian ia bersujud kepada lawannya karena insting bertahan hidupnya.


"oh sang penguasa pertempuran, mohon maaf atas kelancanganku padamu!" ucap Graven dengan suaranya yang bergetar.


「Bangun!」ucap Cala.


Graven melihat ke atas dimana matanya berada, ketika melihatnya, Graven merasakan hal yang pernah ia rasakan sebelumnya.

__ADS_1


ia membayangkan seorang wanita yang berdiri di puncak gunung mayat bersama tuannya dan penguasa lainnya.


Graven terlalu takut untuk berdiri, hal itu membuatnya dalam situasi yang tidak beruntung.


~wuoong


Cala menarik Graven dengan Lord Authority dan mencekik lehernya.


~krrtt


"Kuaghkk!!" Graven meringis kesakitan.


"tu…tuan…kuaghh!!" Graven memohon sebisa mungkin.


[Anda menggunakan skill Soul Destroyer Gaze]


~Wuoong


"Tidaaak!!"


Cala menatap Graven dan menghisap jiwanya secara paksa.


"jangaaaan!!" teriak Graven.


***


Kegelapan


Surya membuka matanya, ia berbaring di dalam kegelapan yang tiada ujungnya.


"apa aku mati?!" Surya bertanya tanya.


ia mencoba memastikannya.


"sistem!" ucap Surya.


kemudian pesan sistem menyambutnya, Surya memerintahkannya untuk membuka beberapa pesan masuk.


[Membuka pesan…]


[Anda mendapatkan 3 unique skill]


[Anda mendapatkan skill 「Laser of Destroyer」: Anda dapat membentuk sebuah laser penghancur. ]


[Anda mendapatkan skill「Soul Destroyer Gaze」: Anda dapat menghisap jiwa secara paksa dengan tatapan mata anda. ]


[Anda mendapatkan skill「Quadra Impact」: Serangan sihir anda akan menjadi empat kali lebih kuat. ]


"darimana aku mendapatkan ini semua?!" Surya terkejut.


kemudian ia membuka pesan masuk terakhir dari sistem.


[Anda mendapatkan Ultimate Skill]


[Skill The Existence of the Destroyer : Anda dapat membuat tempat anda berdiri menjadi medan perang]


'ultimate skill?!' mata Surya menyipit.


dirinya dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu pikirannya.


tiba-tiba…


~wushh


Surya menyadari suara yang ada di belakangnya, tapi ia tidak berani menoleh ke arah suara tersebut, jadi ia hanya mengintip sedikit.


'gate?! terlebih itu warnanya merah!' membatin Surya.


kemudian, dari dalam gate tersebut muncul seorang wanita.


keberadaannya tertutup oleh bayangan, namun aura maha dahsyatnya sangat bisa dirasakan oleh Surya.


bahkan aura tersebut memenuhi kegelapan yang tiada ujungnya.


wanita yang mengenakan armor dari badan hingga kakinya dan menggunakan mahkota di kepalanya.


rambut merahnya yang panjang serta matanya yang bersinar terang berwarna merah, memberikan kesan yang mengerikan terhadap sosok wanita tersebut.


namun seluruh tubuhnya tertutup oleh kegelapan, jadi Surya tidak dapat melihat dengan jelas keberadaan wanita tersebut.


mata Surya menyipit.


kemudian sosok wanita itu melewati Surya dan menatapnya.


Surya berusaha menghadapi tatapan mata tersebut dengan sekuat mentalnya.


lalu sosok wanita tersebut mengatakan satu kalimat sebelum dirinya menghilang dalam kegelapan.


「Kita akan segera bertemu!」

__ADS_1


__ADS_2