End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 62. Kemunculan salah satu Lord


__ADS_3

di helikopter.


Ghie menyaksikan kemunculan Surya pada saat hunter Korea sudah sangat terdesak.


kemunculannya dapat membalikan keadaan dengan cepat.


puluhan Leviathan yang bervolusi dari seekor monster humanoid dapat dikalahkan olehnya yang mana hunter rank-S pun kesulitan membunuh salah satu darinya.


namun keterkejutan dialami oleh Ghie, bahkan seluruh dunia yang menyaksikannya pasti akan terkejut.


ketika dimana seorang hunter memiliki pasukan yang merupakan prajurit berzirah, dan mereka memiliki wujud sejati sebagai monster mengerikan.


terlebih, setiap prajurit Surya memiliki kekuatan yang melebihi rank-S.


"kemunculannya benar-benar langsung membalikan keadaan!! sepertinya hunter Surya sudah memprediksi ini!" ucap Ghie sambil menatap monitor yang tersedia di helikopternya.


wajah Ghie mengeras ketika melihat pemandangan pulau Jeju.


'pulau ini tadinya menjadi tempat wisata karena memiliki pemandangan yang indah, namun hanya dalam beberapa hari saja hal itu seakan tidak pernah terjadi!' membatin Ghie.


ia melihat ratusan Leviathan yang bermunculan dari laut dan mengelilingi pulau, namun seketika ia memejamkan matanya secara paksa ketika melihat sebuah pemandangan.


itu adalah pemandangan dimana mayat-mayat hunter Jepang yang sedang dimakan oleh Leviathan.


jumlah mayat yang ada pada saat itu tidak bisa dipastikan karena terhimpit oleh para monster.


'ini harus segera diakhiri!! hunter Surya, kuharap kau bisa mengalahkannya!!' membatin Ghie.


***


di dalam goa.


benturan dan ledakan keras terjadi tanpa henti, adegan dimana pertarungan ratusan leviathan melawan prajurit Surya disaksikan oleh seluruh dunia.


~BOOM…BOOM


~Kuarghh…ggrrr


Gluttony sedang mencabik musuhnya sambil memakannya dengan cepat.


ia menghadapi beberapa Leviathan sekaligus.


~cratt…cratt…crat


Emptiness memiliki gaya bertarung yang elegan seperti Vanity, namun dengan tombak runcing miliknya, serangannya lebih cepat dan tidak menimbulkan suara yang menarik perhatian.


~Cratt


Vanity merobek paksa mulut salah satu Leviathan dan membantingnya ke tanah.


~grrr


Leviathan mengerang ketika mulutnya dibuka paksa oleh Vanity.


"hanya keroconya ya!" ucap Vanity sambil menatap rendah lawannya.


kemudian mana di kedua tangannya berkumpul.


~Sraak


Vanity merobek Leviathan dari mulut hingga ekornya dan membuatnya terbelah dua.


~Cratt…cratt


~Craaaaak


~BOOM


sayatan, remukan, dan suara ledakan terjadi berkali kali.


"ini bukan lagi pertarungan!! ini…ini adalah pembantaian!" Chun Hei merasa kasihan oleh Leviathan yang dibantai.


Arthic Leviathan memandang adegan dimana pasukannya dibunuh dengan mudahnya.


tiba-tiba…


~Wushh


sebuah pedang melintas sangat cepat tepat disampingnya sambil menusuk beberapa Leviathan hingga menancapkannya di ujung goa.


Arthic Leviathan tidak bergerak sedikitpun, ia menyadari sesuatu dari merasakan kekuatan pedang tersebut.


ketika ia menatap ke arah pedang yang ada di belakangnya, Leviathan yang terbunuh sedang dihisap jiwanya oleh pedang tersebut.


"Pusaka Calamity?! jangan-jangan kau…" suara Arthic Leviathan bergetar.


ia menatap Surya yang sedang berjalan ke arahnya.


"pa…pantas saja semua yang ada disini…" ucap Arthic Leviathan sambil menatap para pasukan Surya yang menikmati pembantaian pasukannya.


'kukira semua yang ada disini hanyalah prajuritnya!! mengapa ia juga ada disini?!' membatin Arthic Leviathan.


perlahan langkah kakinya mundur ketika Surya terus menatapnya.


"me…mengapa kau menyerang sekutumu sendiri?!" Arthic Leviathan berusaha berbicara kepada Surya sambil ketakutan.


para hunter Korea juga terkejut menyaksikannya.


"kau!! jangan-jangan kau!! berkhianat?!" Arthic Leviathan ketakutan.


"kau pikir para penguasa lainnya akan membiarkanmu?!"


'ini sudah terlambat untuk memohon belas kasihnya!! aku harus lari!!' membatin Arthic Leviathan.


~Wushhh


ia menyemburkan kembali kabutnya dan segera lari melewati Surya.


Surya tetap terdiam meskipun ia menyadari bahwa lawannya baru saja melewatinya.


'berhasil! aku bisa la-…'


~Booom


Arthic Leviathan yang percaya diri tiba-tiba dipukul keras oleh salah satu prajurit Surya.


"sayang sekali, hidupmu akan berakhir disini!!"


itu adalah suara Leona.


~Wushhh


dalam sekali gibasan sayapnya, kabut milik Arthic Leviathan menghilang.


~Grrrrr


Arthic Leviathan sangat marah, namun tiba-tiba…


~Wuoongg


ia diangkat oleh kekuatan yang tak terlihat.


[Untouchable]


Surya mengangkat lawannya ke udara dengan mudah.


'si berengsek ini sangat kuat! mungkin aku hanya beruntung dapat membuatnya lengah!' membatin Surya.


Arthic Leviathan berusaha sekuatnya melepaskan diri dari kekuatan Surya, namun hal itu sia-sia.


"sepertinya sudah berakhir!" Surya tersenyum dan mengejek lawannya.


setelah dua jam berlalu, seluruh Leviathan telah dihabisi oleh pasukan Surya.


Raothun dan Quinterra lah yang memiliki kontribusi terbesar pada kali ini, dengan kekuatan element dan jangkauan areanya, mereka dapat menghabisi musu dengan cepat.


kini seluruh pasukan Surya menatap lawan terakhir yang sedang Surya genggam dalam kekuatannya.


Arthic Leviathan ketakutan.


'aku tidak akan bisa lolos jika tidak bertransformasi!'

__ADS_1


~Grrrr


~KUARGHHH


tiba-tiba Arthic Leviathan membesar, wujudnya perlahan bertransformasi menjadi sosok naga sejati.


Surya terkejut karena kekuatannya dapat dihentikan.


"akan kubunuh kalian semuaa!!!"


kini sepenuhnya ia telah bertransformasi menjadi naga air.


kemudian ia membuka mulutnya lebar-lebar, dan sebuah cahaya merah berkumpul di mulut Arthic Leviathan.


Surya menyadari akan seperti apa serangan tersebut.


itu dapat membunuh seluruh hunter yang ada disini dan menghancurkan sebagian besar pulau Jeju.


'gawat!!!' wajah Surya mengeras.


~Kuarghhhh


Arthic Leviathan yang berubah ke wujud sejatinya sudah bersiap menghempaskan serangan terkuatnya.


namun tiba-tiba…


~Sriiing


sebuah bilah yang tak terlihat telah memotong kepala Arthic Leviathan dengan sangat rapih.


cahaya merah yang berkumpul telah menghilang, kepala Arthic Leviathan terjatuh ke tanah, Arthic Leviathan mati dan perlahan menjadi abu.


Surya dan semua yang ada di dalam goa terkejut ketika monster kuat itu mati dengan mudah.


"ba…bagaimana tiba-tiba…" Jin-Ho tidak dapat melanjutkan kata-katanya.


"dia mati begitu saja?!" Hak-Kun bertanya tanya.


Surya merasa aneh dengan kejadian tersebut.


tiba-tiba…


~Clap


sebuah jentikan jari telah membuat seluruh hunter Korea tertidur, kecuali Surya.


***


orang yang bertugas mengatur streaming raid pulau Jeju juga terkejut ketika kameranya terjatuh ke tanah.


(hei…apa kau baik-baik saja?!) ucap seseorang dari balik komunikasi yang meminta kabar dari reporter yang bersama para hunter.


namun ia terkejut dengan kehadiran sosok didepan Surya.


"putuskan salurannya!"


"ta…tapi nanti masyarakat…"


pria tersebut menatap tegas bawahannya yang melawan perintahnya.


"ba…baik!"


streaming tersebut dengan seluruh penonton raid diputuskan secara mendadak.


"perhatikan baik-baik!" ucap pria yang bertanggung jawab atas streaming raid sambil menatap ke arah dimana sesosok misterius muncul dari balik bayangan.


***


Surya menyadari kehadiran sosok misterius, jadi ia mempersiapkan para prajuritnya untuk menyerang.


namun Surya telat menyadari bahwa seluruh prajuritnya kini telah membeku didalam kurungan es, kecuali salah satu prajuritnya, Leona.


~tap…tap…tap


Surya merasa waspada dengan suara langkah kaki yang mendekat ke arahnya.


Leona yang merasakannya hanya menundukan kepalanya di belakang Surya.


ucap sosok misterius yang terlihat siluetnya, namun aura kekuatannya sangat terpancarkan.


setelah beberapa langkah, siluet yang terlihat berubah menjadi sesosok pria berambut putih yang muncul dari balik bayangan.


[Lord of All Element]


[Tentaorich「rank-???」]


informasi dari sistem mengejutkan Surya.


'jadi dia, salah satu dari lima lord?!' mata Surya menyipit.


「jangan khawatir, aku sekutumu dan akan kuserahkan urusan yang disini padamu」ucap Tentaorich.


hanya sebuah ucapan pendek, kemudian ia membuat gate kecil tepat disampingnya.


~wuongg


ia berjalan perlahan ke arah gate tersebut namun terhenti sejenak dan menatap Surya sambil mengeluarkan senyum beringasnya.


「kehadiran star shards dapat mengganggu rencana kita, sebaiknya kau cepat!」ucap Tentaorich.


"star shards?!" Surya bertanya.


「kau tidak akan mengerti karena kekuatan itu bukanlah milikmu, manusia」ucap Tentaorich.


ia memasuki gate miliknya dan gate tersebut perlahan menghilang.


namun kata-kata terakhir muncul sebelum ia menghilang.


「bersiaplah, kami telah memulai perburuannya!」ucap Tentaorich.


~Wushh


salah satu makhluk superior itu kini menghilang dari hadapan Surya.


setelah itu, es yang membekukan prajurit Surya pecah dan prajurit milik Surya terbebas, namun para hunter Korea juga terbangun.


"a…apa yang terjadi?"


"apa barusan kita tertidur?!"


"bagaimana mungkin kita tertidur dalam situasi seperti ini?"


"ahahaha!"


"tapi sepertinya, raid ini berakhir dengan kemenangan!"


"kau benar!"


seluruh hunter Korea tersenyum lega atas kemenangan mereka, dan mereka menatap seseorang yang bisa dianggap sebagai pahlawan, yaitu Surya.


namun…


Surya terdiam dan memikirkan kata-kata dari salah satu makhluk terkuat.


'star shads? perburuan? masih banyak yang belum kuketahui!!' membatin Surya.


'aku harus bertambah kuat dengan cepat!'


Surya memutuskan untuk tidak terlarut dalam pikirannya.


'setidaknya aku mendapatkan prajurit yang sangat kuat disini!' membatin Surya.


itu dimaksudkan untuk Leona, salah satu dari tujuh pasukan Cala yang terkuat.


High-Commander.


ketika Surya menatap ke arah Leona, matanya seketika melebar.


"tuanku" suara Leona menjadi lebih lembut.


namun dirinya tidak bisa bergerak dan perlahan tubuhnya retak dan menjadi abu.

__ADS_1


"Leona!!!" Surya berteriak karena melihat kondisi Leona yang sangat parah.


Leona tersenyum ketika tuannya mengkhawatirkannya.


seketika prajurit Surya lainnya menundukan kepalanya kepada Leona.


"Suatu kehormatan dapat melayani tuan yang baru walau hanya sebentar!" ucap Leona.


sosoknya yang perlahan tertiup angin.


'Sial…aku tidak mau kehilangannya!' membatin Surya.


"Cala…cala!!!" Surya berteriak memanggil Cala, namun tidak ada satupun suara yang menyambutnya.


para hunter Korea terkejut dan juga merasakan sedih ketika menatap seorang hunter seperti Surya kesulitan melindungi sesuatu yang berharga baginya.


"sang penguasa naga mengincarku dan membuatku seperti ini, karena itu ia mengirim salah satu prajurit terkuatnya" ucap Leona.


Surya hanya terdiam menatap Leona yang keberadaannya semakin memudar.


"ingat ini tuanku, manusia meminjam kekuatan para makhluk dari dunia lain, dan penguasa lainnya mengincar para peminjam kekuatan star shards" ucap Leona.


kini Leona sepenuhnya menghilang dan berubah menjadi abu.


Surya memegang sedikit abu milik Leona yang kini juga menghilang dari tangannya.


raut wajah yang sedih terlihat di wajah Surya, ia baru saja mendapatkan kekuatan yang sangat besar dan kini ia harus kehilangan kekuatan tersebut.


'Lord of all Element, Lord of Abyss, Lord of Dragon, dan tersisa satu lagi!' membatin Surya.


Surya berjalan sendiri menuju luar goa dan mengambil Calamity Sword yang tersangkut di tembok goa.


"kembalilah!" ucap Surya sambil menundukan kepalanya.


Surya memerintahkan prajuritnya untuk kembali, dengan segera mereka semua memasuki gate nya masing-masing.


kini tersisa beberapa Leviathan yang ada diluar goa.




『System Name : Calamity


Level : 2



Tittle : Lord of All Element



Name : Surya Yeon-Jun


Level : 84


User : Cheater Job : -



HP : 30400/30400


MP : 81400/81400



INT : 314 AGI : 298


STR : 328 DEX : 298


VIT : 304 sisa poin : 27



Unique Skill :


1.) \[Absolute Word\]「Lv.1」


2.) \[Dimensional Authority\]「Lv.max」


3.) \[Synchronization\] 「Lv.max」


4.) \[Slash Void\]「Lv.???」



Side Skill :


1.) \[ God of War\]「 Lv.max」


2.) \[Instant Recovery\]「Lv.max」


3.) \[Anti toxic\]「Lv.max」


4.) \[Sprint\]「Lv.1」


5.) \[Brave aura\]「Lv.max」


6.) \[Untouchable\]「Lv.2」


7.) \[War Cry \]「Lv.max」


8.) \[Stealth\]「Lv.?」



Equipment :


1.) \[Dragon Armor\]「rank-A」


2.) \[Dragon Claw Aura\]「rank-A」


3.) \[Dragon Sword\]「rank-A」


4.) \[Calamity Sword\]「rank-SSS」


5.) \[Orb of Fury\]「rank-S」



Buff :


1.) \[Greatest Fighter\]


2.) \[Dragon Armor\]


3.) \[Dragon Claw Aura\]


4.) \[Dragon Sword\]


5.) \[Brave Aura\]


6.) \[Calamity Sword\]


7.) \[Cursed Soul : 122230/???\]



Penalty :


1.)


2.)


3.)



Note : \[Level sistem akan bertambah


setiap stat anda bertambah 100\] 』

__ADS_1


__ADS_2