End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 16. Teror Meneror


__ADS_3

Surya dan Ae-Cha sudah sering bepergian bersama selama 7 hari…sehingga percakapan mereka tidak terlalu gugup seperti pertemuan pertama mereka


"Bagaimana urusan ayahmu? apa ia mengabarimu?" tanya Surya


"ya sepertinya urusannya sudah hampir selesai, karena itu ayah tidak jadi pergi selama 2 minggu" jawab Ae-Cha


"ah jadi begitu…syukurlah jika ayahmu akan pulang lebih cepat" ucap Surya sambil menghela nafas lega


"apa aku membuatmu kerepotan? sepertinya kau sangat tidak ingin menemuiku" ucap Ae-Cha dengan ekspresi cemberut


"haha tidak…bukan seperti itu" Surya tertawa


"hummm" wajah Ae-Cha semakin cemberut


saat itu mereka melirik di sebelah kiri jalan terdapat cafe outdoor di lantai 2 yang penuh dengan tanaman hias dan dekorasi yang bagus


"sepertinya sesekali aku ingin mencoba kopi" ucap Surya sambil menatap cafe tersebut


akhirnya mereka berdua memasuki cafe tersebut dan menempati kursi di lantai 2 outdoor


"untuk pria sepertimu kukira kopi adalah hal yang terikat…ternyata masih ada pria yang lebih memilih susu" Ae-Cha mengejek Surya


"tutup mulutmu pecinta kuda poni"


Surya mengejek balik karena Ae-Cha menyukai kuda poni dan saat Surya pergi ke kamar Ae-Cha, itu dipenuhi dengan boneka dan hiasan kuda poni


setelah beberapa menit, 2 cangkir kopi dan sepiring roti bakar diantarkan ke meja mereka


"hei, seminggu ini kau sudah banyak memakan camilan…apa kau sudah mengontrol berat badanmu?" Surya kembali mengejek Ae-Cha


namun Ae-Cha tidak memperdulikan kata-kata Surya


lokasi cafe tersebut berada di deretan gedung-gedung perusahaan


jika dilihat dari atas gedung, lantai 2 cafe tersebut seperti taman yang dipenuhi tanaman hias


saat Surya akan meminum kopi yang ia pesan…tiba-tiba ia merasakan sesuatu dari jarak yang cukup jauh


Ae-Cha sedang memainkan ponselnya…sedangkan Surya memfokuskan indranya


Surya menyipitkan mata dan melirik ke gedung yang ada di belakangnya


'ini…hawa membunuh' membatin Surya


'dari jarak yang cukup jauh ya? aku rasa ini adalah seorang penembak jitu…siapa yang mengirim pembunuh bayaran seperti itu hanya untuk seorang gadis!?'


***


~Tiiit (suara dering dari earphone)


"lapor…target terlihat…dalam satu serangan, semua bisa diselesaikan sekarang!"


penembak jitu melapor kepada seseorang


"kuserahkan padamu"


penembak jitu tersebut menerima jawaban dari suara di earphone nya dan penembak jitu melanjutkan ucapannya


"kau tidak perlu bersantai terlalu lama di rumah mewah itu, kita memiliki target lainnya yang harus diselesaikan!"


~Tiiit


setelah berkata seperti itu…penembak jitu langsung mengakhiri panggilannya


***


setelah semakin memfokuskan indranya…Surya mendapatkan sumber tersebut


'lantai 16!'


Surya memberikan tatapan yang tajam dan hawa membunuh yang kuat ke arah jendela lantai 16


di sisi lain penembak jitu yang melihat tatapan Surya dari scope sebuah senjata tepat di lantai 16 terkejut


"cih!…apa dia sudah menyadarinya!? sepertinya ini tidak akan berakhir dengan cepat" suara penembak jitu di gedung lantai 16


orang tersebut memutuskan untuk pindah tempat dan mencari tempat eksekusi baru


orang itu bersiap siap untuk meninggalkan kamar yang ia jadikan sebagai tempat eksekusi


"apa mungkin orang itu hanya kebetul-an"


saat orang penembak jitu berbalik dan akan meninggalkan kamar


~Crattttt…


orang misterius itu melirik badannya sendiri yang berjalan beberapa langkah ke arah pintu kamar…namun kepalanya tetap diam ditempat


darah mulai mulai membanjiri kamar tersebut


apa yang sebenarnya penembak jitu lihat adalah kepalanya yang terpisah dari badannya…dan ia merasa ada seseorang yang sedang memegang kepalanya


tiba-tiba kepala penembak jitu diputar dan di hadapkan ke wajah orang misterius


"kau tidak boleh menganggu teman kami yang akan segera bangkit…makhluk rendahan!"


orang misterius itu mengeluarkan senyum jahatnya dan matanya yang bersinar merah menggambarkan sosok dirinya yang tidak biasa


kenyataannya…sosok misterius tersebut datang secara tiba-tiba tanpa dirasakan hawa keberadaannya…dan memutuskan kepala penembak jitu tersebut dengan sangat rapih dan mudah seperti 'tahu' tanpa senjata apapun


kini kepala penembak jitu yang dipegang sosok tersebut semakin banyak mengeluarkan darah, dan penembak jitu tersebut perlahan kehilangan kesadarannya dan mati tanpa merasakan rasa sakit


kemudian sosok tersebut menengok ke arah Surya dan tersenyum jahat


"kau cukup menarik!"


***


sesaat setelah Surya menatap…hawa membunuh yang ada digedung tersebut menghilang


ia merasa sedikit lega…namun tetap saja Surya ingin segera pergi dan mencari tempat yang aman


"ngomong-ngomong Ae-Cha…sepertinya aku kedinginan disini…bagaimana jika kita turun ke lantai 1?" Surya mengajak Ae-Cha


"ah baiklah…tapi hari ini suhunya 30℃…bagaimana kau bisa merasa kedinginan?" Ae-Cha merasa heran


"sepertinya kemarin aku tidak enak badan"


dengan mudahnya alasan Surya di terima begitu saja oleh Ae-Cha dan mereka berdua turun ke lantai 1 cafe


(22-02-02SBR Pukul 7.00 PM)


Surya mengantar Ae-Cha pulang…

__ADS_1


mereka disambut oleh para pekerja dirumahnya termasuk 2 bodyguard Ae-Cha


(selamat datang kembali putri Ae-Cha)


serempak para pekerja menyambut Ae-Cha dan membuat dirinya sedikit malu dengan kalimat yang diucapkan mereka untuknya


Ae-Cha membalas sapaan dari para pekerja dirumahnya dengan senyuman dan melambaikan tangan


"makan malam sudah siap putri Ae-Cha" ucap asisten Ae-Cha


mereka melihat jamuan makan malam yang ada di meja makan dan begitu mewah


Ae-Cha melirik ke arah Surya namun Surya menjawab


"tidak bisa, aku harus segera pulang" ucap Surya dan menggelengkan kepalanya ke samping


tatapan Ae-Cha adalah ajakannya untuk makan malam bersama…namun ekspresinya menjadi sedikit sedih karena Surya tidak ikut makan malam bersama dengannya


Surya hanya tersenyum dan mengucapkan salam perpisahan


"kalo begitu sampai jumpa besok" ucap Surya


"iya ka…terima kasih untuk hari ini" ucap Ae-Cha dan duduk di kursi yang sudah disiapkan asistennya


2 jam kemudian


Surya langsung menyelesaikan questnya saat pulang dari rumah Ae-Cha


"status bar"


『System Name : ???


Level : 1


Name : Surya Yeon-Jun


Level : 1


HP : 8300/8300


MP : 10300/10300


INT : 103 AGI : 87


STR : 105 DEX : 84


VIT : 83 sisa poin : 27


"kelihatannya aku bisa menstabilkan stat ku"


Surya berfikir sambil melihat status bar


'kalau begitu begini saja' setelah berfikir beberapa menit…


"masukan 8 poin ke VIT, 8 poin ke AGI, dan sisanya ke DEX"


pesan sistem muncul


[memasukan poin…]


[Berhasil]


『System Name : ???


Level : 1


Name : Surya Yeon-Jun


Level : 1


HP : 9100/9100


MP : 10300/10300


INT : 103 AGI : 95


STR : 105 DEX : 95


VIT : 91 sisa poin : 0


"sepertinya antara lusa atau besok semua stat ku mencapai 100" ucap Surya


tiba-tiba di setiap sisi pesan hologram dan layarnya mengeluarkan cahaya emas yang terang


"sistem kini terlihat lebih nyata…dan jelas-jelas ini seperti petunjuk bahwa sistem akan segera naik level"


"apakah di sebuah game RPG developer nya juga dapat naik level?"


Surya terkesan dengan sistem yang merawat dan membantu perkembangannya


setelah sedikit bersantai…saat perjalanan pulang Surya masih memikirkan siapa saja penjahat yang mengincar Ae-Cha


"sudah 8 hari sejak aku menjaga Ae-Cha…aku hanya menemukan sebuah petunjuk pagi ini, namun petunjuk itu hilang begitu saja tanpa jejak sedikitpun"


Namun pada akhirnya Surya belum menemukan siapa orang yang mengincar Ae-Cha


***


keesokan harinya di kabar berita terbaru…salah satu stasiun TV memberikan informasi mengenai penemuan mayat tanpa kepala di sebuah gedung tepat pada lantai 16…dan kepalanya tidak dapat di temukan dimanapun


diam-diam…seorang bodyguard dirumah Ae-Cha membaca kabar tersebut dari sebuah website merasa heran sekaligus marah


"Sepertinya aku sendiri yang harus menyelesaikannya!!"




**Info** :



『System Name : ???


Level : 1



Name : Surya Yeon-Jun


Level : 1


__ADS_1


HP : 9100/9100


MP : 10300/10300



INT : 103 AGI : 95


STR : 105 DEX : 95


VIT : 91 sisa poin : 0



Unique Skill :


1.) \[Absolute Word「Lv.1」: Memungkinkan untuk menciptakan sebuah skill dengan keterbatasan berdasarkan akal sehat dan hal yang pernah terjadi di dunia\] (cooldown : 240 hours)


2.)


3.)



Side Skill :


1.) \[Petarung Terhebat 「Lv.2」: Memiliki reflek


master bela diri\] (memiliki efek buff dan


penalti jika kondisi pemakai tidak


memenuhi syarat) \[Syarat : Stat STR & AGI


melebihi 20\]


2.) \[Instant Recovery 「Lv.max」(aktif/pasif)


Aktif : Memulihkan tubuh secara instant


dengan satu kata \[Heal\]


(cooldown 24 jam)


Pasif : Dengan tidur dapat memulihkan


tubuh dari kelelahan secara bertahap\]


3.) \[Anti toxic 「Lv.max」(pasif)


skill pasif yang dapat menetralisir segala jenis


racun dengan cepat dan tanpa cooldown \]


4.) \[Sprint 「Lv.1」(aktif)


meningkatkan Agility sebanyak 30%


durasi : 30 menit


cooldown : 3 jam \]


5.) \[Brave aura 「Lv.max」(pasif)


Aura berani di sekujur tubuh anda akan


membuat anda tetap tenang saat bertarung


buff : \+10 all stat \]



Equipment :


1.) \[Dragon Armor 「rank-A」


melindungi seluruh tubuh


(tidak termasuk kepala)


Buff : \+35 VIT & anti critical damage \]


2.) \[Dragon Claw Aura 「rank-A」


memunculkan senjata seperti cakar naga


berwujud aura jika membentuk tangan seperti


sebuah bilah senjata


Buff : \+35 DEX & \+15 INT \]


3.) \[Dragon Sword 「rank-A」


sebuah pedang berukuran sedang, ringan tetapi sangat tajam


Buff : \+25 STR & \+ 15 AGI \]



Buff :


1.) \[Petarung Terhebat : Dengan tangan kosong memberikan damage serangan sebesar 25% stat STR…\+20 stat STR & AGI\]


2.) \[Dragon Armor : \+35 VIT & anti critical damage\]


3.) \[Dragon Claw Aura : \+35 DEX & \+15 INT\]


4.) \[Dragon Sword : \+25 STR & \+ 15 AGI\]


5.) \[Brave Aura : \+10 all stat\]



Penalty :


1.)


2.)


3.)


__ADS_1


Note : \[Level sistem akan bertambah


setiap stat anda bertambah 100\] 』


__ADS_2