
~Trashh
Panah raksasa milik Achernar hancur dalam sekali jentikan jari.
~Wuoong
「Sial…ini adalah caramu mendistorsi keadaan disekitarnya…kau membuat apapun yang tidak ia hendaki hancur begitu saja!」ucap Achernar.
「meski lebih lemah…kekuatannya masih mampu menghancurkan dunia ini!! aku akan mengerahkan seluruh kekuatanku!!!」pikir Achernar.
tiba-tiba…
~Wuoong
sepuluh gate kecil dan satu gate besar muncul di sekitar Achernar.
masing-masing gate memiliki aura yang mengerikan dan mengintimidasi.
lalu beberapa saat setelahnya, para prajurit Surya muncul dan membuat Achernar terkejut.
「Kau bahkan masih memiliki para general commander mu?!」Achernar merasa sedikit ketakutan melihat para prajurit Surya yang menatapnya secara bersamaan.
monster elemen, monster binatang buas, naga berkepala tiga, dan beberapa monster dengan wujud manusia…mereka semua dilapisi armor yang tentunya sangat sulit untuk ditembus dengan kekuatan biasa.
~tap…tap
Surya berhenti tepat dihadapan Achernar yang ragu untuk bergerak menyerangnya.
Achernar menatap lawan yang tersenyum dihadapannya, tak sedikitpun rasa takut ada pada lawannya.
「menggoresnya pun akan sangat mustahil!」pikir Achernar.
~wushh
Achernar mengurangi aura yang ia keluarkan dan bersikap lebih tenang.
「Sang penguasa yang merupakan bencana terburuk se alam semesta…apa yang kau inginkan dariku?」
Achernar mengakui kekalahannya dan menyerahkan dirinya kepada Surya.
"akhirnya kau berpikir lebih jernih" ucap Surya.
「aku hanya menyadari jurang perbedaan diantara kita…menyerangmu tidak akan menghambat waktumu satu detikpun」ucap Achernar.
"hahaha…tidak perlu seperti itu…baiklah, seperti yang kukatakan sebelumnya…aku membutuhkan kekuatanmu untuk melindungi dunia ini!" ucap Surya.
ucapan yang sama dari Surya, itu masih membuat Achernar kebingungan dan merasa ragu.
***
Busan, Korea Selatan.
Sebuah gate dengan tingkat low rank-A telah diambil alih oleh Black Rose Guild.
Chun Hei Gi yang mengikuti raid bersama guildmasternya Woong Suck Chin dan dua belas hunter wanita rank-A telah menghabisi monster-monster yang ada di sekitat gate.
"gate dengan interior berupa padang pasir ini sepertinya memiliki suhu lebih dari 60℃! aku harus melindungi kalian semua menggunakan sihir elemen air dari awal" ucap Woong Suck Chin sambil memegang botol ramuan pemulih mana.
"beruntung kita membawa persediaan ramuan…mohon kerja samanya, ketua" ucap Chun Hei.
"xixixi…ketua memang peduli dengan anggotanya…dia rela melindungi kami semua meski harus menghabiskan mana nya"
ucap wanita yang ada di samping Chun Hei sambil menaruh kapak berukuran besar di bahunya.
__ADS_1
mendengar pujian untuk Woong Suck Chin, Chun Hei tersenyum.
"hahaha…cukup bercandanya, mereka telah tiba!" ucap Woong Suck Chin yang berjalan ke depan.
~kirrzzz!!!
"wah, kalau ketua sangat bersemangat, aku tidak akan kalah!!"
~wung…wung…wung
~track
wanita tersebut memainkan kapaknya berkali kali dan memasang kuda-kuda tempur.
~wuoong
Chun Hei juga merilis auranya ketika monster yang lebih kuat muncul dihadapan mereka.
~Kirrzzzzz
suara derikan yang sangat keras itu muncul dari ujung ekor belasan monster tipe ular yang muncul dari dalam pasir.
Chun Hei teringat momen dimana ia dibawa ke rumah sakit oleh sosok naga dan sosok berzirah.
ketika ia memiliki sedikit kesadaran…ia menyadari bahwa dirinya berada di atas langit dengan kecepatan tinggi, seorang wanita yang terluka dan tak sadarkan diri terbaring tepat disampingnya.
lalu tatapan Chun Hei yang buram menatap sosok berzirah yang berdiri di sampingnya.
"mereka menantang tuan kita! aku benar-benar ingin menghabiskan mereka!" ucap sosok naga berkepala tiga.
suara yang bergema itu dapat didengar oleh Chun Hei.
"hmm…tempat itu sangat cocok menjadi pemakaman untuk orang-orang bodoh seperti mereka!" ucap sosok berzirah.
"kau benar…jangankan mereka, para lord bahkan tidak akan bisa menandingi tuan kita!" ucap naga berkepala tiga.
ingatan tersebut membuat Chun Hei tidak fokus pada raid kali ini.
'entah apa yang prajurit hunter Surya katakan…kurasa ada kaitannya dengan semua ini!' pikir Chun Hei.
~Krrtt
Chun Hei menguatkan genggamannya terhadap pedang miliknya sambil menatap belasan ular raksasa yang mendekatinya.
***
ruang pelatihan di gedung asosiasi hunter…
"para lord…aku mengkhianati mereka!" ucap Surya.
「i…ini cukup mengejutkan, mengapa kau mengkhianati para lord?」tanya Achernar.
"saat ini…kau berbicara dengan manusia biasa yang masih mendapatkan kesadarannya setelah mendapatkan kekuatan lord" ucap Surya.
「Jadi kau bukan lord of war yang asli?!」Achernar terkejut.
"Calamity menyerahkan kekuatannya kepadaku, ia juga memutuskan untuk melindungi tempat tinggal manusia" ucap Surya.
「mengapa?」tanya Achernar yang semakin penasaran.
Surya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"entahlah" ucap Surya.
__ADS_1
ia memutuskan untuk tidak memberi tahu alasan pribadi Cala yang memutuskan untuk mengkhianati para lord.
「jadi begitu」
~Wunggg
seketika tubuh Ghie diselimuti cahaya emas yang sangat terang.
「aku mengerti alasan dari lord of war…karena itu, aku memutuskan untuk menyerahkan kekuatan dan ingatanku kepada manusia ini」
ucapan Achernar mengacu kepada tubuh Ghie.
"apa kau yakin untuk menyerahkannya begitu saja?" tanya Surya.
Achernar menganggukkan kepalanya.
「meskipun aku membenci sosok yang ada didalam tubuhmu, aku tidak membenci manusia!」ucap Achernar.
~Sring
Surya mengeluarkan Archangel Sword dari penyimpanannya.
"maukah kau bergabung bersama yang lainnya?" ucap Surya sambil menunjukan Archangel Sword yang bersinar.
「tidak masalah」
~wungg
aura emas yang ada di tubuh Ghie berpindah ke Archangel Sword dan menyatu.
「kuserahkan semuanya padamu, manusia」ucap Achernar sebelum akhirnya jiwanya menyatu dengan Archangel Sword.
pesan dari sistem muncul sebagai notifikasi.
[Blessed Soul : 1157800002]
~sring
Surya menyimpan kembali Archangel Sword dan menunggu Ghie tersadar kembali.
Ghie yang tersadar dalam keadaan berdiri membuka matanya perlahan.
tepat di depan matanya, ia bisa melihat Surya yang sedang membersihkan pakaiannya dari debu.
'jadi yang barusan bukanlah mimpi!' membatin Ghie.
'ketika tiba-tiba aku merasa ditarik kedalam kegelapan…kemudian ingatan sosok misterius tiba-tiba masuk ke dalam pikiranku…ingatan dimana peperangan tanpa akhir dimana pihak kejahatan selalu menang dan membantai semuanya dengan cara yang paling mengerikan…lord!!' membatin Ghie dan membuka matanya.
"hunter Surya…apa yang semua kulihat didalam pikiranku itu merupakan sebuah kenyataan?!" tanya Ghie.
"benar…itu merupakan ingatan dari sang bintang paling terang yang sebelumnya berada di dalam tubuhmu…kini ia menyerahkan semua kekuatannya kepadamu" ucap Surya.
"lalu mengenai lord of war?!" mata Ghie menyipit.
Surya menganggukkan kepalanya.
"dia berada di pihak manusia!" ucap Surya.
"begitu ya, tapi…"
ucapan Ghie dipotong oleh Surya.
"ugh ketua…sebaiknya pakai dulu bajumu" ucap Surya.
__ADS_1
Ghie telat menyadari bahwa kini hanya tersisa ****** ******** saja yang masih melekat di tubuhnya.
"a…ah maaf!"