End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 153. Kekalahan Lord of Dragon


__ADS_3

~wuoong


~boom!!!


empat aura yang berbeda beresonansi dan memancarkan cahaya hingga melebihi bumi.


cahaya tersebut dapat dilihat oleh semua orang yang ada di bumi.


~crak…crak…crakk


tanah di seluruh dunia bergetar dan mulai retak akibat menahan resonansi aura tersebut.


~wuoong


Santrades membuka mulutnya dan menyiapkan nafas api biru yang sangat besar.


~Sriing


「majulah!」ucap Surya sambil mengeluarkan Calamity Sword.


~BOOM!!!


Darklynx dan Tentaorich maju secara bersamaan ke arah Surya.


~Sring…sring


Darklynx menjerat Surya menggunakan rantai-rantainya, Surya mencoba menangkisnya namun…


~Trang


Surya terhempas ketika menangkis rantai Darklynx.


「rantai ini menjadi lebih kuat」pikir Surya.


~Sring…sring…sring


Surya menangkis serangan bertubi tubi dari Darklynx.


~Blizzz!!


Tentaorich mendekati Surya sambil menciptakan jalur es tepat dibawah kakinya.


~DBOOM!!


~Blizz!!


pukulan Tentaorich menciptakan es yang sangat besar di area lintasan pukulannya.


~huhh!


Surya menangkis pukulan dari Tentaorich dan langsung menendangnya.


~Dbom!!


Tentaorich terhempas jauh setelah menangkis tendangan Surya.


「itu gerakan yang ceroboh! apa rencana mereka?」pikir Surya.


tiba-tiba Darklynx muncul di belakang Surya sambil mengayunkan pedang besarnya.


~Bang!!


Surya menangkis pedang milik Darklynx.


「daya serangnya?!」Surya cukup terkejut.


~wush


~Bang…bang…bang!


Surya menangkis serangan Darklynx dengan mudah, namun ia terheran dengan daya serangnya yang semakin kuat.


「ini seakan akan mereka telah menyiapkan sesuatu!」mata Surya menyipit.


~Dbom!


Surya terangkat keatas akibat serangan dari bawah tanah milik Tentaorich.


~dbom…dbom…dbom


batu batu besar dihempaskan ke arah Surya dengan kecepatan tinggi.


Surya menangkis batu batu besar tersebut kemudian…


~Wush


~BANG!!!


Surya beradu serangan dengan Darklynx.


「cih!」Darklynx sedikit bergetar ketika menatap mata Surya yang memancarkan aura membunuh yang luar biasa.


「keluarlah, jiwa jiwa yang terkutuk!」ucap Surya dengan nada rendah.


~woshh


Calamity Sword dipenuhi dengan cahaya merah kehitaman yang sangat pekat.


~wush


~BANG!!


~Dboom!!

__ADS_1


Surya mengayunkan Calamity Sword dan membuat Darklynx terhempas ke tanah.


Surya tidak berhenti.


~ngiing


~BOOM!!


Surya menebas pedangnya ke tanah hingga membuat tanah hancur, namun Darklynx berhasil menghindari serangan dari Surya.


「sekarang!」ucap Tentaorich sambil menyeringai.


~BOOM!!!


Santrades menghembuskan nafas api yang dapat menghancurkan bumi dalam sekali hembusannya.


「ia tidak akan bisa menghindari ataupun menahan serangan itu!」pikir Darklynx.


「itu adalah serangan skala besar terkuat milik Santrades, ini akan segera berakhir!」pikir Tentaorich.


Surya tak gentar sedikitpun, justru ia membuat ketiga lord tersebut terkejut ketika ia menyeringai.


~wuoong


Surya mengedipkan matanya, kemudian matanya mengeluarkan cahaya merah.


[Skill : War Cry]


「AARRGHH!!!」


~Ngiing!!!


Suara raungan yang mengerikan keluar dari dalam mulut Surya.


raungannya mengintimidasi semua musuh yang tersebar di bumi.


namun manusia yang mendengarkannya juga masih merasakan ketakutan yang luar biasa.


nafas api yang dihembuskan oleh Santrades seketika lenyap, Surya memadukan skill nya dengan Title Lord of All Element.


karena itu seluruh elemen yang ada di bumi ikut bergetar terhadap raungan Surya.


pertempuran di bumi berhenti seketika, termasuk ketiga lord yang ada dihadapan Surya tidak berani melangkahkan kakinya sedikitpun.


「a…aku sudah berkali kali melihat raungan dari lord of war…tapi ini pertama kalinya raungan itu ditujukan untuk para lord!」Darklynx bergetar.


「tubuhku…tidak sanggup bergerak! ini bukan kutukan! ini adalah rasa takutku sendiri!」pikir Tentaorich.


setelah raungan Surya berakhir, ia tertawa.


「Hahaha!」


tawa Surya mengingatkan ketiga lord tersebut dengan tawa mengintimidasi Cala di masa lalu ketika Cala menikmati rasa ketakutan dari musuh musuhnya.


「Ayo kita lanjutkan!」Ucap Surya sambil mengangkat Calamity Sword.


~Sring


Surya menatap ke arah Santrades.


~crak…boom!!!


dalam sekejap Surya tiba di hadapan Santrades, namun Santrades telah menyiapkan serangan baliknya.


ia mengangkat salah satu tangannya dan mengeluarkan cakarannya yang membelah dimensi.


Surya hanya terdiam dan menyeringai ketika cakar tersebut tepat di depan matanya.


~Zrat!!


alih-alih mencakar Surya, salah satu tangan Santrades terhempas ke udara setelah terkena tebasan dari Surya.


「KUORGH!!」Santrades kesakitan.


ia memutar badannya sambil mengibaskan ekornya ke arah Surya.


~crek


Surya menancapkan pedangnya ke tanah dan…


~BOOM!


gibasan ekor Santrades berhenti di salah satu tangan Surya kemudian…


~crak!!


Surya mencengkram ekor Santrades hingga tulang ekornya patah.


「Kuorgh」


~wush


~DBOOM…DBOM…DBOM…DBOM


tubuh Surya yang sangat kecil dibandingkan dengan ukuran Santrades dalam wujud naganya.


namun ia dapat membanting Santrades berkali kali dengan satu tangannya.


~wuoong


Santrades kesulitan melepaskan dirinya dari Surya sehingga ia menyiapkan nafas apinya.


~woshh!!

__ADS_1


~Dboom…dboom


nafas api dihembuskan, namun Surya terus membanting banting Santrades sehingga hembusan nafas apinya tidak berarah.


Darklynx dan Tentaorich mengelilingi Surya dan berusaha menolong Santrades, namun mereka tidak dapat mendekatinya akibat hembusan nafas api milik Santrades.


~Dbom…dbom…dbom…dbom!!


Surya terus membanting Santrades berulang kali, kemudian ia menendang kepala Santrades dan membuatnya terhempas ke langit.


Surya mengambil Calamity Sword dan melompat ke atas mendekati Santrades, namun…


~Sring


rantai milik Darklynx menahan salah satu kaki Surya.


~wushh


Surya mengangkat kakinya ke atas dan membuat Darklynx ikut terangkat dan mendekati Surya.


「diam dan tunggu giliranmu!」ucap Surya.


~BOOM!!!


pukulan Surya menghempaskan Darklynx ke tanah dan membuat tanah di sekitarnya hancur.


~Dboom


Surya menendang angin dan melaju ke arah Santrades.


[Slash Void]


~Zrat…zrat…zrat


Surya memotong seluruh sayap, kaki dan tangan Santrades dalam wujud naganya.


ketika Surya akan menebas lehernya, ia melihat cahaya ungu di langit.


~GLAR!!!


sebuah petir yang sangat kuat menyambar Surya dan membuatnya terhempas jauh.


~wuoong


ketika Surya bangun, sekitarnya menjadi gelap dan tidak ada apapun.


[Anda berada di dalam domain Lord of Abyss]


[Jurang kematian]


Darklynx dan Tentaorich berdiri di depan Surya dan menyiapkan serangannya.


「kupikir kau sudah tau apa ini, lord of war! ini adalah jurang kematian…kau tidak akan bisa」


~clap


ucapan Darklynx berhenti ketika mendengar jentikan jari dari Surya.


~crak…crak


~trash


tiba-tiba dimensi disekitar mereka retak dan akhirnya hancur.


「ba…bagaimana mungkin?!」pikir Darklynx.


「kalian lah yang berada di dalam domainku!」ucap Surya.


mendadak langit berubah menjadi merah darah.


「sial!」ucap Darklynx.


~wushh


Surya melewati Darklynx dan Tentaorich, ia menuju ke arah Santrades dalam wujud manusianya yang tidak dapat bergerak.


~crak


~dboom!!


Surya meraih kepala Santrades, menyeretnya di tanah dan membenturkannya.


ketika Darklynx dan Tentaorich menoleh ke arah Surya.


~Zraat!!!


salah satu tangan Surya menembus jantung Santrades dan mengambil permata yang tersembunyi di dalamnya.


~crak


~trash!


Surya menghancurkan permata tersebut.


「kuhk! kau…baj*ngan!」


~wush


Santrades mati di tangan Surya dan menjadi abu.


Surya menatap kedua lord yang tersisa dan menunjuk jarinya ke arah Tentaorich dan berkata…


「kau selanjutnya!」

__ADS_1


__ADS_2