End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 96. The last exam


__ADS_3

"jadi kau yang selama ini bersembunyi dan mengaku sebagai Cala!" Surya berkeringat karena mendapat kejutan besar.


[HAHAHA]


Myxtica tertawa dengan suara Cala yang ada di dalam sistem, tawanya menyerupai robot yang terkesan kaku.


[Benar sekali, memang begitulah seharusnya, manusia!]


Surya merasa terheran, akhirnya ia menanyakan apa yang ia pikirkan selama ini.


"mengapa aku yang terpilih?!" tanya Surya.


mendengar ucapan Surya, wajah Myxtica menjadi sedikit lebih sinis.


[Terpilih?! tidak! aku menentangnya, aku hanya menjalankan tugasku demi tujuan itu!]


~ba dump…ba dump


jantung Surya berdetak cepat.


'apa tujuannya?! terlebih, jadi selama ini dia yang mengontrol kehidupan serta kekuatan yang kudapatkan!' membatin Surya.


[Tentu, namun tidak sepenuhnya benar! kau harus menggunakan kerja kerasmu untuk mendapatkan kekuatan itu]


~Wuoong


tiba-tiba lingkaran sihir tersebut berkedip, patung-patung yang ada di dalam ruangan tersebut mengeluarkan cahaya yang mengalir ke lingkaran tersebut.


dan cahaya dari lingkaran sihir tersebut mengalir ke arah sosok bertudung yang mengaku sebagai Myxtica.


[Dan apa yang telah kau dapat, semuanya akan diuji disini dalam ujian akhir!]


~Clap


Myxtica menjentikan jarinya, setelah itu pesan sistem muncul.


[Ujian tahap akhir dimulai!]


[Semua skill anda dilarang dalam ujian akhir]


[Anda dapat menggunakan senjata]


'baj*ngan!! apa-apaan ini?!' Surya marah terhadap pesan dari sistem.


[Ujian tahap akhir : sentuhlah Calamity Sword]


Surya dibuat terkejut kembali dengan pesan dari sistem yang menunjukan quest ujian tahap akhir.


'Calamity Sword?!' membatin Surya.


ia menatap Calamity Sword yang berada tepat disampingnya yang ia tancapkan sebelumnya ke tanah.


'kurasa aku bisa!'


Surya menurunkan kewaspadaannya terhadap pesan sistem.


ketika tangannya akan segera menyentuh gagang Calamity Sword…


Surya tidak menyadari sesuatu yang datang dengan kecepatan tinggi dari depan matanya.


~BOOOM


Surya terkena pukulan telak pada perutnya dan terhempas hingga ke langit-langit ruangan tersebut.


"kuahk!" Surya memuntahkan sedikit darah.


tiba-tiba tepat dari arah bawahnya, Myxtica melaju dengan sangat cepat dan membawa pedangnya yang dihunuskan ke Surya.


'sial!'


~duar


Surya nyaris tidak bisa menghindari serangan tersebut, namun pedang Myxtica kini menabrak langit-langit ruangan.


Sedangkan Surya yang melaju ke bawah yang mana terdapat Calamity Sword, kembali tidak menyadari apa yang direncanakan Myxtica.


~Sriing


pedang milik Myxtica tiba-tiba dapat memanjang dan terbagi menjadi puluhan bilah layaknya centipede (kelabang).


'sial!'


Surya tidak dapat menghindar dari serangan pedangnya, ia memutuskan untuk mengeluarkan Dragon Sword.


[Dragon Sword「Dragon Tooth」]

__ADS_1


Dragon Sword berubah menjadi wujud gigi seekor naga yang mana mengandalkan ketahanan dari pedang tersebut.


~Traang


~Wushh


~Duar


Surya berhasil menangkis serangan pedang Myxtica, namun ia terhempas sangat kencang dan menabrak salah satu patung hingga hancur.


"uhuk!" Surya memuntahkan darah kembali.


'pedang itu!! itu menyerupai pedang Exterminator!' membatin Surya.


~Crak


[Myxtica「Rank-???」]


pesan sisten yang muncul tiba-tiba berubah.


[Myxtica「Impossible」]


Myxtica mendarat dari atas, dan mengayunkan kembali pedangnya hingga kembali ke bentuk semula.


'dia mengubah tingkatan rankingnya sendiri ya?! seakan akan dia adalah lawan yang tidak mungkin bisa dikalahkan!'


membatin Surya menatap pedang Myxtica yang puluhan bilahnya mulai menyatu.


ketika bilah pedang terakhir menyatu dengan bilah lainnya, seketika pedang tersebut memanjang hingga dua kali lebih besar.


lalu terbentuk dua bilah yang ukurannya tidak sama besar.


'berubah lagi?!' Surya membenci perubahan tersebut.


~Sriing


tiba-tiba Myxtica melempar tombak tersebut secara garis lurus menuju ke arah Surya.


'sangat cepat!!!'


~Wush


~BOOM


bahu kiri Surya sedikit terkena goresan dari ujung tombak tersebut, kini tombaknya hanya menancap di tembok ruangan itu.


~Wushh


Myxtica muncul seketika di hadapan Surya yang mana ia memiliki dua sayap naga serta lengannya yang membesar.


~BOOM


satu pukulan mendarat di perut Surya.


"Ughh!!" darah mengalir banyak dari mulut Surya.


~BOOM…BOOM


dua pukulan mengenai wajah Surya hingga terpojok ke dinding ruangan.


"akh…kuahk!!"


Surya berusaha sekeras mungkin, namun puluhan tinju yang sangat cepat mengarah ke arah Surya.


~BOOM…BOOM…BOOM


tiap pukulannya memiliki dampak kekuatan yang mengerikan.


[HAHAHA]


Myxtica tertawa puas dan meremehkan Surya, namun Surya berusaha sekuat tenaga dan dapat menangkis sebagian pukulan Myxtica.


walaupun tangan Surya akan merasakan sakit yang luar biasa ketika menangkis pukulan Myxtica.


'aku bisa!' membatin Surya.


[kau terlalu yakin, manusia!]


tiba-tiba kedua sayap naga Myxtica berubah wujud menjadi dua tangan yang mana tiap tangannya membelah menjadi dua tangan kembali dan memunculkan cakar yang panjang.


empat tangan muncul secara tiba-tiba, lalu kedua tangan Myxtica yang sudah ada sebelumnya, seketika memanjang dan mengeluarkan cakar yang lebih tajam dari keempat tangannya.


~wush…wush…wushh


~Crak…crak…craak

__ADS_1


keenam tangan Myxtica menyerang secara acak layaknya pergerakan seekor gurita.


~zztt…zttt…zzztt


Surya tidak dapat menangkis cakaran dari keenam tangan Myxtica yang bergerak dengan sangat cepat dan jarak yang dekat.


"ughh!"


pakaian Surya mulai kehilangan kelayakannya sebagai pakaian, lalu darah mulai bercucuran dari kedua tangan dan tubuh Surya.


[HAHAHAHAHA]


Myxtica merasa sangat puas melihat lawannya yang ia permainkan, namun tiba-tiba…


Surya memaksa salah satu tinjunya ke arah wajah Myxtica.


namun lawannya tidak akan membiarkan hal tersebut.


~crat…crat…crat…crat


empat kuku yang besar menancap di salah satu tangan Surya yang digunakan untuk memukul Myxtica.


Surya merasakan rasa sakit yang luar biasa dari serangan tersebut, namun ia tidak berhenti bergerak.


"ARGHH!!"


~BOOM


Surya berhasil mendaratkan tinju di wajah Myxtica hingga membuatnya terhempas beberapa meter ke samping kiri Surya.


~Csstt


Myxtica menghentikan laju hempaskannya dan berdiri kembali.


'dia!!! dia dapat menggunakan kekuatan general commander yang lain!!!'


"kuahk!!" Surya memuntahkan darah cukup banyak.


hanya dalam beberapa menit, ia telah kehilangan setengah HP nya.


wajah dan tubuhnya mulai dilumuri darahnya yang mengalir keluar dari dalam tubuhnya.


[Tidak kusangka, seorang manusia dapat mendaratkan pukulan ke wajahku!]


Myxtica kembali ke wujud semulanya.


'berpikir untuk menyentuh Calamity Sword sangat mustahil, ini seperti ia telah menyuruhku untuk mengalahkannya terlebih dahulu!' membatin Surya.


mata Surya menyipit setelah menyadari suatu kenyataan.


'terlebih ini tidak ada batasan waktunya, sial!' Surya merasa marah.


[Ada apa manusia? kehabisan akal?!] Myxtica mengejek Surya.


"huff!"


"Myxtica, ada banyak hal yang ingin kutanyakan padamu, tapi ini seperti aku tidak akan mendapatkan jawabannya sebelum aku mengalahkanmu!" ucap Surya.


[Cukup cerdas pemikiranmu, manusia!] ucap Myxtica.


"tapi itu hanya kemungkinan, tidak ada yang tahu kau berbohong atau tidak!" ucap Surya.


[jadi kau meragukan loyalitas seorang high-general dari sang penguasa perang ya!]


ekspresi Myxtica berubah menjadi lebih jahat, ia merasa telah dihina oleh seorang manusia yang dianggap statusnya lebih rendah.


~Wuong


aura merah yang sangat mengerikan keluar dari dalam tubuh Myxtica yang memenuhi ruangan tersebut.


mata Surya menyipit melihat perubahan aura yang sangat besar.


kemudian…


~Sriiing


Myxtica mengambil sebuah sabit berukuran raksasa dari dalam gate kecil miliknya.


Surya semakin terkejut ketika melihat resonansi mana senjata milik Myxtica dengan penggunanya


[Mari kita lihat, apa keraguanmu itu benar atau tidak!]


setelah mengucapkan kata-kata tersebut, beberapa pesan sistem muncul.


[Myxtica memastikan kematianmu dalam 5 menit]

__ADS_1


[Danger Quest : Survival!]


__ADS_2