End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 134. Achernar


__ADS_3

Surya membaca pesan notifikasi dari sistem setelah mengalahkan boss monster raksasa.


[Anda naik level]


[Level 103]


'masih belum!! aku harus terus bertambah kuat dengan cepat!' membatin Surya.


"status bar!" ucap Surya.


sistem menampilkan beberapa bagian dari status bar milik Surya.


Name : Surya Yeon-Jun


Level : 103


User : Cheater Job : Savior


HP : 135000/135700


MP : 134100/136300


INT : 363 AGI : 360


STR : 375 DEX : 360


VIT : 357 sisa poin : 0


Surya berjalan mendekati gate menuju keluar yang ada dihadapannya.


~Wuoong


Surya melewati gate dan kembali…seketika jepretan foto serta sorakan meriah muncul dari masyarakat yang menunggu kembalinya Surya.


"hunter Surya!!!"


"woaah…hebat!!


"aku sudah sering melihatnya memasuki gate tanpa bantuan hunter…tapi tetap saja ia terlihat sangat keren!!!"


semenjak raid pertama Surya sebagai guildmaster hingga masih menjadi sorotan publik karena kehebatannya.


Kembalinya Surya kali ini disambut oleh ketua asosiasi.


Ghie Dae Hyun…pria paruh baya itu cukup ragu untuk bertatapan mata secara langsung dengan Surya.


"hunter Surya…bagaimana dengan monster yang ada didalam gate?" tanya Ghie.


~clap


"seperti pada umumnya!" ucap Surya sambil menjentikan jarinya.


kemudian Felien yang berada di belakang Surya berjalan ke arah Ghie dan menyerahkan sesuatu yang ada di genggaman Felien.


Ghie terkejut ketika ia menerima sebuah runstone dalam wujud kristal yang transparan.


"runstone dari boss nya…itu sangat cocok untuk tanker karena dapat memperkuat ketahanan hingga tiga kali lipat…aku jual runstone itu dan membeli semua gate yang muncul dalam satu minggu kedepan!" ucap Surya dengan tegas.


Ghie semakin terkejut ketika Surya memesan semua gate yang akan muncul dalam satu minggu kedepan.


"apa kau yakin?"


Ghie terheran karena runstone yang Surya jual sangat langka, namun ia membelinya dengan gate yang akan muncul.


mata Ghie menyipit dan merasa khawatir.


"hunter Surya…jika tidak keberatan…"


"aku akan bicara setelah gate terakhir di hari ini selesai!"


Surya memotong kata-kata Ghie dan pergi menjauh.


Surya pergi ke lokasi gate selanjutnya yang ia pesan di hari ini.


***


di hotel…


Mora yang tidak ingin keluar dari kamarnya, menghabiskan waktunya hanya untuk menonton televisi yang ada dikamarnya.

__ADS_1


ia melihat berita-berita mengenai kakaknya yang disorot oleh media di seluruh dunia.


terutama sorotan pertarungan kakaknya yang melawan seluruh elit hunter dari berbagai negara.


namun rekaman tersebut berhenti ketika para hunter telah dikalahkan oleh Surya.


"apa yang mereka pikirkan hingga berani menyerang Oppa? apa salah Oppa kepada mereka??" Mora merasa penasaran.


ia meremas bantalnya dan menatap tajam ke arah televisi, seakan ia mengutuk semua orang yang menyerang kakaknya.


lalu terbesit kembali ingatan dimana Ae-Cha menyelamatkannya dan pergi menghilang begitu saja.


Mora memeluk bantal yang ada pada genggamannya dan memilih untuk tidur.


***


Gedung asosiasi hunter…


setelah beberapa jam, Surya akhirnya mendatangi Ghie yang ada di gedung asosiasi.


"Hunter Surya…jika kau tidak keberatan, mungkin kau bisa menjelaskan apa yang terjadi pada saat konferensi pers" ucap Ghie.


"ketika aku bertanya kepada hunter yang lainnya…mereka memutuskan untuk menyerahkan semuanya kepadamu, apa kau terbebani?" tanya Ghie.


"tidak, aku memang meminta mereka untuk diam" jawab Surya.


"hah?" Ghie terkejut dengan pernyataan Surya.


"apa hari ini aula pelatihan sedang digunakan?" tanya Surya.


Ghie teralihkan pikirannya dan menjawab pertanyaan Surya.


"oh, tidak ada hunter yang menggunakannya hari ini" jawab Ghie.


"baik, aku akan menjelaskan semuanya di ruang pelatihan" ucap Surya.


kemudian mereka memutuskan untuk pergi ke ruang pelatihan.


keduanya berdiri dengan jarak yang cukup jauh dan berada di tengah-tengah lingkaran.


'ini…' membatin Ghie ketika posisi ia dan Surya seperti bersiap melakukan pertarungan.


Kemudian Surya berbicara lebih sulu.


"ketua, dunia ini dalam bahaya…akan ada monster berskala bencana yang sedang menuju bumi, mereka disebut lord, mereka adalah penguasa dari seluruh monster yang muncul dari gate!" ucap Surya dengan ekspresi dinginnya.


"lord?! jadi, apa semua monster yang dikirim kesini…" Ghie bertanya.


Surya menganggukkan kepalanya.


"sepertinya akhir dunia semakin dekat ya!" Ghie mengusap hidungnya.


"sedikit!" ucap Surya.


Ghie penasaran maksud dari perkataan Surya.


"kita memiliki sedikit kesempatan untuk melawan mereka, kau merupakan salah satu yang dapat membuat kemungkinan itu…aku membutuhkan kekuatanmu!" ucap Surya.


dahi Ghie mengerut.


"hu…hunter Surya, apa maksudmu?" tanya Ghie.


"bukan kau ketua, tapi dia yang bersembunyi di dalam tubuhmu!" ucap Surya.


lalu…


~wuooong


Surya merilis aura nya dan diperkuat menggunakan skill war cry.


seketika kekuatan yang besar memberontak dari dalam tubuh Ghie.


~Ngingg


tubuh Ghie disinari cahaya putih keemasan yang beradu dengan aura milik Surya.


「Bekerja sama dengan musuh terkuat?! bukankah di akhir kau hanya akan berkhianat?!」ucap sosok yang mengambil alih tubuh Ghie.


"aku tidak menginginkan waktuku terbuang sia-sia, salah satu bintang paling terang!" ucap Surya.

__ADS_1


sosok tersebut menatap tajam lawan bicaranya dengan penuh kebencian.


「Sang penguasa perang, Lord of War…kau bahkan dapat menghancurkan ratusan planet seorang diri, untuk apa kau meminta bantuanku?! apa yang kau rencanakan?!」tanya sosok yang mengambil alih tubuh Ghie.


"kukatakan terus terang, jika aku mengatakan bahwa kini aku lebih lemah darimu, apa yang akan kau-"


ucapan Surya terhenti ketika tinju emas tiba di hadapannya.


~wushh


~Boom


angin dari tinju tersebut membuat tembok ruang pelatihan remuk.


Surya tersenyum dan berada di belakang sosok yang menyerangnya.


"sudah kuduga kau akan melakukannya, Achernar…sang bintang paling terang ketujuh!" ucap Surya.


Rambut Ghie berubah menjadi putih bercahaya dan menatap ke arah Surya.


「sudah kuduga, meski kau melemah…bukan berarti aku dapat mengalahkanmu dengan mudah」ucap Achernar.


~sraak


jas yang Ghie kenakan robek karena tubuh Ghie perlahan membesar dan memiliki tinggi lebih dari dua meter.


"kurasa tidak ada salahnya sedikit merasakan kekuatanmu" Surya mengejek Achernar.


「ARGH!!」


~BOOM


Achernar melompat ke arah Surya dan melakukan gerakan cakaran di udara.


~Wush


~Zriing


Surya menghindari cakaran yang merobek lantai ruang pelatihan.


'itu mirip seperti dragon claw aura!' membatin Surya.


~wushh…wush…wush


Achernar melakukan cakaran yang sama berulang kali dengan sangat cepat.


~zrang…zrang…zrang


lantai dan dinding ruang pelatihan yang dilapisi baja serta sihir dari belasan hunter rank-A dan beberapa rank-S terkoyak dengan mudah.


Surya dapat menghindari semua serangan dari lawannya.


~wuoong


aura emas semakin besar dan timbul dari dalam tubuh Ghie.


Achernar mulai memanifestasikan tubuh Ghie ke wujud penguasa dengan memaksakan kekuatan besar miliknya.


~Sriing


Achernar menciptakan sebuah panah raksasa dari cahaya dan langsung mengarahkannya ke arah Surya.


~Sring


perlahan anak panah muncul dari wujud cahaya yang ada di sekitar Achernar.


「aku akan memaksakan tubuh ini dan membuatmu lemah meski hanya sekedar goresan!」membatin Achernar.


namun tiba-tiba…


~clap


~trash


Setelah Surya menjentikan jarinya, panah yang Achernar ciptakan seketika hancur dan membuatnya terkejut.


Surya berjalan dengan santainya ke arah Achernar.


「Aku tidak akan membiarkanmu menggunakan tubuh itu sesuka hatimu!」Surya tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2