End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 75. Sosok wanita bercahaya


__ADS_3

Beberapa jam sejak kemunculan Red gate raksasa di Kazakhstan, dunia dibuat gempar dengan kemunculan gate tersebut.


selain ukurannya yang merupakan gate terbesar yang pernah muncul di dunia, gate tersebut juga terbentuk seperti sebuah terowongan.


beruntungnya, Kazakhstan menerima tawaran kerja sama dari negara tetangganya yang merupakan negara besar serta memiliki kekuatan terkuat.


Rusia, dengan resmi menawarkan kerja sama kepada Kazakhstan, dengan alasan untuk mencegah monster yang ada didalam gate tersebut datang dan menyentuh Rusia.


'dunia dimana seluruh negara kini melupakan persaingan mereka dan saling menjalin kerja sama setelah tragedi bencana raya, dimana lima puluh persen umat manusia menghilang secara misterius' membatin Surya.


ia menanggapi berita yang disiarkan di televisinya.


"dunia sepertinya tidak ingin aku beristirahat…hoaaam" Surya menguap.


ketika televisi menayangkan bentuk gate raksasa yang ada di Kazakhstan, mata Surya menyipit.


'namun ini pertama kalinya aku melihat gate dengan bentuk seperti itu!' membatin Surya.


'jika monster yang keluar didasarkan dari ukuran gate, entah monster seperti apa yang akan keluar dari gate itu!' Surya mencoba menebak nebak.


~tiit


tiba-tiba suara handphone Surya berdering.


***


lima menit sebelumnya.


di cafe.


"sudah pasti dia sedang tidak baik-baik saja kan?!" Mora merasa khawatir.


'beberapa menit yang lalu dia muntah darah loh! mana mungkin Ae-Cha baik-baik saja…sebaiknya aku memeriksanya ke toilet!' membatin Mora.


ia berdiri dari kursinya dan berjalan menuju toilet.


ketika Mora akan membuka pintu toilet wanita.


~Boom


sebuah ledakan terjadi di dalam toilet wanita, karena ledakan tersebut beberapa tembok hancur dan terpental, Mora dan beberapa orang lainnya juga terpental karena ledakan tersebut.


~uhuk…uhuk


Mora berusaha bangun dan menyingkirkan beberapa batu yang menimpanya, kepalanya yang terkena batu mengeluarkan darah dan terdapat banyak luka gores di tubuhnya.


"a…apa yang terjadi?!" Mora bertanya tanya.


ia berusaha melihat ke arah toilet yang tertutup debu.


kemudian cahaya matahari memancarkan cahaya di wajahnya, itu menandakan bahwa bangunan cafe hancur.


ketika pandangan menjadi lebih jelas, Mora melihat sosok wanita yang ia kenal.


sosok wanita yang pergi bersamanya dari rumahnya, namun beberapa perubahan terjadi pada tubuhnya.


rambutnya menjadi putih bercahaya, serta tubuhnya yang dikelilingi aura emas.


"Ae-Cha?!" Mora menyadari sosok wanita tersebut.


Ae-Cha yang sedang memegang wajahnya dengan satu tangannya, menengok ke arah Mora.


ia terkejut ketika melihat Mora yang penuh luka.


'tidak!!!' membatin Ae-Cha dan merasa sangat bersalah.


Ae-Cha memalingkan wajahnya dan menatap langit.


"Ae-Cha!!!" teriak Mora.


~Boom


Ae-Cha melompat tinggi ke udara dengan kecepatan yang mengerikan.


dalam sekejap Ae-Cha hilang dari pandangan Mora.


"aku harus menghubungi Oppa!!" ucap Mora.


namun kini rasa sakit dari luka-lukanya mulai terasa.


"ahkk…sakit sekali!!" Mora meringis kesakitan dan ia menelpon kakaknya.


telepon Mora di angkat oleh Surya.


"Oppa!!!" ucap Mora dengan nada kesakitan.


namun dalam sekejap, tiba-tiba Surya telah tiba dengan menggunakan gate nya.


ia segera menyingkirkan bebatuan yang menimpa adiknya.


'aku menerima transmisi dari Mora ketika aku mengangkat panggilan telepon darinya!' wajah Surya mengeras.


"apa yang terjadi?" tanya Surya sambil menyembuhkan luka Mora.


"Ae-Cha!!!" jawab Mora yang kebingungan.

__ADS_1


namun Surya mengetahui apa yang ingin Mora katakan.


'sudah kuduga!! aku merasakan aura aneh di dalam tubuh Ae-Cha saat dirumah tadi!' membatin Surya.


ia berdiri setelah luka yang ada pada adiknya sembuh.


"oppa!" Mora merasa cemas.


"kembalilah ke rumah! aku akan mencarinya!" ucap Surya dengan tegas.


Mora hanya mengangguk dan pergi.


Ledakan tersebut terjadi di lantai tiga cafe…Surya menatap ke arah jalanan dan merasakan aura yang ada pada Ae-Cha.


'transmisi ku dengan Ae-Cha tertutup karena aura tersebut…tapi aku masih bisa merasakan kemana arah perginya Ae-Cha' membatin Surya.


Surya memfokuskan seluruh indranya.


~wuongg


'Gunsan?! jangan-jangan!!' wajah Surya mengeras.


ia langsung menghubungi ketua asosiasi hunter Korea Selatan.


dalam waktu yang cepat, Surya langsung terhubung dengan Ghie.


"hunter Surya-"


suara Ghie langsung dipotong oleh Surya.


"peringkat apa gate yang baru-baru ini muncul di Gunsan?!" tanya Surya.


"ah…muncul gate rank-A beberapa hari yang la-"


~tiiit


Surya langsung menutup panggilannya.


"cih…sial!!" Surya menggerutu.


[Sprint]


~tap…boom


Surya meluncur ke jalanan dan berlari melaju dengan kecepatan yang mengerikan.


***


Gunsan.


"Sial!! susah payah kita mendapatkan izin raid dari asosiasi hunter…tapi dalam waktu cepat, kita sudah terpojok dengan musuh seperti ini?!"


ucap Du-Ho Jae [Rank-A「Guildmaster Esca Guild」]


terdapat delapan belas hunter yang terdiri dari sebelas hunter rank-A dan sisanya hunter rank-B…namun situasi sedang tidak berpihak pada mereka.


mereka dihadapi oleh monster humanoid dan berkepala gagak.


masing-masing dari monster memiliki peringkat rank-A, dan berjumlah dua kali lebih banyak dari tim raid Esca Guild.


dan itu mereka temui di bagian awal gate, mereka belum memasuki bagian dalam gate.


"bersiaplah!!" teriak Du-Ho.


serentak seluruh hunter membentuk formasi berlian dimana ujung berlian merupakan pertahanan pertama yang merupakan tugas seorang tanker.


~kuaghh


puluhan monster gagak terbang di atas tim raid Esca Guild dan mengelilingi mereka.


karena itu, yang bisa menyerangnya adalah hunter tipe jarak jauh seperti mage atau archer.


"baj*ngan!! dia mengetahui titik lemah formasi kita!" Du-Ho mencoba mencari solusi.


tiba-tiba…


~siiiinng


semua gagak itu menukik bersamaan dan menyerang para hunter.


'mereka sangat cepat!!'


~trangg


~srat


~craat


~ugh…arghh…sial!!


dalam sekejap monster gagak berhasil menembus pertahanan tim raid Esca Guild, sebagian besar terluka dan ada beberaoa yang terkena serangan fatal.


serangan tersebut juga sekaligus pemecah konsentrasi dan kerja sama tim…usai menyerang, monster gagak tersebut terbang kembali ke udara.


"healer, sembuhkan yang terluka!!" teriak Du-Ho.

__ADS_1


kemudian ia menatap ke langit-langit gate.


'sial! mereka akan melakukan serangan yang sama!' membatin Du-Ho.


"kita akan kalah jika menunggu mereka datang dan menyerang…tanker!!"


Du-Ho memanggil tankernya, tanker tersebut memahami maksud Du-Ho.


karena ia tahu, meskipun Du-Ho hanyalah seorang hunter rank-A, ia memiliki kecerdasan diatas rata-rata serta variasi dan formasi yang beragam.


Du-Ho berlari dengan cepat ke arah tanker, sedangkan tanker menyiapkan skill pantul pada perisainya.


~tap…tap


Du-Ho melompat ke perisai milik tanker.


kemudian…


~Boom


tanker memantulkan Du-Ho ke udara.


Du-Ho mengeluarkan sepasang senjata sabit yang runcing.


"mati kau pers*tan!!"


~Cratt


~kuarghh


Du-Ho menancapkan sabitnya ke badan salah satu monster gagak sehingga monster tersebut terbang tak terkendali.


~Crat…crat


~Kuarghh


Du-Ho menebas beberapa monster gagak lainnya dan membuatnya terluka.


setelah melihat gaya bertarung sang guildmaster, yang lainnya juga ikut membantu.


~boom…boom…boom


para fighter memantulkan dirinya ke udara, dan tanker menarik agroo musuhnya, sedangkan mage dan archer menyerangnya dengan hati-hati agar tidak salah sasaran.


pertarungan telah berlangsung cukup lama, mereka hampir membunuh seluruh monster gagak yang ada.


ketika Du-Ho akan menebas monster gagak lainnya…


~Duagg


~Boom


Du-Ho dipukul dan dihempaskan dengan kecepatan yang sangat cepat, itu membuat Du-Ho terpental ke dinding gate dan memberikan luka fatal.


"guildmaster!!" teriak para anggota tim nya.


~wush…wush…tap


kemudian seekor monster gagak bermata biru terang mendarat, diikuti belasan monster gagak yang sama di belakangnya.


'monster gagak sebelumnya tidak memiliki cahaya di matanya, kuyakin monster brengsek ini lebih kuat!' membatin tanker.


~wush…wush


tanpa memberi celah…belasan gagak tersebut terbang dan melaju secara garis lurus dengan kecepatan yang sangat cepat.


'sial!' tanker terlambat mempersiapkan dirinya.


~Dbugg


~argh


perut tanker dipukul keras oleh monster gagak…tanker tersebut berbaring kesakitan, namun monster gagak itu kini sudah berdiri diatasnya dan mempersiapkan cakarnya.


~Kiekk


~BOOOM


tiba-tiba monster gagak tersebut diseret oleh sosok bercahaya dan dibenturkan ke ujung dinding gate.


benturan yang sangat keras membuat dinding gate hancur.


monster gagak yang dibenturkan sosok bercahaya tersebut juga hancur berkeping keping.


serentak semua hunter dan monster dibuat terkejut oleh kehadiran sosok bercahaya tersebut.


"si…siapa dia?!"


"apa dia bagian dari tim?"


"dia muncul tanpa hawa kehadiran…tapi kini hawa kehadirannya sangat mendominasi!"


sosok wanita berambut putih bercahaya, tubuhnya yang dikelilingi aura emas, serta memiliki mata berwarna ungu.


wanita itu memiliki enam tanduk di kepalanya serta mahkota kecil yang melekat.

__ADS_1



__ADS_2