End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 22. Pertemuan


__ADS_3

Di puncak gunung es, seseorang pria berambut panjang dan mengenakan jubah lusuh sedang menatap gate superior


tiba-tiba di belakangnya sebuah gate kecil muncul dan sosok misterius keluar dari dalam gate tersebut…ia berjalan dan berdiri tepat di samping pria berambut panjang tersebut


sosok tersebut mengenakan tudung hitam dan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya…seluruh tubuhnya dipenuhi aura hitam pekat kecuali matanya yang bersinar hijau


"Seperti biasa, dia selalu ingin menikmati pembantaian!"


ucap pria berambut panjang tanpa mengalihkan pandangannya dari gate superior


kemudian sosok misterius bertudung hitam juga mengarahkan pandangannya ke arah gate superior yang berada di atas langit


"kau benar, dia memang suka menikmati jeritan putus asa dari makhluk yang lebih lemah darinya"


ucap sosok bertudung hitam


pria berambut panjang itu mengeluarkan senyum jahatnya seakan ia mengingat kenangan yang pernah ia lihat


tiba-tiba sosok bertudung hitam melanjutkan ucapannya


"namun sepertinya kali ini sedikit berbeda"


pria berambut panjang sedikit menyipitkan matanya dan menoleh ke arah sosok tudung hitam


sebelum pria berambut panjang menjadi lebih penasaran, sosok tersebut melanjutkan kata-katanya


"biasanya Queen of War hanya menyuntikan mana nya ke dunia agar dunia tersebut menjadi medan perang dan dapat bertahan dari kekuatan kita…namun kali ini terdapat energi misterius yang bercampur dengan mana nya, sepertinya itu akan diberikan kepada penduduk dunia ini agar mereka dapat memberikan perlawanan pada pasukan kita!"


"apa tujuan Queen of War?" ucap pria berambut panjang


"aku tidak tahu, tapi dengan memperhatikan sosok dan sifatnya yang kejam sepertinya ia bosan dengan lawan yang lemah" ucap sosok bertudung hitam


Pria berambut panjang mengeluarkan senyum jahatnya setelah mendengar penjelasan sosok tudung hitam


"kau benar, bahkan sebelumnya ia melarang pasukan kita untuk bergerak dan membantai semua musuh sendirian" ucap pria berambut panjang


dan tiba-tiba pria berambut panjang membatin


'namun kali ia menggunakan sebuah wadah untuk menghancurkan dunia…biasanya ia akan turun tangan secara langsung'


"Untuk sekarang kita hanya perlu menunggu pasukan abyss ku menyuntikan mana seperti yang Queen of War inginkan dan mempersiapkan pasukan kita" ucap sosok bertudung hitam


kemudian sosok tersebut kembali ke dalam gate nya dan hilang dari pandangan pria berambut panjang


'Queen of War!…ia memang tidak bisa ditebak!' membatin pria berambut panjang kemudian membentuk gate nya dan menghilang


***


28-02-02SBR


Di siang hari Surya telah menyelesaikan questnya


"untungnya aku memiliki banyak waktu saat ini…status bar!" ucap Surya dan memeriksa status bar nya


『System Name : Calamity


Level : 1


Name : Surya Yeon-Jun


Level : 1


User : Cheater Job : -


HP : 10900/10900


MP : 12100/12100


INT : 121 AGI : 107


STR : 117 DEX : 107


VIT : 109 sisa poin : 6


Unique Skill :


1.) [Absolute Word]「Lv.1」


2.) [Dimensional Authority]「Lv.max」


Side Skill :


1.) [ Greatest Fighter]「 Lv.2」


2.) [Instant Recovery]「Lv.max」


3.) [Anti toxic]「Lv.max」


4.) [Sprint]「Lv.1」


5.) [Brave aura]「Lv.max」


6.) [Invicible touch]「Lv.1」


Equipment :


1.) [Dragon Armor]「rank-A」


2.) [Dragon Claw Aura]「rank-A」


3.) [Dragon Sword]「rank-A」


Buff :


1.) [Greatest Fighter: Dengan tangan kosong memberikan damage serangan sebesar 25% stat STR…+20 stat STR & AGI] 「Permanen」


2.) [Dragon Armor : +35 VIT & anti critical damage]「Permanen」


3.) [Dragon Claw Aura : +35 DEX & +15 INT] 「Permanen」

__ADS_1


4.) [Dragon Sword : +25 STR & + 15 AGI] 「Permanen」


5.) [Brave Aura : +10 all stat] 「Permanen」


Penalty :


1.)


2.)


3.)


Note : [Level sistem akan bertambah


setiap stat anda bertambah 100] 』


'aku ingin segera menyelesaikan Authority Quest…jika itu membutuhkan konsentrasi yang kuat sepertinya aku harus meningkatkan INT ku'


Surya mengusap dagunya sambil duduk di kursi panjang yang ada di taman


kemudian ia melirik sekitarnya dan memastikan keadaan di sekitarnya sepi lalu Surya membentuk tangannya seperti bilah dan mengeluarkan Dragon Claw Aura


~Wushh


terbentuk sebuah bilah di tangan Surya yang berasal dari cahaya berwarna merah


Surya menatap tangannya yang kini dipenuhi Aura yang membentuk belati


'Sayang sekali equipment yang kumiliki tidak memiliki keterangan attack atau yang lainnya…tapi dengan melihat kekuatan dragon sword yang kugunakan kemarin sepertinya itu sudah cukup untuk membuktikan daya serangnya melebihi senjata tajam manapun, dan itu juga memiliki daya ledak dari mana ku…yaah wajar saja karena dragon sword terbentuk dari makhluk yang tidak ada di dunia ini…dan aku akan mencoba Dragon Claw ini lain kali!'


setelah berpikir ia menghilangkan keberadaan Dragon Claw Aura dari tangannya


setelah itu tiba-tiba seorang wanita datang dan berdiri di hadapan Surya


"apa tempat di sebelahmu kosong?" ucap wanita tersebut


Surya menatap wanita yang berbicara padanya


Wanita itu berambut jingga dan mengenakan pakaian olahraga dengan handuk di pundaknya sambil memegang botol minum


"ah iya, tentu" ucap Surya


kemudian wanita itu duduk di sebelah Surya…setelah duduk wanita itu menatap Surya hingga membuat Surya merasa heran


"a…ada apa denganku? apa ada yang aneh?" Surya merasa dirinya aneh atau semacamnya


wanita itu tiba-tiba tersenyum dan menatap ke arah taman


"ah tidak, maaf jika aku tidak sopan…hanya saja aku penasaran dengan seseorang yang memiliki fisik luar biasa sepertimu"


wanita itu tersenyum pada Surya


"tidak…aku hanya berolahraga seperti orang biasa pada umumnya" Surya tersenyum


"berlari hingga 10km? 100 push up tanpa henti? ku kira itu bukan hal yang orang biasa lakukan" ucap wanita tersebut


'dia memperhatikanku? sejak kapan?' mata Surya menyipit dan menatap wanita di sampingnya


"kau…" ucap Surya sambil mengernyitkan dahinya


"kau?" ucap wanita di samping Surya


kata-kata Surya membuat wanita tersebut penasaran


"penguntit ya?" ucap Surya dengan ekspresi nakal


"ti…tidak bukan seperti itu"


wajah wanita tersebut memerah karena malu


"ahahaha tenang saja aku hanya bercanda" Surya tertawa


"ah benar, maaf untuk sebelumnya…nama ku adalah Chun Hei Gi dan sepertinya usia kita tidak jauh berbeda…usiaku 20 tahun"


"aku Surya Yeon-Jun…20 tahun"


mereka memperkenalkan diri masing-masing dan saling memberitahu asal usul mereka


"kau tahu…aku adalah seorang atlet bela diri nasional, tadinya beberapa hari kedepan akan ada perlombaan dan aku akan mewakili Korea…tapi 2 hari yang lalu terjadi hal yang aneh pada dunia ini, sehingga perlombaan tersebut dibatalkan"


Surya terdiam dan mendengarkan kata-katanya


setelah berbasa basi Chun Hei melihat ke arah gate superior yang berada di langit dan melanjutkan kata-katanya


"Karena kejadian yang orang-orang sebut sebagai bencana raya, kini seseorang semakin datang padaku dan memaksaku untuk menerima lamaran pernikahannya…dia menggunakan hartanya untuk mendapatkanku, aku sungguh tidak menyukai orang seperti itu"


'orang kaya itu…dia kira dapat mendapatkan apapun dengan hartanya' membatin Surya


"aku adalah yatim piatu, orang tua ku menghilang karena kejadian bencana raya 2 tahun lalu…kemudian ayah dari orang kaya itu membiayai kebutuhan hidupku, tapi setelah ia meninggal karena sakit…anaknya jadi berusaha menjadikanku sebagai istrinya" ucap Chun Hei Gi


lagi lagi Surya mendengar seseorang menderita akibat bencana raya…hal itu membuat Surya marah


"ah maaf, aku tidak bermaksud membuatmu ikut sedih dan merasa kasihan padaku…hanya saja aku tidak memiliki siapa siapa lagi sekarang" ucap Chun Hei


"tidak masalah…kita memiliki penderitaan yang sama akibat bencana raya" ucap Surya


mendengar seseorang yang bernasib sama…Chun Hei merasa kasihan kepada Surya


"Maaf Chun Hei Gi…bukannya aku ingin ikut campur masalahmu…tapi ada satu hal yang ingin aku tanyakan padamu" ucap Surya


Chun Hei mengangguk sebagai jawaban bahwa Surya boleh bertanya padanya


"Apa kau mencintai pria itu?" tanya Surya


dengan spontan Chun Hei menjawab


"Tidak!"


"kalau begitu dengan tegas kau harus bisa menolaknya…karena kau tidak akan bahagia jika menikah dengan orang yang tidak kau cintai meskipun orang itu memiliki kekayaan yang besar"

__ADS_1


mendengar ucapan Surya, Chun Hei merasa dirinya bisa mendapatkan kebahagiaannya sendiri


Chun Hei mengangguk sebagai jawaban iya dari apa yang Surya sarankan


"akan kulakukan!" ucap Chun Hei


tiba-tiba beberapa mobil sedan hitam berhenti bersamaan di sekitar taman, lalu muncul pria dari mobil yang berada di barisan paling depan…pria berwajah eropa, mengenakan jas berwarna jingga dan memiliki rambut berwarna kuning datang menghampiri Chun Hei


pria tersebut diikuti para bodyguard di belakangnya yang membawa aksesoris mahal dan berbagai barang mewah lainnya


Chun Hei yang melihat kedatangan pria tersebut merasa cemas dan memasang ekspresi sinis


Surya memperhatikan perubahan ekspresi Chun Hei yang terjadi secara tiba-tiba akibat kemunculan pria tersebut


'jadi dia orangnya' membatin Surya


"akhirnya kutemukan juga kau!" ucap pria ber jas tersebut dan tiba di hadapan Surya dan Chun Hei


"Gilbert…bukankah sudah kukatakan aku menolak tawaranmu dan aku sama sekali tidak mencintaimu!"


"haha kau tidak perlu merasa malu seperti itu nona Gi" ucap Gilbert


"penawaran kali ini jauh berbeda dari sebelumnya…lihatlah bawahanku yang membawakan perhiasan…itu memiliki kualitas terbaik dan jumlahnya hanya ada beberapa di dunia"


lalu Gilbert mengeluarkan beberapa kunci yang di jadikan satu


"dan ini adalah kunci rumah di beberapa negara, kau akan memilikinya, dan juga ada kapal ferry, helikopter, dan pesawat pribadi yang akan kau miliki jika mau menjadi istriku


"bukankah sudah ku bilang…"


nada bicara Chun Hei menjadi tinggi namun tiba-tiba Surya memotong ucapannya


"Hei!"


Gilbert menoleh ke arah Surya


"nona Chun Hei sudah mengatakannya bahwa dia tidak mencintamu!"


Surya perlahan berjalan ke arah Gilbert…Chun Hei ingin menghentikan Surya tapi dirinya tidak dapat bergerak setelah melihat ekspresi Surya


"Jika kau masih memaksa temanku…maka ini tidak akan berakhir baik untukmu!" ucap Surya sambil menatap Gilbert yang sedikit lebih tinggi darinya


~gulp


Gilbert menelan ludahnya setelah mendengar ucapan Surya


"haha kau…orang sepertimu bisa mengancamku?!" Gilbert mengeluarkan keringat di wajahnya


"apa kau tidak lihat…siapa disini yang mendominasi?!"


Gilbert memamerkan bodyguard yang ada di sekelilingnya dan tiap bodyguard membawa beberapa senjata api yang di sembunyikan


"Bagaimana jika kita cari tahu?!" ucap Surya


tiba-tiba seorang pria berpura pura batuk dari arah pinggir taman


~Ekhem


serentak Surya dan Gilbert menoleh ke arah suara batuk tersebut


pria itu berjalan ke arah Surya dan Gilbert sambil menggaruk garuk kepala belakangnya


"Begini…maaf jika aku mengganggu…tapi apakah kalian tidak bisa menyelesaikan masalah kalian di tempat lain?"


pandangan pertama Gilbert terhadap pria itu adalah sebagai pria biasa yang sedang lewat di taman tersebut…lalu Gilbert melihat sekitarnya terdapat beberapa orang lain melihat perbuatan Gilbert


sedangkan Surya sejak pria tersebut batuk ia menyadari sesuatu apa yang tidak orang lain sadari


'dia memiliki mana?' membatin Surya


setelah mereka bertiga terdiam sejenak…Surya memulai pembicaraan


"kau benar, maafkan aku…aku hanya tidak ingin temanku dipaksa!" ucap Surya


"te…teman" Chun Hei yang mendengar kata-kata tersebut dari Surya tersipu malu dan pipinya sedikit memerah


"jadi begitu…baiklah" ucap pria tersebut


"Chun Hei…maaf" ucap Surya


Surya yang mood nya menjadi tidak bagus terlebih dahulu pergi meninggalkan taman


"Cih!" ucap Gilbert dan ia kembali memasuki mobilnya dan pergi dari taman tersebut


hanya tersisa Chun Hei dan pria asing di tempat tersebut


"Nona mohon maaf sebelumnya…namaku adalah Ghie Dae-Hyun, usiaku 25 tahun…aku hanya berniat memisahkan perdebatan di tempat umum dan indah seperti taman ini"


"ah iya…aku sangat berterima kasih padamu tuan Ghie" ucap Chun Hei


"dan laki-laki yang bersamamu itu, apakah dia temanmu?" tanya Ghie


"ah iya, kami baru saja kenalan tadi secara kebetulan" jawab Chun Hei


"begitu ya…hari ini orang-orang yang mencari masalah dengan temanmu beruntung karena tidak berurusan dengannya lebih panjang" ucap Ghie


Chun Hei merasa heran dengan penjelasannya


Ghie melanjutkan penjelasannya sebelum Chun Hei bertanya


"kemungkinan terburuknya…mereka semua akan mati saat ini juga…temanmu itu sangat berbahaya, aku bisa pastikan itu dengan penglihatanku!" nada suara Ghie menjadi tegas


"ma…mati? apa Surya seorang pembunuh bayaran?!" Chun Hei terkejut dengan ucapan Ghie


"tidak…temanmu itu memiliki kekuatan supranatural" ucap Ghie


"bagaimana kau bisa tahu?!" tanya Chun Hei


tiba-tiba Ghie memejamkan matanya sejenak…dan saat membuka matanya…sebelah matanya mengeluarkan cahaya putih yang bersinar terang

__ADS_1


"karena aku adalah ahli paranormal" jawab Ghie



__ADS_2