End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 58. Cross The Limit


__ADS_3

para hunter Korea tiba di tengah pulau Jeju.


mereka melihat beberapa dari leviathan yang terbakar hangus oleh serangan milik Irene.


"nona Irene, kau baik-baik saja?" tanya Chun Hei.


"ah, iya tentu saja" jawab Irene sambil memegang bahu kanannya.


"tampaknya mereka mulai menyadari kedatangan kita!" ucap Jin-Ho.


belasan leviathan yang terluka mulai mengelilingi hunter Korea.


~Kieeek


"mereka yang disini sudah pasti terkuras banyak tenaganya akibat serangan nona Irene, kita selesaikan yang disini dengan cepat!" ucap Min-Jun.


seluruh hunter Korea mengangguk setuju.


"kalau begitu kalian harus mengirit penggunaan mana kalian!" Woong Suck tersenyum.


ia berjongkok dan meletakan kedua telapak tangannya ke tanah, seketika muncul cahaya hijau yang mengelilingi tubuh para hunter.


~Sriiingg


"aku merasa vitalitasku meningkat!" ucap Hak-Kun.


"ini skill buff umum para healer, namun aku telah memodifikasinya dan menjadi skill milikku sendiri" Woong Suck tersenyum.


"yoshh, terima kasih nona woong!" ucap Ha-Neul.


~Wushhh


Ha-Neul maju terlebih dahulu ke sisi timur dan mengeluarkan pedang panjang nan tipisnya seperti sebuah katana.


~Kiekkk


leviathan membuka mulutnya dan akan melahap Ha-Neul tepat dari depan.


~Crraaaattt


tetapi Ha-Neul menghindar ke sampingnya dan merobek mulut kanan leviathan hingga ke perutnya.


~tap


Ha-Neul mendarat dan telah membunuh satu leviathan.


'sisiknya menjadi sedikit lunak berkat serangan nona Irene' membatin Ha-Neul.


di sisi lain…


~BOOM…BOOM…BOOM


Jin-Ho memukul sisi kanan kepala leviathan, kemudian sisi kiri dan membogem kepala leviathan dari sisi kanan dan kirinya dengan kedua tangannya.


setiap pukulannya mengeluarkan api sehingga membuat pertahanan dan fokus leviathan menghilang.


~tap


Jin-Ho naik ke atas kepala leviathan tersebut dan…


~Craakk


Jin-Ho memutarkan badannya agar kepala leviathan ikut berputar dan itu membuat leher leviathan patah dan mati seketika.


di sisi lainnya…


leviathan mencoba menyerang Chun Hei dari depan.


~Kieekk


Chun Hei melompat.


~Wushh


leviathan sudah menunggu kesempatan tersebut dan ia akan segera menyerang Chun dengan ekornya.


namun Chun sudah mempersiapkan counter serangannya.


ketika ekor tersebut mendekat.


~Slash


Chun Hei berputar di udara sambil mengayunkan pedangnya sehingga ekor leviathan terputus.


tidak hanya sampai disitu, Chun Hei melemparkan pisau belati ketika di udara ke arah mata leviathan.


~Cratt


~Kiekk


mata kiri leviathan menjadi buta, sehingga membuatnya mengamuk.


ketika Chun Hei mendarat, ia berada di sebelah kanan leviathan sehingga leviathan dapat melihatnya.


Chun Hei berjalan dan tidak memperdulikan leviathan di belakangnya yang sudah siap membalaskan dendamnya setelah mata kirinya dibuat buta.


tiba-tiba…


~BOOM


kepala leviathan terpental ke tanah oleh pukulan keras dari Myung-Ki.


kemudian Chun Hei melompat dan menusukan pedangnya tepat di kepala leviathan tersebut.


'ini jauh lebih mudah, tapi ini baru dimulai!' membatin Chun Hei.


mereka telah mengalahkan belasan leviathan yang sudah lemah karena serangan Irene.


namun serentak mereka menatap ke sebuah goa yang ada di depan mereka.


terdengar suara raungan di dalam goa tersebut.


'firasatku buruk tentang ini!' membatin Jin-Ho.


~Woshhh


tiba-tiba bola api besar memasuki goa tersebut…itu adalah api milik Irene.


~BOOM

__ADS_1


api tersebut meledak didalam goa.


'apa ini bekerja?' Irene merasa gugup.


beberapa saat setelah ledakan bola api, suasana menjadi sunyi dan hanya terdengar suara api yang membakar ranting-ranting pohon.


bagian luar kekkai.


pertarungan hunter Jepang sedikit lebih sulit karena para leviathan tidak ikut terkena serangan Irene.


~boom…crakk


"Ahahaha!!" Ryuji memukul dan menginjak kepala leviathan lalu melompat ke leviathan lainnya.


~Zrattt


"Ughh!!" perut Ryuji di gigit oleh leviathan dan dirinya diputar berkali kali dengan kecepatan tinggi.


namun tiba-tiba perut Ryuji mengeluarkan cahaya hijau.


~Sriiing


luka diperutnya langsung sembuh seketika.


Ryuji memegang gigi taring leviathan dan mematahkannya.


~Crakkk.


"Sour touch!!"


~Trashhh


ketika Ryuji menempelkan tangannya di kepala leviathan, kulit serta daging leviathan meleleh.


~Kieekk


gigitan leviathan lepas, Ryuji dengan cepat merayap ke kepala leviathan dan mengambil kedua matanya.


~Crat…crat


~Kie-


~BOOM.


saitama memberikan pukulan terakhir kepada leviathan.


mereka berada di tim Charlie yang terdiri dari Ryuji, Saitama, Kanao, dan Touka.


di tim Beta terdapat Sakura, Mitsuha, Shiro, dan Yato.


lalu di tim Alpha terdapat Kato, Mikami, Otsuka, dan Shiba.


'monster ini merasa dirinya cepat ya?!' membatin Shiba.


Shiba tersenyum menatap empat leviathan yang maju sekaligus.


~Srattt.


ia melebarkan kakinya dan memasang kuda-kuda serang.


ia mengeluarkan katana panjang yang ia simpan di pinggangnya.


"huhh"


~Wush


~Crattt


sayangnya tebasannya tidak berhasil membuat kepala leviathan terputus, dan itu membuatnya terkejut.


ia melihat kebelakang dimana leviathan itu tersayat.


~Kieekk


tiba-tiba di depannya terdapat satu leviathan yang sudah membuka mulutnya.


~Crattt.


Shiba menahan mulut leviathan yang terbuka dengan menusukan katana miliknya ke mulut leviathan, sedangkan Shibat berjongkok di dalam mulut leviathan yang terbuka.


"menyebalkan!!" tubuh Shiba bersinar emas.


~Crat…crat…crat…crat


Shiba mengiris kepala leviathan dari dalam mulutnya hanya dengan kedua tangannya.


kemudian ia mengambil katananya dan melompat dari mulut leviathan yang mati ke leviathan lainnya.


~Wushhh


~Kieekkk


"binasalah!!"


~Wushhhhh


~Craatttt


Shiba berputar cepat dan mengiris tubuh leviathan dari kepala hingga ekornya.


ketika Shiba mendarat, leviathan tersebut terbelah secara spiral.


"ha…ah…ha…ah…huuhh!" Shiba terengah dan menatap dua leviathan yang berada di depannya.


***


di bagian dalam kekkai.


~Kuarghhh


muncul leviathan yang ukurannya sedikit lebih besar dengan sisik hitam pekat di sekujur tubuhnya.


tidak hanya satu, belasan leviathan yang berevolusi keluar dan menuju para hunter Korea.


"sial!!" ucap Hak-Kun.


"nona Irene!!" Woong Suck berteriak dan memberikan efek buff kepada Irene.


~wuongg

__ADS_1


Irene maju paling depan.


"nona Irene, bahaya!" Hak-Kun memperingati Irene namun Irene tetap berjalan.


selangkah demi selangkah, mulai terlihat senyum beringas di wajah Irene.


setelah jarak leviathan hitam semakin dekat…


Irene jadi teringat ketika ia memasuki double gate bersama Surya, dan lagi-lagi dirinya semakin termotivasi setelah mengingat kekuatan yang dimiliki Surya.


~Kieekkk


Leviathan membuka mulutnya dan siap menggigit Irene.


"Shockwave!"


~BOOM


ledakan api terbentuk dari tubuh Irene.


~Wushhh


"gelombang kejut yang mengerikan!" ucap Hak-Kun yang sedang melindungi para hunter.


setelah beberapa saat, Irene masih tersenyum dihadapan leviathan yang tidak terpengaruh oleh serangannya.


itu membuatnya terkejut, dan kini sekujur tubuhnya mengalami luka bakar yang cukup serius.


"sekarang giliran kalian!" ucap Irene.


"Argghhh!!"


Hak-Kun berteriak dan melompat ke arah para leviathan.


ia melempar perisainya ke atas para leviathan.


ketika ia masih di udara, ia mengeluarkan skill pamungkasnya.


"Ultimate Gavitation!" seketika perisai tersebut meluncur sangat cepat ke bawah.


~BOOM.


perisainya menimpa salah satu leviathan.


leviathan tersebut masih bisa bergerak dan itu membuat Hak-Kun murka.


"Increase 4x!"


gravitasi perisai tersebut semakin kuat namun lagi-lagi leviathan tersebut masih bisa bergerak.


'Sial!!'


"Increase 12x!!"


~Boom


tekanan tanahnya semakin kuat.


namun leviathan tersebut masih dapat terbangun walau kesulitan.


"baj*ngan kau…Increase 40x!!"


~Booom


leviathan tersebut tertekan hebat oleh gravitasi perisai milik Hak-Kun.


darah mulai keluar deras dari dalam hidung, telinga, dan mulut Hak-Kun.


"hunter Hak-Kun!" Chun Hei berteriak.


"ughh…tidak ada gunanya jika kita menahan diri sekarang!" ucap Hak-Kun yang terengah.


~Craatt


tubuh leviathan yang tertimpa perisau Hak-Kun hancur.


beberapa leviathan masuk kembali ke dalam goa, namun masih ada sembilan leviathan yang menyerang.


"kau benar, hunter Hak…tidak ada gunanya jika kita menahan kekuatan kita disini!"


~crak…crak


"Reinforcement!" ucap Jin-Ho.


armor yang ia kenakan sebelumnya hancur ketika tubuh Jin-Ho membesar.


tubuhnya kini memiliki ukuran lebih dari dua meter.


kini ia dilapisi full armor yang tercipta dari tubuhnya dan beberapa bagian seperti lengan dan kakinya terbakar oleh api.


bahkan rambutnya kini berubah menjadi api putih dan memiliki satu tanduk panjang di keningnya.


~BOOM


Jin-Ho melompat dan meremas salah satu leher leviathan dan menarik secara paksa hingga terputus.


"ARGHHH!!" Jin-Ho berteriak.


para hunter terkejut melihat hunter Jin-Ho.


"jadi itu adalah wujud sejati hunter Jin-Ho!" ucap Woong Suck.


disusul kilat putih yang melaju cepat dan membantu Jin-Ho…itu adalah Ha-Neul.


kemudian yang lainnya juga mulai mengeluarkan kekuatan penuh mereka.


"baiklah, ini akan menjadi lebih menarik!!" ucap Woong Suck.


ia mengeluarkan sekantung pil yang memiliki efek buff.


tidak hanya satu, ia memakan seluruh pil nya dan kini matanya menjadi merah.


"aku akan bangga mati disini sebagai hunter!" ucap Woong Suck.


ia memberikan buff besar sesuai dengan tipe para hunter.


strengh untuk fighter, mana untuk mage, vitality untuk tanker, dan dexterity untuk assassin.


~Boom…boom…

__ADS_1


~cratt…cratt…sreet…slash


mereka menyerang dan menerobos masuk ke dalam goa.


__ADS_2