
[Lantai.55]
Surya melihat iblis dengan ukuran raksasa, iblis itu duduk seperti manusia yang kelebihan berat badan dengan membawa senjata yang menyerupai pemukul kasti yang ukurannya juga besar.
sedangkan disekitarnya terdapat iblis kelas atas yang datang ke arah Surya.
'untuk iblis kelas atas, aku tidak kesulitan untuk melawan mereka!' Surya berpikir sambil menyerang iblis yang datang.
~Zzt…ztt
~crat…crat
meskipun menghindar sambil menyerang iblis disekitar, mata Surya hanya terfokus kepada iblis raksasa yang terdiam.
'yang satu itu tidak bergerak! Gory!'
Surya telepati dengan Gory dan memberinya perintah untuk menyerangnya dari langit.
~WOSHH
Gory langsung menyemburkan api ke arah iblis raksasa tersebut.
tidak ada reaksi apapun dari iblis itu hingga api milik Gory telah mendekat.
tiba-tiba…
~Wushh
seketika iblis itu menghilang dari posisi duduknya.
"DIMANA?!" Surya sangat terkejut dengan pergerakan iblis raksasa tersebut.
Gory tiba-tiba merasakan sesuatu yang besar di atas kepalanya.
saat ia menengok ke atas.
~BOOOM
iblis itu memukul Gory dengan telak hingga terpental dan menabrak bangunan yang terbakar hingga hancur.
"Gory!!" Surya berteriak.
"aku baik-baik saja, tuanku!" ucapan Gory tidak mewakili salah satu sayapnya yang patah.
'Sialan!! aku harus menghabisi yang satu ini dulu!'
Surya menatap iblis raksasa yang juga menatap Surya dan tersenyum.
Surya memasang kuda-kuda.
~Crak…Boom
Surya melesat secara garis lurus dengan kecepatan yang mengerikan.
dalam waktu singkat ia mempersempit jaraknya dengan iblis tersebut.
namun iblis raksasa itu telah menunggunya dan iblis itu memukul senjatanya ke tanah untuk mengenai Surya yang mendekat.
Surya menyadari ada bayangan raksasa dari sebuah benda yang ada di atas kepalanya.
~Duarr
Surye menyadari serangan tersebut dan menghindar dengan cepat.
~wush…wush…wush
Surya menghindar dan langsung menuju ke arah kepala iblis tersebut dengan berlari di tangan iblis itu.
iblis itu juga mengetahui tujuan Surya, ia langsung menggunakan tangan kirinya untuk menepuk Surya yang berada di lengan kanannya.
Surya berhenti dan mengencangkan kedua kakinya, kemudian melompat tinggi ke udara.
ketika di udara, Surya mempersiapkan serangannya.
namun ia telat menyadari bahwa tangan kanan iblis itu bergerak cepat, mengayunkan senjatanya ke arah Surya yang sedang di udara.
"Sial!!" Surya melihat senjata besar yang mendekat.
~BOOOM
Surya terpental ratusan meter dengan telak.
"Tuanku!!" Vanity dan Gluttony marah besar melihat tuannya yang diserang.
serentak mereka berdua langsung menuju iblis raksasa tersebut dengan cepat.
"mati kau ba*ingan!!"
Vanity lebih dulu maju dan mengepalkan tinju kanannya, iblis itu juga siap meluncurkan tinju kirinya.
~BOOOM
tinju Vanity beradu dengan tinju raksasa iblis tersebut.
ledakan mana terjadi di sekitarnya.
iblis itu sedikit mundur akibat tinju dari Vanity.
__ADS_1
iblis raksasa itu akan memukul Vanity dari samping dengan tangan kanannya.
ketika tinju kanan iblis itu mendekat, Gluttony melaju dengaj cepat dan berada di depan mata iblis raksasa tersebut.
perubahan lain terjadi pada Gluttony…kini ia berubah ke mode assaultnya.
rahangnya kini terbuka sangat lebar hingga robek sampai ke lehernya…di mulutnya muncul ratusan gigi yang runcing ke arah dalam.
sedangkan kukunya menjadi lebih panjang dan menyala seperti besi yang dipanaskan.
~Crat…cratt…cratt
~Kuarggghh
Gluttony mengamuk di atas wajah iblis itu.
ia merobek mata iblis tersebut dan menggerogoti wajah iblis tersebut dengan cepat.
di kejauhan…
Surya melihat prajuritnya yang berusaha mati-matian demi dirinya.
[HP anda berada dibawah 30%]
[Buff : God of War diaktifkan]
Surya tersenyum walau wajahnya dipenuhi darah.
"Bagus!! aku sangat ingin mencoba yang ini!!"
[Sprint : active]
Surya memasang kuda-kudanya dan bersiap.
seluruh tubuhnya dipenuhi aura membunuh yang mengerikan.
urat-urat di seluruh tubuhnya terlihat dan mengeluarkan cahaya merah darah.
~Crakk…BOOOM
hentakan kaki Surya membuat gelombang kejutan yang besar.
~Wushhhhh
ketika iblis itu membuang Gluttony dan Vanity jauh-jauh…ia tidak menyadari keberadaan yang sangat kuat sudah berada di depan matanya.
~BOOOM
Surya memukul wajah iblis tersebut.
pukulan yang kuat dengan konsentrasi mana yang mengerikan, membuat tubuh bagian atas iblis raksasa tersebut meledak tanpa sisa.
kini iblis itu mati dengan telak dan hanya tersisa tubuh bagian bawahnya saja.
[Anda naik level]
~Crak
"Sial!"
Surya merasakan bahwa lengan kanannya patah.
buff God of War membuat stat STR nya dikalikan 8 hanya dalam waktu sementara.
namun tubuh Surya belum kuat untuk menangani dampak penggunaannya.
ketika Surya mendarat di tanah, ia langsung memulihkan dirinya dengan Instant Recovery.
[Instant Recovery : active]
perlahan tubuhnya pulih kembali…tangannya yang patah juga dipulihkan dengan cepat.
kemudian para prajuritnya mendekat dan menunduk.
"maafkan hamba yang lemah ini, tuanku!" mereka ketakutan karena tidak bisa melindungi tuannya.
namun Surya hanya memberikan perintah.
"habisi mereka dengan cepat!" ucap Surya.
"aku tidak akan mengecewakanmu, tuanku!"
"seperti yang tuanku perintahkan!"
mereka berpencar dan menghabisi iblis yang tersisa dan melindungi Surya yang sedang memulihkan dirinya.
lalu Surya melihat sesuatu yang bersinar dibawah kakinya.
"hmm?"
Surya berjongkok dan mengambil sebuah batu yang bersinar merah.
[Anda mendapatkan drop mini boss]
[Orb of Fury 「rank-S」: menggandakan serangan sihir pengguna secara instant]
"Waah…ini orb dengan kualitas tinggi!!" Surya tertawa.
__ADS_1
'ini akan sangat berguna untuk pertarunganku kedepannya!' membatin Surya dan menyimpan Orb tersebut ke inventory miliknya.
Surya melihat sekeliling dimana seluruh iblis di lantai 55 sudah dikalahkan.
"Hufft" Surya menarik nafas lega dan melihat jumlah soul yang telah dikumpulkan.
[Abyss Soul : 56800/100000]
[Cursed Soul : 111000/???]
***
tiga hari kemudian…
di gedung asosiasi hunter Korea.
Luxia memasuki ruangan ketua dan berbicara kepada ketua asosiasi.
"ketua Ghie…para hunter dari Jepang sudah tiba di Korea" ucap Luxia.
"baiklah, siapkan kamar hotel untuk mereka dan beritahu bahwa rapat akan dimulai siang ini" ucap Ghie.
Ghie menatap layar proyektor yang menampilkan situasi pulau Jeju melalui satelit.
"puluhan cahaya kecil itu bergerak mengelilingi cahaya besar yang lokasinya tepat di pulau Jeju"
Ghie memperhatikan cahaya besar tersebut.
"jika dia memang boss dari gate tersebut, mengapa dia hanya diam?! bukankah dia seharusnya bisa menyeberangi lautan?!"
"hmm" Ghie membiarkan pemikirannya begitu saja karena tidak ingin terlalu memusingkannya sendirian.
'tapi aku sedikit penasaran!' Ghie menatap ke arah laut yang lokasinya cukup jauh dari pulau Jeju.
ia menggunakan kemampuan khusus dari matanya, ia merasakan sesuatu yang janggal.
'yang satu ini cukup jauh dari kawanannya, dan mengapa ia juga terdiam?!'
Ghie menatap satu cahaya yang cukup besar dari puluhan cahaya lainnya, namun tidak lebih besar dari cahaya yang ada di pulau Jeju.
cahaya kecil itu mendekati perbatasan laut China dan tidak bergerak.
***
di hari yang sama…
di menara kehancuran…
"huff, ini sangat bagus semenjak aku mendapatkan orb ini!"
ucap Surya sambil menatap orb yang ia peroleh dari mengalahkan mini boss lantai 55 tiga hari yang lalu.
"ini hampir selesai!" ucap Surya yang menatap pesan sistem.
[Lantai.74]
"aku harus segera menyelesaikannya agar tidak membuat Mora khawatir!" ucap Surya.
kemudian Gory berbicara pada Surya.
"Pasukan lainnya sudah menunggumu, tuanku!" ucap Gory.
Surya sedikit terkejut.
'pasukan lainnya?' membatin Surya.
kemudian ia segera menuju ke lantai selanjutnya.
[Lantai.75]
ketika Surya tiba…didepannya sudah ada dua sosok berzirah yang bertekuk lutut ke arah Surya.
yang satu mengenakan zirah kecoklatan dengan ukuran badan kurang lebih dua meter.
dan sosok lainnya mengunakan zirah hitam pekat yang bersinar, di sekeliling tubuhnya dipenuhi oleh listrik berwarna hitam kebiruan.
Surya sudah mengetahui siapa kedua sosok yang ada didepannya, namun ia sedikit terkejut dengan pesan dari sistem.
[one of the 21 commander generals queen of war]
[9th general]
[Quinterra 「Rank-SS」]
one of the 21 commander generals queen of war]
[8th general]
[Raothun 「Rank-SS」]
mata Surya menyipit.
pertama ia melihat sosok yang mengenakan zirah kecokelatan…itu adalah Quinterra, dan yang satunya adalah Raothun.
'aku bisa merasakan perbandingan kekuatan mereka dibanding Gluttony, Vanity, dan dua prajurit lainnya!'
Surya melihat perbedaan aura yang dimiliki kedua sosok berzirah tersebut.
__ADS_1
keduanyanya memiliki loyalitas yang tinggi dan tidak bergerak sama sekali.
'mereka sangat kuat!' membatin Surya menatap keduanya.