
Keesokan harinya.
hari terlihat lebih cerah dari hari biasanya, dan orang-orang telah berkumpul di satu tempat untuk menyaksikan raid dari guild yang akan segera di resmikan.
kabarnya, guild ini meminta hak spesial dari asosiasi hunter, namun banyak pejabat yang tidak setuju dengan ketentuan dari hak tersebut.
karena adanya aturan jumlah anggota dalam sebuah raid, itu bertujuan untuk mengurangi kecelakaan yang terjadi di dalam gate.
namun kini, dimana sebuah gate hanya akan dimasuki oleh satu hunter saja, namun hunter ini memiliki kekuatan yang dapat membuktikan bahwa ia dapat menyelesaikan gate sendirian.
para wartawan mengelilingi guild yang akan menjalankan raid pertama nya.
mereka sibuk merekam, dan mencari informasi mengenai guild maupun anggota guild tersebut.
sedangkan masyarakat yang ikut menonton, beberapa orang menyimpan rasa kagum dan beberapa orang menyimpan keraguan terhadap guild tersebut.
Cala Guild.
guild yang beranggotakan tiga orang, yaitu Surya Yeon-Jun sebagai guildmaster, Lilia sebagai Vicemaster, dan Su Jin-Ae.
Surya, Lilia, dan Jin Ae berada di depan sebuah gate high rank-B.
gate tersebut memiliki ukuran serta konsentrasi mana yang cukup besar dari pada gate rank-B lainnya.
Surya sudah terbiasa berdiri maupun memasuki gate, tapi tidak dengan dua anggota lainnya.
Surya menatap kedua anggotanya yang cukup gugup.
"apa kalian yakin akan ikut?" tanya Surya.
ia menatap dua wanita yang menggunakan armor untuk melindungi diri mereka.
"ah iya, kami yakin!" jawab Lilia dengan raut wajahnya yang terlihat resah.
"aku sering menonton raid dari Mugunghwa Guild melalui rekaman, ku…kurasa aku akan terbiasa" ucap Jin-Ae dengan keringat di dahi nya.
'aku memberikan armor kepada mereka untuk jaga-jaga, tapi sepertinya itu tidak terlalu dibutuhkan' membatin Surya.
tiba-tiba petugas pengawas membukakan jalan.
dari belakang penonton, ketua asosiasi hunter, asistennya, dan beberapa pengawas lainnya datang ke arah Surya.
"ketua!" ucap Surya.
ia terkejut karena ketua asosiasi yang biasanya menggunakan jas hitam, kini menggunakan full set armor kecuali helm zirahnya.
"ah, aku hanya ingin mengawasi raid nya saja" ucap Ghie dengan senyuman.
tiba-tiba Luxia yang menggunakan armor berwarna hijau mendekati Surya.
"tuan hunter, bisakah kami mengukur kekuatan prajurit anda?" tanya Luxia.
beberapa hari sebelumnya, hak yang diminta Surya kepada Ghie adalah menggantikan jumlah anggota hunter dalam suatu raid dengan pasukannya.
karena itu wajar saja jika prajurit Surya harus diukur terlebih dahulu kekuatannya.
"baiklah" jawab Surya.
~Wuoong
seketika di sekitar Surya muncul tujuh gate kecil, melihat hal tersebut semua orang terkejut.
"gate?!"
"lihat! ada banyak gate disekitar hunter Surya!"
setelah beberapa saat, prajurit yang Surya panggil menapakkan kakinya ke tanah dan berdiri mengelilingi Luxia dan beberapa petugas.
Gluttony, Emptiness, Vanity, Raothun, Quinterra, Serena, dan Drogoda.
Surya tidak ingin mengejutkan publik dengan mengeluarkan prajurit yang lebih kuat maupun seekor naga berkepala tiga.
keraguan muncul di wajah Ghie dan Luxia.
'dua wanita yang di sebelah hunter Surya…auranya sangat mengerikan!!!' membatin Ghie.
"ja…jadi ini prajurit ketua?!" Jin Ae merasa gugup.
sedangkan Lilia memikirkan hal yang berbeda.
__ADS_1
'dimana sosok wanita yang memiliki banyak ekor?' membatin Lilia.
~Gulp
Luxia yang memegang alat ukur hunter, berjalan perlahan ke arah Vanity.
"ba…baiklah, aku mulai!" ucap Luxia yang gugup.
ketika alat ukur tersebut mulai mengukur kekuatan Vanity…
~Csstt!!
mata Luxia menyipit.
"error? apa alat ini rusak?!" Luxia menjadi tegang.
ia mencoba mengukur ulang prajurit Surya, namun hasilnya tetap sama.
"Percuma nona Luxia, alat itu hanya dapat mengukur hingga hunter rank-A saja" ucap Ghie sambil tersenyum.
mendengar hal tersebut, Luxia menyadari bahwa monster berzirah yang berdiri di depannya memiliki tingkatan melebihi hunter rank-A.
yang artinya, Luxia tidak memiliki kesempatan untuk menang jika harus berhadapan dengan prajurit Surya.
'ketua tidak salah! bodoh sekali orang-orang yang melarang permintaan hak dari hunter Surya!' membatin Luxia.
"baiklah, kalau begitu kunyatakan bahwa Cala guild dapat memulai raid!" ucap Ghie.
~cekrek…cekrek
momen tersebut diabadikan oleh para wartawan dimana seorang ketua asosiasi menjadi pengawas raid guild yang akan berdiri.
"ayo!" ucap Surya.
Surya, Lilia, Jin Ae, Ghie, dan Luxia beserta tujuh prajurit Surya memasuki gate.
[Anda memasuki gate] pesan sistem muncul.
mereka tiba di dalam gate yang memiliki interior gate berupa goa.
dihadapan mereka muncul puluhan monster tipe binatang buas yang memiliki bentuk menyerupai gorila.
Lilia dan Jin Ae merasa gugup ketika melihat monster berada beberapa meter didekatnya.
tiba-tiba Surya berkata…
"kembalilah!"
dalam sekejap, tujuh prajurit yang Surya panggil, kembali kedalam gate nya masing-masing.
lalu Surya berkata…
"Zeere!"
~Wuoong
sesosok wanita berambut perak kemerahan muncul dari dalam gate dan bertekuk lutut kepada Surya.
melihat sosok tersebut, Luxia dan Ghie bergetar ketakutan.
'astaga! apa-apaan dengan konsentrasi mana yang dimiliki wanita itu?! sejak kapan hunter Surya menjadi sekuat ini?!' Ghie ketakutan.
'aku kesulitan bernafas ketika merasakan aura wanita itu!' membatin Luxia.
Lilia yang melihat Zeere merasa familiar dengan sosok wanita yang ia lihat kemarin.
Surya penasaran dengan apa yang akan dilakukan Zeere, karena itu ia memerintahkannya…
"bunuh semua monster" ucap Surya.
Zeere berdiri dan menganggukkan kepalanya, kemudian berjalan ke arah puluhan monster.
~tap…tap…tap
seketika…
~Sriing!!
~Zrat…zrat…zraat
__ADS_1
aura merah melaju dengan kecepatan yang mengerikan.
kemudian Zeere berbalik dan berjalan ke arah Surya sambil membawa satu kepala monster tersebut.
Zeere membantai para monster yang ada dihadapannya dalam sekejap mata.
ia menaruh satu tangannya di dada sebagai penghormatan terhadap Surya.
Surya menatap ke arah kedua tangan Zeere yang dilapisi sarung tangan besi.
sarung tangan besi tersebut beresonansi dan mengeluarkan cahaya merah ketika melawan puluhan monster.
"mu…mustahil!" ucap Luxia.
'monster ini…dia jauh lebih kuat dari dua monster sebelumnya!' Ghie mengerutkan dahinya.
Surya berjalan mendekati Zeere dan mengelus kepalanya sebagai apresiasi dari usahanya.
Zeere merasa terhormat ketika kepalanya di elus elus oleh tuannya.
kemudian Surya memanggil kembarannya.
"Seele"
…
~Wuong
sebuah gate kecil memunculkan prajurit Surya yang lainnya.
Seele yang merupakan high general nomor dua adalah kembaran dari Zeere.
'itu dia!' membatin Lilia ketika melihat Seele.
Luxia dan Ghie tidak dapat berkata kata sedikitpun karena mereka merasakan aura yang sama kuatnya seperti Zeere.
'tidak hanya satu, tapi ada dua wanita sekuat itu!' membatin Ghie.
Seele dan Zeere bertekuk lutut kepada tuannya, Surya memberi perintah kepada mereka berdua.
"kalahkan semua monster dengan kecepatan yang kalian bisa…sekarang!!" ucap Surya.
kedua wanita tersebut mengeluarkan senyum beringas dan menerima perintah tuannya dengan senang hati.
…
~Sring…sring
keduanya langsung melaju dengan sangat cepat ke bagian dalam gate.
Surya mengabaikan Zeere dan Seele yang melaju dengan cepat.
ia lebih memilih berjalan dengan santai ke bagian dalam gate.
ketika Surya berada sedikit lebih dalam, ia melihat tumpukan mana kristal yang berserakan di tanah.
'mereka berdua sepertinya dapat menghancurkan tempat ini!' membatin Surya.
"keluar" ucap Surya.
~wushh
beberapa gate kecil keluar dan mengelilingi Surya, ia memanggil prajuritnya.
"cepat kumpulkan semua mana kristal yang ada disini" ucap Surya.
serentak para prajuritnya langsung berpencar dan memungut mana kristal.
'membunuh monster, mengalahkan boss, bahkan menambang mana kristal…ini sungguh hebat jika dilakukan oleh satu orang hunter' membatin Luxia.
ia kagum melihat prajurit Surya yang patuh dan dapat bekerja dengan baik dan cepat.
Ghie mendekati Surya dan berbicara.
"hunter Surya…untuk meresmikan sebuah guild, melaksanakan satu raid saja sudah cukup, terlebih dengan kekuatan tempurmu yang mengerikan…jika tidak keberatan, bolehkah aku tahu tujuanmu sebenarnya?" tanya Ghie.
Surya tersenyum dan tanpa ragu ia memberikan jawabannya.
"Konferensi Pers di London" ucap Surya.
__ADS_1