End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 43. Dire Fenrir


__ADS_3

Perintah diberikan kepada Vanity dan Gluttony…Gluttony mulai memunculkan wujud aslinya.


karena perintah dari tuannya untuk mengeluarkan penuh.


~KUORRGHHH


kini Gluttony kembali menjadi sosok monster mengerikan dengan 4 tangan dan cakar buas yang sangat panjang dan tajam.


sedangkan Vanity hanya berdiri tegap dan terdiam…namun sekujur tubuh yang dilapisi armor mulai mengeluarkan garis-garis cahaya berwarna merah seperti urat-urat yang ada ditubuhnya.


'mo…monster!!' Irene tidak dapat berkata apapun dan berusaha menangani ketakutan di seluruh tubuhnya.


hal yang serupa terpikirkan oleh seluruh anggota tim yang menyaksikan.


dari arah yang berlawanan…puluhan ribu fenrir membalas raungan Gluttony sebagai pernyataan perang.


"Tuanku!!" mata Gluttony bersinar.


"majulah!" ucap Surya.


~BOOOM


dalam sekejap Vanity dan Gluttony melaju dengan kecepatan tinggi.


terbagi menjadi dua sisi antara kanan dan kiri…Gluttony mengambil bagian di sebelah kanan, sedangkan Vanity di sebelah kiri.


~kuorgghh


~Cratt…crr…cratt…cratt…crat


dengan kecepatan yang mengerikan, Gluttony menebas, menusuk, dan menggigit ratusan Fenrir hanya dalam beberapa menit.


[Cursed Soul : 871/???]


[Cursed Soul : 903/???]


[Cursed Soul : 1423/???]


'jiwa yang terkumpul melesat dengan cepat?! apa ini ulah Gluttony?' membatin Surya.


~BOOM…BOOM…BOOOM


suara ledakan beruntun tercipta di sisi sebelah kiri…itu adalah bagian Vanity.


Surya melihat dari kejauhan.


dengan tangan kosong…Vanity membabi buta para monster, dalam sekali pukul dirinya dapat langsung membunuh puluhan Fenrir.


"ini seperti serangan jarak jauh yang dilakukan dengan jarak yang sangat dekat!" ucap Surya.


serangan jarak jauh identik berskala luas seperti fire ball, namun Vanity melakukannya dengan jarak yang dekat.


pembantaian berskala besar tercipta.


padang es putih kini mulai menjadi merah karena bercampur dengan darah.


~Craat…cratt…cratt


~Kuorgghh


~BOOM…BOOM


[Cursed Soul : 2189/???]


[Cursed Soul : 2874/???]


[Cursed Soul : 3501/???]


'kecepatan membunuh yang luar biasa!' membatin Surya.


ia mulai khawatir dengan anggota tim nya yang ketakutan melihat pemandangan yang mengerikan.


namun kini pemandangan tersebut menjadi lebih menakutkan, karena Gluttony mulai memakan para Fenrir hidup-hidup.


rahangnya terbuka lebar, dimana setiap tangannya menusuk Fenrir dan mulutnya langsung melahap Fenrir yang mendekat ke arahnya.


~Grrrrrrr


aura membunuh keluar semakin kuat dari Gluttony.


namun pemandangan yang lebih mengerikan terjadi dengan apa yang dilakukan Vanity.


sebelumnya ia membunuh dengan pukulan keras dengan skala yang luas…namun kini dirinya mulai memisahkan kepala Fenrir dari badannya dan menumpuk kepala tersebut hingga tinggi seperti sebuah bukit.


melihatnya, Surya menjadi teringat tumpukan mayat yang menggunung, dimana ia melihatnya di dalam mimpinya.


"ini bukan lagi pertarungan hunter melawan monster! ini pertarungan monster melawan monster!" ucap salah satu hunter.


"nona Irene, apa kau tahu asal usul hunter Surya?" tanker bertanya.


"tidak…ini pertama kalinya aku bertemu dengannya" ucap Irene.


"aku tidak pernah melihat kejadian seperti ini gate yang pernah ku masuki selama ini!" ucapan tanker terkesan ketakutan.


"a…aku juga!"


Irene memandang dua monster yang masih membantai dengan sadis dalam kesenangan mereka sendiri.


30 menit telah berlalu.


[Cursed Soul : 23700/???]


jumlah jiwa yang terkumpul melebihi ekspetasi Surya.


'kukira akan memakan waktu yang lama untuk menghabisi mereka! andai saja puluhan Fenrir ini memberiku exp' Surya merasa kesal.


"Cih!"


terciptanya tumpukan mayat Fenrir yang menggunung dan kolam darah yang mengalir…para hunter menatap ketakutan pemandangan menakutkan tersebut dari atas altar raksasa.


beberapa hunter muntah karena tidak kuat melihat pemandangan tersebut.

__ADS_1


namun ekspresi Surya tidak menunjukan sedikitpun kesenangan di wajahnya.


"ini masih belum berakhir!"


karena Vanity dan Gluttony baru menghabisi kurang lebih sepertiga dari seluruh pasukan Fenrir.


"jika ini berakhir menjadi gate break…maka hancur sudah Korea!" ucap Surya.


Surya melirik ke arah Vanity dimana dirinya berdiri gagah menatap ratusan Fenrir yang mendekat ke arahnya.


'dia masih menyembunyikan kekuatannya! dasar sombong!' membatin Surya.


Surya menatap kembali pasukan Fenrir yang tidak ada habisnya.


Surya menyadari bahwa kedua prajuritnya sama sekali belum kelelahan…tapi dia tidak ingin mental para hunter terganggu akibat melihat pemandangan yang tidak ada habisnya.


"kau…apa kau bisa menggunakan skill holy shield?" Surya bertanya kepada tanker.


"ah tentu" ucap tanker.


"gunakan sekarang! dan kau healer…apa kau bisa menggunakan beberapa skill blessed? apapun itu" kini Surya bertanya kepada healer.


healer tersebut mengangguk bisa.


lalu mereka menggunakan skill yang Surya perintahkan dengan segera.


"terima kasih!" ucap Surya.


kini dia maju sedikit lebih ke depan.


'kuharap itu bisa mengurangi dampaknya!'


itu mengacu kepada skill yang healer dan tanker tersebut gunakan.


segera Surya merilis seluruh aura di sekujur tubuhnya.


[War Cry : active]


Surya menarik nafasnya dalam-dalam.


"ARRRRGGHHH!!!"


~Wuooongg


jeritan perang dari seorang yang terpilih menjadi raja terkuat.


jeritan tersebut mengeluarkan gelombang kejut dan aura yang mengintimidasi seluruh makhluk hidup yang mendengarkannya, puluhan ribu Fenrir, para hunter, bahkan Gluttony dan Vanity bergetar ketakutan mendengar raungan tersebut.


"ughh…suara apa itu!!" Irene mengerang kesakitan.


para hunter mulai merasakan sakit di telinganya dan merasakan pusing, mereka seperti ditekan gravitasi yang kuat secara paksa.


begitu pula terjadi oleh kedua prajurit Surya…namun setelah mendengar raungan tersebut…semangat dan aura membunuh muncul semakin kuat oleh kedua prajurit tersebut.


"merupakan suatu kehormatan menjadi bawahan sang raja!" ucap Gluttony.


~Kuargghh


"Sang raja telah menunjukan perwujudan nyatanya…akan kupenuhi keinginannya…kalian para parasit…sayang sekali akan binasa disini!" Vanity mengeluarkan suara berat dari dalam helm zirahnya dan bersikap sombong seperti namanya.


setelah raungan Surya berakhir…Vanity dan Gluttony mendekat dan maju bersama, jarak mereka hanya beberapa meter saja.


karena tidak ada lagi pembagian sisi kanan dan kiri…mereka menjadi lebih serakah dan membasmi ribuan Fenrir dalam waktu yang singkat.


~Craat…boom…cratt…boom


keduanya berlomba lomba menunjukan kekuatan dan kesetiaan untuk tuannya.


[Cursed Soul : 27180/???]


[Cursed Soul : 32500/???]


'aku merasakannya!' membatin Surya.


'aku merasa diriku bertambah kuat…namun entah mengapa aku juga merasa kekuatan itu bukan milikku!' mata Surya menyipit.


Surya menatap ke belakang dimana para hunter kewalahan dan kesakitan menahan jeritan yang Surya keluarkan.


"kalian baik-baik saja?" tanya Surya.


"sedikit! tapi tidak terlalu buruk" Irene mengangkat jempol dan tersenyum untuk meyakinkan Surya, walaupun telinganya terlihat mengeluarkan banyak darah.


tiba-tiba…


~DBOOOMM


Surya terkejut dan melihat ke arah dua pasukannya.


mereka terutup oleh kabut es akibat benturan yang keras.


'aku merasakannya!' Surya menatap kabut es tersebut.


~BOOM…BOOM


terjadi lagi sebuah benturan keras…namun kali ini Vanity dan Gluttony lah yang terpental jauh ke belakang.


~Grrhh


"kalian pasukan dari queen of war…kenapa kalian berdua menyerang sekutu kalian sendiri?!"


itu adalah suara sosok yang tersembunyi di dalam kabut.


sosok tersebut keluar dari balik kabut es…sosok prajurit berzirah es dengan tinggi 3 meter…di beberapa bagian seperti bahu, lengan, dan pinggangnya terdapat bulu putih yang lebat.


dirinya berbicara kepada Vanity dan Gluttony yang ia anggap sebagai sekutunya.


Gluttony dan Vanity menatap serius sosok tersebut.


begitu juga dengan Surya yang menatap serius pesan sistem yang muncul sebagai notifikasi


[one of the 4 commander generals King of All Element]

__ADS_1


[4th General]


[Dire Fenrir「Rank-SS」]




『System Name : Calamity


Level : 2



Tittle : Lord of All Element



Name : Surya Yeon-Jun


Level : 45


User : Cheater Job : -



HP : 20600/22200


MP : 49767/73600



INT : 236 AGI : 216


STR : 229 DEX : 216


VIT : 222 sisa poin : 3



Unique Skill :


1.) \[Absolute Word\]「Lv.1」


2.) \[Dimensional Authority\]「Lv.max」


3.) \[Synchronization\] 「Lv.max」



Side Skill :


1.) \[ Greatest Fighter\]「 Lv.2」


2.) \[Instant Recovery\]「Lv.max」


3.) \[Anti toxic\]「Lv.max」


4.) \[Sprint\]「Lv.1」


5.) \[Brave aura\]「Lv.max」


6.) \[Untouchable\]「Lv.2」


7.) \[War Cry \]「Lv.max」


8.) \[Stealth\]「Lv.?」



Equipment :


1.) \[Dragon Armor\]「rank-A」


2.) \[Dragon Claw Aura\]「rank-A」


3.) \[Dragon Sword\]「rank-A」


4.) \[Calamity Sword\]「rank-SSS」



Buff :


1.) \[Greatest Fighter: Dengan tangan kosong memberikan damage serangan sebesar 25% stat STR…\+20 stat STR & AGI\] 「Permanen」


2.) \[Dragon Armor : \+35 VIT & anti critical damage\]「Permanen」


3.) \[Dragon Claw Aura : \+35 DEX & \+15 INT\] 「Permanen」


4.) \[Dragon Sword : \+25 STR & \+ 15 AGI\] 「Permanen」


5.) \[Brave Aura : \+10 all stat\] 「Permanen」


6.) \[Calamity Sword :\+50000MP 「Permanen」\]


7.) \[Cursed Soul : 32500/???\]



Penalty :


1.)


2.)


3.)



Note : \[Level sistem akan bertambah

__ADS_1


setiap stat anda bertambah 100\] 』


__ADS_2