
"Apakah kita bisa mengalahkan makhluk itu?!"
sosok monster yang sangat besar muncul di hadapan 40 elit hunter.
penampakan monster raksasa itu mengingatkan mereka dengan apa yang terjadi di Kazakhstan.
yaitu monster dengan tinggi lebih dari enam puluh meter yang menghancurkan wilayah Astana, Kazakhstan.
~wushh
sesuatu yang aneh terjadi.
angin disekitar tertarik ke arah monster raksasa tersebut.
~wushh
"bertahaan!!"
para hunter mempertahankan pijakannya agar tidak tertarik ke arah monster kura-kura raksasa tersebut.
"monster itu, apa yang sedang ia lakukan?!"
~wuoong
ketika angin semakin berkumpul ke arah Snator, tubuhnya mulai bersinar.
hingga beberapa saat kemudian…
~BOOOM
gelombang kejut yang dahsyat dihempaskan Snator.
"kugh!!"
~BOOM
~BOOM
~BOOM
gelombang kejut itu menyebar hingga ke area pemukiman, puluhan rumah hancur karena gelombang kejut tersebut.
dampaknya terhadap masyarakat belum terlihat, namun beberapa hal buruk terjadi kepada para hunter.
~ngiiing
"uhuk! sial…aku tidak dapat mendengar apapun!"
beberapa hunter kehilangan pendengarannya akibat gendang telinga mereka yang pecah.
'ini akan cukup sulit! monster baj*ngan itu tidak membiarkan para hunter mendekat!' membatin Surya.
mereka mencoba bertahan sambil memperhatikan situasi selanjutnya.
"sepertinya tidak ada yang mengalami luka fatal!" ucap Satria.
'sial! belum apa-apa, tiga hunter sudah gugur!' membatin Satria.
"apa itu?!"
seorang hunter menunjuk ke arah Snator.
~crak…crak…crak
dari dalam tanah, mulai muncul beberapa monster.
tidak hanya itu, sekelompok iblis muncul dari atas tempurung Snator.
'pasukan ya?!' membatin Surya.
~crak…crak
monster, zombie, dan iblis…ketiganya muncul dalam jumlah yang banyak dan mereka berlari ke arah para hunter.
~kuorghh!!
"cih!!"
"ARRGHH!!"
"go…go…go!!"
para hunter bertindak tanpa arahan dari Satria yang menjadi pemimpin raid.
mereka mulai mengeluarkan kekuatannya dan melaju ke arah para iblis dan monster.
'tidak ada gunanya membentuk formasi, jumlah musuh sangat banyak!' pikir Satria.
~wushh
Satria juga maju ke arah monster.
~boom
~boom
"binasa kau!"
"sriing…sring…craat!!
para hunter mulai mengerahkan kekuatannya untuk melawan pasukan iblis dan monster yang muncul.
__ADS_1
(apa kalian melihatnya?! kini para hunter mulai bergerak melawan ratusan musuh yang muncul dari makhluk raksasa tersebut!)
raid tersebut disiarkan secara langsung melalui helikopter.
(monster-monster itu, sepertinya sangat kuat! aku berharap para hunter dapat mengatasi raid kali ini!) ucap kameramen.
(benar, sepertinya monster raksasa itu berjalan ke arah pemukiman! kita harus-) ucapan reporter terhenti tiba-tiba.
ia melihat suatu benda panjang yang melaju cepat ke arahnya.
tombak yang berapi api.
tombak itu melaju cepat sehingga reporter itu tak berkutik sedikitpun.
~BOOM
seketika tombak itu meledak sebelum menyentuh target utamanya.
'selamat!!' pikir reporter yang merasa nyawanya tidak akan selamat.
asap dari ledakan tersebut perlahan menghilang, sosok wanita bertopeng lah yang menghentikan laju tombak tersebut dengan pedangnya.
tombak yang dilempar oleh salah satu dari ratusan iblis, dengan daya ledaknya yang cukup besar…itu membuktikan bahwa ratusan iblis dan monster yang muncul sangat kuat.
~tap
wanita bertopeng itu mendarat di samping Surya yang masih mengamati pertempuran.
"kita tidak akan diam terlalu lama dan menunggu korban jiwa bertambah"
wanita bertopeng itu berbicara kepada Surya.
kemudian ia membuka sarung pedangnya yang besar.
~SRIING!!
wujud wanita itu tiba-tiba berubah.
~wushhh
rambutnya yang hitam berubah menjadi putih, zirah yang dikenakannya mengeluarkan pancaran cahaya emas.
ia memegang dua pedang dan keenam pedang besarnya mengambang di belakang punggungnya lalu berkibar layaknya sebuah sayap raksasa.
~Crak…Boom!!
wanita bertopeng itu melaju pesat melewati para hunter yang melawan monster dan iblis.
~SRIIING
wanita bertopeng itu melaju ke arah kepala Snator, kali ini Snator mencegah tindakan wanita bertopeng dengan cara yang sama.
~wuoong
~woshh!!
api besar menyembur ke arah wanita bertopeng itu, namun dampaknya berbeda dari kejadian sebelumnya.
~wuong
"Shining Cross!!"
pedang yang digenggam wanita bertopeng itu bersinar terang dan ia gunakan sebagai tameng untuk menangkis semburan api milik Snator.
~Sriiiing!!
api besar yang melaju ke arah wanita bertopeng itu terbelah menjadi empat bagian dan tidak bisa mengenai wanita bertopeng tersebut.
wanita itu melaju sangat cepat dan kini ia tiba di depan kepala makhluk raksasa itu.
ia berencana menebas kepala monster itu, namun monster yang sangat besar itu menyadari pola serangan dari wanita bertopeng.
sebelum pedang tersebut menebas kepalanya, ia memasukan kepalanya kedalam tempurungnya dan sedikit menunduk agar tebasan wanita itu mengenai tempurungnya.
~Traang!!!
hal mengejutkan terjadi.
tebasan wanita bertopeng itu hanya memberikan goresan yang menyala terhadap tempurung milik monster raksasa.
'itu mungkin pertahanan intinya!' membatin Surya.
ia masih memperhatikan pertempuran yang terjadi sehingga membuat beberapa orang yang berdiri di belakangnya khawatir.
para magician dan support mulai mempertanyakan tindakan Surya yang hanya terdiam, begitu juga Dahlan.
"hu…hunter Surya, apa kau-" ucapan Dahlan terhenti seketika.
"keluar!"
satu kata dari Surya memunculkan beberapa gate di sekitarnya.
"a…ah!!"
"mo…monster?!"
para hunter yang ada di sekitar Surya ketakutan ketika beberapa monster berzirah muncul di sampingnya.
sepuluh monster berzirah dan juga satu naga berkepala tiga seketika muncul dan bertekuk lutut kepada Surya.
serentak mereka berkata…
__ADS_1
"Your command, My lord!!!"
kemudian Surya memberikan perintah kepada para bawahannya.
"para general, bantulah manusia! dan para high-general…"
Surya menunjuk ke arah Snator dan merilis seluruh aura yang dimilikinya.
~wuooong
tubuhnya dikelilingi aura merah dan hitam, ia menggunakan skill brave aura untuk memancing amarah Snator.
"habisi dia! dengan kekuatan penuh!"
[The Existence of the Destroyer]
"dengan senang hati!" ucap para prajurit Surya.
ketika Surya mengaktifkan skill ultimate nya, langit berubah menjadi gelap.
~KUORRRGH!!!
para prajurit Surya menerima buff dari tuannya berkat skill [The Existence of the Destroyer].
satu per satu mulai berubah ke wujud sejatinya.
~kieeek!!
"hiiii!!"
salah satu mage berteriak ketika monster berzirah yang ada disampingnya berubah menjadi monster yang mengerikan.
~Wushhh
para general commander bergerak lebih dulu untuk membantu para hunter.
~Crak…crak
~Wushh
~Crat…crat!!!
puluhan batu runcing muncul dari dalam tanah dan membunuh para monster dan iblis yang ada di sekitar para hunter.
"a…apa ini?!"
~sring
sesuatu yang bercahaya melesat cepat, tepat di depan mata salah satu hunter.
~blar…blar…blar!!
kemudian di samping hunter itu terdengar suara sambaran petir berkali kali.
ketika ia menoleh ke arah suara itu, ia melihat sesosok monster yang tubuhnya menyala dan dikelilingi listrik.
sosok itu membawa dua pecut yang panjang dan menyerang para monster dengan kecepatan yang sangat cepat.
Raothun.
~kuorrgh!!
raungan monster muncul dari arah lainnya.
sosok monster melaju sangat cepat dan merobek beberapa monster sekaligus.
~Wush…wush…wush
~Sraat
~Kurgh!!
Gluttony.
tak hanya itu, kini para hunter melihat sebuah bayangan besar, ketika mereka melihat ke atas…
~Kuorghh
"i…itu?!"
sosok naga berkepala tiga telah mempersiapkan api biru yang ada dimulutnya.
~Woshhh
api itu membakar habis iblis yang berlari ke arah para hunter.
"mo…monster membantu manusia?!"
begitulah pikiran para hunter saat ini.
tiba-tiba…
~SRIIING!!!
lima sosok misterius melaju dengan kecepatan yang mengerikan dari arah belakang mereka menuju ke arah monster raksasa.
mereka mengelilingi monster raksasa itu dan mulai menyerang bagian kakinya.
"a…apa yang terjadi?!"
salah satu hunter menoleh ke belakang, ia melihat sesuatu yang membuat dirinya bergetar ketakutan.
__ADS_1
sosok hunter mengeluarkan aura yang mengintimidasi hunter maupun monster.
"mari kita akhiri dengan cepat!" ucap Surya sambil menggenggam Calamity Sword.