
Di gedung asosiasi hunter Korea.
didalam ruangan rapat sudah berkumpul para petinggi negara dan juga para hunter terkuat.
kali ini Ghie Dae-Hyun yang akan menjadi pimpinan dalam rapat tersebut.
terdapat 12 hunter rank-S dari Jepang, salah satunya adalah hunter terkuat yang rumornya memiliki level mendekati unbeatable hunter.
Shiba Kirigaya.
dikedua sisinya diisi oleh hunter Jepang lainnya.
dan di sisi meja lainnya telah diisi oleh para hunter rank-S dari Korea dan ditengah mereka adalah ketua asosiasi hunter Korea, Ghie Dae-Hyun.
Ghie berbicara terlebih dahulu.
"aku mewakili negara Korea meminta maaf karena menginginkan kalian semua hadir secepatnya, ini adalah situasi yang darurat jadi kami tidak punya banyak waktu" ucap Ghie.
setelah penerjemah selesai menerjemahkan ucapan Ghie, Shiba menjawab.
"kami tidak masalah, ini juga menjadi masalah kami karena monster tipe naga itu berhasil merusak wilayah Kyushu dengan cepat" ucap Shiba.
kedua belah pihak saling mengerti satu sama lain karena situasi yang mereka alami.
"monster itu sejenis leviathan, beberapa dari mereka dapat berenang menyeberangi lautan, tapi mengapa boss gate hanya diam ditempat?" tanya Shiba.
ia juga menyadari bahwa konsentrasi mana paling besar yang kemungkinan merupakan boss gate tersebut justru tidak bergerak sama sekali.
Ghie menjawab.
"ini hanya pendapat pribadiku, kemungkinan para monster itu melindungi boss nya!" ucap Ghie.
seluruh mata hunter menyipit.
"kesampingkan soal itu, kita tidak akan tahu yang sebenarnya jika tidak langsung menghadapinya…lalu apa dari kalian memiliki rencana untuk mengatasi gate?" tanya Ghie.
Shiba menjawab.
"kami sudah memikirkan sebuah rencana!" wajah Shiba menjadi sedikit lebih serius.
"jumlah mereka mencapai puluhan ataupun lebih, satunya saja sudah sekuat hunter rank-S, kita juga tidak tahu kapan monster itu akan mati ditelan umur…akan lebih baik jika kita membagi menjadi beberapa tim!"
ucapan Shiba membuat seluruh orang yang ada di ruang rapat kebingungan.
monster kuat dengan jumlahnya yang banyak harus dilawan dengan hunter kuat dengan jumlah yang bersatu.
jika jumlah mereka dipecah justru akan membuat mereka kesulitan melawannya.
kemudian Shiba menjawab keraguan mereka.
"hunter Jepang akan dibagi menjadi 3 tim yang diposisikan di setiap sudut pulau, kemudian disetiap tim akan ada satu hunter mage dan mereka akan membentuk kekkai untuk mengurung monster yang ada didalam kekkai tersebut"
kekkai adalah teknik penghalang transparan yang dibentuk oleh mana, ketahanan kekkai tersebut kuat berdasarkan mana yang dikeluarkan.
kemudian Shiba melanjutkan penjelasannya.
"ketika kekkai itu tercipta, kami akan menarik agroo seluruh monster, dan monster yang ada didalam kekkai akan menyerang kami namun terhalang oleh kekkai, kami akan menghabisi monster yang berada diluar kekkai terlebih dahulu"
Shiba terdiam sejenak dan memikirkan rencana kedepannya.
"apa dari tim Korea ada hunter mage dengan elemen api?" Shiba bertanya.
kemudian seorang wanita mengangkat tangannya.
"aku!" ucap Irene.
Shiba mengangguk dan lanjut berbicara.
"kalian semua tahu monster dengan kekuatan sihir tidak akan bisa dikalahkan dengan senjata biasa, bahkan sekalipun itu nuklir"
Shiba menatap Irene.
"aku ingin nona hunter terjun dari pesawat dengan ketinggian diatas 5km dan menembakan sihir skala besarmu ke arah bagian dalam kekkai, atau kau bisa menganggap itu sebagai penghalang" ucap Shiba.
Irene berpikir dan ia tahu mengapa harus terjun dari ketinggian 5km.
itu bertujuan untuk berkonsentrasi dan merafalkan sihir lebih lama agar afinitas apinya semakin besar.
'rencananya ini cukup masuk akal! tapi apa nona Irene bisa melakukan sihir yang besar?' membatin Ghie.
Irene juga meragukan kekuatannya, terlebih ia pernah melihat hunter dengan kekuatan yang jauh lebih besar darinya.
"jika nona keberatan, maka kita akan mencoba memikirkan rencana lain." ucap Shiba.
"tidak! aku akan mengusahakannya!" ucap Irene.
Shiba mengangguk sebagai ucapan terima kasih, kemudian ia melanjutkan penjelasannya.
"untuk tim hunter Korea lainnya akan berada di helikopter, kalian akan menunggu nona Irene selesai menjalankan tugasnya…ini memang akan mengakibatkan kerusakan yang cukup parah untuk pulau Jeju, tapi kita tidak bisa mengabaikan nyawa masyarakat yang terancam" ucap Shiba.
kemudian Ghie bertanya.
"kalau begitu, tim dari Jepang juga akan terjun dari udara?"
"benar…untuk langkah awal, kami akan melemparkan bom asap agar kami bisa masuk dan mage kami memasang kekkai" ucap Shiba.
'kemungkinan keberhasilan raid ini cukup kecil…tapi berbeda jika hunter Surya mengikuti raid ini…dimana dia sekarang?!' membatin Ghie.
"tim Korea mungkin akan menghadapi beberapa monster, tapi fokuslah untuk mengalahkan boss gate itu, kami akan mengurus keroco-keroconya" ucap Shiba.
beberapa saat setelahnya ekspresi Shiba menjadi sangat muram.
"dan jika rencana ini gagal, kami akan berkumpul di satu titik dan akan membukakan jalan untuk kalian dan helikopter yang akan menjemput kita semua" ucap Shiba.
setelah berpikir cukup lama…akhirnya semua peserta rapat mencapai sebuah kesepakatan dan mengikuti rencana Shiba.
'memberikan hak melawan boss kepada Korea, bukankah ini bisa menguntungkan Korea jika berhasil menyelesaikan gate rank-S?' membatin Jin-Ho sang Guildmaster Phoenix Guild.
__ADS_1
setelah rapat selesai para hunter Jepang ditempatkan di hotel bintang lima.
raid pulau Jeju akan dilakukan tiga hari kemudian, dan esok para hunter Korea dan Jepang akan mengadakan latih tanding di tempat latihan miliki asosiasi hunter Korea.
berita-berita tentang raid tersebut mulai beredar di internet dan televisi.
***
"dengan segenap hati, kami menyambut kedatangan raja!" ucap serentak Quinterra dan Raothun.
keduanya membuat sumpah sehidup semati untuk melayani tuannya hingga akhir hayatnya.
'Vanity, Emptiness, Gluttony, Gory, Quinterra, dan Raothun! dengan mereka semua, kini guild besar pun bukanlah masalah bagiku!' membatin Surya.
Surya menatap ke arah langit.
'aku memang sangat ingin melanjutkannya sampai kepuncak, tapi…'
Surya menatap quest miliknya.
"sepertinya ini masih sangat lama!" ucap Surya.
[Abyss Soul : 67850/100000]
[Cursed Soul : 122050/???]
'untuk sekarang aku harus puas karena levelku sudah di atas 80!' membatin Surya.
'dan sepertinya semua stat ku hampir menyentuh 300!'
"baiklah, kuyakin ini baru 4 hari, tapi ayo kembali!"
Surya berhenti di lantai 75.
ia tidak bisa pergi terlalu lama karena mengkhawatirkan adiknya, meskipun Emptiness ditugaskan untuk melindungi Mora.
ketika Surya kembali, hari telah larut malam…ia juga merasa lelah, setelah sampai dirumah, ia langsung terbaring tidur di kasurnya.
"untung aku membawa kunci pintu cadangan, jika tidak aku akan kedinginan dan tidur diluar" ucap Surya.
keesokan harinya…
Surya telah menyelesaikan quest harian seperti biasanya.
lalu seseorang menelponnya.
(hunter Surya, sepertinya kau cukup sibuk ya) ucap Ghie
(tidak juga, ada apa ketua menelponku?) tanya Surya.
(apa kau tidak akan mengikuti raid pulau Jeju?)
Surya terkejut.
(raid pulau Jeju?)
(tidak, aku akan segera ke asosiasi sekarang juga) ucap Surya.
sesampainya di ruangan Ghie.
kemudian Ghie menjelaskan semuanya dan memberi tahu bahwa Korea bekerja sama dengan Jepang dan berencana melakukan raid dalam dua hari kedepan.
"apa ketua juga akan ikut raid?" tanya Surya.
"aku hanya memantau keadaan dari helikopter menggunakan kemampuanku" jawab Ghie.
"jadi begitu"
"apa kau juga akan ikut raid? Ghie bertanya.
"aku-"
tiba-tiba gedung asosiasi bergetar…Surya merasakan sesuatu.
"apa kau merasakannya?" Ghie bertanya.
"yang barusan itu adalah energi sihir?" jawab Surya"
"haha, sangat hebat kau bisa merasakannya dari jarak yang cukup jauh, benar…para hunter rank-S Korea dan Jepang sedang berlatih di ruang latihan milik asosiasi.
"aku akan kesana!" Surya antusias.
"baiklah" ucap Ghie.
keduanya berjalan menuju ruang pelatihan.
Surya merasakan aura yang kuat dari para hunter, begitu juga para hunter merasakan kehadiran sosok yang kuat dari lorong gedung.
ketika Surya tiba di pintu masuk ruang pelatihan, beberapa hunter terkejut dan beberapa penasaran dengan Surya.
'hunter Surya?! auranya berbeda dari sejak pengukuran!!' membatin Jin-Ho.
'jadi dia sebenarnya hunter rank-S?!' membatin Ha-Neul.
"ooh, jadi yang berjalan disamping ketua asosiasi itu dia ya, hunter rank-S ke 14 Korea Selatan, dia pasti seorang assassin yang hebat!" ucap Shiba kepada asistennya.
"um maaf tuan, tapi dia seorang mage" ucap asisten Shiba.
"ah begitu ya, aku merasa auranya cukup kuat!" Shiba sedikit terkejut.
mata para hunter tertuju kepada Surya, begitu juga Surya yang menatap mereka semua.
『System Name : Calamity
__ADS_1
Level : 2
Tittle : Lord of All Element
Name : Surya Yeon-Jun
Level : 81
User : Cheater Job : -
HP : 29600/29600
MP : 80600/80600
INT : 306 AGI : 290
STR : 320 DEX : 290
VIT : 296 sisa poin : 21
Unique Skill :
1.) \[Absolute Word\]「Lv.1」
2.) \[Dimensional Authority\]「Lv.max」
3.) \[Synchronization\] 「Lv.max」
4.) \[Slash Void\]「Lv.???」
Side Skill :
1.) \[ God of War\]「 Lv.max」
2.) \[Instant Recovery\]「Lv.max」
3.) \[Anti toxic\]「Lv.max」
4.) \[Sprint\]「Lv.1」
5.) \[Brave aura\]「Lv.max」
6.) \[Untouchable\]「Lv.2」
7.) \[War Cry \]「Lv.max」
8.) \[Stealth\]「Lv.?」
Equipment :
1.) \[Dragon Armor\]「rank-A」
2.) \[Dragon Claw Aura\]「rank-A」
3.) \[Dragon Sword\]「rank-A」
4.) \[Calamity Sword\]「rank-SSS」
5.) \[Orb of Fury\]「rank-S」
Buff :
1.) \[Greatest Fighter\]
2.) \[Dragon Armor\]
3.) \[Dragon Claw Aura\]
4.) \[Dragon Sword\]
5.) \[Brave Aura\]
6.) \[Calamity Sword\]
7.) \[Cursed Soul : 122050/???\]
Penalty :
1.)
2.)
3.)
Note : \[Level sistem akan bertambah
setiap stat anda bertambah 100\] 』
__ADS_1