
Zarha, sosok wanita misterius yang merupakan seorang hunter rank-S dari negara Indonesia.
Ia menjadi perwakilan dari Indonesia dalam acara konferensi pers yang akan diadakan besok.
Zarha datang dan melindungi wanita yang ada disebelahnya, yaitu Chun Hei yang terbaring tak berdaya.
Sekilas Zarha melirik ke arah Lilia yang sekarat dan ia bisa merasakan keberadaan Lilia yang semakin melemah.
"Begitu ya? jadi kau teman dari wanita-wanita j*lang itu! akan kuhajar juga kau sialan!!" ucap George.
~boom
George melesat ke arah Zarha dengan cepat.
namun tiba-tiba Zarha berada tepat di depan George.
~Wushh
~boom
~trash
"tuan hunter, kau memang cepat"
Zarha memukul wajah George dan menghempaskannya hingga menabrak kaca-kaca yang ada di bandara.
~Craak
George mendarat cukup mulus, kini wajahnya terlihat marah setelah menerima pukulan tepat diwajahnya.
"cuih!" George membuang darah yang ada di dalam mulutnya.
"baiklah, aku akan serius mulai sekarang!!" ucap George.
~wuoong
~Dboom
aura yang besar muncul dari dalam tubuhnya.
"Arghh!!"
~Boom
George melompat tinggi ke arah Zarha sambil membentuk tinju kanannya dengan disatukan oleh mana dalam jumlah yang besar.
urat di tangan kanan George membengkak karena tercampur oleh mana yang.
"Mati kau!!"
~Wosh
~BOOOM
sebuah aura yang berbentuk tinju raksasa muncul dari tangan milik George dan megenai Zarha yang hanya terdiam di tempatnya.
tanah di sekitarnya hancur dan menimbulkan debu yang menghalangi pemandangan.
"aku adalah salah satu yang terkuat di guild ku, jadi jangan coba-coba untuk-" ucapan George tak terselesaikan.
~DBUUG
tiba-tiba George menerima pukulan telak tepat di wajahnya dan terhempas jauh.
George menerima serangan yang sama seperti sebelumnya.
"kau!!" George marah dan melihat wanita bertopeng yang berjalan dengan santainya.
Zarha berjalan dengan santainya, lalu tiba-tiba ia mengarahkan jari tengahnya ke arah George.
~krrtt
darah George serasa mengalir secara terbalik ketika menerima ejekan tersebut.
"ARGHH!!"
~Boom
lagi dan lagi, George melesat secara garis lurus ke arah Zarha.
Zarha membuka sedikit kedua kakinya selebar bahu dan menyiapkan kuda-kudanya.
tangan kirinya mengepal tepat di depannya sedangkan tangan kanannya melakukan tarikan seperti menarik sebuah anak panah.
gerakan memanah yang elegan, dari tangan kanannya muncul cahaya yang berbentuk tiga anak panah.
ketika jarak George semakin dekat, Zarha melepaskan tangan kanannya, lalu tiga cahaya anak panah tersebut melesat ke arah George.
~Wush
~Sriingg
__ADS_1
anak panah tersebut meledak dan menjadi cahaya yang mengelilingi George.
'apa ini?!' George terkejut ketika dirinya berada di dalam sebuah cahaya.
~clap
Zarha menjentikan jarinya dan berkata…
"Eternal Prison!"
~sriingg
cahaya tersebut seketika mengecil dan menyatu dengan tubuh George.
~sraat
laju George berhenti secara tiba-tiba dan kini ia tidak dapat bergerak sedikitpun.
'apa yang terjadi?! aku tidak bisa bergerak!!!' membatin George.
'ini adalah penjara abadi yang langsung mengurung jiwamu dalam sebuah cahaya, tidak kusangka aku dapat melakukannya!' membatin Zarha.
Zarha berdiri tepat di depan George yang tak bergeming sedikitpun.
~Sriing
tangan kanan Zarha menjadi sebuah cahaya yang membentuk pedang.
"Tindakanmu terhadap dua wanita yang disana sudah cukup menjadi alasan kau harus mati!" ucap Zarha
Zarha mengayunkan tangan kanannya ke arah jantung George, namun langkahnya tiba-tiba berhenti ketika merasakan sesuatu tepat di atas kepalanya.
~Wuoong
insting bertahan hidup Zarha mengatakan…
(MUNDURLAH SEJAUH JAUHNYA!!!)
~BOOOOM
sesuatu jatuh seperti sebuah meteor tepat di atas kepalanya.
ketika sesuatu tersebut jatuh, seluruh wilayah bandara sedikit merasakan getarannya dan jalanan di bandara mulai retak.
bangunan di bandara langsung hancur lebur ketika kekuatan besar tersebut jatuh.
beruntungnya Zarha berhasil menghindar tepat sebelum kekuatan tersebut jatuh.
setelah beberapa saat, sosok laki-laki terlihat di mata Zarha.
Unbeatable Hunter.
Daneil Osvaldo「Indestructible」
"beraninya kau melukai orang-orangku!" ucap Daneil.
'jadi dia salah satu hunter terkuat di dunia?! sungguh pancaran aura yang sangat besar!' membatin Zarha.
"tanyakan hal itu kepada anak buahmu, dia membuat dua wanita yang tak bersalah sekarat!" Zarha merasa emosinya meningkat.
Daneil melirik ke arah Lilia dan Chun Hei yang terbaring tak berdaya.
'aku harus bersiap akan hal ini!' wajah Daneil mengeras ketika melihat Lilia.
"jika kau melepaskan anak buahku, akan kuanggap ini tidak pernah terjadi!" ucap Daneil.
~csstt
tubuh Zarha dikelilingi petir berwarna putih.
"setelah melihat kenyataannya…beraninya kau berkata seperti itu?!" teriak Zarha dari balik topengnya.
~Wuoong
aura yang sangat besar muncul dari tubuh Zarha.
rambut hitamnya mulai berubah menjadi putih bercahaya, lalu ketika ia megulurkan tangan kanannya ke samping, sebuah pedang yang besar muncul dari cahaya yang berada di sekitarnya.
lalu dibelakang Zarha juga terbentuk sebuah sayap dari cahaya dan menjadi delapan pedang yang berkibar di belakang punggungnya.
ketika Zarha bertransformasi, skill yang membuat George tidak bisa bergerak seketika menghilang.
"tuan Daneil, kalahkan dia!!" ucap George.
"kau, mundurlah!" ucap Daneil.
George mematuhi perintah Daneil dan segera mundur ke belakang.
"Kau akan menerima balasan dari kata-katamu itu!!!" ucap Zarha.
Daneil tersenyum lebar mendengar kata-kata dari Zarha.
__ADS_1
"berbicara seperti itu kepada ku?!" ucap Daneil.
~wuoong
tubuhnya disinari aura emas yang sangat besar, sedikit lebih besar dari aura milik Zarha.
'cih!' membatin Zarha.
~crak
otot-otot kaki Daneil seketika membengkak lalu…
~BOOM
Daneil melompat ke arah Zarha, kecepatan yang mengerikan membuat Zarha sedikit telat menyadari keberadaan Daneil yang tiba di hadapannya.
~wushh
tinju milik Daneil mengarah ke Zarha.
~BANG
Zarha menangkisnya dengan pedang yang ia genggam, namun tekanan serangan tersebut membuatnya terhempas jauh ke belakang.
~craaakk!!!
pijakan Zarha hancur ketika berusaha berhenti.
'sangat kuat!' membatin Zarha.
~boom…boom…boom…
langkah kaki Daneil membuat pijakannya hancur dan bergetar seperti gempa.
"dimana semangatmu tadi?!" Daneil tersenyum mengejek Zarha.
***
Surya yang bergerak di langit sambil menaiki Gorynych, mempertajam penglihatannya dan memantau seluruh wilayah London.
'aku tidak ingin kejadian sebelumnya terulang lagi!!!' membatin Surya.
ia teringat momen dimana Ae-Cha sekarat setelah habis-habisan diserang oleh Graven.
Perasaan marah yang membuat darahnya mendidih, semakin lama semakin besar amarah yang dirasakan Surya.
Surya berpikir apa yang terjadi jika dunia menganggapnya sebagai penjahat dan mulai membencinya.
memikirkan hal tersebut justru membuat amarahnya semakin berkobar.
'Persetan dengan dunia!!! mereka semua bahkan tidak tahu usahaku yang mencegah bencana besar yang akan datang!!!'
Surya melepas cincin yang ia gunakan sebagai penahan aura miliknya.
aura yang sangat besar muncul dan ditambah skill yang Surya gunakan, membuat suluruh orang yang ada dalam radius 150 miles merasakan hawa membunuh yang sangat besar.
[The Existence of the Destroyer]
[Brave aura]
[War Cry]
beberapa saat setelah Surya mengaktifkan skill nya…
~Boom
Surya melihat sebuah ledakan besar yang ada di bandara kota London.
lalu ia menyuruh Gorynych menukik dengan sangat cepat.
~wushh
***
para hunter yang ada di London dapat merasakan hawa membunuh yang besar yang muncul tiba-tiba.
"langitnya berubah menjadi merah gelap?!" ucap salah satu hunter.
"aku merasakan firasat buruk, apa yang akan terjadi?!" ucap salah satu Unbeatable Hunter.
tidak hanya itu…
perwakilan hunter Korea, Hak-Kun dan yang lainnya juga sudah berkumpul dan mencari Surya.
"aura ini?! pasti dia!!!" ucap Irene.
~KIEEEEEK
tiba-tiba terdengar raungan yang sangat keras dari langit.
serentak semua orang melihat hal yang mengejutkan, seekor naga berkepala tiga menukik tajam ke arah bandara.
__ADS_1
dan naga tersebut di kelilingi oleh petir biru yang mengikuti lajunya.
serentak para hunter dari seluruh dunia bergegas mengikuti naga tersebut.