End To Be Continued

End To Be Continued
Chapter 59. Tekanan Besar


__ADS_3

dua jam sudah berlalu semenjak raid pulau Jeju dimulai.


hunter Jepang berusaha sekeras mungkin menahan puluhan leviathan yang mencoba menerobos kekkai.


"ini seperti tidak ada habisnya! mereka banyak sekali!" ucap Mitsuha yang sedang di sembuhkan lukanya oleh Sakura.


"kau benar, kuharap mana ku cukup hingga raid ini selesai" ucap Sakura.


tim Beta berada di posisi Selatan pulau Jeju.


***


di bagian dalam kekkai.


para hunter Korea mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk menghadapi leviathan yang berevolusi.


namun semua ini hanya menunggu waktu hingga stamina para hunter habis.


~Wuoongg


Woong Suck sedang menyembuhkan luka para hunter.


"nona Woong, apa kau baik-baik saja?" tanya Hak-Kun.


"tidak apa, kalian fokuslah!" ucap Woong Suck.


para hunter mengetahui kondisi Woong Suck yang cukup parah karena menggunakan pil mana yang melebihi kapasitas penampung pada dirinya.


sehingga tekanan yang kuat dari mana tidak dapat ditahan oleh tubuhnya dan membuat beberapa bagian organ tubuhnya terluka.


"bukankah ini aneh? bagaimana mereka bisa berevolusi hanya dalam beberapa hari?!" Myung-Ki terheran.


para hunter terus berjalan ke dalam goa, setelah pertarungan yang cukup panjang…para leviathan belum menunjukan kembali sosoknya.


hingga 30 menit kemudian…


"ya tuhan!!!" Irene terkejut.


dari kejauhan ia melihat sesuatu yang berada di atas batu besar.


lantas seluruh hunter juga terkejut melihat kehadiran sosok tersebut.


"a…apa itu boss gate nya?!" ucap Min-Jun.


"naga?! tidak!! ia memiliki wujud humanoid namun memiliki sayap naga!!" ucap Jin-Ho.


mereka melihat sosok perempuan dengan satu sayap naga, ia juga memiliki ekor panjang serta mata reptil yang bersinar.


namun terdapat luka parah di bagian sayap lainnya, itu menunjukan salah satu sayapnya telah terputus dan juga terdapat sebuah pedang yang menancap di pedangnya.


dari atas batu tersebut, mengalir darah ungu yang mendidih.


"apa aku salah lihat?! mereka meminum darah perempuan tersebut!!" ucap Chun Hei.


dari pemandangan perempuan yang terbaring di sebuah batu besar, dibawahnya terdapat puluhan leviathan yang meminum darah perempuan tersebut.


ada juga yang berusaha menyerang perempuan tersebut.


"mengapa mereka ingin menyerang pemimpinnya?!" ucap reporter.


kemudian Irene mendapat panggilan dari hunter Jepang yang berada di luar kekkai.


(bagaimana situasinya?) tanya Shiba.


(kami menemukan boss nya!! mungkin) ucap Irene.


~Kieekkk


tiba-tiba salah satu leviathan menyadari kehadiran para hunter Korea, itu membuat leviathan lainnya sadar.


"sialan! bersiaplah!!" ucap Hak-Kun.


puluhan leviathan melaju dari depan dan samping sehingga para hunter Korea terkepung.


"Thunder Storm!"


~blazz…blazz…blazz


Ha-Neul bergerak cepat dan langsung menyerang mata para leviathan yang berada di barisan terdepan.


~Kieekk


"ARGGH!!"


Jin-Ho melompat dan sengaja membuat tubuhnya digigit oleh leviathan, namun karena tubuhnya yang keras membuat usaha leviathan menjadi sia-sia.


~Crakk.


Jin-Ho meremas leher leviathan dan mengangkatnya ke udara lalu membantingnya ke tanah.


~BOOM


namun kali ini berbeda dari leviathan yang berevolusi sebelumnya.


serangan ke arah badan tidak mempan sama sekali, Jin-Ho terkejut.


~Boom


leviathan menyerang Jin-Ho dengan ekornya hingga terpental jauh.


"sial, rasa sakitnya cukup besar!" ucap Jin-Ho.


hal yang sama terjadi dengan hunter lainnya, serangan mereka menjadi sia-sia dan kini semakin terpojok.


Woong Suck berusaha keras memberikan heal sekaligus buff kepada seluruh hunter.


"ughh!"


darah mengalir lebih banyak dari mulut dan hidung Woong Suck.


"baj*ngan!"


Hak-Kun merasa frustasi.


begitu juga masyarakat yang melihat para hunter terpojok.

__ADS_1


Hak-Kun menggunakan skill pelindungnya dan melindungi seluruh hunter.


~Boom…boom


para leviathan memberikan serangan bertubi-tubi.


'kumohon!!' membatin Hak-Kun.


~Crakk.


pelindung milik Hak-Kun mulai retak.


~Trashhh.


pelindungnya hancur, dan kini para leviathan akan menyerbu para hunter secara bersamaan.


para hunter Korea sudah pasrah dengan keadaan mereka.


tiba-tiba…


~Wushhh


seluruh leviathan terhempas jauh oleh hembusan angin.


beruntungnya Hak-Kun langsung membuat pelindung kembali untuk melindungi para hunter dari hembusan angin.


kemudian para hunter terkejut melihat sosok perempuan yang menggibaskan sayapnya dan angin yang kuat tercipta dari gibasan tersebut.


perempuan itu berusaha berdiri sekuat tenaga namun ia terjatuh kembali.


para hunter hanya terdiam melihatnya.


setelah beberapa saat, para leviathan kembali menyerang para hunter dari arah yang sama.


~Kieekkk


ketika para hunter akan bersiap kembali menghadapi para leviathan.


~Boomm


sebuah bola api merah kehitaman membunuh beberapa leviathan.


ketika para hunter mencoba melihat ke arah bola api tersebut tercipta.


lagi-lagi mereka melihat sosok perempuan yang berusaha berdiri.


"dia…melindungi kita?!" ucap Hak-Kun.


namun kali ini sosok tersebut berhasil berdiri.


ketika ia berdiri tegap, mata, sayap, tangan, dan leher belakang hingga ekornya mengeluarkan cahaya ungu.


tanggapan seluruh hunter Korea terhadapnya sama.


'dia sangat kuat!'


~KUARGHHHHH


perempuan tersebut meraung keras seperti seekor naga yang mengamuk.


raungan tersebut terdengar hingga ke bagian luar kekkai, bahkan Ghie bisa merasakan kehadiran sosok yang sangat kuat.


***


di wilayah tim Beta.


"kau mendengar itu?" tanya Shiro.


"sepertinya itu boss gate nya!" ucap Mitsuha.


"aku bisa merasakan kehadirannya, kurasa itu sangat mengerikan!" ucap Yato.


"sepertinya monster bagian sini sudah sangat berkurang" ucap Sakura yang sedang mencuci mukanya dengan air laut.


mereka berempat terpaku ke arah bagian dalam kekkai.


"kau benar, sebaiknya kita selesaikan secepat mungkin…Sakura bisakah kau sembuhkan lukaku seka-"


kata-kata Shiro berhenti setelah melihat ke arah Sakura.


namun ketika ia pandangannya tercapai.


yang tersisa hanyalah tubuh bagian bawah Sakura.


serentak ketiga hunter lainnya terkejut.


"dia disini!!" ucap Shiro.


Shiro dan Mitsuha langsung menajamkan seluruh indranya.


Yato berusaha fokus ke arah kekkainya.


"hei apa yang terjadi?!" tanya Yato.


"Sakura…dia sudah-"


~CRATTT


tiba-tiba tubuh Shiro telah kehilangan kepalanya.


Mitsuha yang menyadari tubuh temannya yang berada disamping telah tergeletak, ia mengamuk.


"Aaaghhhhh!!"


Mitsuha menyadari sosok misterius yang datang ke arahnya dan langsung menebas sosok tersebut dengan katananya.


alih-alih menebas sosok tersebut, ternyata hanya sebuah ilusi yang telah ia tebas.


~Crattt


tiba-tiba penglihatannya menjadi buram.


darah mengalir dari mulutnya.


"ughh"

__ADS_1


ketika ia melihat ke bawah, sebuah ekor panjang telah menembus jantungnya.


sosok tersebut mendekat perlahan.


ketika sosok itu sampai di hadapan Mitsuha, Mitsuha mengangkat kepalanya agar melihat wujud sosok yang lebih tinggi darinya.


namun tiba-tiba sosok tersebut membuka mulutnya lebar-lebar dan melahap kepala Mitsuha.


Yato terkejut melihat adegan dimana rekannya dibunuh dengan sadis.


"beraninya kau!!"


Yato mengamuk dan mengeluarkan sihir ke arah sosok yang berjalan ke arahnya.


salah satu tangannya mengeluarkan sihir api ke arah sosok tersebut sedangkan tangan yang lainnya mempertahankan kekkai tersebut.


sosok tersebut tetap berjalan santai ke arahnya, api milik Yato tidak berpengaruh sedikitpun terhadapnya.


perlahan bayangan sosok tersebut terlihat dari balik api milik Yato.


"ARGHHH!!"


Yato mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mempertahankan hidupnya.


namun sayangnya sosok tersebut telah berdiri di hadapannya.


tanpa disadari, tangan yang ia gunakan untuk menyerang sosok tersebut telah terputus dan terjatuh ke tanah.


Yato tidak bergerak sedikitpun dan hanya bisa menatap sosok mengerikan yang ukurannya lebih besar darinya.


kemudian sosok tersebut meraih kepala Yato dengan satu tangan dan meremasnya.


~Crak…crattt


dalam waktu yang cepat, kepala Yato hancur berkeping-keping.


tim Charlie dan Alpha terkejut ketika kekkai yang mereka bentuk telah menghilang.


"apa yang terjadi?" tanya Mikami.


"Kekkainya…menghilang!!" ucap Kato.


"sesuatu telah terjadi dan sepertinya kita terputus kontaknya dengan tim Beta" ucap Shiba.


kemudian tim Charlie menghubungi tim Alpha.


(tim Charlie disini…apa kalian juga terputus oleh tim Beta?!)


(kami juga!! sepertinya telah terjadi sesuatu oleh tim Beta) ucap Shiba.


***


di helikopter.


Ghie merasakan kehadiran yang kuatnya melebihi dari sosok yang berada di dalam gate.


ia juga melihat kekkai yang telah menghilang, itu menunjukan telah terjadi sesuatu oleh tim hunter Jepang.


***


di dalam goa.


para hunter Korea melihat sosok perempuan yang berdiri tegap dan menatap tajam ke arah luar goa.


"entah mengapa aku merasa ia seperti menunggu sesuatu!" ucap Hak-Kun.


tiba-tiba Irene mendapat komunikasi dari hunter Jepang.


(nona Irene…keluar dari sana sekarang!!!) Shiba berteriak panik.


(apa terjadi sesuatu?!)


begitu juga Jin-Ho yang tiba-tiba mendapat komunikasi dari ketua asosiasi.


(hunter Yong…kalian segera keluar dari sana seka-)


~Tiiit


komunikasi mereka semua tiba-tiba terputus.


ketika mereka merasakan sesuatu yang tidak beres telah terjadi.


namun semua itu telah terlambat.


~trak…trak…trak


seluruh hunter Korea membatu dan tidak berani bergerak sedikitpun.


mereka mendengar suara langkah kaki yang mendekat dari arah luar goa.


langkah kaki sosok misterius yang datang membuat seluruh jantung para hunter seolah olah terhenti.


mereka semua ketakutan.


ketika wujud sosok tersebut muncul dari balik bayangan.


itu adalah sosok pria dengan empat tanduk di kepalanya, ia memiliki mata reptil dan sirip tajam di kedua lengannya, serta memiliki ekor jeruji dan tajam menyerupai ujung tombak di bagian ujung ekornya.


sosok itu berjalan melewati para hunter.


'dia mengabaikan kita?!' membatin Hak-kun.


para leviathan menundukan kepalanya ke tanah ketika sosok tersebut hadir.


'para leviathannya?!' Chun Hei terkejut.


sosok perempuan yang berdiri di atas batu besar terlihat sangat marah melihat kehadiran sosok tersebut.


rambutnya yang kecoklatan kini berubah menjadi putih terang dan terdapat warna ungu di beberapa bagiannya.


tiba-tiba sesuatu mengejutkan para hunter.


~Kau tidak akan bisa lari kali ini!


sosok pria tersebut tersenyum melihat ekspresi lawan bicaranya yang marah.

__ADS_1


__ADS_2