
[Title : Lord of War]
~Trashh
ketika Surya mencengkram senjata yang menusuk jantungnya, seketika senjata tersebut hancur.
[Kau?] Myxtica terkejut.
dalam sekejap, aura kekuatan yang maha dahsyat keluar dari tubuh Surya.
'jadi ini, kekuatan misterius yang muncul saat aku sekarat dan tak sadarkan diri!' membatin Surya.
sebelumnya, ketika ia berada dalam kondisi sekarat, maka sosok misterius akan mengambil alih tubuhnya dan membuatnya pulih kembali.
namun kali ini berbeda, Surya dapat mempertahankan kesadarannya.
[ba…bagaimana mungkin kau dapat mempertahankan egomu setelah mengeluarkan kekuatan sebesar itu?!]
Myxtica bergetar ketakutan.
Surya mendengar keluhan lawannya sambil memegang dadanya yang berlubang akibat tusukan dari sabit milik Myxtica.
ia menatap Myxtica yang raut wajahnya mengeras akibat kejutan dari apa yang terjadi pada Surya.
「Kau lupa siapa dirimu dan siapa diriku?」ucap Surya.
mendengar kata-kata tersebut, Myxtica merasakan aura dan rasa takut yang sama ketika tuannya menanyakan hal yang sama seperti Surya.
[Manusia, beraninya kau!!]
Myxtica memutuskan untuk mengeluarkan kekuatan penuhnya.
tudung serta jubah miliknya terlepas, itu memunculkan wajah seorang wanita yang wajahnya hancur sebagian dan memiliki tubuh yang sedikit membungkuk.
ia berubah ke wujud sejatinya sebagai sosok high-general.
dua tanduk panjang yang melingkar muncul di kepalanya, dua pasang sayap naga dan dua pasang tangan lainnya muncul.
ekor yang muncul tiba-tiba dan memiliki ujung ekor yang sangat tajam.
[dia mendapatkan kekuatan itu, tapi belum tentu ia bisa mengendalikannya!] membatin Myxtica.
Myxtica menguatkan kakinya dan akan segera melaju ke arah Surya.
namun…
~Craat
Myxtica mendengar suara daging yang terkoyak tepat di sampingnya.
ia melihat lawannya yang datang dalam sekejap mata dan sedang memegang salah satu sayap dan tangan yang robek dari tubuhnya.
「hmm, kurasa sayap ini mirip seperti milik Leona dan tangan ini seperti punya Gluttony」ucap Surya.
Myxtica merasakan sakit yang luar biasa ketika salah satu sayap dan tangannya dirobek menggunakan tangan kosong.
[KUORGH!!] Myxtica meraung ke arah Surya.
raungan tersebut menimbulkan efek gelombang kejut yang besar, hingga benda seperti patung dan tembok pun hancur karena dampaknya.
Surya melirik ke arah Myxtica yang meraung keras, bagi Surya, Myxtica seperti seekor anjing yang menggonggong karena merasa terganggu.
[Lord Authority]
~Wuoong
Myxtica ditarik oleh Surya, lalu Surya mencengkram mulut lawannya dengan keras.
Surya telah menduga bahwa skill nya dapat digunakan kembali ketika ia mendapatkan kekuatan misterius, berbeda dengan Myxtica yang terkejut karena Surya dapat menggunakan skill nya.
[Kuorgh!] Myxtica mengerang kesakitan ketika posisi mulutnya sedang dicengkram oleh Surya.
Surya menatap lawannya dengan tatapan seperti ia menyesali sesuatu.
「kuucapkan banyak terima kasih. karena kau, aku bisa sampai di titik ini!」
ucap Surya dan teringat pada saat pertama kali ia mendapatkan sistem.
「kau membantuku mendapatkan kekuatan dan menjadi lebih kuat, karena itu aku dapat melindungi orang yang kusayang!」
Surya mengingat usahanya ketika mengerjakan quest harian yang terbilang tidak masuk akal.
「padahal aku berharap kau menjadi prajuritku, tapi sayang sekali…karena itu semua adalah pilihan kau sendiri!」
~krrtt
Surya mengangkat Myxtica ke udara dan mencengkramnya lebih kuat dengan skill miliknya.
「meski begitu, akan kuberikan kau kematian sebagai prajurit yang terhormat」 ucap Surya.
「Heal!」
Surya menggunakan instant recovery miliknya, kemudian tangannya yang terputus mulai tumbuh kembali.
~Wuoong
Surya menarik Calamity Sword yang beberapa langkah darinya menggunakan skill Lord Authority.
lalu Calamity Sword yang tertancap itu mulai tertarik dan terbang ke arah tangan kanan Surya.
[kurgh!!] Myxtica menjerit ketakutan.
[Kuargh!!!]
~CRAAAT!!!
Surya langsung menancapkan Calamity Sword tepat di arah jantung Myxtica.
Myxtica hanya bisa menjerit karena merasakan sakit yang mengerikan.
__ADS_1
setelah beberapa saat, Surya mengaktifkan skill miliknya.
[Soul Destroyer Gaze]
~Wuoong
Calamity Sword yang menancap di tubuh Myxtica, mulai menghisap jiwanya.
[Kuorgh!!] Myxtica menjerit ketakutan ketika jiwanya perlahan dihisap.
~Wuoong
jiwa Myxtica semakin terhisap kedalam Calamity Sword.
[kuargh!!]
[arghh!!]
[kuhk!!]
[uhk!]
…
setelah beberapa saat, jiwa Myxtica telah terhisap ke dalam Calamity Sword, sedangkan tubuhnya berubah menjadi abu.
'selesai!' membatin Surya.
kini ia masih berada dalam status menggunakan title Lord of War.
Surya menatap ke sekitarnya, dimana interior ruangan tersebut telah hancur tak beraturan.
hanya ada bebatuan dan patung yang hancur, disertai kegelapan yang memenuhi ruangan tersebut.
tiba-tiba pesan sistem masuk tanpa adanya suara seperti sebelumnya.
[Anda naik level]
[Anda naik level]
[Anda naik level]
[Anda naik level]
[Anda naik level]
[Anda mencapai level 100]
[Hadiah akan diakumulasikan]
[Anda menyelesaikan ujian tahap akhir]
[Hadiah akan diakumulasikan]
[Lantai 101 terbuka]
"ah benar juga, aku teringat bahwa menara ini memiliki 101 lantai!" ucap Surya.
tiba-tiba…
"haah?!" Surya terkejut.
"tidak bisa ditemukan?!"
ketika Surya berpikir apa yang sedang terjadi saat ini, pesan sistem muncul kembali.
[Anda tidak menyelesaikan Daily Quest]
"huh, benar juga, jika dihitung aku telah menghabiskan dua hari untuk sampai kesini! dan hari ini aku belum menyelesaikan quest harian" ucap Surya.
'beruntung sekali aku menyimpan instant recovery dari quest dua hari yang lalu!' membatin Surya.
"baiklah, kalau begitu aku harus menghadapi penalti nya!" ucap Surya sambil menunggu dirinya dikirim ke penalty quest.
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 10]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 9]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 8]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 7]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 6]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 5]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 4]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 3]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 2]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 1]
[Hukuman akan diberikan dalam hitungan 0]
~wuoong
Surya menghilang dan muncul di interior tempat penalty quest.
sekali lagi ia melihat tanah yang membentang luas, Surya tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, jadi ia memantapkan hatinya.
namun tiba-tiba…
[Lantai 101 ditemukan]
pesan sistem yang muncul secara tiba-tiba, membuat Surya sangat terkejut.
lalu pesan lain dari sistem muncul seperti pada saat pertama kali Surya menjalankan penalty quest.
__ADS_1
[Penalty Quest Diberikan
Isi Quest : Pertahankan mental & fisikmu lalu
bertahan hiduplah]
'bertahan dari keputus asaan, lalu lari dari jurang kegelapan'
tiba-tiba wajah Surya mengeras dan mencapai suatu kesimpulan.
"jadi begitu!" ucap Surya.
~Wush
"larilah nak!" suara pria dan wanita muncul di belakang Surya.
~krrt
Surya mengepalkan tangannya dan menghadap ke belakang.
ia melihat sosok ibu dan ayahnya yang berlari ke arahnya, kedua orang tuanya menyuruh anaknya untuk lari dari kegelapan yang mulai terlihat.
tanah mulai terjatuh ke dalam jurang kegelapan, dan langit yang berubah menjadi hitam pekat.
ketika orang tuanya telah berada disampingnya, Surya tidak menatap mereka dan berjalan ke arah kegelapan.
~tap
ibunya menggenggam pergelangan tangan Surya, begitu juga ayahnya yang menepuk bahu anaknya.
"nak, cepatlah pergi!!" ucap keduanya.
Surya tetap tidak mendengarkan maupun menatap kedua orang tuanya.
'aku tahu!' membatin Surya dan lanjut berjalan menghampiri kegelapan.
namun…
~krrt
kedua orang tuanya menggenggam kaki Surya dan menahannya untuk pergi sambil merintihkan air mata.
"kumohon nak, tolong pergi dari sini!!" ucap kedua orang tuanya.
ekspresi Surya menjadi lebih dingin dari sebelumnya, ia memaksa kakinya untuk lepas dari genggaman kedua orang tuanya dan tetap berjalan menghampiri kegelapan yang semakin mendekat.
'aku tahu!' membatin Surya.
ketika Surya berjalan beberapa langkah…
"dasar anak tidak tahu malu!"
"kau berani tidak mengikuti arahan orang tuamu?!"
"aku berharap kau tidak lahir ke dunia ini!"
"dasar anak yang gagal!"
di belakang Surya, terlihat pandangan jijik dari mata kedua orang tuanya ketika mereka menatap Surya.
kedua orang tua Surya kini menghina Surya dan menyatakan bahwa mereka tidak ingin melahirkan dirinya.
mendengar hal tersebut, wajah Surya mengeras dan ia merasa murka. meski begitu Surya tetap berjalan mendekati kegelapan.
di setiap langkahnya ia mendengar cacian dari suara kedua orang tuanya, namun Surya memantapkan hatinya dan terus berjalan.
setelah Surya semakin jauh, kedua orang tuanya mulai menghina ditambah teriakan kebencian terhadap dirinya.
semakin jauh…
semakin jauh…
ketika jarak mereka semakin jauh…langit serta tanah dibelakang Surya juga mulai berubah menjadi kegelapan.
wujud kedua orang tuanya berubah menjadi cairan hitam yang meleleh, namun teriakan kebencian terhadap Surya masih terdengar hingga sosok keduanya menghilang.
kini langit dan bumi mengelilingi Surya dalam wujud kegelapan, tetapi Surya terus berjalan ke depan hingga akhirnya…
~wuong
Surya berada didalam kegelapan yang sangat dalam.
[Anda memasuki lantai 101]
pesan sistem muncul ketika Surya berada dalam kegelapan.
'sudah kuduga!' membatin Surya.
ia menyadari bahwa sistem telah memberikan petunjuk tersembunyi agar tidak ketahuan oleh pencipta sistem.
'dalam kata lain, sesosok misterius telah membobol keamaan sistem dan menambahkan program lain untuk ku tanpa sepengetahuan Myxtica!…ini seperti ulah hacker' membatin Surya.
tiba-tiba…
「Senang bertemu denganmu, Surya Yeon-Jun!」
Surya mendengar suara wanita dari samping kirinya, ketika Surya menoleh ke arah suara tersebut…
ia melihat sesosok wanita yang duduk di kursi raja dengan ratusan rantai yang mengikat dirinya.
sosok wanita itu tersenyum dibalik kegelapan yang sangat dalam, ditambah aura jahat yang memenuhi kegelapan tersebut.
Surya merasa bahwa wanita tersebut dapat melepas rantai yang mengikat dirinya dengan sangat mudah.
lalu Surya mengetahui identitas wanita tersebut dari pesan sistem.
[Queen of War]
__ADS_1
[Calamity「Rank-???」]