
'asal mula kekuatanku ini berasal dari salah satu lord…aku harus segera menguasainya dan bertambah kuat!' membatin Surya.
Surya membuka situs tentang gate di ponselnya dan menemukan guild yang membutuhkan partisipasi dari luar untuk raidnya besok.
"Gate ungu dengan rank-A low, Mugunghwa Guild ya?" Surya membaca informasi di ponsel miliknya.
'ini adalah guild terkuat di Korea! aku bisa menyaksikan seperti apa kinerja mereka…ini kesempatanku!' membatin Surya.
ia mendaftarkan diri sebagai partisipan.
***
keesokan harinya Surya pergi ke lokasi gate.
Surya berlari sambil menyelesaikan quest dari rumahnya karena dekat dengan lokasi gate nya.
walau setidaknya itu kurang lebih 80km.
ia berhenti sejenak ketika berlari karena sesuatu bergetar di kantong celananya.
ia memeriksa dan beberapa panggilan dari ponselnya tidak terangkat.
namun panggilan tersebut muncul lagi…itu berasal dari Mora yang saat ini masih bersama Ae-Cha di rumah sakit.
"Oppa…apa aku mengganggumu?" ucap Mora.
"ah, tidak apa…sepertinya kau sudah boleh pulang ya?"
"iya…tapi ada yang ingin kukatakan padamu…aku berencana menemani Ae-Cha sementara di rumahnya…jadi aku tidak pulang ke rumah, tuan Park juga akan meminta izin langsung darimu"
tiba-tiba suara di ponsel berubah menjadi suara pria paruh baya.
itu adalah suara Park.
"Nak Surya, seperti yang dikatakan adikmu…aku meminta izin darimu untuk membawa adikmu menemani Ae-Cha setidaknya dalam beberapa hari…apa tidak masalah untukmu?" tanya Park.
'aku juga berencana meningkatkan levelku dengan cepat dan segera memasuki menara kehancuran…seharusnya tidak masalah' membatin Surya.
"tidak masalah…maafkan aku jika adikku merepotkanmu, tuan Park." jawab Surya.
"syukurlah kalau begitu"
Surya mematikan ponselnya.
'dengan berkumpulnya mereka bertiga, aku hanya perlu menaruh salah satu prajuritku untuk melindungi mereka' membatin Surya.
(sudut pandang Park)
setelah Surya menutup panggilannya, ia mengembalikan ponsel kepada Mora.
"kakakmu mengizinkannya" ucap Park.
ekspresi senang timbul di wajah Mora dan Ae-Cha.
'aku menyadarinya pada saat itu…' membatin Park.
'meski samar-samar…aku bisa memastikan bahwa orang yang menyembuhkanku adalah nak Surya'
***
Surya tiba di lokasi gate.
gate ungu dengan ukuran yang cukup besar, muncul di terowongan rel kereta dan gate tersebut menutup sepenuhnya jalur akses kereta.
terowongan yang gelap kini dikelilingi cahaya ungu yang berasal dari gate.
di sekitar gate telah muncul beberapa polisi dan tim dari Mugunghwa Guild.
beberapa orang menoleh ke arah Surya yang baru tiba di lokasi gate.
"sepertinya kau partisipannya ya" salah satu hunter bersikap ramah kepada Surya.
"salam kenal" ucap Surya dan menyerahkan kartu identitas hunternya.
hunter tersebut menerimanya dan menoleh ke belakang.
"ketua…partisipannya telah tiba"
seorang wanita yang dipanggil hunter tersebut menghamipir Surya dan hunter tersebut.
dengan mengenakan pakaian yang cukup ketat dan fleksibel, beberapa sisi pakaiannya dilindungi oleh besi yang diperkuat mana sebagai armor.
meski berpenampilan seperti seorang fighter…ia mengenakan cincin dengan orb sebagai material cincin tersebut…dan itu adalah atribut yang digunakan seorang mage.
wanita tersebut kini berdiri di depan Surya dan mereka memiliki tinggi badan yang hampir sama.
Surya menatap wanita tersebut sedikit ke bawah.
"salam kenal, aku partisipan dari luar…Surya Yeon-Jun" ucap Surya.
"salam kenal…aku Irene Elisabeth"
wanita berambut kuning sepanjang pinggangnya tersebut terlebih dahulu mengulurkan tangannya yang dilapisi sarung tangan.
Surya menerima jabat tangan tersebut.
keduanya menimbulkan senyum ramah seperti hunter sebelumnya.
'sepertinya mereka cukup ramah' Surya merasakan kenyamanan dari Mugunghwa Guild.
"aku berasal dari Britania Raya"
wanita tersebut mengacukan jempol kepada dirinya sendiri dan berbicara dengan bangga.
"a…a begitu ya" Surya terheran.
hunter yang ia temui kali ini memiliki selera humor yang tidak tahu tempat.
"ketuaaa! bisakah kau tidak bercanda ketika kita akan melakukan raid"
seorang wanita di belakang Irene berbicara dengan wajah cemberut.
"ma…maafkan ketua kami…ketua memang seperti itu" wanita tersebut mencubit pipi Irene dan menyeretnya ke anggota lainnya yang sudah berkumpul.
'seperti itu?' Surya membatin.
ia mengira ucapan wanita tersebut sebagai ejekan bahwa Irene memiliki selera humor yang kurang bagus.
Surya tersenyum dan menghampiri anggota yang lainnya.
setelah beberapa menit…Irene berbicara kepada tim yang akan ia pimpin.
"semuanya…bersiaplah…kita akan bersenang senang lagi!"
serentak semua anggota merasa pidato Irene sangat buruk.
"kau kira itu gate itu taman bermain" ucap salah satu hunter yang mengejek Irene sebagai candaan.
Surya menatap Irene dengan wajah heran.
"kau akan terbiasa nantinya" salah satu hunter berbisik kepada Surya.
"meski begitu, dia tidak pernah membiarkan teman-temannya terluka" seorang hunter lainnya berbicara kepada Surya dengan ekspresi bersyukur.
Surya penasaran dengan Irene.
mereka kini sedang menatap punggung ketua mereka yang sedang bersiap memasuki gate.
kemudian ketua mereka memerintahkan…
"ayo kita masuk!"
__ADS_1
1 hunter rank-S, 8 hunter rank-A, 4 hunter rank-C, dan Surya sendiri yang memiliki identitas rank-C.
total mereka kini 14 hunter.
Surya menatap gate tersebut.
'entah kenapa aku merasakan firasat yang buruk' membatin Surya.
sekilas dirinya melihat sedikit afterimage merah yang bersinkronisasi dengan gate tersebut.
benar saja ketika ia tepat dihadapan gate tersebut…warna gate itu berubah menjadi merah.
"Gate nya?!" wajah Surya mengeras.
ia menengok ke belakang dan memberitahu polisi yang ada di luar sebelum dirinya tersedot ke dalam gate.
"kalian…tolong panggil anggota guild yang lainnya!" Surya berteriak kepada polisi tersebut dan akhirnya tersedot ke dalam gate.
[Anda memasuki gate]
di dalam dungeon, gate tersebut menghilang.
'ini seperti waktu di dungeon tempat Exterminator muncul!' wajah Surya mengeras.
"a…apa yang terjadi?"
"gate nya menghilang?!"
"apa kita terdampar di dunia lain!"
semua anggota merasa panik ketika hal aneh terjadi pada mereka.
dan situasi tersebut semakin berbahaya karena interior gate tersebut berupa padang es yang suhunya mencapai -15℃.
tiba-tiba seorang hunter berteriak.
"lihat disana!"
serentak semua orang melihat ke depan, dimana hunter tersebut menunjuknya.
di depan mereka…terdapat puluhan patung golem es yang memiliki tinggi 8 meter.
patung tersebut membentuk barisan sejajar di sisi kanan dan kiri seperti sedang membentuk sebuah jalan.
"semuanya tetap tenang…patung itu tidak bergerak! mereka tidak hidup" Irene meyakinkan anggotanya.
di belakang mereka terdapat gunung es, jadi satu-satunya jalan mereka adalah berjalan diantara para patung tersebut.
"a…ayo kita jalan" Irene tetap tersenyum meski dirinya sedikit berkeringat di tengah cuaca dingin yang ekstrim.
"tunggu!" ucap salah satu anggota.
di depan mereka terdapat kabut yang tebal…dan seketika berhembus kencang sepertu sebuah badai ke arah mereka.
~Wushhhhh
dengan sekejap beberapa bagian tubuh para hunter membeku karena badai angin tersebut.
'ini berasal dari mana!!' mata Surya menyipit
~Hahaha
~Ha…haha
dibalik kabut tersebut…sesosok makhluk memunculkan siluetnya dan mengeluarkan senyuman yang mengintimidasi.
"di…dia tersenyum?!" wajah Irene mengeras.
tiba-tiba…
~Wushhh
sebuah bola cahaya yangbersinar biru, bergerak lurus ke arah tim raid dengan kecepatan tinggi.
~BOOM
~Trashhh
bola tersebut meleleh ketika tangan seseorang menangkap bola tersebut.
"Ketua!!" serentak anggota tim berteriak.
Irene yang menangkap bola tersebut dengan tangan kanannya kini tangan kanannya membeku hingga ke leher bagian kanannya.
"tidak apa! jangan khawatir" ucap Irene
ekspresinya berubah menjadi lebih serius.
ia mencengkram bola tersebut lebih keras, dan tangan kanannya mulai mengeluarkan uap panas.
~wushhh
bola tersebut meleleh sepenuhnya dan kini tangan kanan Irene dilapisi api merah yang membakar.
tim raid menatao sosok misterius yang kini siluetnya mulai menghilang…namun mereka semua mendengarkan kata-kata yang sama.
"kalian akan menjadi kelinci percobaan bonekaku!"
sosok misterius itu berbicara dan kini keberadaannya menghilang.
setelah itu terjadi…es golem yang mematung, kini memancarkan cahaya merah dimatanya dan mulai bergerak.
"mereka hidup!"
setelah Irene berteriak…seluruh anggota tim tersadarkan kembali dan langsung membentuk formasi penyerangan.
puluhan golem es kini berjalan ke arah tim raid.
"akan kubukakan jalan untuk kalian!"
tiba-tiba seluruh anggota raid sedikit mundur beberapa langkah, dan Irene berada di depan.
ia merentangkan tangannya ke depan dan merapalkan mantra sihir.
"hancurlah kalian…Fire Destroyer!"
sebuah api besar membakar tubuhnya, dan sekejap api tersebut berkumpul di depan telapak tangan kanannya.
ketika api tersebut mengecil dan mananya semakin terpusat…Irene mengatakan.
"Boom!"
~BOOOM
api kecil tersebut berubah menjadi api yang sangat besar seperti sebuah pilar dan bergerak lurus ke arah para golem es.
ledakan yang besar menutupi para golem.
'Sungguh kekuatan yang luar biasa!…namun itu tidak akan terlalu berpengaruh terhadap golem es tersebut!' membatin Surya.
ia melihat para golem yang hanya sedikit terkena efek dari serangan Irene.
'karena rank monster tersebut, adalah High rank-A!' membatin Surya.
[Es Golem : High rank-A]
seluruh anggota tim terkejut karena golem tersebut hanya mendapat sedikit retakan dari serangan ketua mereka.
dan yang lebih terkejut adalah Irene sendiri.
"bagaimana bisa?!" Irene terkejut dan wajahnya marah.
__ADS_1
golem es tersebut kini mulai berlari.
"sial!…tanker didepan!"
"baik, ketua!"
seorang tanker menggunakan skill perisainya untuk menahan serangan golem es.
~BOOM
~BOOM
~BOOM
beberapa golem es mulai menyerang pertahanan tanker tersebut.
"Ugh!"
karena tekanan yang kuat…tanker tersebut mulai memuntahkan darah dari mulutnya.
'sedikit lagi…kumohon tahanlah sedikit lagi!' membatin Irene.
setelah belasan golem es mengepung…Irene telah bersiap.
'ini akan membahayakan nyawaku…tapi aku tidak akan pernah mau membahayakan nyawa teman-temanku'
"Sekarang!!"
ketika Irene berteriak…tanker tersebut melepaskan shieldnya, dan Irene melompat ke atas.
segera setelah jaraknya menjauh di udara…tanker tersebut menutup shield nya kembali dan melindungi anggota lainnya kecuali Irene.
'apa yang ia rencanakan?!' mata Surya menyipit.
kemudian Irene berdiri di atas skill shield milik tanker.
ia mengeluarkan sebuah pil merah yang ia simpan dan memakannya.
~Glup
"aku tidak ingin melakukan ini karena rasa sakitnya sangat mengerikan, tapi aku tidak akan membiarkan satupun anggotaku tewas disini!!"
"Charge!!"
ketika Irene berteriak…api dengan kapasitas mulai membakar tubuh dan sekitarnya dengan suhu dan tekanan yang tinggi.
'pil merah digunakan untuk memperkuat daya serang dan daya tahanku…tapi segini saja rasa sakitnya!…tidak…berhenti mengeluh, bodoh!' membatin Irene.
"Haaaaa!!!"
"Terbakarlah kalian!!!"
apinya semakin melebar, karena konsentrasi yang tinggi, perlahan api tersebut berubah menjadi warna biru.
"masih belum!! HAAAAA!!!"
api tersebut semakin meluas, perlahan para golem es yang ada di sekitar Irene mulai meleleh.
"pa…panas sekali!"
para anggota tim yang dilindungi dengan skill shield tetap merasakan panas api tersebut meskipun tidak diarahkan ke arah mereka.
"HHAAAAAA!!!"
~BOOOM
belasan golem es dengan ukuran besar dapat terhempas dengan kencang dan hancur berkeping keping.
'dia kuat!! tapi itu tidak akan menyelesaikan semuanya!' membatin Surya.
setelah beberapa saat…Irene berdiri dengan luka bakar di seluruh tubuhnya…namun karena ia pengguna sihir api…itu tidak berdampak terlalu buruk baginya.
"ha…ah…aku berhasil!" Irena tersenyum lemas.
tanker melepaskan shield dan membiarkan healer menyembuhkan Irene.
"ketua…kenapa kau sangat ceroboh!!"
para anggota kesal dengan tindakan Irene yang bergerak sendiri untuk melindungi mereka.
mereka merasa seperti menjadi beban untuk Irene.
"ha…maafkan aku…haha"
Irene yang terengah engah masih bisa menunjukan senyum.
itulah mengapa para anggota tim sangat menyayangi Irene.
"ini belum berakhir…masih ada lebih dari 20 golem es disana!" ucap Irena.
mereka menatap golem es yang mulai berdatangan.
"ketua…ini akan berakhir buruk jika kita memaksa seluruh anggota menyerang mereka semua secara langsung…dan posisi kita saat ini sedang terkepung!" ucap Surya.
seluruh anggota merasakan hal yang sama.
"tiap salah satu dari mereka memiliki tingkat high rank-A dan hampir menyamai monster rank-S"
perlahan Surya berjalan ke arah depan.
"tu…tunggu…apa yang akan kau lakukan?!" seorang hunter mencoba menghentikan Surya.
"raid ini diambil oleh tim c dari salah satu guild terkuat, Mugunghwa Guild…jadi aku tidak boleh terlalu ikut campur"
salah satu golem es mendekati Surya dengan cepat.
Surya tetap berjalan kedepan kedepan.
"hei hentikan…itu berbahaya!!" salah satu hunter lainnya berteriak kepada Surya.
namun Surya tidak memperdulikan ucapannya.
"kalian memang kuat, tapi bukan berarti semua ini dapat kalian selesaikan" suara Surya menjadi rendah dan mengeluarkan tekanan.
~BOOM
tiba-tiba tangan besar golem es tersebut melancarkan pukulan lurus ke arah Surya.
"apa yang dia lakukan!!…dia bunuh diri!!…dia pasti sudah ma-"
ketika kabut salju mulai menghilang akibat pukulan tersebut…mereka semua terkejut ketika melihat sosok yang berdiri.
~wuongg
Surya berdiri kokoh menerima serangan golem es tersebut.
dirinya mengeluarkan aura yang mengintimidasi.
kemudian ia menarik lengkan besar golem es tersebut ke belakang dengan skill Untouchablenya.
golem tersebut tertarik oleh kekuatan tak terlihat.
ketika wajah golem es tersebut mendekat ke arah Surya.
~BOOOM
golem es tersebut hancur dan terpental puluhan meter secara garis lurus, dan menabrak para golem es yang di belakangnya sehingga beberapa golem es telah hancur beberapa bagiannya.
seluruh tubuh Surya dikelilingi aura ungu dan sedikit aura merah…namun matanya lah yang memancarkan cahaya merah yang mengintimidasi.
wajahnya mengeras, dan dirinya kini tidak akan ragu untuk mengeluarkan kekuatan penuhnya.
__ADS_1
"dan jika aku tidak bertindak…tidak akan ada satupun yang selamat disini"