Gaun Usang

Gaun Usang
Bab 15-Hayyan Vs Elang


__ADS_3

Hayyan dan Elang malu menatap Nayna, karena mereka berdua menyatakan perasaan dengan sangat sederhana. Nayna hanya bisa tertawa keduanya. Hayyan dan Elang pun hanya tersenyum mengingat hal itu.


Hayyan dan Elang pun saling berpelukan karena pernah berkelahi gara -gara memperebutkan Nayna. Namun, sekarang bagi sudah fix saingan secara sehat. Keduanya pun mengatur strategi masing-masing untuk meyakinkan Nayna.


Di waktu yang sama dan ditempat yang berbeda Nayna masih mengingat kekocakan keduanya. Bahkan Nayna tidak berhenti untuk tertawa. Vira dan Dila melihat Nayna tertawa saling memandang satu sama lain.


"Loe ngapain Nay, tertawa sendiri nggak ngajak kita-kita," ucap Vira dan Dila.


"Kalian berdua nie upin-ipin ya, hampir selalu bilangnya bersamaan," ucap Nayna sambil tertawa.


Vira dan Dila tertawa melihat tingkah Nayna, mereka pun ikut merasakan kebahagiaan Nayna. Meskipun mereka tidak tahu hal apa yang membuat Nayna tertawa.


Β --------------------


Aktivitas kembali dimulai School The Smart tempat bersekolah Nayna dan teman-teman akan mengadakan semua kompetisi pertandingan.


Elang salah satu peserta yang mewakili suatu kompetisi yaitu perlombaan catur. Dalam hal siasat dan trik Elang jago nya bahkan jika teman-temannya berniat melakukan sesuatu bertanya dulu dengan Elang.


Namun siapa sangka Hayyan termasuk peserta di dalamnya, meskipun Hayyan seorang mahasiswa untuk perlombaan catur tidak harus anak sekolah menengah namun demikian tetap membuat batasan umur.


Elang pun serta teman-teman yang lainnya sibuk mempersiapkan hal tersebut. Hampir seluruh siswa ikut terlibat, Nayna mengikuti ajang desainer yang menjadi modelnya Vira dan Dila. Begitu pun siswa lainnya, sibuk dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh pihak sekolah.


Seluruh siswa pun sangat sibuk dengan penampilan mereka di ajang kompetisi tersebut, meskipun masih seminggu mereka membuat persiapan sedemikian rupa karena perencanaan yang matang itu penting.


Β 


Hari yang ditunggu pun mulai, semua siswa bersiap menampilkan minat dan bakat lomba yanh dikuti. Semua siswa School The Smart mengikuti tanpa terkeculi, karena mereka dituntut harus tampil dan akan menjadi penilaian bagi pihak guru.


Nayna pun bersiap menampilkan desain pakaian yang dibuatnya, Vira dan Dila pun tampil dalam ajang tersebut mereka model pakaiaj yang dibuat oleh Nayna. Ketika memasuki altar catewalk Vira dan Dila tidak gugup sekali karena bagi mereka hal itu mudah bagi mereka.


Ketika semuanya selesai tampil bertepuk tangan semuanya dengan penampilan para desain dan modelnya. Nayna, Vira dan Dila tidak berharap menang nagi mereka tampil di catewalk sudah menjadi bagian dari prestasi. Mereka pun harus beristirahat sejenak karena pihak juri sedang diskusi atas kemenangan lomba desain di atas catewalk.


Ditempat yang sama serta waktu yang sama, Hayyan dan Elang tampil rival. Mereka pun tampak serius dengan perlombaan catur tersebut. Bahkan terkadang Hayyan terkunci dengan keahlian Elang. Namun secara cepat Hayyan membalikkan keadaan Elang yang terkunci. Keduanya tampak sengit dengan perlombaan tersebut. Tampak serius bahkan tiada gerakan kecuali seluruh tubuh seolah-olah mengikuti perlombaan tersebut.

__ADS_1


Dan waktu pun terus bergulir hingga detik-detik kemanangan di raih oleh.


"Aaahhh skakmat," ucap Elang dengan wajah lesu.


"Yes, the winner," ucap Hayyan bersorak karena menang dari Elang.


Elang pun mengakui kemenangan Hayyan. Kali ini dia benar-benar mendapatkan rival yang sepadan dengannya. Hayyan memang rival yang nyata bagi gue gumam Elang dalam hati.


Di tempat yang sama.


Pemenang dari desainer pakaian adalah Nayna, semua orang yang menghadiri tepuk tangan dengan meriahnya tampak orangtua Nayna menghadiri kompetisi Nayna. Nayna pun memberikan sambutan dan meminta orangtua nya untuk menaiki podium. Orangtuanya pun menaiki podium tersebut, dengan berurai air mata Nayna memeluk kedua orangtuanya.


Para hadirin yang menyaksikan ikut merasakan yang dirasakan oleh Nayna. Karena salah kalimat yang dipetik dari Nayna" aku menjadi seperti ini karena mama dan papa memberikan kepercayaan penuh pada ku" semuanya pun bertepuk dengan meriah.


Kompetisi pun berakhir dengan kemenangan Hayyan dan Nayna.


Setelah acara selesai semua berkerumun memberi selamat pada Nayna. Nayna pun tersenyum melihat semua sikap orang tersebut.


Begitupun sahabatnya Dila dan Vira yang melihat memberikan selamat kepada Nayna, saat itu mereka pun izin dengan orangtua Nayna untuk mengajak Nayna mengadakan perayaan.


"Baiklah boleh, Nayna sini papa dan mama bawa kan saja piala dan hadiahnya kan tadi sudah berfoto jadi sekarang kalian nikmati waktu bersama," ucap mama Nayna.


"Terima kasih mama dan papa," ucap Nayna memeluk papa dan mama nya.


Papa dan Mama nya pun pamit duluan, karena papa Nayna memiliki rapat sedangkan mama Nayna harus ke arisan teman-temannya.


Nayna pun melambaikan tangannya kepada kedua orangtuanya. Nayna bahagia bisa memberikan kemenangan kepada orang tuanya.


Nayna, Vira dan Dila pun pergi meninggalkan tempat itu yang sudah sepi ditinggalkan oleh banyak orang tadi. Ketiga bersahabat itu tertawa bersamaan, disaat mereka ingin melangkah dan mencari mobil. Datanglah Hayyan dan Elang bersamaan.


"Selamat ya Nayna," ucap keduanya.


"Iya sama-sama, kalian berdua bisa datang bersamaan, apakah kalian sudah jadi teman dekat," ucap Nayna tersenyum kecil.

__ADS_1


"Hahaha, iyaa begitulah," ucap Hayyan merangkul Elang.


Elang berusaha melepaskan pelukan Hayyan, akan tetapi Hayyan memegang erat rangkulan tersebut, jadi sulit untuk melepaskan tangan Hayyan.


"Kalian mau kemana?" ucap keduanya bertanya.


"Kita mau merayakan kemenangan Nayna, jadi kita sudah memesan tempat," ucap Dila sambil menunggu jemputan sopirnya.


"Hayyo kita ikut juga ya, boleh kah," ucap keduanya.


"Ehm nggak boleh lah, ini hanya untuk kita bertiga, kalian kenapa harus ikut?" ucap Vira.


"Eehhh nggak apa-apa, tapi kalian berdua yang bayarin," ucap Dila.


"Okey, yang penting kami di ajak kesana," ucap keduanya


Nayna hanya menggelengkan kepalanya atas sikap sahabatnya, karena dia bingung harus menjawab apa?


Kedua sahabatnya sudah mempersiapkan jadi hanya bisa berusaha menyenangkan atas suprise yang di buat oleh sahabatnya, meskipun harus ada Hayyan dan Elang, sebab itu menganggu kebersamaannya dengan sahabatnya.


Mobil jemputan Dila pun datang.


"Hayoo Vira dan Nayna ikut masuk ke mobil ku saja, kalian berdua ikuti dari belakang saja ya, agar kita merasa berasa ada bodygourd," ucap Dila masuk ke mobil.


Setelah sahabat nya masuk ke mobil, dan mobil telah melaju, terjadilah percakapan.


"Nayna elo enak banget ya direbuti oleh dua cowok sekaligus," ucap Vira.


"Iya Nayna, kasih triknya dong, agar kita bisa dekat sama cowok yang kita inginkan," ucap Dila.


"Kita hanya fokus belajar saja, okey," ucap Nayna menutup obrolan teman-temannya.


Bagaimana kelanjutan Hayyan dan Nayna, atau ketiganya. Saksikan episode berikutnya?πŸ˜†

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷


__ADS_2