Gaun Usang

Gaun Usang
Kembali


__ADS_3

"Nayna... terima kasih ya kamu sudah bantu Tante, setidaknya masih ada yang dituruti oleh Elang" ucap Mama Elang.


"sama-sama Tante... ohya Tante kemana yang lain, maaf jika Nayna bertanya"ucap Nayna.


"kamu tidak salah kok Nay... Tante hanya berdua dengan Elang.. Elang bertemu dengan Tante hanya di malam hari, selain Tante dan Elang ada Bik Suri suka bantu Tante jadi nggak terlalu sepi, ayahnya Elang sudah meninggal sejak Elang SMP dikarenakan sebuah penyakit, perusahaan dihandle oleh Tante, Elang sama sekali tidak ingin mengikuti jejak papanya yang mengurus bisnis hingga tidak ada waktu buat keluarga" ucap Mama Elang panjang lebar tentang kehidupan keluarga mereka.


Saat Elang menuju ruang tamu, mama Elang pergi begitu saja dengan alasan mau menyiapkan makanan untukku.


"Nayna... mama ku kenapa pergi begitu saja kayak menunduk sedih gitu" ucap Elang khawatir.


"ehm mama kamu tadi kelilipan, terus dia mau nyiapi makanan, ohya kamu mau kemana rapi begini" ucap Nayna penasaran.


"mau ngajak kamu jalanlah, ada sopir yang bisa ngajak kita keluar" ucap Elang dengan nada santainya.


"nggak mau keluar, aku mau disini saja. kamu udah janjikan nggak mau keluar, aku temani kamu di rumah saja yaa" ucap Nayna memohon.


"baiklah-baiklah aku nggak akan kemana-mana selama pemulihan, pasti mama yaa memohon sama kamu" ucap elang kesal.


"elang.. mama mu sungguh sayang dengan kamu, cobalah mengerti perasaan nya ketika tidak ada siapapun untuk berbicara" ucap Nayna memberikan nasehat kepada elang.


"iyaa Nayna aku paham maksudmu.. selesai sekolah aku masih lanjut di Indonesia kok, aku ingin selalu melindungi mama, aku sering keluar karena mengikuti berbagai training, tanpa sepengetahuan mama aku ingin menjadi laki-laki kuat yang akan melindunginya" ucap elang dengan penuh wibawa.


"nah itu baru benar" ucap Nayna sambil tersenyum.


"nayna... kalau kamu tersenyum cantik deh.." ucap elang.


"apaan sih, aku udah punya Hayyan tahu.. nah mama mu mengantarkan makanan" ucap Nayna mengalihkan pembicaraan.


"Makanan datang... hayoo makan sambil bicara yaa.. karena ada Nayna yang menemani elang jadi Tante mau siap-siap kerja, kalian boleh jalan tapi harus hati-hati ya, Tante lega selama elang bersama Nayna" ucap Mama Elang pergi begitu saja.


"makasih Tante " ucap Nayna.


"nay.. mau nggak kita keluar... aku beneran bosen di rumah setidaknya kita nonton gitu, kalau Masalah kaki ku kamu tenang saja atau kamu malu yaa jalan sama aku karena cacat begini" ucap elang cemberut.


"tidak...tidak... tapi bukan nya akan membuat Hayyan cemburu kalau ketahuan" ucap Nayna.


"yaa udah telpon saja Hayyan dan jelaskan dengan dia"ucap Elang.


"ehmmm ituii..." ucap Nayna bingung menjelaskan.

__ADS_1


"kalian berantem gitu terus Hayyan menghubungi kamu nggak" ucap elang.


"nggak... sudah 2 hari kami tidak komunikasi" ucap Nayna.


"ehm baiklah kalau gitu.. agar dia bisa hubungi kamu lagi kita berjalan berdua saja tapi tetap kami chatt Hayyan nya" ucap elang menenangkan Nayna.


"baik elang.. makasih solusinya" ucap Nayna.


Nayna mengirim pesan ke Hayyan, namun belum dibaca Hayyan sebab disana sudah siang sehingga masih aktif dengan perkuliahan.


Elang dan Nayna pun menikmati perjalan mereka selama di mall. Hal itu membuat elang sangat bahagia sehingga elang lupa bahwa kakinya tengah terluka. melihat senyum Nayna membuat elang benar-benar berkali-kali jatuh cinta dengan Nayna.


"Elang... kamu lihat apaan sih senyum gitu" ucap Nayna.


"ehm nggak ad kok.. ohya mari kita makan aku lapar setelah kita menonton film tadi" ucap elang.


Keduanya pun mencari tempat makan, setelah sampai mereka memesan makanan tersebut. Saat asyik makan dering ponsel Nayna berbunyi dengan sangat keras...


"Yaa Hallo..." ucap Nayna datar.


"udah bisa selingkuh sekarang yaa, kamu nggak anggap aku pacar kamu apa? bisa-bisanya berduaan dengan laki-laki lain di Indonesia" ucap Hayyan marah.


"kan aku sudah memberi tahu kamu" ucap Nayna membela diri.


"........." diam membisu jawaban Nayna.


"kenapa kamu diam? kamu merasa bersalah.. ooh atau kamu mau kita putus gitu, oke kita putus sekarang kamu bebas dengan laki-laki manapun yang kamu suka" ucap Hayyan marah dan kesal selain karena presentasi tidak baik karena kondisi tubuhnya semua emosi nya dilemparkan ke Nayna..


"...." nayna masih mode diam..


"oke kalau kamu tidak menjawab, aku merasa kamu sudah lelah dengan hubungan ini" ucap Hayyan langsung menutup ponselnya.


Elang yang mendengar sayup-sayup obrolan tersebut hanya diam sejenak.


"elang kita pulang yuuk.. mama kamu chatt aku ini saatnya kamu istirahat dan minum obat" ucap Nayna dengan senyum terpaksa nya.


"baik Nay.. makasih sudah menemaniku dan maaf karena aku kalian bertengkar lagi" ucap elang meras bersalah.


"nggak apa-apa kok elang, lusa aku harus kembali ke Austria.. Jadi hanya bisa menemanimu hari ini" ucap Nayna.

__ADS_1


"bener kah secepat itu.." ucap elang.


"iyaa karena tiketnya sudah lama aku pesan, sekaligus tugas sudah menanti" ucap Nayna sambil tertawa.


Di dalam mobil tiada suara sedikitpun dari keduanya. Namun, Elang melihat ekspresi wajah Nayna terlihat lesu dan tiada semangat sama sekali. Mereka pun sampai di rumah Elang.


"Elang, aku tidak masuk ke rumah mu ya, mau pulang di chatt oleh mama"ucap Nayna berpura-pura menyimpan kesedihannya.


"baiklah kalau begitu hati-hati ya, kalau sudah di rumah kabari" ucap elang sambil melambaikan tangannya.


"oke" ucap Nayna dengan membalas melambaikan tangannya.


Nayna pun menjalankan mobilnya dengan perlahan.


Beberapa menit kemudian...


"Mama... Papa... Nayna pulang..." ucap Nayna menyapa orang tua nya yang lagi berbicara dengan si kecil.


"iyaa sayang.. sayang kamu jadi lusa balik ke Austria.. mama titip satu koper yaa disana sudah ada tulisannya, kamu bukanya pas disana saja"ucap Mama Nay.


"baik mama sayang..." ucap Nayna langsung ke kamarnya.


Tiga hari kemudian...


"Ma.. Pa.. Nayna izin berangkat yaa... sering-sering vcan nanti karena masih kangen dengan debat" ucap Nay manja.


"iya pasti dong sayang" ucap Mama dan papa sambil mencium kening Nayna.


Saat Nayna berangkat ada Elang yang berlari dengan terseok-seok...


"bukannya kaki loe masih sakit.," ucap Nayna khawatir.


"udah mendingan kok.. nie buat kamu" ucap elang.


"apaan sih?" ucap Nayna penasaran.


"buka nya nanti pas di sana yaa.. kabari kalau sudah sampai" ucap Elang.


"baik... mama dan papa serta elang aku pergi dulu yaa.. see you" ucap Nayna sambil melambaikan tangannya...

__ADS_1


πŸπŸ’πŸ’πŸ’πŸ


Like and comment ya


__ADS_2