
Cinta itu datang karena memiliki rasa memiliki dan ingin berjuang bersama. Rindu itu perkataan yang bisa diutarakan dengan rasa cinta dan sayang.
"baru saja berpisah sebentar dengan Hayyan rindu ku sudah berat" ucap Nayna dalam hati.
Nayna pun tidak puas dan berusaha menelpon Hayyan. Namun, Hayyan tidak mengangkatnya sama sekali.
Saat Nayna bergelut dengan pikirannya Joe datang dan menghampirinya.
"Nay, gue mau bicara sama kamu, ada hal penting" ucap Joe dengan nada cuek.
"oke, siap Joe" ucap Nayna.
Nayna pun mengikuti jalan Joe, hingga Nayna tertabrak di punggung Joe dan hampir saja terjatuh ke kolam renang.
"ehm... makasih Joe" ucap Nayna repleks.
"kamu mikirin apa sih?" ucap Joe.
"nggak apa-apa, mau bicara apa ya Joe" ucap Nayna mulai bersikap tenang.
"baiklah to the point aja, kata mama kamu akan pindah rumah dan kabarnya pacarmu juga sudah disini, yang pasti aku akan tetap jadi pacarmu tidak ingin putus denganmu kalau bisa pertemukan aku dengan pacarmu" ucap Joe menjelaskan.
"haaaaa... dapat info darimana itu, kamu mengikuti yaa Joe, aku ngga suka kamu ikut campur urusan pribadiku" ucap nayna dengaj nada kesal.
"yaa aku tahu dari mulut kamu sendiri pernah bicara,, oke itu saja Nay intinya aku tidak akan nyerah denganmu karena aku mencintaimu" ucap Joe pergi begitu saja meninggalkan Nayna ditengah kebingungannya.
"Seminggu lagi aku akan pindahan dan Hayyan adalah pacarku yang sebenarnya kenapa Joe bersih keras tetap menginginkanku" ucap Nayna.
__ADS_1
Saat Nayna sudah memasuki kamar dan ingin melepas pakaian sekolahnya, dering telpon pun berbunyi...
drrrrrrttttt........drrrttttt.....
"Yaa Hallo Hayyan...." ucap Nayna dengan nada biasa aja.
"kenapa nada bicara kamu kesal gitu, nggak suka ya sayang aku nelpon kamu atau ada yang membuatmu sedih" ucap Hayyan menjelaskan.
"aku sedang rindu denganmu Hayyan tapi kita bertemunya sangat sebentar" ucap Nayna dengan nada kesal.
"jadi, maksud Nay kita bertemu gitu tapi ini udah sore jam 4" ucap Hayyan.
"iyaa sih, tapi aku rindu sayang" ucap Nayna.
"yaa udah aku jemput kamu yaa sayang ditempat biasa" ucap Hayyan sambil mengenakan pakaiannya.
"iya sayang, sampai ketemu yaa aku udah ready mau meluncur ke tempatmu ya" ucap Hayyan.
Panggilan telpon pun terputus keduanya bersiap-siap untuk bertemu. Keduanya masih memiliki rasa rindu yang mendalam, sehingga keduanya memutuskan untuk bertemu karena kerinduan.
Nayna pun pamitan dengan Mama Joe. Nay pun bergegas dengan cepat karena rindunya sudah benar-benar memuncak pada Hayyan.
Nayna pun bertemu dengan Hayyan dan langsung memeluknya. Hayyan yang melihat itu hanya tersenyum melihat tingkah ke kanak-kanakan pacarnya.
"Sayang, aku ngajak kamu di tempat makan yang bagus mau nggak" ucap Hayyan.
"mau dong sayang, ohya titipan mama gimana?" ucap Nayna.
__ADS_1
"nanti kita ke rumah jam 4 ya sayang, agar kamu sampai rumah ini nggak kesorean" ucap Hayyan.
Hayyan dan Nayna pun menikmati perjalan berdua mereka, bagaimana tidak kerinduan pada Hayyan sudah sangat memuncak. Sehingga sekali-kali Nayna selalu menggangu Hayyan di saat menyupir membuat Hayyan terkadang menyepi untuk sekedar berciuman dengan Nayna.
"Saayang, kamu kenapa sih dari tadi minta di cium" ucap Hayyan bertanya.
"hehe.. aku rindu kamu sayang, mana juga aku akan sibuk dalam beberapa hari nie, jadi takutnya tidak bisa bertemu dengan mu dan nanti rinduku menumpuk" ucap Nayna malu-malu.
"baiklah kalau gitu sayang, bentar lagi kita akan tiba di tempat yang mau dijadikan tempat favorit bagi kita berdua" ucap Hayyan sambil membelai rambut Nayna.
Nayna pun bahagia karena ucapan Hayyan tersebut. Baginya itu adalah motivasi yang berharga itulah bentuk kasih sayang yang diberikan Hayyan baginya. Sepanjang perjalanan Nayna terus saja tersenyum mengingat perkataan Hayyan.
Tibalah mereka tempat yang di tuju mereka..
"Hey sayang, kenapa kamu tersenyum dari tadi kita sudah sampai loe" ucap Hayyan sambil membuka pintu mobilnya.
Ketika mereka memasuki resto tersebut. Tampak artestik pemandangan yang indah di dalamnya, bahkan ada tempat berfoto bagi pasangan. Hayyan pun mengambil kesempatan itu karena sudah cukup lama mereka berpacaran tapi belum memiliki moment untuk berfoto.
Keduanya pun menikmati setiap moment mereka berdua. Sehingga tanpa terasa sore pun telah menjelang dengan sangat cepat. Hayyan pun mengajak Nayna ke rumah dan bertemu orangtuanya. Orangtua Hayyan sangat bahagia dengan kedatangan Nayna, namun Nayna tidak bisa berlama-lama karena waktu sudah sore. Meskipun Hayyan akan mengantarnya sampai ke rumah.
๐๐ท๐ท๐ท๐
Bagaimana kelanjutan kisah Hayyan dan Nayna??
Penasaran, tunggu episode selanjutnya ya๐
Like and comment ya
__ADS_1
Terima kasih๐