Gaun Usang

Gaun Usang
Pernyataan


__ADS_3

Joe masih memandang jendela sekolah dan sesekali melihat kelapangan, dia hanya melihat Nayna dan merasa sakit dengan kelakuan Nely.


"Duuh Nay, keras kepala banget sih aku udah pernah bilang Nely jangan dilawan kan akhirnya 2 hari di sekolah sudah dapat hukuman, tapi yang aku suka dari dia sedikitpun tidak mengeluh bahkan mengadu pada ku, wanita ini buat aku penasaran saja" ucap Joe.


Setelah pelajaran usai, Nayna dan Nely pun usai di hukum. Nely pun mendekati Nayna dan ingin menamparnya, tamparan itu pun mengenai pipi Nayna dan dia jatuh pingsan karena Nayna memiliki fisik yang lemah. Joe yang melihat hal itu langsung memopong Nayna dan berlari menuju ruang UKS.


Joe benar-benar panik bahkan Velan teman dekatnya ngga pernah melihat dia sepanik itu terhadap wanita. Dokter sekolah pun menyatakan bahwa Nayna perlu istirahat dan jika bangun dikasih vitamin agar pemulihannya cepat..


Di Alam mimpi...


Seorang laki-laki menghampirinya dan memeluknya memberikan gaun usang yang cantik dengan warna kesukaannya. Saat Nayna memakainya gaun tersebut tidak usang lagi.


Laki-laki itu pun berkata "Nayna sayang gaun usanh ini jika di kenakan di kamu akan terlihat cantik jadi jagalah gaun ini, di masa yang akan datang ada laki-laki yang memang menjadi takdirmu.


Nayna hanya mengangguk saja, dia pun mendapati di lehernya ada sebuah kalung cantik bermata biru, Nayna pun terbangun setelah beberapa jam dia pingsan.


Setelah Nayna bangun dia dapati Joe tengah memegang lengannya, namun yang lebih heran lagi sekarang Nayna berada di kamarnya. Kok, aku bisa kembali ke kamar bukannya tadi di sekolah.


Saat sadar Nayna bangun, Joe pun repleks memeluknya.


"Nay, maafi gue ngga bisa melindungi gue, loe pingsan sudah seharian, mama memarahi gue sekarang loe mau menyuruh gue apa saja terserah, agar mama gue ngga ngomel" ucap Joe.


Nayna malah tersenyum ketawa melihat tingkah Joe yang mungkin akan diketawain teman-temannya jika melihat tingkah Joe seperti kekanak-kanakan.


"Lah kok loe malah ketawa, ngga ada yang lucu tahu, Loe pingsan karena gue nggak jaga loe" ucap Joe.


"buukan gitu joe, mungkin kemarin fisik ku lagi lemah saja, jadi tak perlu khawatir, sekarang jam berapa?" ucap Nayna.


"sekarang jam 9 malam..." ucap Joe.


"apaaaa?" ucap Nayna.

__ADS_1


"keenapa Nay, ada yang salah kah, ohya kata mama ada bingkisan buat kamu thu di atas meja?" ucap Joe.


"baiklah Joe terima kasih, terus yang gantiin pakaian siapa? terus apakah dileherku ada kalung?" ucap Nayna menjelaskan panjang lebar.


"mama yang gantiin baju kamu, kalau kalung thu dileher kamu yang bermata biru" ucap Joe.


"Kok bisa joe melihatnya, atau memang bisa tampak ya" gumam Nayna sambil melamun.


"Nay, kamu kenapa melamun, apakah ada hal lain yang kamu inginkan" ucap Joe.


"ehm nggak ada kok Joe, ohya sampaikan dengan tante aku udah sehat, makanan dan obat di atas meja akan aku makan, aku izin beristirahat di kamar ya, tolong bilangin sama tante, maaf udah merepotkan" ucap Nayna.


"oke baiklah, ohya Nay ini ponsel mu udah aku cas, kalau nanti ada apa-apa call aku ya" ucap Joe mulai sedikit lega karena Nay udah bangun dari pingsannya.


"terima kasih Joe, ohya Joe bisa nggak kamu mendekat sebentar" ucap Nayna.


Joe pun mendekat Ke Nayna..


Nayna pun memeluk Joe...


Setelah usai dipeluk Joe pun berpamitan.


----------


Di kamar Joe..


"aduuu baru kali ini lah, aku bisa lulu dengan seorang wanita bernama Nayna, bagaimana mungkin aku bisa penurut banget dengan dia, apa benar kata Velan lama-lama gue jatuh cinta dengan Nayna" aaaargh nggak mungkin guma Joe.


Joe pun beristirahat...


Pagi pun menampakkan mataharinya...

__ADS_1


Mama Joe pun sudah berpesan dengan anaknya agar menjaga Nayna dengan baik, Joe pun henya menurutinya saja.


Di dalam mobil Nayna hanya beristirahat..


Saat Nay di belakang mobil ingin berangkat, Nay meminta tolong dengan Joe.


"Joe bisa ngga kamu duduk di belakang saja, aku mau tidur sebentar" ucap Nayna.


Joe pun pindah ke belakang karena tidak mungkin mereka akan berbalik lagi ke rumah ambil bantal.


Joe pun merelakan pahanya untuk dipakai sebagai alas tidurnya Nay.


Nay pun tertidur sementara.


"Aduuh kenapa wajah Nay malah mendekati yang di bawah sana, waah bisa pusing aku" gumam Joe dalam hati.


Saat sampai Joe benar-benar pusing, namun pusingnya hilang ketika Nay malah memeluknya dan mencium pipinya saat bangun.


"duuh nie cewek nyium gue di kala di masih tertidur" gumam Joe.


Nayna pun tersadar saat pipinya di sentuh oleh Joe.


"udah sampai ya Joe, makasih ya bantalannya" ucap Nayna tanpa dosa.


Nayna pun merapikan penampilannya.


Nayna dan Joe berjalan berbarengan dan dia memberikan pernyataannya bahwa mulai sekarang dan seterusnya jika ada yang berani menggagu Nayna akan berhadapan dengan dirinya.


Nely yang melihat pernyataan itu semakin cemburu dan geram melihat joe lebih memilih Nayna.


Nayna hanya terbengong atas pernyataan Joe.

__ADS_1


πŸ‚πŸŒ·πŸŒ·πŸŒ·πŸ‚


Like and comment ya😊


__ADS_2