Gaun Usang

Gaun Usang
Bab 77 - Berada di alam lain


__ADS_3

Joe pun di periksa atas kejadian yang menimpa mereka. Untungnya Joe datang tepat waktu menolong Yea. Setelah usai Yea pun memeluk Joe.


Joe menyelematkan Yea dari mulut mantannya yang tidak jelas itu. Sehingga Yea merasa bahagia di lindungi oleh Joe.


"Joe, kamu janji ya jangan melukai dirimu lagi seperti ini," ucap Yea dengan wajah sedihnya.


"Maaf Yea untuk hal membela orang yang aku sayang aku tidak bisa bersabar, siapa lagi yang akan melindungi mu? aku calon suami mu kan, jika kamu menganggap ku begitu ya sudah sewajarnya lah," ucap Joe berkata dengan tegas.


"Ehm baiklah kalau begitu, yang penting kamu jangan terluka lagi pokoknya," ucap Yea khawatir.


"Iya calon istriku, aku akan menjaga diriku, akan tetapi coba ceritakan pada ku, kenapa mantan mu berkata begitu," ucap Joe bertanya.


"Sebenarnya aku pacaran dengan pacarku itu cukup lama satu tahun waktu kelas 2 SMA, aku terpaksa menerimanya karena dorongan dari teman-teman, padahal aku tidak ada keinginan untuk pacaran, hingga di 6 bulan hubungan kami, dia meminta macam-macam yang sebelumnya pegang tangan dan ingin menyentuh bagian tubuh ku yang lain," ucap Yea mulai meneteskan air mata jika mengingatnya.


"Yea, jangan dilanjutkan jika hal itu membuat mu sedih sayang," ucap Joe menggosok punggung Yea.


"Aku akan lanjutkan, agar hati ku tidak lagi sakit melihat dia lagi nantinya," ucap Yea melanjutkan.


"Baiklah, silahkan aku akan mendengar nya," ucap Joe mulai melepas tangan Yea, dia hanya membelai rambut Yea.


"Setelah tangan, dia pun mencium tangan, aku pun membolehkan saja, dia bahagia bisa memegang tangan ku, hingga dia pun meminta ciuman, aku membolehkan hanya di bagian pipi kening saja, dia pun melakukannya, hingga dia berkeinginan minta yang lain aku pun menolak, hingga dia murka dan marah dengan ku, kami putus selama setahun," ucap Yea menghapus air matanya.


"Jadi Yea, aku ingin bertanya bagian mana yang di sentuhnya," ucap Joe bertanya.


"Hanya tangan dan kening saja kok, sekarang aku sudah lega bisa menceritakan pada kamu Joe," ucap Yea dengan tersenyum.


"Oke kalau begitu, kamu mau nya bagaimana kalau aku serius tentang hubungan ini?" ucap Joe bertanya serius.


"Aku ingin kita menikah muda, masalah bekerja orang tua ku malah senang jika aku menikah muda, setidaknya kita bisa tinggal di rumah ku sekarang," ucap Yea menjelaskan.


"Maksud kamu bagaimana Yea?" ucap Joe mulai bingung.


"Nanti saja jika kita sudah menikah, maka perkataan yang tertunda tadi nanti aku bilang, sekarang intinya kamu harus sembuh dulu, kata dokter tadi minum obat dulu yang ini untuk pereda nyeri," ucap Yea memberikan obat pada Joe.


Saat Yea memberikan obat ke mulutnya Joe, tanpa sengaja menyentuh jari Yea. Yea yang pernah di sentuh hanya malu-malu wajahnya, Joe mengetahui itu dan mulai mencari cara untuk mencairkan suasana.

__ADS_1


"Sayang, sepertinya aku sudah sehat, kita boleh pulang kan," ucap Joe mencairkan suasana.


"Iya kita boleh pulang, terus wajah kamu nanti gimana jelaskan dengan mama kamu?" ucap Yea bertanya.


"Argh, itu masalah gampang, yang penting nanti kami jaga kesehatan dan jaga diri sayang," ucap Joe sambil berdiri dari tempat kasur tersebut.


Keduanya pun meninggalkan klinik tersebut. Yea pun mengemudi karena Joe sedang tidak sehat kondisi tubuhnya dan dia pun tertidur.


Sesampainya di rumah Joe, mama Joe sudah berada di teras halaman mereka. Dan melihat Yea keluar.


"Yea, kamu kok turun sendiri Joe kemana?" ucap mama Joe bertanya.


"Joe tertidur ma, aku bingung bangunkan nya dan tadi Joe habis memukul seseorang jadi dia di pukul balik," ucap Yea menjelaskan.


"Aduh nie anak sungguh membuat malu," ucap mama Joe segera menghampiri mobil.


Yea pun langsung memegang tangan mama Joe dan meminta maaf, mendengar permohonan maaf Yea, mama Joe bingung.


"Kamu kenapa minta maaf atas kesalahan Joe?" ucap mama Joe bertanya.


"Oh jadi begitu ceritanya, baiklah mama tidak akan marah jika itu kejadian, dia membela untuk wanita yang di sukainya, kalau begitu kita bolong berdua saja, Joe kalau tidur susah bangunnya," ucap mama Joe sambil membuka pintu mobil.


Setelah itu keduanya pun masuk ke dalam kamar nya yang tidak jauh, mama Joe melepaskan saja pegang dari Yea. Karena mama Joe mau mengambil obat. Saat terlepas tanpa sengaja Joe terjatuh tepat di kasur dan Yea jatuh ke pelukan Joe, saat Yea ingin melepaskan pelukan tersebut di tahan oleh Joe.


Yea merasa bingung bagaimana bisa orang yang tidur bisa erat memegang tangannya. Mama Joe teriak dari luar kamar, obat di letakkan ya di depan kamar, karena mama Joe lupa kalau sedang memasak. Akhirnya di kamar tersebut hanya berdua saja.


Joe pun langsung membuka matanya dan tersenyum pada Yea.


"Yea, sebentar saja seperti ini, aku janji tidak akan menyentuh apapun," ucap Joe memohon.


Setelah keduanya usai pelukan. Yea pamitan untuk pulang, Joe membolehkan dan meminta maaf tidak bisa mengantarkan sampai keluar rumah.


Saat Yea hendak keluar kamar Joe, mama Joe datang.


"Yea, nggak makan disini dulu," ucap mama Joe.

__ADS_1


"Hehe, nggak perlu Tante, ini kunci mobil Joe, jemputan ku juga sudah di depan, Yea pamit ya Tante," ucap Yea izin pamit.


Yea pun pulang dengan menundukkan kepalanya menuju gerbang rumah tersebut.


*


Di tempat berbeda.


Nayna tidak sadarkan diri, setelah dia tertidur malam itu. Nayna sudah tidak sadarkan diri selama 5 jam lama nya, Elang yang mengetahui hal itu bingung harus berbuat apa. Karena Nayna pingsan ketika mereka bertemu tanpa sengaja.


Nayna di dunia lain.


[Aku berada dimana?]


[Kenapa semuanya terasa asing?]


Datanglah seorang nenek menghampirinya.


"Nayna, kamu apa kabarnya? kenapa gaun usang jarang kamu gunakan?" ucap nenek bertanya.


"Maaf nek, mantra gaun usang membuat tubuh ku harus tertidur sementara dan aku harus terlelap dalam mimpi, sedangkan aku di dunia ku banyak hal yang harus aku atasi," ucap Nayna menjelaskan.


"Baiklah, karena mantra gaun usang ini turun temurun, maka nenek akan menggantinya dengan bisa melihat di mata mu, akan tetapi selama di dunia kamu akan koma selama 3 hari," ucap Nenek.


"Ti-dak nenek, Nayna tidak mau itu," ucap Nayna menolak.


Akan tetapi energi tersebut malah masuk dengan cepatnya ke dalam tubuh Nayna, semakin Nayna memberontak semakin energi itu masuk, Nayna pun mulai merasa tenang. Karena dia mulai bisa menerima semuanya.


Nayna pun koma selama 3 hari berada di rumah sakit dengan di temani Elang.


Saat Nayna bangun, dia bingung yang di hadapannya.


πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰


Penasaran.

__ADS_1


like, comment, gift dan vote yaπŸ˜‚


__ADS_2