
#Biasakan setelah selesai membaca like dan comment ya terima kasih π€
Next.
Nayna dan Elang beraktivitas seperti biasanya. Nayna kuliah sedangkan Elang kerja malamnya harus kuliah online, karena terkadang saja kuliah nya online.
Sehingga Elang lebih fokus ke perusahaan papa nya. Nayna pun fokus dengan perkuliahannya, keduanya kadang bicara di saat malam ketika berada di tempat tidur.
Hingga suatu malam Elang menginginkan nya.
"Sayang, aku menginginkan hal itu boleh nggak?" tanya Elang dengan wajah malu-maluin nya.
"Boleh sih sayang, tapi bagaimana cara nya kita belum tahu caranya?" ucap Nayna bermuka malu.
"Ya sudah sayang, kita nonton film yang romantis saja dulu, jika sudah siap, kita pasti akan melakukan nya dengan bersama," ucap Elang sambil menghidupkan laptop nya dan mematikan lampu kamar mereka.
Keduanya pun fokus dengan film yang mereka tonton, hingga salah satu dari keduanya sudah melepas beberapa pakaian yang di kenakan.
Hingga Elang yang memulai lebih dulu mendekati istrinya. Hingga adegan itu pun terjadi dengan perlahan dan malam itu keduanya merasakan kebahagiaan pertama kali sebagai suami istri selama 1 bulan menikah.
Karena kesibukan keduanya baru kali itu mereka melakukan nya.
Sensor
Sensor
Pagi yang cerah bagi pasangan muda ini seakan tidak ingin berjauhan keduanya, masih asyik dengan pelukan di atas ranjang tanpa mengenakan pakaian sehelai pun.
Sedangkan pelayan mereka sudah selesai beres-beres dan menyiapkan makanan buat keduanya. Hingga keduanya berbicara setelah bangun dari tidurnya yang menyenangkan.
"Sayang, aku pergi ke kampus siang masuk hari ini, kamu bisa nggak siang juga berangkat ke kantor nya, aku masih kangen dengan kamu sayang," ucap Nayna dengan mode manja.
"Iya sayang, boleh-boleh kebetulan hari ini tidak ada yang khusus, kamu tunggu di kamar ya sayang, aku ambil sarapan kita dulu okey sambil menghubungi sekretaris ku," ucap Elang mencium kening istrinya.
"Hore, makasih sayang," ucap Nayna bersorak bahagia.
Elang pun ke ruang dapur, di sana ada bibik yang selesai memasak.
"Baik tolong antarkan sarapan kami ke kamar ya, paket lengkap seperti biasa," ucap Elang minta tolong sambil fokus menelpon sekretaris nya.
"Baik tuan elang," ucap bibik membawa beberapa makanan.
Bibik pun mengantarkan sarapan ke kamar, Nayna hanya tersenyum saat di lihat bibik.
__ADS_1
"Hehe, maaf ya bibik jadi merepotkan di bawa sarapan kami di sini," ucap Nayna sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Nyonya habis melakukan hubungan suami istri ya, mau saya ajarin nggak nyonya agar suami selalu lengket," ucap bibik mendekat ke Nayna.
"Apa bibik? selagi bukan hal yang aneh sih," ucap Nayna penasaran.
Bibik pun mendekat kan mulutnya ke telinga Nayna, Nayna pun mulai memahami perkataan Bibik. Nayna pun berucap terima kasih, lalu bibik pun keluar pas Elang sudah datang dengan membawa beberapa makanan.
"Sudah ya Bik, bibik bisa melakukan aktivitas lainnya, terima kasih baik," ucap Elang.
"Sama-sama tuan," ucap bibi pergi dari kamar keduanya.
Elang pun mencium kening istrinya, dan berkata.
"Sayang, kamu pakai piyama sana, nggak mungkin kamu tidak memakai apapun," ucap Elang menjahili istrinya.
"Iya lah sayang," ucap Nayna menggunakan piyama nya.
Keduanya pun menikmati makanan mereka dengan bercanda satu sama lain. Hingga dering ponsel Nayna kembali berbunyi.
π±"Ya Hallo Tante," ucap Nayna.
π±"Yea dan Joe menikah dua Minggu lagi, Nayna datang ya dengan suami, kalau bisa Papa dan mama serta adikmu yang kecil ajak ke sini," ucap mama Joe.
π±"Oke Nayna, Tante tunggu kehadiran mu ya,," ucap mama Joe langsung menutup panggilan.
Nayna bahagia mendengar kabar bahagia tersebut, hingga Elang penasaran dengan percakapan istrinya.
"Siapa yang menelpon sayang? dan ada kabar apa? hingga kamu bahagia banget," tanya Elang sambil melahap makanan.
"Mama nya Joe sayang, 2 Minggu lagi pernikahan mereka, aku sudah janji akan datang, ayo sayang kita datang ya, please," ucap Nayna memohon pada suaminya.
"Tanggal berapa emang nya?" tanya Elang.
"Ini sayang," ucap Nayna memperlihatkan undangan pada suaminya.
"Aku buat agenda dulu di ponsel, nanti aku tanyakan dengan sekretaris ku ya sayang," ucap Elang.
"Oke sayang, aku berharap kamu bisa datang sayang, masa' aku sendiri datang ke sana," ucap Nayna.
"Tadi kamu bilang papa dan mama di undang, kenapa nggak di ajak mereka saja?" ucap Elang bertanya.
"Mama belum mau naik pesawat sayang, adikku masih usia 2 tahun, mama juga masih banyak urusan yang belum selesai di sini," ucap Nayna menjelaskan.
__ADS_1
"Oh begitu, jadi yang tidak memiliki kesibukan hanya istri ku,," ucap Elang menggoda istrinya.
"Ih aku sibuk juga sayang, sibuk bersama suami ku tercinta,," ucap Nayna menjawab dengan senyumannya.
Keduanya saling tertawa bareng atas guyonan mereka, hingga sarapan nya selesai dan Elang meletakkan piring di depan kamar dan meminta bibi mengambilnya.
Nayna pun dalam pelukan suaminya, keduanya saling bercerita satu sama lain.
"Sayang, kita nonton saja atau main game," tanya Elang.
"Ehm nggak tahu sayang, aku pun jadi bingung kita harus apa? karena aku kekenyangan sayang," ucap Nayna dalam pelukan suaminya.
Padahal setelah makan mereka duduk dan bicara, hingga Nayna pun terlelap dalam tidurnya kembali. Setelah beberapa menit Elang bisa melepas pelukan istrinya.
Dia pun mandi terlebih dahulu, setelah selesai Elang hendak menggunakan pakaian, hingga dering ponsel nya berbunyi.
π±"Iya hallo mama," ucap Elang.
π±"Kamu tumben tidak di kantor, kalian sedang buat anak ya," tanya mama.
π±"Ih mama bilang apa sih?" ucap Elang.
π±"Kamu jangan ke kantor hari ini, berduaan saja dengan Nayna buat anak, mama mau secepatnya menimang cucu," ucap mama nya tertawa.
π±"Ih mama, kok bisa berpikir begitu sih," tanya Elang dengan nada malu-malu.
π±"Sayang, mama pernah muda, dan mama tahu tentang hal itu, pokoknya kamu jangan ke kantor, nanti istri kamu ngambek kalau kamu pergi, papa dan mama saja yang urus kantor hari ini,," ucap mama.
π±"Tapi mama," ucap Elang terbata-bata.
π±"Sayang, buatlah bahagia istrimu ya, kalian berdua itu masih muda, jadi kedekatan itu harus sering agar cinta kalian selalu bersemi," ucap mama mengenang kenangan.
π±"Baik mama, Elang tidak akan ke kantor kalau begitu," ucap Elang pada mama nya.
π±"Sayang, mama kirim sesuatu di pesan, kamu baca dengan baik ya, semoga istri kamu segera hamil, pokoknya kalian harus sehat dan selalu bahagia," ucap mama.
π±"Terima kasih mama," ucap Elang.
Panggilan pun usai, Elang kembali melihat wajah istrinya dengan teduh saat tertidur.
πππ
Bersambung π€
__ADS_1
#Cinta datang karena kedekatan, dekat makanya cintaπ€#pesan author