
Elang terus memikirkan apa yang dikatakan Redy padanya. Namun, yang membuatnya bingung apakah Nayna mau di ajak ke pesta pasangan begitu. di Indonesia saja dia malah ke Pesta ultah teman sekelasnya, apalagi ini di luar negeri. atau ku tanyakan saja agar tahu mau nya Nayna bahaimana.
Dering ponsel Nayna pun berbunyi...
"*Hello sayang, ada yang mau aku bicarakan? ucap Elang bicara terbata-bata.
"apa?" ucap Nayna datar karena sedang sibuk mempersiapkan mengolah masakannya.
"kamu mau ikut party lusa... temani aku ke pesta tersebut" ucap Elang bicara cepat.
"ehm males sayang, males bertemu dengan orang-orang" ucap Nayna.
"Eeelang... masuk kelas dosen lagi otw" ucap Redy berteriak.
"baiklah.. aku off dulu ya sayang, dosen sebentar lagi datang" ucap elang dengan pandangan lesu*.
Elang pun kembali fokus ke perkuliahan nya. Redy yang melihat hal itu bingung dengan sahabatnya yang muka nya di tekuk yang tak biasanya.
"sepertinya lagi berantem dengan ceweknya nie" ucap Redy.
Namun, Redy sengaja tidak menegur sahabatnya karena sedang fokus perkuliahan. Dia tidak mau mengganggu mereka sedang fokus dengan arahan dosen.
Jam Perkuliahan pun selesai.,
"*Elo kenapa sih Elang? lemas banget kayak nggak di kasih vitamin saja" ucap Redy.
"benar banget kata papa, kalau jatuh cinta, berantem dan putus bisa membuat suasana hati jadi kacau" ucap elang mulai meracau.
"di antara ketiganya itu elo sekarang di posisi apa jatuh cinta, berantem atau putus" ucap Redy bertanya.
"baik-baik saja sih Redy, tapi benar katamu kita berdua pasangan yang membosankan yang tidak mau dengan hal yang baru" ucap Elang meracau kembali.
"emangnya elo sudah menghubungi Nayna untuk ke pesta pasangan dan apa reaksinya?" ucap Redy penasaran.
"ehm dia jawab tidak mau males bertemu dengan orang banyak' ucap Elang mulai tertunduk lesu.
"kan masih ada waktu untuk kalian membicarakannya" ucap Redy.
'ohya iya... masih lama... thanks Redy" ucap Elang kembali semangat membangunkan wajahnya*.
__ADS_1
Perkuliahan pun selesai lebih awal di karena dosennya berhalangan hadir sehingga hanya diberikan tugas saja. Agar Nayna tidak khawatir Herlan pun mengirim pesan ke Nayna bahwa diriinya telat pulang. Nayna pun menjawab dengan seadanya, sebab dirinya sudah lelah memasak seharian untuk dirinya dengan elang namun seperti elang tidak bakal tepat waktu pulangnya.
Bruuuk.... bruuukk...
Tabrakan pun terjadi saat Elang mengenderai mobilnya. Elang pun terluka ringan dan dilarikan oleh Redy ke Rumah Sakit. Selama di Rumah Sakit Elang tidak banyak bicara karena kepalanya pusing luar biasa, dia pun terlelap dari tidurnya. Redy bingung untuk pulang karena jika Herlan sakit biasanya penyakit lamanya akan datang yaitu tidur berjalan. Ponsel Elang pun berdering. Saat dilihatnya Redy bersyukur pesan tersebut dari pacarnya Redy.
"*Yaa Hallo Nona..." ucap Redy menyapa.
"Kok ponsel Elang sama kamu.." ucap Nayna.
"tenang nona... Herlan sekarang masuk Rumah Sakit dan...." belum selesai Redy bicara Nayna langsung bertanya alamat Rumah Sakit.....
"dimana alamatnya" ucap Nayna.
"sudah saya sharelock .. datanglah kesini" ucap Redy*.
Panggilan tersebut pun langsung dimatikan oleh Nayna dan bergegas ke Rumah Sakit.
"Yaa ampun Wanitanya Elang langsung matiin, padahal gue masih mau bicara" ucap Redy ngedumel.
Setengah jam kemudian..,
Nayna pun langsung mendobrak pintu tersebut karena dalam kondisi terbuka...
Saat Nayna sibuk dengan dunia dan ngedumel sendiri. Redy memberanikan untuk pulang...
"*Nona... saya izin pulang yaa karena kamu sudah di sini maka jaga lah Elang dengan baik, besok pagi saya akan kesini lagi" ucap Redy.
"baik terima kasih sudah memberi tahuku, tapi kondisinya bagaimana?" ucap Nayna bertanya.
"Ada beberapa luka di tubuhnya dan dia hanya butuh istirahat" ucap Redy.
Redy pun pergi meninggalkan Ruangan pasien VIP tersebut.
Nayna pun hanya menatap Elang dengan penuh kesedihan dan mengusap air matanya.
Pagi pun menjelang...
Ketika Elang membuka matanya dilihatnya ada Nayna dan langsung membelai Nayna yang tengah tertidur...
__ADS_1
"cantiknya calon istriku masa depan" ucap Elang.
Nayna pun bangun dari tidurnya, karena menyadari hal itu Elang pun pura-pura tidur kembali karena dia penasaran ucapan yang keluar dari Nayna.
Setelah Nayna cuci muka, dia pun berbicara sendiri...
"*Elang... bangunlah aku merindukanmu, maaf tadi aku tidak banyak bicara dengan mu karena aku sibuk masak buatmu dipersiapkan untuk makan kita berdua nggak tahu nya kamu malah begini" ucap Nayna sambil menangis.
"Ya ampun Nay... kenapa kamu tidak mengungkapkan perasaanmu secara lugas" ucap Elang dalam hati.
Elang pun berpura-pura bangun agar Nayna berhenti menangis. Nayna pun memencet tombol agar dokter segera menemui Elang di ruangan pasien.
"*Bagaimana dokter keadaan nya?" ucap Nayna.
"cukup istirahat secukupnya, minum obat Dengan teratur nanti akan kembali pulih. Besok jika sudah stabil boleh pulang" ucap dokter memberikan penjelasan kepada Nayna yang tengah khawatir.
'kamu sudah dengar kan kata dokter, istirahat di ranjang saja hari ini jangan kemana-mana" ucap Nayna nyerocos*.
Elang tersenyum kecil dengan mulut cerewet Nayna, selain mama nya yang mampu mencerewetinya adalah kedua wanita itu, hingga Nayna melihat tingkah Elang yang tersenyum kecil.
'*sini sayang... duduk di sampingku" ucap Elang.
Nayna pun mendekati Elang. Elang pun berbicara dengan Nayna :
"aku percaya dengan mimpimu "gaun usang" jika suatu saat ada apa-apa kami ceritakan semua pada ku, aku akan selalu disampingmu" ucap Elang*.
"kamu percaya dengan semua itu sayang, kode gaun usang itu bermacam-macam sayang, bisa aku pingsan atau hanya terlelap saja dan melihat kejadian itu, kata nenek kemampuan ku sekarang sudah berfungsinya 100 persen karena aku sudah bisa menerima nya" ucap Nayna menceritakan kepada Elang.
"iyaa tidak apa? yang penting setiap terjadi pada mu aku sudah tahu, setidaknya aku selalu bersamamu" ucap elang.
Elang dan Nayna pun saling mencubit satu sama lain, hingga keduanya hanya tersenyum lepas atas candaan keduanya. Elang dan Nayna pun saling berpegangan satu sama lain.
"*Ohya sayang masalah pesta pasangan, beneran kamu nggak mau ikut sayang, kalau kamu nggak ikut aku dengan siapa kesana?, masa' dengan cewek lain" ucap Elang merayu Nayna.
"oke kita akan datang ke party pasangan teman kamu tapi janji kamu harus sembuh dulu, kalau beneran sembuh kita ikut kesana" ucap Nayna kembali menampakkan kecerewetan nya.
"siap ratu ku, aku yakin bisa sembuh karena itu hal yang paling ku inginkan seumur hidup ku bertemu dengan mu" ucap elang tersenyum kecil*.
Akhirnya Elang dan Nayna akan ikut ke party pasangan. Kejadian apa yang akan terjadi disana?
__ADS_1
Nantikan episode selanjutnya...
πππππ