Gaun Usang

Gaun Usang
Karma


__ADS_3

Nely pun di omelin oleh papa nya hingga dia merasa hidupnya hancur. Nely pun merasa di intai oleh Joe, dia merasa Joe selalu mengintimidasi padahal itu semua hanya imajinasinya saja.


Nely pun sementara beristirahat dirumah karena dia sakit atas perbuatan yang dilakukannya bahkan Nely tidak ingin berbicara dengan siapapun. Nely pun terbaring sakit dirumah sudah 3 hari sehingga membuat beberapa temannya khawatir, karena biasanya Nely akan menghubungi mereka jika dia jatuh sakit.


Di tempat berbeda...


"saaayang aku mau bicara saka kamu" ucap Joe kepada Nay sambil menarik tangannya.


"ada apa sih?" ucap Nayna seakan-akan ingin melepas tarikan tangannya.


"Nay, aku dapat kabar bahwa pelaku yang menganiayamu waaktu itu adalah Nely, bahkan dia diberikaj hukuman oleh papa nya" ucap Joe membisikkan ke telinga Nay.


"oh cuma bilang itu aja" ucao Nay kepada Joe.


"kok bilang oh aja sih, apa kamu sudah mengetahui semuanya?"ucap Joe penasaran sambil duduknya mendekati Nay.


"iyaa aku udah tahu semuanya, bahkan aku sudah menemui papanya Nely, dan memberikan rekaman penjahat itu" ucap Nay dengan santainya.


"apaa?" ucap Joe terkejut.


"aduh Joe biasa aja kenapa sih?" ucap Nay.

__ADS_1


"kenapa kamu ngga langsung memberi tahu aku atu memberi tahu papa dan mama ku, kenapa harus langsung menghubungi papa nya Nely" ucap Joe kesal dengan Nay.


"maaf Joe dalam hal ini saya nggak ingin melibatkan orangtuamu dan kamu, yaa cara cepat menyelesaikannya dengan cara seperti ini" ucap Nay memberikan penjelasan.


"baiklah, jadi kamu tidak menganggapku sebagai pacarku" ucap Joe sambil mendekati Nay.


"enough... saya tidak ingin membahas ini" ucap Nay berdiri dan meninggalkan Joe namun Joe menahannya dan menarik tangan Nay, akhirnya Nay berada dipelukannya.


"Joe, lepaskan saya tidak suka dipeluk" ucap Nay meronta..


"saya ingin mengatakan sesuatu, bahwa saya sudah cinta sama kamu Nay, jadi ikatan tentang status pacaran kita tidak akan pudar" ucap Joe membisikan ke telinga Nay dan melepas pelukannya.


"baru kali ini, saya tidak bisa menaklukan seorang wanita, apakah dia sudah memiliki seorang pacar?" ucap Joe dalam hati.


Nayna pun tidak berkata apa-apa dalam hatinya dia terus saja memikirkan Hayyan yang tengah sakit karena kecelakaan. Nayna semalaman telponan dengan Hayyan karena dia begitu rindu padanya, sebab selama ini mereka hanya berhubungan melalui chatting. Hayyan yang selalu lebih dahulu menghubungi Nay lebih dulu. Hayyan dan Nay memiliki hubungan backstreet mereka melakukannya karena tidak ingin diketahui oleh siapapun sehingga tiada yang menaruh curiga bahwa keduanya sudah berpacaran.


Β 


Nayna pun menghubungi Hayyan melalui whatshaap...


"Hallo Yan, kamu sehatkah?" ucap Nay

__ADS_1


"udah cukup sehat sekarang pemulihan" ucap Hayyan.


"syukurlah, maaf ya Yan, belum bisa bicara banyak nanti aku kabarin lagi" ucap Nay memberi kode bahwa dia mengirim chatting dengan sebutan sayang.


Telponan pun terputus...


Keesokan harinya....


Nayna mendapat panggilan di suruh ke kantor kepala sekolah. Nayna pun menuju ruangan tersebut, betapa terkejut dia disana ada Nely. Nely pun meminta maaf kepada Nayna dan mengakui semua kesalahannya.


"Iya aku maafin kamu, tapi jangan lakuin itu lagi" ucap Nay.


"terima kasih Nay, saya sudah mendapat karmanya, jadi sebagai tebusan maaf saya silahkan lakukan apapun" ucap Nely.


"ehm kalau kamu merasa itu karma, maka kamu pun harus minta maaf dengan tulus kepada teman-teman yang pernah kamu aniaya" ucap Nay.


"Baik, aku akan melakukannya" ucap Nely berterima kasih kepada Nayna karena sudah memaafkannya.


Nayna pun memeluk Nely berharap tidak lagi diulangi lagi. Namun, Nely belum bisa bersekolah seperti biasa. Dia harus ke psikologis dulu karena paska di hukum oleh ayah di rumahnya. seolah-olah dia diintimidasi oleh orang lain padahal tidak sama lain. Sehingga mama Nely yang berinisiatif agar Nay harus bertemu dengan anaknya dan memaafkannya. Benar saja setelah hal itu emosi Nely menjadi stabil.


πŸ‚πŸŒ·πŸŒ·πŸŒ·πŸ‚

__ADS_1


__ADS_2