
Joe telah mengumumkan secara resmi hubungannya dengan Nayna. Karena dia tidak ingin Nayna dalam bahaya lagi, sebenarnya penekanan itu lebih ke Nely sih sebab yang lain tidak mengganggu Nay.
"Yaa ampun joe kamu buat aku benar-benar akan dikelilingi fans mu" gumam Nay dalam hati.
"Hey Nay, kamu sekarang pacarku resmi meskipun kamu ngga suka tapi kamu harus tetap mau" ucap Joe.
Mereka berdua pun melewati para kerumunan itu, karena Nayna benar-benar malu sekarang.
Nayna pun sampai ke ruang kelas. Saat itu Jeo pun mendekat.
"kamu harus jaga diri, ingat kamu milikku Nay" ucap Joe.
Yang melihat keduanya histeris teriak, bagaimana tidak Joe adalah laki-laki yang memiliki jutaan kebaikan bahkan teman-temannya laki-laki nyaman bersamanya.
Nayna pun hanya diam membisu mengamati pelajaran yang dimulai. Padahal yang lainnya mengamati Nayna selama proses pembelajaran. Setelah usai beberapa teman menghampirinya.
"Nay, kamu mau nggak masuk ke club kita" ucap Qila dengan gaya cantiknya.
"ehm nanti dipelajari lagi yaa Qila, maaf sebelumnya" ucap Nayna.
Sejak pagi banyak yang menemui dirinya untuk masuk ke club mereka, tapi Nay tidak berminat sama sekali.
"Hey pacar, kamu di perpustakaan, banyak kan yang ngajak mu masuk ke club mereka, jadi kamu ikut ke club mana" ucap Joe.
"aku hanya tertarik dengan 2 club saja yaitu club bela diri diri club basket" ucap Nayna.
__ADS_1
"Bukankah kedua club itu tidak menawarimu, kamu bisa dengam berbagai tes itu" ucap Joe.
"kenapa emang?" kamu takut aku kenapa-kenapa?, bukankah kamu juga tim basket, jadi ngga ada intervensi aku masuk club kan" ucap Nayna.
"tapi Nay, loe pacar gue dan gue mau loe jadi wanita feminim" ucap Joe.
"Ehm..." ucap Nay dengan ekspresi ketidaksukaannya.
"oke baiklah kalau begitu, aku akan mengabulkannya selama kamu sehat dan baik, itu cukup bagiku" ucap Joe.
Nayna pun ke club bela diri terlebih dahulu. Dia pun ditemani oleh Joe dan menyaksikan Nayna yang di tes saat itu.
Setelah selesai di tes, Nayna dinyatakan lulus dan memenuhi syarat memasuki club tersebut. Begitupun dengan tim basket Nayna lulus tanpa hambatan.
Joe yang menemaninya merasa bahagia Nayna memasuki tanpa hambatan.
"ehm..." ucap Nayna.
Ketika Nayna ingin kembali ke kelas tanpa didamping Joe saat itu pun dia masih diganggu Nely.
"waah selamat yaa, loe masuk tim basket dan tim bela diri, tapi loe lihat saja nanti tidak semudah loe tes hari nie, hari-hari loe akan sengsara" ucap Nely.
"terserah loe, lagian gue ngga ganggu hidup loe" ucap Nayna.
Saat Nely mau menampar Nay, malah dia yang terjatuh.
__ADS_1
"gue ingatin sama loe ya Nel, hukum alam thu ada loe jadi jangan suka nganiaya orang lain" bisik Nay di telinganya Nely.
Nayna pun pergi begitu saja meninggalkan Nely. Nely tidak berkesudahan terus mengganggu Nay. Seseorang melaporkan kejadian tersebut ke Joe.
Joe pun berlari mencari Nayna dan menanyakan keadaannya.
"saayang..." langsung menemukan Nay dan dipeluknya.
Nayna bingung harus berbuat apa-apa dengan tingkah Joe.
"hey joe.. dilihat teman-teman yang lain aku malu tahu" ucap Nayna.
Joe pun melepas pelukannya...
"nggak ada yang luka kan, aman semua kan, pipi kamu juga ngga memar" ucap Joe.
"bisa ngga nanya nya pelan-pelan, sekarang duduk dan lihat aku baik-baik saja kan" ucap Nayna memberikan ketenangan kepada Joe.
"aku bisa kok ngadapi mantan kamu itu, tapi kalau aku ada apa-apa, siap diomelin mama ya" ucap Nayna sambil tersenyum.
"baiklah, tapi kalau kamu terluka lagi, aku akn buat perhitungan dengannya"ucap Joe.
Siang itu sekolah ramai seperti biasanya. Di temani dedaunan yang jatuh dari ranting. Begitulah kehidupan ada saja lika-liku nya.
ππ·π·π·π
__ADS_1
Like and comment yaπ