Gaun Usang

Gaun Usang
Kehadiran Hayyan


__ADS_3

Joe makin sayang dengan Nayna karena sikapnya yang sangat baik dan pengertian kepada Nely. Bahkan hukuman yang diberikan oleh Nayna hanya meminta Nely meminta maaf kepada orang yang sudah disakitinya.


Nely pun melakukannya dengen meminta maaf kepada semua orang di sekolah yang pernah disakitinya. Moment itu sangat langka bahkan mereka mengapresiasi sikap Nely mau bertanggung jawab atas kesalahannya sendirinya. Sehingga Nely hanya berusaha untuk menurunkan ego nya. Dan setelah itu Nelu harus menyelesaikan kejiwaannya apakah Nely sudah bisa menerima keadaanya yang sekarang.


Aktifitas sekolah pun seperti biasa...


Nayna menjadi tranding topic di sekolahnya. Nayna bersikap biasa saja, karena dia tidak mengambil pusing tentang hal itu.


Jam pelajaran pun usai, Nayna pergi ke taman menikmati kesejukan yang selalu dia rasakan saat penatnya memuncak.


Saat itu Joe hadir mendekatinya dan menghalangi sinar matahari ke wajah Nay. Nayna pun membuka mata.


"Loe ngapain Joe disitu, minggir deh biarin mataharinya menyinari wajah gue" ucap Nayna sambil menyingkirkan badannya Joe.


Joe pun duduk mendekati Nayna.


"iih ngapain loe duduk disini sih" ucap Nayna kesal.


"lah kenapa emang, loe kan pacar gue ngga ada uang salah dong gue duduk disamping loe disini" ucap Joe.


Nayna pun hanya diam saja saat Joe mengomel gitu. Nayna pun diam dan menikmati matahari menyinari wajahnya. Joe melihat seksama wajahnya Nay.


"Kalau diperhatikan dari dekat Nay memang cantik, tapi dia sangat berbeda dengan wanita lainnya, gue akan menaklukan hati loe Nay, meski loe punya pacar bahkan tunangan sekalipun gue akan merebut loe dan membuat loe jatuh cinta kepada gue" gumam Joe dalam hati.


Nay pun berlalu meninggalkan Joe dalam lamunannya sendiri.

__ADS_1


"Hey Nay, loe kok ninggalkan gue sih" ucap Joe sambil mengejar Nayna.


Pelajaran pun kembali di mulai. Nayna tidak menyadari diponselnya terdapat pesan dari Hayyan.


"Kelar juga kelas hari ini" ucap Nayna lega.


Saat Nayna membuka pesan di ponselnya, betapa terkejutnya dia mendapati pesan dari Hayyan. Dia pun segera menelpon Hayyan sambil berjalan menyusuri koridor.


"Kok ngga kasih tahu aku kalau kamu kesini" ucap Nay kesal kepada Hayyan.


"hehe... maaf ya sayang, semuanya serba mendadak sayang, papa kembali kerja di Austria jadi banyak yang kami persiapkan dari kepindahanku hingga menyelesaikan beres-beres rumah" ucap Hayyan.


"ohya semalam aku dapat telpon dari mama, mama menitipkan sesuatu pada mu ya, terus kamu udah bilang sama mama dan papa izin memacarin aku, apakah benar begitu?" ucap Nayna penasaran.


"aku belum izin sama mama sayang,, btw kapan kita bertemunya?" ucap Nayna nggak sabaran.


"nanti ya sayang, sekarang aja aku sibuk persiapkan administrasi di kampus ku, kamu bisa bersabarkan" ucap Hayyan memberikan penjelasan.


"baiklah, aku akan menunggunya" ucap Nayna.


Panggilan pun terputus, ternyata Joe mendengar sebagian obrolan itu. Dia pun kesal dan menemui Nay.


"Nay, loe telponan dengan siapa? kenapa ada ucapan kata sayang, sedangkan sama aku tidak ada sama sekali" ucap Joe kesal.


Nayna hanya berlalu begitu saja tanpa mendengarkan omelan Joe.

__ADS_1


"Nay, gue sedang ngobrol dengan loe denger ngga sih" ucap Joe kesal.


Nayna pun mendekati Joe...


"Iya dia pacar gue yang resmi, aku kan udah bilang sebelumnya dengan kamu Joe, kalau aku ada orang yang aku sukai, tapi kamu memaksaku untuk menjadi pacarmu, aku sudah berusaha menolak tapi kamu sudah memaksaku" ucap Nayna menjelaskan.


"oke, akan bersaing dengan pacar kamu itu, karena kamu hanya milikku, kamu milikku seorang Nay" ucap Joe kesal berlalu pergi meninggalkan Nay.


"Kenapa jadi marah?"ucap Nay harusnya gue yang kesal dong untuk dari awal udah cerita dengan Hayyan.


Flashback....


"Jadi kamu dengan Joe pacaran boong disana, lalu aku apa Nay" ucap Hayyan kesal kala itu.


"maaf hayyan sayang, aku terpaksa mengiyakan padahal aku udah bilang ke dia, bahwa aku sudah memiliki orang yang aku suka, tapi dia tidak mengerti juga" ucap Nayna menjelaskan kala itu.


"oke ngga apa-apa, selama perasaanmu hanya buatku, aku akan menanyai kabarmu setiap hari, agar kamu merasa aku selalu ada buat kamu sayang" ucap Hayyan kesal.


Sejak itu Hayyan menjadi overprotektif, Nayna mengerti kegelisahan Hayyan. Mereka saling suka sudah sejak lama namun baru 2 bulan menjalin hubungan tanpa diketahui siapapun. Sehingga Nayna hanya berusaha memahami kegelisahan dihatinya Hayyan.


๐Ÿ‚๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐Ÿ‚


Like and comment ya๐Ÿ˜Š


Terima kasih๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2