
Di menit berikutnya, sepasang manusia itu telah sampai di apartemen Adrian yang terlihat begitu mewah.
Semua benda tertata rapi dan terlihat bersih.
Alexa mengedarkan seluruh pandangan saat berada di sofa ruang tamu.
"Tuan, dimana kamar saya." Tanya Alexa dengan nada datar.
"Sayang, jangan panggil aku Tuan. Panggil saja namaku."
"Bukankah Anda sendiri yang menyuruh saya untuk memanggil Anda dengan sebutan Tuan?" Sahut Alexa sinis.
"Sayang, maafkan aku. Jangan seperti ini. Aku memang salah, tapi apakah aku tidak memiliki kesempatan untuk kau maafkan?" Ucap Adrian bersungguh-sungguh dengan wajah sendu.
"Untuk apa Anda meminta maaf pada saya Tuan, Anda tidak memiliki kesalahan apapun pada saya." saut Alexa seraya mengalihkan pandangan.
Adrian menatap lekat mata itu, hingga Alexa pun tak berani untuk menatap yang pasti akan membuat ia luluh saat melihat mata sendu itu.
"Tapi sayang--.."
"Tuan!!" Bentak Alexa.
"Tolong jangan memanggil saya dengan sebutan itu, saya tidak memiliki hubungan apapun pada Anda!" Seru Alexa dengan nada jengkel.
Adrian hanya menghela nafas berat.
Ia harus lebih bersabar untuk memperjuangkan Alexa.
__ADS_1
Adrian pun memaklumi dengan semua sikap Alexa yang tidak welcome padanya.
Mengingat semua kesalahan yang Adrian lakukan pada nya pasti tidak akan mudah untuk mendapatkan maaf dari Alexa.
"Baiklah, tapi bisakah kamu memberiku kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahanku?"
"Aku tahu sayang, semua kesalahanku tidak mudah untuk kau maafkan. Tapi aku akan terus berjuang hingga aku mendapatkan maaf dari mu dan mau menerima ku kembali. Bahkan bila perlu, aku sanggup memberikan nyawaku pada mu agar kau mau memaafkan ku." Adrian sangat bersungguh-sungguh dalam ucapan nya.
Bahkan mata nya terlihat berkaca-kaca, ia sangat menyesali semua kesalahan nya dulu.
Akibat dari kecemburuan nya yang begitu besar, membuat dirinya buta akan kenyataan dan tak mau menerima kebenaran.
"Tolong sayang.. berikan aku satu kesempatan untuk memperbaiki diri." Suara Adrian mulai lirih dan suara mulai bergetar.
Adrian sudah berlutut dihadapan Alexa dengan mata yang sudah menggenang, bahkan air mata itu pun keluar tanpa suara.
"Apakah aku harus merelakan mu? maafkan aku sayang, jika selama ini aku lah yang membuat mu terluka. Andai aku percaya pada mu dan mau mendengarkan penjelasan mu, kamu tidak akan pernah mengalami nasib seburuk ini. Maafkan aku sayang.." Jerit Adrian dalam hati.
Sungguh Adrian sangat menyesal dan merasakan sakit berkeping-keping saat mengetahui kenyataan bahwa Alexa tidak pernah bersalah.
Adrian merasa begitu bodoh yang percaya begitu saja dengan berita itu.
Tapi semua itu hanya tinggal penyesalan.
Tidak mungkin ia bisa menghentikan semua yang telah terjadi atau bahkan merubah nya.
Sungguh hatinya begitu teriris saat melihat orang yang paling di cintai nya selama ini menderita akibat kebodohan nya.
__ADS_1
Adrian terus merutuki dirinya dengan ribuan penyesalan yang menyelinap dalam ulu hati nya.
Bahkan ia tak bergerak atau bersuara sedikit pun, Adrian masih bersimbah di lantai dengan deraian air mata yang terus membanjiri wajah nya, namun tak mengeluarkan suara sedikit pun.
Alexa yang melihat nya pun merasa iba, apalagi saat melihat mata Adrian yang terlihat sangat sendu dengan pandangan kosong.
Alexa menghembuskan nafas nya kemudian berjongkok memegang bahu Adrian.
Detik berikutnya Adrian mendongak menatap wajah datar Jenni.
"Aku akan memberi mu satu kali kesempatan. Tapi jik--.." belum selesai bicara, Adrian sudah lebih dulu menjawab nya.
"Terimakasih sayang, terimakasih..kamu mau memberi ku kesempatan untuk mendapatkan maaf dari dan memiliki mu lagi. Terimakasih sayang..aku sangat bahagia." Adrian terus menciumi tangan Alexa yang sudah berhasil ia genggam dengan rona bahagia yang begitu terlihat di wajahnya.
Bahkan air mata di wajah Adrian belum kering, namun tak mengurangi sedikitpun rona bahagia yang memancar di wajah nya.
"Aku berjanji sayang, akan membuat mu bahagia bersama ku dan tak akan pernah membuat mu terluka lagi." ucap Adrian lagi dengan tatapan bersungguh-sungguh.
Alexa hanya bisa mengangguk pasrah dengan sedikit menyunggingkan senyum.
**Jangan lupa tinggalkan jejak..
...❤️❤️❤️...
...TBC...
See you next chapter 👋😉**
__ADS_1