
Pagi kembali menyapa, terlihat dua manusia berbeda gender masih bergelung dalam selimut.
Tubuhnya saling mendekap memberi kehangatan satu sama lain.
Sangat nyaman, itulah gambaran sepasang kekasih yang saat ini masih tertidur lelap, tanpa merasa terganggu meski cahaya matahari menyoroti keduanya melalui sela-sela gorden.
"Eungh ... " Alexa bergumam pelan, dahinya mengernyit saat merasakan ada yang mengusik tidurnya.
Dalam hitungan detik, kedua mata itu terbuka sempurna saat merasakan seperti ada sesuatu yang basah menempel di bagian atas tubuhnya.
"Aaaa...!!!" Alexa mendorong kepala Adrian yang saat ini sedang menjilati bahkan memakan buah pir miliknya tanpa sepengetahuan Alexa.
"Auuhh!!" Adrian menengadah kesakitan saat pantat nya mencium lantai karena tubuhnya didorong Alexa begitu kuat, karena tubuhnya tidak siap, membuat nya terjungkal ke belakang.
"Adrian!!!" Teriak Alexa dengan penuh amarah, wajahnya memerah padam.
Bagaimana tidak marah? saat tiba-tiba mendapati tubuhnya sedang dinikmati oleh kekasih cabul nya tanpa seizin Alexa.
"Dasar cabul!!!" Alexa yang masih tidak terima, beranjak dari tidurnya kemudian berdiri dan menendang Adrian dengan begitu keras.
"Aaaahh sakit!!!! sshhh...!!!" Adrian kembali berteriak sembari memegang aset berharga nya karena di tendang begitu keras oleh Alexa.
__ADS_1
"Rasakan ini!!!" Alexa memukul tubuh Adrian bagian lain.
bug bug bug
"Au auh!!! sakit!! hentikan, sayang!!" Meski Adrian sudah berteriak keras tapi Alexa tetap memukuli seluruh tubuh Adrian.
"Rasakan ini! rasakan! dasar cabul!!" Alexa masih terus memukuli tubuh Adrian dengan posisi menundukkan tubuh karena Adrian masih terduduk di lantai.
Alexa tidak menyadari kalau dirinya saat ini tidak menggunakan penutup tubuh bagian atas, hingga dua buah pir kesukaan Adrian itu menggantung bebas kesana-kemari.
"Sayang, hentikan!!" Adrian berhasil meraih kedua tangan Alexa, hingga kekasih nya tak memukuli dirinya lagi.
Namun, saat Adrian menatap Alexa, ia kembali menyeringai lebar karena melihat santapan kesukaan nya benar-benar berada di depan mata, bahkan hidung nya nyaris menempel pada ujung benda kenyal itu.
"Aku tidak pernah menggoda mu!! kamu sendiri yang memang sangat messum. Dasar cabull!!!" Alexa sangat jengkel karena dituduh menggoda Adrian, padahal dirinya tak melakukan apapun.
Bahkan tidur sekamar pun karena Adrian yang memaksa, dengan dalih untuk bertanggung jawab karena Alexa telah menyuruh nya membelikan pembalut hingga membuat nya sakit.
"Benarkah kau tidak menggoda ku? Lalu apa ini?" Tunjuk Adrian pada tubuh atas Alexa yang telanjaang tanpa sehelai kain pun yang menutupi aset kembar nya kemudian dengan nakalnya kedua tangan Adrian meremas kuat benda kenyal seperti squisi.
"Aaaa!!!" Alexa berteriak kencang sembari menutupi aset kembar nya yang menggelantung bebas, namun terlambat! Adrian lebih dulu memangsanya dengan sangat rakus.
__ADS_1
"Eungh... hentikan ... " Alexa mencoba menghentikan Adrian yang saat ini seperti sedang kesetanan menyedot minuman kesukaan nya dengan sangat rakus.
Mulut itu menyedot dengan sangat rakus, seakan tak mau ada yang tersisa sedikitpun hingga orang lain tak bisa menikmatinya.
Sedangkan tangannya meraih pinggang Alexa, hingga kekasih nya terduduk di atas dirinya, dan kini kedua tubuh itu saling menempel.
Alexa tak munafik kalau dirinya menginginkan lebih saat merasakan miliknya berkedut seiring perlakuan Adrian yang benar-benar membuat nya mabuk.
Namun, ia masih memiliki kesadaran sempurna untuk bisa menghentikan sebelum semuanya terlambat.
"Lepaskan!" Akhirnya Alexa berhasil mendorong kepala Adrian yang seperti orang kesetanan. Mau tidak mau akhirnya Adrian melepaskan mainan kesukaan nya dari mulutnya.
Ditatapnya wajah Adrian dengan mata yang sudah menggelap, tentu ia sangat paham dengan naffsu Adrian yang sangat tinggi.
Maka dari itu, Alexa tidak ingin semakin membuat mereka terlena dan mengulangi kesalahan yang dulu.
"Aku ingin mencari rumah, untuk tempat tinggal ku." Walaupun mata Adrian yang masih terlihat menggelap dengan nafas tidak beraturan, tapi kentara sekali kalau kekasihnya sangat kecewa dengan perkataan nya.
...💙💙💙...
...TBC...
__ADS_1
See you next chapter 👋😉