
AWAS KONTEN HOROR BANGET🙈, YANG MASIH ANU JANGAN LANJUTIN ANU, SKIP AJA YA😋
Dengan tidak sabaran, Adrian menggendong tubuh istri nya ke dalam kamar tanpa melepaskan ciuman kedua nya. Dia menutup rapat pintu dan jendela balkon lalu menutup jendela menggunakan gorden.
Dia tidak akan membiarkan satu celah pun cahaya matahari mengganggu kegiatan mereka.
Dengan penuh hati-hati Adrian membaringkan tubuh wanita nya ke atas ranjang seakan-akan seperti benda kaca yang takut pecah bila tidak hati-hati meletakkan nya.
Adrian mengungkung tubuh istri nya tanpa melepaskan ciuman itu. Kedua tangan nya sudah menjalar kemana-mana mencari-cari benda kesayangan yang selalu di buat mainan.
Tangan nya bergerak lincah di kedua buah dada istri nya, tangan nya terus bergerak lincah mere-mas re-mas dua buah dada istri nya.
Adrian sangat menyukai nya saat tangan nya di manjakan dengan dua buah yang terasa kenyal di tangan, apalagi saat ini buah dada istri nya terasa lebih besar dari biasa nya. Mungkin karena hormon kehamilan nya yang membuat dada istri nya berukuran lebih besar. Dan itu semakin membuat Adrian suka.
Alexa benar-benar di buat tidak tahan dengan kelakuan suami nya, mulut nya ingin sekali mengeluarkan suara-suara khas percintaan namun di tahan oleh ciumaan Adrian yang begitu memabukkan.
Apalagi Adrian terus bermain di kedua buah pir nya membuat ia membusungkan dada karena tidak kuat menikmati rasa yang di ciptakan suami nya.
Terlebih saat suami nya mulai meraba-raba pucuk kecil dari buah pir nya yang masih terhalang oleh pembungkus membuat Alexa semakin tidak kuat tapi juga merasa nikmat.
Setelah puas bermain di kedua buah pir favorit istri nya, tangan Adrian kembali bergerak mengusap-usap tubuh istri nya dengan gerakan pelan serta lembut.
Dia terus menyusuri tiap lekuk tubuh istri nya hingga berhenti tepat di atas inti tubuh Alexa yang masih terhalang oleh gaun serta penutup berupa kain segitiga.
Tangan Adrian meraba-raba di sana dengan gerakan pelan, dengan sengaja jari-jari nya menari-nari tepat di atas inti tubuh wanita nya yang masih terhalang pakaian itu.
Alexa tak mampu lagi untuk tidak bergerak, kaki kanan serta kiri nya terus bergerak kesana-kemari seperti cacing kelojotan yang hampir mati.
__ADS_1
Puas menyiksa istri nya di bagian itu, tangan Adrian kembali bergerak semakin turun lalu meraba-raba paha yang sudah terekspos karena gaun yang di kenakan Alexa tersingkap ke atas.
Dengan sengaja Adrian menyingkap gaun istri nya semakin ke atas sehingga tubuh bagian bawah nya semakin terlihat dan menampilkan kain tipis berbentuk segitiga yang menutupi benda berharga nya.
Adrian di buat semakin terang-sang melihat kain segitiga itu, dia membayangkan benda di balik itu yang membuat nya merasakan kenikmatan surgawi tak terelakkan.
Namun Adrian harus sabar, kali ini dia akan melakukan dengan hati-hati serta penuh kelembutan. Dia akan ber-cinta menggunakan gaya yang berbeda agar semakin menumbuhkan suasana baru dan terasa menggelora.
Sebenarnya timun suri Adrian sudah sangat tidak tahan, dia bisa merasakan timun suri nya seperti bergerak-gerak, namun itu hanya kedutaan alamiah saat melihat lawan timun suri nya di balik kain tipis berbentuk segitu itu.
Jari-jari Adrian kembali menyentuh halus kain segitu itu, kemudian menggerak-gerakkan dengan perlahan merasakan setiap lekuk yang di sentuh nya.
Sedangkan wanita nya hanya bisa memejamkan mata sembari bergerak-gerak, kedua kaki nya mengapit benda yang sejak tadi menjadi target suami nya. Namun Adrian langsung menghalangi sehingga mau tidak mau ia harus merasakan betapa tersiksa nya saat Adrian memainkan martabat mini nya.
Adrian melepaskan ciuman nya, kemudian turun leher, sehingga kini Alexa bisa bersuara bebas mengeluarkan suara-suara seksi dan mengalun indah di telinga Adrian.
Adrian mengusap-usap martabak bagian inti dari semua inti. Dengan lancang nya satu jari masuk ke terowongan yang biasa nya hanya di masuki timun suri milik nya.
Adrian terus mengobrak-abrik di sana seperti penjahat yang sedang berperang. Alexa semakin terengah-engah, tenggorokan nya terasa kering saat dia tak bisa mengontrol suara nya untuk tidak menjerit.
Tubuh nya terasa panas, kulit nya mulai mengeluarkan rintik-rintik keringat di beberapa bagian tubuh nya.
Nafas nya naik turun seakan-akan oksigen yang dia hirup tak mau masuk ke paru-paru.
Alexa kembali di buat menggila saat dua buah pir nya kembali di main kan suami nya setelah berhasil menurunkan gaun yang di pakai lalu mengambil dua buah pir di balik pembungkus nya tanpa melepaskan kaitan di belakang punggung istri nya.
Satu buah pir itu di makan dengan begitu lahap nya oleh Adrian, sesekali ia menggigit pucuk buah pir itu hingga menimbulkan rasa yang sangat menggelayar ke seluruh tubuh Alexa, otot-otot nya seakan-akan sudah tak berfungsi lagi.
__ADS_1
Alexa merasa lemas, benar-benar lemas merasakan siksaan suami nya tapi di sisi lain dia juga meminta lebih untuk menuntaskan sesuatu yang seperti nya sedang mendorong ingin keluar dari dalam tubuh nya.
Di bawah sana Adrian semakin menambah kecepatan nya untuk mengobrak-abrik di sekeliling lorong panjang namun sempit itu, lalu saat merasakan jari-jari nya semakin di jepit kuat oleh lorong panjang itu Adrian tiba-tiba menghentikan gerakan nya bahkan mulut serta tangan satu nya yang sejak tadi bermain di atas langsung di hentikan semua.
Alexa menatap ke arah suami nya dengan tatapan memohon untuk di teruskan, mata nya sudah di liputi dengan penuh gai rah. Tapi memang ini yang di inginkan Adrian, dia ingin menyiksa istri nya hingga Alexa sendiri yang memohon pada nya meminta di puas kan.
Sedangkan Adrian hanya membalas dengan tatapan seperti seolah-olah bertanya, dia tidak akan membiarkan istri nya mendapatkan kepuasan sebelum istri nya memohon pada nya.
"Adrian ..." Panggil Alexa dengan suara serak nya, Alexa memang sudah sangat tidak tahan jika harus menunggu lebih lama lagi.
"Memohon lah, Sayang." Kata Adrian tersenyum puas melihat istri nya yang begitu tersiksa.
Tanpa berkata-kata atau pun memohon pada suami nya, Alexa tiba-tiba bangkit lalu melucuti semua pakaian nya. Setelah dia benar-benar dalam keadaan tubuh tak tertutup oleh sehelai benangpun, tiba-tiba kedua tangan nya mendorong sang suami hingga terdorong ke atas kasur.
Dalam sekejap, Alexa sudah berada di atas tubuh suami nya. Tubuh nya mengunci tubuh suami nya seakan-akan takut suami nya kabur dari jangkauan nya.
Tanpa ba bi bu, Alexa langsung melucuti semua pakaian yang melekat pada tubuh Adrian. Lalu setelah nya dia memberikan rangsangan demi rangsangan di permukaan kulit sekujur tubuh Adrian.
Setelah Adrian benar-benar merasa sampai di puncak gai rah nya, tanpa di minta Alexa mulai mengarahkan timun suri suami nya ke dalam lorong gelap nan sepi yang terlihat sangat sempit.
Dengan sekali hentakan keras, kedua benda itu menyatu sempurna.
Dua orang itu saling memekik keras saat merasakan bagian-bagian tubuh nya terasa nikmat.
Alexa mulai menggerakkan tubuh nya di atas tubuh sang suami. Gerakan-gerakan yang di lakukan nya itu membuat dua buah pir nya yang menggelantung terus saja bergerak kesana-kemari membuat Adrian tak tahan untuk tidak menyergap nya.
Dan akhirnya mereka melakukan itu hingga berkali-kali mencapai kepuasan, Alexa dan Adrian sama-sama seakan tak pernah merasa puas. Andai mereka tak mengingat ada kehidupan lain di dalam perut Alexa, mungkin mereka akan melakukan nya lagi dan lagi hingga tubuh mereka remuk redam dan tak bisa bergerak lagi.
__ADS_1
UDAH SERIBU KATA, STOP🙈