Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)

Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)
Perdebatan


__ADS_3

"Adrian???" Pekik wanita cantik serta berpakaian seksi yang ada di depannya.


deg


Jantung Adrian berdetak lebih cepat, sungguh ia tidak ingin situasi seperti ini.


"Honey, kenapa kamu ada disini? bukankah kamu masih melakukan perjalanan bisnis di Jerman?" Wanita itu berjalan mendekat kearah Adrian kemudian bergelayut manjat di lengan kokoh Adrian, kemudian berjinjit dan mencium pipi Adrian.


"Kamu jahat honey, kenapa kamu tidak memberitahu ku kalau kau sudah pulang?"


"Dan sudah 3 ini hari, kenapa ponselmu juga tidak aktif?" Kata wanita itu dengan suara manjanya.


Alexa yang berada di samping Adrian, mencoba melepaskan belitan tangan Adrian, karena merasa jengah menyaksikan sepasang kekasih yang baru saja bertemu.


"Alexa ..!" Adrian menatap tajam Alexa yang saat ini mencoba melepas tangan Adrian dari tubuhnya.


"Lepaskan!" Alexa masih berusaha memberontak namun tenaganya tak sekuat tenaga Adrian.


"Tetap lah disini!" Tegas Adrian, tak mau dibantah.


"Tapi sepertinya kehadiran ku disini, akan merusak momen pertemuan kalian yang sudah beberapa hari ini tidak bertemu karena kau baru saja melakukan perjalanan bisnis bukan?" Alexa menekankan di setiap kalimatnya dengan senyum mengejek menatap manik mata Adrian.


"Baguslah jika kau tahu diri!" Liana menyahuti perkataan Alexa.

__ADS_1


"Tentu saja kau akan merusak momen ku dengan tunangan ku." Liana semakin menggelayut manja di lengan Adrian dengan senyum sinis di wajahnya.


"Oh, begitu ya? Baiklah aku akan pergi! tapi ingatkan tunangan mu untuk melepaskan tangannya di tubuhku!!" Tekan Alexa tak kalah sinis nya dengan Liana.


"Honey, kenapa kamu menahan wanitu murrahan ini? Lepaskan dia honey, biarkan dia pergi!" Ketus Liana yang saat ini masih membelit salah satu tangan kekar Adrian.


Adrian yang merasa marah dengan Liana yang mengatai Alexa wanita murrahan langsung menyentak keras lengannya yang saat ini sedang dibuat sandaran Liana, hingga tubuh Liana limbung ke belakang.


"Honey ..!"


"Kenapa kau tega sekali mendorong ku??" Liana sangat marah dan tidak terima dengan perlakuan Adrian.


"Sebelumnya kau tidak pernah memperlakukan ku seperti ini! pasti ini gara-gara Jallang sialaan itu!!!" Tunjuk Liana pada Alexa yang saat pinggang nya masih dibelit erat dengan tangan Adrian.


"Kau pasti sudah melempar tubuh jelek mu pada tunangan ku, kan??" Liana berteriak keras hingga para pengunjung di kafe itu menatap kearah mereka.


"Auhh ..!" Alexa yang tidak siap rambutnya ditarik tidak bisa melawan, hanya bisa menengadah kesakitan.


"Kau pasti--"


"Lepaskan Liana!!" Bentak Adrian, wajahnya merah padam menahan amarah.


"Aku bilang, lepaskan!!" Suasana gaduh tiba-tiba berubah mencekam saat suara dingin itu keluar dari mulut Adrian.

__ADS_1


Orang-orang yang tadinya heboh karena melihat perdebatan Liana dan Alexa kini semuanya terdiam, hening, sunyi, tak ada yang berani membuka suara.


Akhirnya Liana melepaskan tangannya dari rambut Alexa, Ia pun mengurungkan niat untuk mengumpati Adrian saat netra tajam tunangan nya menatap dirinya dengan tatapan membunuh.


"Honey, kenapa kau membela nya?" Liana memasang wajah sedih, berharap tatapan Adrian melembut.


"Aku masih bekerja, simpan semua pertanyaan mu. Aku akan menjelaskan padamu nanti, saat aku ke rumah mu!" Suara dingin Adrian berhasil membuat nyali Liana menciut.


"Tapi---"


Liana belum sempat menyelesaikan perkataannya, Adrian dan sekertaris nya sudah berlalu dari hadapannya.


Tubuh mereka tak terlihat lagi setelah memasuki sebuah ruangan VVIP dan pintu itu tertutup rapat.


Orang-orang yang sejak tadi melihat perdebatan mereka, satu-persatu berhamburan berlalu dari sana dan melanjutkan aktivitas mereka kembali.


"Siall!! awas saja kau Jallang!! aku akan membalas mu karena sudah berani merebut Adrian ku!!" Liana mengepalkan kedua tangannya kuat penuh amarah, kemudian berlalu dari sana.


...💙💙💙...


...TBC...


See you next chapter 👋🙂

__ADS_1


__ADS_2