Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)

Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)
Membatalkan Pertunangan


__ADS_3

Baru saja Frans membuka kamar hotel, dengan tidak sabaran ia mendorong tubuh wanita nya kemudian mengungkung dengan tubuhnya.


Kedua tangan nya ia gunakan untuk menopang tubuh agar tidak menindih wanita nya, sedangkan bibir nya langsung mencium bibir wanita nya dengan sangat brutal, sangat bersemangat dan menggebu-gebu.


Ciumaan itu semakin panas saat Laura ikut membalas ciuman brutal Frans dengan brutal pula.


Tangan Laura meraba-raba tubuh bagian depan Frans, kemudian membuka kancing baju nya.


Frans yang tidak ingin kalah dari wanita nya, ikut memainkan tubuh wanita nya. Mencari benda kenyal favorit nya.


Dengan tidak sabaran, Frans menurunkan pakaian tipis itu hingga dua benda menonjol itu terpampang sempurna di depan nya.


Mata Frans semakin menggelap. Ia menyudahi ciuman di bibir kemudian turun ke leher jenjang wanitanya. Dua tangan nya terus meremas kuat benda yang menjadi favoritnya .


"Shh ... Frans ... " Frans semakin semangat saat mendengar desissan dari wanita nya.


Ciuaman itu semakin lama semakin ke bawah, hingga sampai pada benda yang sejak tadi di mainkan dirinya.


Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Frans segera melahap benda kenyal itu dengan brutal, seperti orang kesetanan.


Sedangkan wanita nya terus mendesaah nikmat, sangat menikmati permainan Frans yang terkesan kasar.


"Terus Frans ... " Lirih wanita itu, tangan nya meremas dan menjambak rambut Frans sembari menekan nya. Seakan tidak ingin Frans menghentikan aksinya yang membuat nya merasa sangat nikmat.


Dengan senang hati Frans semakin melahap kuat benda itu, seakan ingin seluruh bagian benda itu masuk ke dalam mulut nya.


Frans memang paling menyukai bagian ini pada tubuh Laura. Karena ukuran nya paling jumbo diantara wanita nya yang lain, bahkan milik Diana pun tidak sebesar milik Laura.


"Ouh ... Frans! ini gila!" Desaah Laura diiringi dengan suara pekikan saat tiba-tiba Frans menyatukan dua benda kembar itu kemudian memasukan ke dalam mulutnya di waktu yang bersamaan.


Frans benar-benar gila, seperti melampiaskan semua kemarahan nya saat ini.


Tangan Frans tak tinggal diam, ia terus menyusuri setiap inci tubuh wanita nya kemudian semakin menurunkan dres yang berukuran mini itu kemudian membuangnya asal.


SKIPPπŸ™ˆ


Akhirnya Frans mengerang keras saat merasakan bagian di bawah meledak menyemburkan lahar panas ke dalam liang milik wanita nya.

__ADS_1


"Huh huh huh." Nafas Kedua nya masih memburu, terengah-engah setelah menyelesaikan permainan tadi. Frans mencabut senjata miliknya di dalam tubuh wanita nya, kemudian menjatuhkan kesamping tubuh Laura.


"Aku mau lagi, kamu yang ada di atas ku." Bisik Frans di telinga Laura.


Dengan senyuman merekah Laura mengabulkan permintaan Frans.


Saat ini tubuh wanita nya sudah berada di atas tubuh Frans, terus bergerak liar hingga membuat Frans kepuasan.


"Setelah ini aku ingin liburan ke Paris." Kata wanita nya sembari terus bergerak lincah. Matanya tertutup rapat sambil mendongak ke atas merasakan sensasi yang is buat sendiri.


"Ta_tapi, Perusahaan ku sedang dalam masa sulit, Baby. Tunggu beberapa waktu lagi." Kata Frans dengan terbata-bata karena sambil merasakan sensasi yang di berikan wanita nya.


"Pokoknya aku tidak mau tahu! Besok aku harus liburan." Kata wanita nya sembari terengah-engah.


"Aku tidak bisa, Baby. Perusahaan ku sudah di akuisisi orang lain." Sahut Frans dengan rasa tidak karuan saat merasakan miliknya ingin mengeluarkan lahar untuk kedua kali.


"Apa??? Di akuisisi???" Wanita yang sedari tadi bergerak liar itu tiba-tiba menghentikan gerakannya membuat Frans semakin Frustasi.


Frans sendiri tidak sadar telah mengatakan yang sejujurnya pada wanita nya karena rasa nikmat yang ia rasakan membuat dirinya tak bisa berpikir jernih.


"Cepat gerakan lagi, Baby." kata Frans saat merasakan dirinya tidak karuan. Ia tidak menjawab pertanyaan Laura karena dirinya pun tidak konsentrasi dengan dengan perkataan wanita nya.


"Aku tidak sudi melayani laki-laki yang sudah jatuh miskin seperti dirimu!!!" Sarkas nya, kemudian ia berjalan memungut baju yang tadi ia gunakan.


Dengan cepat ia kembali berpakaian karena dirinya memang tidak menggunakan pakaian dalam saat datang ke sini, jadi cukup mengenakan dress yang berukuran mini nya.


"Tapi, Laura_"


Brakk


"Ahhh ... siall!!" Umpat Frans saat dirinya belum selesai bicara, Laura sudah lebih dulu keluar dengan membanting pintu dengan keras.


Padahal miliknya sudah berdiri sempurna karena seharusnya sedikit lagi ia mencapai puncak tetapi Laura lebih dulu mencabut milik nya. Akhirnya Frans sendiri dibuat pusing oleh Laura karena tidak mau menuntaskan permainan terlebih dahulu.


Alhasil, ia harus menuntaskan sendiri di kamar mandi hotel.


.

__ADS_1


.


.


Di tempat yang berbeda, seorang laki-laki sedang menatap intens tiga orang yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


Ketiga nya terlihat tegang dan sangat serius. Tidak ada guratan senyum sedikit pun di antara ketiga nya.


"Begini om Andreas, Tante Cintya. Saya datang kemari ingin membicarakan tentang masalah pertunangan ku dengan Liana." Adrian menarik nafas dalam sebelum melanjutkan perkataannya.


"Sebelum nya saya mohon maaf, jika apa yang akan saya sampaikan menyakiti pihak kalian, terutama Liana." Adrian berkata lugas dengan ekspresi serius, membuat suasana yang ada di sana semakin menegangkan.


"Saya ingin membatalkan pertunangan ini." Kata Adrian sembari menatap tiga orang yang ada di depan nya.


"Apa??" Ketiganya bertanya serentak dengan ekspresi kaget.


Terutama Liana, dirinya sangat shock mendengar perkataan Adrian yang tiba-tiba ingin memutuskan hubungan. Padahal tidak ada angin tidak ada hujan, tetapi dengan seenaknya Adrian memutuskan pertunangan nya.


"Mohon maaf jika keputusan saya menyakiti pihak kalian, karena jujur saya tidak pernah menyukai Liana." Jawab nya jujur.


"Jahat kamu Adrian!!" Pekik Liana dengan air mata sudah mengalir di wajah nya.


"Bajingann!! Jadi kamu hanya mempermainkan anak saya??" Kata ayah Liana dengan emosi memuncak.


"Aku tidak terima Adrian. Pokoknya aku tidak ingin membatalkan pertunangan kita!!" Kata Liana berapi-api.


Sedangkan Adrian hanya bisa menghela nafas kasar. Dirinya sudah tahu pasti akan dihadapkan masalah seperti ini jika membatalkan pertunangan, tapi dirinya tetap akan membatalkan nya dan akan menanggung semua resiko dari keputusan nya ini.


"Dasar laki-laki tidak bertanggung jawab!!! Setelah pergaulan kalian yang melebihi batas, tiba-tiba dengan seenaknya memutuskan hubungan?? jangan harap saya akan melepaskan begitu saja!! saya akan menuntut ke ranah hukum karena telah mencampakkan anak saya begitu saja!!!"


"Jangan kira saya tidak tahu!! kalau kamu sering meniduri Putri saya!!! Dan setelah semua yang kamu lakukan, ingin lari dari tanggung jawab?? Jangan harap itu bisa terjadi!!!" Kata ayah Liana dengan amarah menggebu-gebu.


Ayah Liana memang sering mengetahui kalau anaknya sering tidur bersama Adrian, tapi ia tidak melarangnya karena menurutnya ini akan menjadi hal menguntungkan jika Adrian bisa tertarik pada putrinya maka aset nya akan bertambah, dan Perusahaan nya akan semakin maju.


...πŸ’™πŸ’™πŸ’™...


...TBC...

__ADS_1


See you next chapter πŸ‘‹β˜ΊοΈ


__ADS_2