
"Dengan cara apa aku harus membuktikan supaya kau percaya pada mu?" Tanya Adrian serius seraya menatap lekat wajah cantik Alexa hingga membuat Alexa sedikit gugup.
"Apapun itu! lakukan apapun yang membuat ku percaya pada mu!" Kata Alexa cepat karena ingin segera memutuskan tatapan mata Adrian yang begitu membius diri nya.
Adrian yang menyadari Alexa gugup karena ditatap oleh nya hanya bisa menahan senyum sembari menatap lekat pahatan sempurna Alexa.
Masih cantik seperti dulu, wajah yang membuat nya selalu terbayang setiap malam. Bahkan saat berhubungan dengan wanita lain, hanya ada wajah Alexa yang ada dalam pikiran nya.
Cinta memang benar-benar membuat nya gila, bahkan melampiaskan semua hasratt nya pada orang lain.
Ya ... memang benar Adrian seringkali berhubungan badan dengan banyak wanita, tapi semua itu ia lakukan demi melampiaskan serta meluapkan semua rasa benci nya pada Alexa karena telah mengkhianati nya, padahal semua itu hanya lah rekaya manusia bejad yang membuat nya harus berpisah dengan Alex.
Dan saat ini hanya penyesalan yang terus menggerogoti hati dan pikiran nya, bagaimana cara nya mengembalikan kebahagiaan Alexa yang telah ia renggut? bagaimana cara mengembalikan kepercayaan Alexa pada nya setelah semua perlakuan buruk yang ia berikan pada wanita itu?
Benar kata orang, penyesalan itu datang nya di akhir, jika datang nya di awal bukan penyesalan nama nya. Dan itu lah yang Adrian alami saat ini.
"Baiklah, jika itu yang kamu ingin kan maka aku akan membuktikan dengan cara ku sendiri. Aku harap pengorbanan ku akan berujung indah dengan mendapatkan kembali kepercayaan mu yang telah hilang dan menjadikan mu istri ku." Kata Adrian lembut kemudian mencium dua tangan Alexa yang sejak tadi di genggam nya.
__ADS_1
Setelah itu pandangan Adrian kembali beralih pada wajah teduh Alexa, lama-kelamaan tatapan itu tertuju pada bibirr ranum milik Alexa yang seakan meminta nya untuk di seesap.
Perlahan namun pasti, bibir Adrian bertemu dengan bibir Alexa. Adrian menccium bibirr Alexa dengan lembut hingga entah dorongan dari mana Alexa membalas permainan bibirr itu. Keduanya beradu bibir dengan lembut, namun semakin lama semakin menambah hawa panas di antara kedua nya.
Ditambah keadaan keduanya yang masih sama-sama polos membuat tangan kedua nya bergerak bebas untuk menyentuh benda sesuai keinginan nya.
Sesaat kesadaran Adrian kembali, ia menghentikan ciuuman itu hingga membuat Alexa menatap kearah nya seolah bertanya kenapa berhenti?
"Sudah, cukup sampai disini. Nanti aku khilaf." Adrian mengingatkan dengan suara berat nya, membuat wajah Alexa memerah menahan malu karena justru dia sendiri yang menginginkan lebih.
"It's oke, aku tahu kamu belum siap. Dan aku akan menunggu sampai kamu benar-benar siap. Meskipun saat kamu sudah menjadi istri ku, tapi aku tidak akan memaksamu jika kamu belum ingin berbagi keringat dengan ku." Kata Adrian sembari tersenyum menenangkan, namun diakhir kalimat nya justru membuat Alexa geli mendengar nya karena ucapan yang terdengar fulgar.
"Sekarang pakai baju mu jika tidak ingin aku khilaf memakan mu." Bisik Adrian tepat di depan telinga nya, Alexa langsung membulatkan mata nya saat menyadari ia tidak mengenakan apapun, begitu pula dengan Adrian yang sudah naked sejak tadi.
"Aaaaa!!" Teriak Alexa sembari menyilangkan tangan nya di area tubuh atas nya karena tubuh bagian bawah Alexa masih menempel pada tubuh Adrian akibat laki-laki yang terus menahan pinggang nya hingga membuat tubuh nya melekat persis di depan tubuh Adrian.
Alexa menyadari sesuatu yang menonjol itu semakin mengeras bahkan sekarang terasa lebih tajam daripada tadi, tapi ia juga tidak bisa menghindari Adrian karena tubuh nya juga tidak terlalu kuat untuk melawan.
__ADS_1
"Hahahaha teriakan mu telat sayang, bahkan aku sudah melihat tubuh indah mu tanpa baju beberapa menit lama nya." Adrian tertawa lepas melihat tingkah Alexa hingga menggema di sudut ruangan ini.
Dan itu berhasil semakin membuat Alexa malu, rasanya ia ingin bersembunyi di lubang semut saja kalau bisa tapi tidak ia lakukan.
"Sudah, sekarang cepat kamu ganti baju. Aku akan mendinginkan ini dulu." Tunjuk Adrian menuju pada aset berharga nya tanpa rasa malu sedikit pun.
"Atau kamu ingi berbaik hati membantu ku menidurkan ini?" Tunjuk Adrian lagu sembari tersenyum messum pada Alexa.
"Dasar messum!!!" Pekik Alexa bersiap ingin melayangkan pukulan maut nya pada Adrian namun dengan cepat ia menghindar dan berlari ke arah kamar mandi sembari tertawa terbahak-bahak merasa sangat puas menggoda Alexa.
...💙💙💙...
...**TBC...
SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1443 H.
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 🙏**
__ADS_1