Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)

Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)
Keputusan Alexa


__ADS_3

Selesai meeting, Adrian dan Alexa memutuskan untuk kembali ke kantor. Disepanjang perjalanan, baik Alexa maupun Adrian tidak ada yang memulai pembicaraan.


Sejujurnya Alexa sangat berharap Adrian bisa menjelaskan terkait hubungan nya dengan mantan tunangannya itu, ah lebih tepatnya tunangan Adrian, karena sampai sekarang Adrian belum mengambil keputusan untuk membatalkan pertunangan itu.


Alexa menjadi sangat kalut memikirkan hubungannya dengan Adrian.


Di satu sisi, Alexa sangat marah karena Adrian yang masih berstatus sebagai tunangan orang tiba-tiba menjadikan dirinya sebagai kekasih.


Dan disisi lain, dirinya bingung harus bagaimana, apakah dirinya harus memutuskan hubungannya dengan Adrian yang tidak memberi kepastian? atau memilih bersabar untuk tetap bersama Adrian dan menunggu kekasih yang dicintainya memutuskan hubungan dengan tunangannya saat ini?


Apakah dirinya termasuk perusak hubungan orang?


Ah, sungguh kepalanya serasa ingin pecah jika memikirkan semua ini.


Lebih baik dirinya menenangkan diri untuk sementara waktu tanpa ada orang lain di hidupnya. Ya, mungkin itu keputusan yang lebih baik.


Alexa menarik nafas dalam kemudian mengembuskan nya.


"Adrian!"


"Alexa!"

__ADS_1


Panggil keduanya bersamaan.


"Kamu dulu!"


"Kamu dulu, sayang... "


Keduanya saling berpandangan karena lagi-lagi mereka bicara bersamaan, tidak ada senyuman yang menghias di wajah mereka.


Jika Adrian memandang Alexa dengan tatapan teduh dan dalam, berbeda dengan Alexa yang memandang Adrian dengan tatapan sulit diartikan.


Alexa menarik nafasnya kasar. "Baiklah, aku dulu ... " Alexa tampak menjada ucapan nya sembari menatap ke sembarang arah, sangat terlihat dia sedang memikirkan apa yang akan diucapkan nya.


"Adrian, sebaiknya kita tidak usah berhubungan dulu sebelum kamu, memutuskan pertunangan mu dengan wanita itu ... " Alexa tampak menarik nafasnya lagi sembari memejamkan mata.


"Buk--"


"Stop!" Alexa mengangkat satu tangannya memberi tanda pada Adrian untuk menghentikan perkataannya.


"Dengar kan aku dulu, aku belum selesai bicara." Adrian hanya bisa menurut, tidak ingin membuat Alexa semakin marah karena saat ini dia tahu kalau Alexa sedang kecewa pada dirinya. Meski Alexa tidak mengatakan atau meluapkan pada dirinya, tapi terlihat sekali tatapan kecewa itu ada pada matanya.


"Aku akan kembali padamu jika semua masalah mu dengan wanita itu selesai." Alexa benar-benar tidak ingin menyebutkan nama wanita yang menjadi tunangan Adrian karena akan membuat nya sakit hati.

__ADS_1


"Dan aku akan menerima mu kembali dengan tangan terbuka, bahkan jika kamu ingin menjadikan ku istri mu, maka aku siap!" Jelas Alexa dengan wajah serius dan penuh keyakinan.


"Kita akan berinteraksi seperti biasa jika di kantor, layaknya seorang Boss dan Sekertaris." Lanjut nya.


Adrian tampak berfikir keras sebelum menganggukkan kepala. "Baik! aku setuju dengan keputusan mu!" Adrian tampak menarik nafasnya dalam.


"Tapi ... " Adrian tampak berfikir sejenak, kemudian melanjutkan perkataannya.


"Aku ingin, kita saling menjaga diri. Selama kamu tidak bersamaku, kamu juga tidak boleh berdekatan dengan laki-laki manapun! Begitu juga sebaliknya, aku tidak akan berdekatan dengan wanita manapun, termasuk Liana." Kata Adrian serius dan penuh harap.


Alexa nampak menarik kedua sudut bibirnya. "Itu pasti! aku tidak akan berhubungan dengan laki-laki manapun kecuali dirimu." Jawab Alexa tegas.


Adrian pun tak bisa menyembunyikan senyumnya. "Terimakasih sayang ... " Adrian mengacak-acak rambut kekasih nya dengan penuh cinta.


Ia nampak lebih ceria dibandingkan tadi sebelum memulai percakapan. Adrian mengira, Alexa akan marah-marah karena hubungannya dengan Liana belum berakhir, tapi ternyata dia salah.


Alexa sangat dewasa, dia justru memberikan solusi atas permasalahan nya saat ini. Adrian sangat tidak sabar ingin segera mengakhiri hubungannya dengan Liana agar bisa menjadikan Alexa miliknya seutuhnya.


...πŸ’™πŸ’™πŸ’™...


...TBC...

__ADS_1


See you next chapter πŸ‘‹β˜ΊοΈ


__ADS_2