
David tidur dengan tubuh miring menghadap Luna istrinya. Dia meletakkan kepala Luna di lengannya.
"Sayang, kenapa beri tau ibu kalau aku hamil kembar. Aku mau buat kejutan saat melahirkan," ucap Luna.
"Aku bahagia banget saat tau kamu mengandung bayi kembar, sepasang lagi. Aku akan jadi Papi dengan tiga orang anak. Permintaan aku dan pembaca dikabulkan Author. Aku ingin berbagi kebahagiaan dengan ibu dan pembaca, makanya aku beri tau."
"Aku nggak menyangka bisa memiliki anak banyak. Tiga orang anak dalam waktu tiga tahun. Terima kasih Sayang, karena memberikan aku kebahagiaan yang tiada tara. Saat dokter memvonis Alex mandul, sebenarnya aku sangat sedih. Aku yang hidup sebatang kara, akan sendirian hingga akhir hayat, itu yang ada dalam pikiranku."
"Aku juga berterima kasih banyak, karena kamu memberi aku banyak kebahagiaan. Kamu menjadikan aku ayah untuk tiga orang anak. Kamu juga memberikan kebahagiaan buat seluruh keluargaku."
David mengecup bibir Luna, dibalas Luna dengan me*luma*tnya. David langsung membalasnya. David meletakkan kepala Luna di bantal. Dia menaiki tubuh Luna dan mengukungnya.
"Aku ingin memiliki anak yang banyak darimu, setelah si kembar kita akan buat kembar lagi. Sampai sepuluh anak kita," ucap David dan mengecup dahi istrinya itu.
"Sepuluh? Kenapa nggak sebelas aja. Biar kita bisa buat kesebelasan sepak bola langsung."
__ADS_1
"Boleh juga idenya."
"Apa kamu pikir hamil dan melahirkan itu nggak capek. Masa pengin anak sebanyak itu," ucap Luna dengan cemberut.
Melihat Luna yang cemberut, David kembali me*lu*mat bibir istrinya. Luna yang awalnya hanya menerima, akhirnya membalas. Mereka saling membelitkan lidah.
David melepaskan tautan bibir mereka. Dia mengecup kedua pipi dan dahi Luna. Puas dengan wajah Luna, lidah David turun ke leher.
David mengecup, menghisap dan menggigit leher Luna,meninggakkan banyak jejak; Setelah puas dengan leher, David membuka piyama yang menjadi penghalang.
Luna yang telah terbawa suasana, terdengar men*de*sah saat tangan satu David bermain di dadanya dan satu lagi mulut David yang berada di puncak gunung kembarnya.
Tangan David yang bebas menyusuri bagian inti tubuh Luna dan memainkan jarinya di gua sempit milik Luna.
Beberapa menit jari David menari di gua itu, Luna merasakan sesuatu telah diujung dan tidak bisa ditahan. Akhirnya Luna mendapatkan pelepasan pertamanya.
__ADS_1
David selalu saja membuat wanitanya puas. Dia selalu belajar bagaimana cara agar Luna bisa mendapatkan kepuasan setiap mereka berhubungan.
Setelah Luna mendapat pelepasan pertama, David mulai menuntun Jerry menuju sarangnya. Dengan lembut David memasukinya. David tidak ingin menyakit anaknya.
Secara pelahan David bergerak di atas tubuh Luna. Gerakan yang lamban. Beberapa menit kemudian, David mengeluarkan Jerry dari sarangnya. Pria itu menjatuhkan tubuhnya ke samping.
"Sayang, kamu lagi yang di atas. Memimpin. Kamu dengar'kan Dokter mengatakan jika posisi paling aman berhubungan badan saat kehamilan makin membesar adalah kamu di atas."
Luna bangun, dan menaiki tubuh David. Dia menuntun jerry masuk kembali kesarangnya. Setelah Jerry masuk keseluruhan, Luna mulai bergerak, dibantu David yang memegang panggul istrinya. David tidak berhenti menge*ra*ng merasakan kenikmatan. Hingga akhirnya mereka berdua mendapatkan pelepasan secara bersamaan.
*
*
*
__ADS_1
Bersambung