
David menggendong Aisha saat turun dari mobil. Ia menunggu Luna yang masih berada di dalam mobil.
Luna keluar dengan ragu. Ia memeluk lengan David saat berjalan menuju rumah. Hari telah menunjukkan pukul lima sore.
David mengucapkan salam saat telah berdiri di depan pintu rumahnya. Semua yang berada di dalam rumah serempak memandang ke arah David.
Dalam rumah tampak ibu, Imelda kakaknya David, suaminya Imelda, anaknya Arya, dan juga Mia.
"David, masuklah. Kenapa hanya berdiri depan pintu," ucap Imelda.
David memandangi Luna yang bersembunyi dibelakang tubuhnya. Luna menganggukkan kepalanya tanda setuju untuk masuk.
David berjalan masuk ke rumah diikuti Luna dibelakanganya. David menyalami seluruh keluarga termasuk Mia, diikuti Luna. Wanita itu menyalami anggota keluarga David dengan memberikan senyuman semringahnya.
Imelda kakaknya David berdiri mendekati David yang masih tetap berdiri dengan menggendong putrinya.
"Anak siapa ini, cantik banget," ucap Imelda.
"Kak Imel lihat aja wajahnya. Mirip siapa?" tanya David. Ibunya David masih diam membiru.
Imelda melihat wajah Aisha dengan sesama. Ia mencubit pipi Aisha geram. Aisha yang tidak mudah akrab, menangis.
"Pa ... pi," ucap Aisha terbata.
Semua yang hadir kaget mendengar Aisha memanggil David dengan sebutan Papi.
"Ini anakmu?" tanya Imelda.
"Apakah Kak Imel nggak bisa melihat kemiripan wajahnya dengan aku?"
"Astaga, ia emang mirip banget dengan David kecil. Namun ini versi ceweknya."
"Apa aku dan Luna boleh duduk?" tanya David.
__ADS_1
"Silakan! Kakak lupa," ucap Imelda.
"Sini anakmu Kakak gendong. Kapan kamu nikah? Kenapa nggak beri kabar?"
"Ini istriku, Luna." Luna memberikan senyum manisnya.
"Apa kabar, Bu?" tanya David.
"Baik, seperti yang kamu lihat."
"Ibu masih ingat dengan Luna?"
"Tentu," jawab Ibu.
"Saat ini Luna telah menjadi istriku. Maaf aku nggak minta izin ibu, karena anak laki-laki nggak membutuhkan wali."
Imelda, kakaknya David sedikit bingung melihat adik dan ibunya tegang. Seperti ada perselisihan.
"Ada apa ini, Dav? Kenapa kamu menikah tanpa izin ibu."
"Maaf, aku pamit dulu. Kak Imelda, besok kita bisa mengobrol lagi," ucap Mia.
"Baik, Mia. Kamu yang sabar,ya.Jangan banyak pikiran. Jaga kesehatan kamu dan calon bayi yang sedang kamu kandung. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya."
Mia berdiri dari duduknya, dan berjalan menuju pintu keluar. Saat berada di samping Luna, ia berkata,"Maaf,Mbak Luna. Aku pamit. Lama nggak bertemu Mbak Luna tambah cakep."
"Terima kasih,kamu juga tambah cakep."
"Aku pamit," ucap Mia lagi sebelum keluar.
Setelah Mia cukup jauh berjalan, kakaknya David, mengulang lagi pertanyaannya.
"Kenapa kamu menikah tanpa izin ibu?"
__ADS_1
"Tanyakan pada Ibu, kenapa ia nggak mengizinkan aku menikah dengan Luna."
"Ada apa ini?" tanya Imelda. Ia melihat ke arah ibu dan David secara bergantian.
"Ibu memiliki alasan,kenapa nggak merestui hubungan kamu saat itu."
"Baiklah, aku dan Luna telah menerimanya. Kami terpisah selama dua tahun. Saat ini aku dan Luna telah menikah. Kami memiliki ikatan yang kuat, seorang malaikat kecil. Apakah ibu masih belum merestui hubungan kami."
"Luna, kamu seorang wanita dan juga seorang ibu. Setelah memiliki anak saat ini, pastilah kamu lebih bisa tau perasaan seorang ibu. Mereka hanya ingin yang terbaik buat anaknya. Kamu pasti paham dan mengerti keputusan yang ibu ambil dulu."
Luna hanya menunduk, ia tidak tahu harus menjawab apa.
*
*
*
Bersambung.
Selamat sore. Pasti udah siap-siap untuk malam mingguan, ya. Mama ada bawa rekomendasi karya teman dibawah ini.
JUDUL : TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK.
Kenapa harus kamu yang aku benci, Aku tidak bisa membohongi perasaanku, bahwa aku sangat mencintaimu Luna, tapi aku juga tak bisa pungkiri, bahwa dendam itu juga membuatku membencimu, Aku tidak tahu harus melakukan apa.
Dendam Ray kepada wanita yang dulu pernah memfitnah ibunya, tumbuh subur hingga Ia dewasa, dan secara tak Ray bertemu dengan Luna, putri dari wanita yang Ia benci.
keduanya jatuh cinta hingga akhirnya menikah, akankah Ray akan mempertahankan Luna ataukah justru melanjutkan dendamnya? Saat Ray tahu bahwa Luna adalah putri Mita, wanita yang membuat Ray memiliki dendam.
_Aku tidak perduli kau menganggapku jahat, lebih baik seperti itu, anggap saja aku jahat, biarlah kau membenciku saat tahu yang sebenarnya, bahwa ibumu adalah incaranku, dan setelah itu kau bisa pergi dariku sesuka hatimu...Tapi jujur aku tidak mau berpisah dengan dirimu, aku terlalu mencintaimu_
Akankah Ray berhasil membalas dendam kepada Luna atau justru Ia terperangkap dalam cinta security cantik itu? ikuti kisah mereka...
__ADS_1