HASRAT TERLARANG GIGOLO

HASRAT TERLARANG GIGOLO
Bab Delapan Puluh Empat. HTG


__ADS_3

David masuk ke kamar di lihatnya Luna sedang bermain dengan Aisha. Boneka dan mainan Aisha dibiarkan berserakan di lantai. Luna hanya melihat anaknya bermain.


"Sayang, nggak jadi sarapan'kan? Aku bawa ke kamar ya."


"Nggak usah, nanti biar aku makan ke dapur. Kalau di lihat Ibu dan Kak Imelda aku sarapan di kamar, bisa berpikiran lain. Aku nggak mau ada salah paham lagi. Aku baru mendapat restu dari ibumu."


David duduk di samping Luna. Istrinya itu duduk di lantai yang hanya beralaskan tikar.


"Pi ... beka," ucap Aisha.


"Boneka Aisha. Siapa yang beli?"


"Om, ash," ucap Aisha.


"Om Ash. Om Arash?" tanya David. Aisha menganggukkan kepalanya.


"Sayang, ayolah makan. Perutku sudah lapar."


"Ayolah," ucap Luna, membuat David tersenyum.


Luna dan David keluar dari kamar diikuti Aisha. Ibu David dan Ibu Mia yang sedang asyik mengobrol tidak menyadari kehadiran mereka.


"Baguslah jika Mia akhirnya memutuskan untuk bercerai dengan Doni."


"Aku memaksa agar Mia mengurus perceraian dengan Doni, Kak. Coba aja Mia jadi nikah dengan David. Pasti nggak akan begini nasibnya.Pasti Mia udah bahagia dengan David. Aku lihat sekarang David makin sukses," ucap Ibu Mia.


"Alhamdulillah," ujar Ibu David.


David sengaja berdehem agar ibunya dan ibu Mia tidak membahas dirinya dan Mia lagi. Dia tidak ingin Luna makin salah paham.


"Kamu dan Luna mau sarapan. Biar Aisha ibu yang gendong," ucap Ibu.


David menggendong Aisha dan memberikan. pada ibu.


"Ibu udah sarapan?" tanya David dengan ibu Mia.

__ADS_1


"Udah, tadi Mia masak nasi goreng. Biasanya juga sekalian buat ibu kamu. Namun semenjak ada Imelda, Mia nggak antar sarapan lagi. Udah ada Imel yang buatkan."


"Kalau gitu aku dan Luna sarapan dulu."


David berjalan mendekati Luna yang berdiri di dekat pintu menuju dapur. Wajahnya masih tampak masam. Mungkin juga karena mendengar ucapan ibu Mia.


"Istri David itu kaya?" tanya ibu Mia.


"Kenapa kamu tanyakan itu?"


"David tadi ngomong, jika dia bekerja dengan istrinya, mobilnya itu juga milik wanita itu."


"Iya. Luna memiliki perusahaan serta usaha lainnya. Saat ini David memegang kafe miliknya," ucap Ibu David.


"Berarti nanti saat Mia udah melahirkan bisa minta tolong David, jadikan karyawan di perusahaan istrinya."


"Nanti biar aku tanya Luna langsung. Minta tolong masukan Mia diperusahaan miliknya," ujar Ibu David.


"Terima kasih, Kak. Aku kasihan lihat nasib Mia. Sejak putus dengan David, hidupnya nggak pernah bahagia lagi."


"Aku akan membujuk David dan Luna agar mau menolong Mia," ucap Ibu David.


David mengambilkan lontong sayur yang di buat kak Imelda tadi pagi.


"Mau kerupuk empingnya?" tanya David. Luna hanya menggeleng sebagai jawaban.


Luna dan David makan dalam keadaan canggung. Mereka berdua hanya diam tanpa suara .


Saat David menatap Luna, dia melihat air mata yang jatuh dari sudut mata istrinya itu. Ternyata dari tadi wanita itu menahan tangisnya.


David mengambil tisu dan menghapus air mata Luna.


"Kita menginap aja, ya?" ucap David. Tanpa David duga Luna makin terisak. David memeluk Luna.


"Apa semua salahku? Mia nggak bahagia juga salahku?" ucap Luna terbata.

__ADS_1


"Nggak,Sayang. Nggak ada yang salah. Semua itu sudah menjadi takdir. Kita hanya menjalankan saja."


"Aku juga nggak pernah menginginkan jatuh cinta dengan seorang pria yang telah bertunangan."


"Sudah. Jangan diteruskan. Kita menginap aja. Atau kembali ke Jakarta."


"Aku akan makin disalahkan jika kembali ke Jakarta secepat ini."


"Luna, nggak akan ada yang menyalahkan kamu. Aku yang akan membantah dan melawan jika ada yang menyakiti kamu."


David mengusap air mata Luna yang membasahi pipinya.


*


*


*


Bersambung.


Selamat sore semuanya. Bagaimana bab kali ini. Masih membuat emosi? Sebelum bab selanjutnya update, bisa mampir ke novel teman mama di bawah ini.


Judul Novel: KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI


Penulis : RAMANDA.


Blurb.


DITINGGAL AYAHNYA DIUSIA BELIA MEMBUAT DIA TUMBUH MENJADI GADIS YANG TOMBOI GUNA MENGHIDUPI KELUARGANYA SAMPAI AKHIRNYA DIA BERAKHIR MENJADI ISTRI DARI GURUNYA SENDIRI! LAH KOK BISA?


Kirana Ardhita, 17 tahun gadis cantik yang sangat mandiri yang memiliki sifat yang sedikit arogan, Bahkan tak jarang ia sering berantam dengan laki-laki yang awalnya menyukai dirinya, Kirana masih duduk di kelas 3 SMA dia juga terkenal pintar, makanya banyak yang menyukainya. Namun sedikit nakal membuat sang ibu berkali-kali di panggil oleh pihak sekolah, ia juga dikenal si gadis tomboi bahkan para teman-teman lebih sering memanggilnya si Tomboi atau Boi itu karena memang polah lakunya yang seperti laki-laki.


Kana itulah panggilan untuk dirinya sendiri bila bersama keluarganya. Kana adalah seorang anak yatim dan Ia hidup hanya tinggal berdua saja bersama ibunya, sang Ayah, telah tiada semenjak ia duduk di bangku SMP, sedangkan sang Ibu hanya seorang buruh cuci, maka dari itu untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, Kana bekerja setiap ia pulang sekolah.


Suatu hari sang Ibu mengalami kecelakaan akibat ia menolong seorang wanita, yang ternyata wanita itu adalah teman karibnya sewaktu mereka muda, tapi pertemuan itu tak berlangsung lama karena sang ibu keburu sekarat dan sang ibu meminta Kana untuk menikah dengan anak temannya itu, yang ternyata dia adalah gurunya sendiri yang amat ia benci.

__ADS_1


Akankah Kana menemui cinta pada sang gurunya itu?.



__ADS_2