HASRAT TERLARANG GIGOLO

HASRAT TERLARANG GIGOLO
Bonchap


__ADS_3

Luna dan David sepakat akan mengadakan acara aqiqah di kampung halaman David. Saat ini usia si kembar baru menginjak dua minggu.


Demi kenyamanan saat pulang ke kampung David,Luna membawa dua mobil.Satu mobil untuk dia dan anak-anak. Satu mobil untuk ibu dan bibi. Aisha duduk dipangkuan David saat berangkat.


"Pi, au ana?" tanya Aisha.


"Kita mau ke kampung nenek, untuk mengadakan syukuran aqiqah kedua adik Aisha."


"Qiqah?"


"iya,Sayang. Aqiqah adalah proses menyembelih hewan ternak sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas lahirnya seorang anak."


"Oo ...," ucap Aisha.


"Aisha ngerti, Sayang?" tanya David


"Nggak," jawab Aisah sambil menggeleng. David mencubit hidung Aisha gemas.


Mobil yang digunakan Luna dan dan David dimodifikasi agar bisa menggunakan kasur.



David melihat istrinya tertidur duduk. Lalu ia minta supir berhenti sejenak. David ingin memindahkan Aisha ke mobil yang ditumpangi ibunya.


"Kenapa berhenti, Pak? tanya Ibu dengan supir saat berhenti.


"Pak David minta berhenti, Bu. Non Aisha mau pindah ke mobil ini. Bapak David mau bantu ibu Luna jagain Arden dan Aretha."

__ADS_1


"Padahal tadi udah Ibu katakan, biar Aisha dengan ibu aja."


David keluar dari mobil dan meletakkan Aisha kepangkuan Ibunya.


"Aku bantu jaga si kembar. Kasihan Luna harus menjaga dua bayi. Aisha nggak apa'kan dengan ibu?" tanya David.


"Tadi Ibu udah katakan, biar Aisha dengan Ibu aja. Kamu ngeyel penginnya dengan kamu aja."


"Kasihan Aisha, Bu. Aku nggak mau dia merasa disisihkan karena kehadiran adiknya."


"Asal jangan kamu sisihkan setiap hari aja. Ini karena diperjalanan."


"Aisha dengan nenek dulu ya. Papi bantu mami jagain adik Arden dan Aretha."


"Icha mau ama Papi," ucap Aisha.


"Papi mau gendong adik Aretha, Sayang. Nanti sampai kampung nenek Papi gendong Aisha keliling lihat sawah."


"Udah, kalau nggak mau dengan nenek." David mengambil Aisha dari pangkuan ibunya.


"Aisha, dengan nenek aja. Nanti kita main boneka. Atau main dokteran. Nenek yang sakit."


"Main boneka?" tanya Aisha.


"Iya, main boneka bareng nenek."


"Mau," ujar Aisha.

__ADS_1


"Sini dengan nenek. Bawa mainan Aisha semuanya kasini, Pi. Biar main dengan nenek."


"Oke. Papi ambil mainan Aisha dulu ya."


David berjalan ke mobil yang dia tumpangi dan mengambil mainan Aisha di dalam bagasi. David memberikan dengan ibunya.


"Sayang, sampai di kampung nanti kita keliling lihat sawah."


"Ya, Pi."


David mengecup pipi Aisha. Putri pertama yang sangat disayanginya.


"Papi sayang Aisha."


"Icha ayang Papi," balas Aisha.


David masuk ke mobil dan duduk dekat Luna. Dia meminta supir kembali jalan. David mengambil Arden yang ada digendongan Luna.


Tadi Luna menyusui putranya itu hingga dia ikut ketiduran. David takut Arden jatuh, dan memindahkan ke kasur. David mengecup dahi Luna.


Luna terbangun saat merasakan bibir basah David yang mengecup dahinya.


"Terima kasih ,Sayang. Kamu mau menerima aku apa adanya. Meski suamimu tak bisa memberikan sesuatu yang lebih, tapi kamu begitu ikhlas menemaniku sampai detik ini. Terima kasih istriku sayang, atas semua yang kau korbankan untuk suamimu ini. Jangan pernah lelah berbagi bahagia denganku, karena kamu begitu berarti di hidupku, love you," ucap David mengecup bibir Luna.


"Mungkin ucapan terima kasih untukmu ini belum cukup membalas semua apa yang kau berikan kepada suamimu ini. Yang jelas rasa sayang dan cintaku padamu semakin bertambah. Aku akan berjanji padamu istriku, untuk terus bertanggung jawab padamu, untuk keluarga kita dan anak-anak kita," tambah David.


Luna tersenyum dan menyandarkan kepalanya dibahu David. Meski David usianya jauh lebih muda, tapi pria itu selalu bisa membahagiakan dirinya. Luna tidak pernah berhenti mengucapkan syukur setiap saat karena telah dipertemukan dengan suaminya ini.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih tetap setia menanti cerita cinta Luna dan David. Lope-lope sekebon 😘😘😘😘


__ADS_2