HASRAT TERLARANG GIGOLO

HASRAT TERLARANG GIGOLO
Bab Empat Puluh Lima. HTG


__ADS_3

Pagi harinya David langsung menuju ke tempat Luna menginap. Jam empat dini hari Luna mengatakan jika ia telah sampai.


Sehabis subuh, dengan ojek David menuju ke sana. David meminta izin pada penjaga penginapan untuk menemui Luna. Ia mengatakan jika itu istrinya.


David mengetuk pintu penginapan. Cukup lama ia mengetuk dan menelepon, barulah Luna bangun.


"Masuklah, aku masih ngantuk," ucap Luna.


David langsung memeluk Luna dan mengecup pipi wanita itu. Luna duduk di tepi ranjang, David berlutut dihadapannya.David mengelus perut Luna dan mengecupnya.


"Sayang, ini papi. Sehat-sehat di dalam perut mami." David kembali mengecup perut Luna.


"Kamu nggak keberatan memiliki anak di usia muda?"


"Emangnya kenapa kalau memiliki anak di usia muda. Aku telah siap jadi papi. Aku malah nggak sabar melihat perut kamu membesar?"


"Kamu yakin saja ini anakmu?" tanya Luna.


"Tentu saja aku yakin. Aku yang berhubungan denganmu tiga bulan terakhir ini?"


"Aku takut kamu nggak terima anak ini."


"Luna, aku tau kamu nggak mungkin membohongi aku," ucap David.


"Bagaimana dengan ibumu.Apa nanti bisa menerima aku dan calon bayi kita?"


"Ibu harus menerimanya. Ini cucu ibuku."


"Aku berhubungan denganmu saat perceraianku belum diputuskan secara sah. Apa nanti yang dipikirkan ibu dan orang-orang."


"Jangan pikirkan omongan orang lain. Yang penting ada aku."

__ADS_1


Luna memeluk leher David, mendengar ucapan cowok itu. Ia bahagia David tidak meragukan anak mereka.


Enam bulan sudah Luna tidak pernah berhubungan dengan Alex. Bisa dipastikan itu memang anak David.


Luna sempat berpikir, apakah David percaya jika itu anak mereka? Ternyata cowok itu langsung percaya dan tidak meragukannya. Luna bahagia mengetahui kenyataan ini.


David merebahkan tubuhnya di kasur menunggu Luna mandi dan berpakaian. David mendekati Luna yang sedang berpakaian.


"Aku jadi pengin," bisik David, memeluk Luna dari belakang.


Luna membalikkan badannya menghadap David dan melingkarkan tangannya dileher David.


"Masih lagi, lagi pula ini di kampung. Apa kamu nggak takut kita digerebek dan di minta surat nikahnya."


"Tadi dengan karyawannya aku mengatakan jika kamu istriku."


"Apa mereka langsung percaya?"


"Katanya mau langsung pulang."


"Sekali aja."


"Yakin hanya ingin sekali aja," ucap Luna sambil tersenyum.


"Eh, i-ya ...." ucap David pelan. Sepertinya ia juga kurang yakin dengan jawabannya.


David langsung menggendong Luna dan menghempaskan pelan di atas kasur. David tidak mau mengatakan jika tadi ia memberikan uang buat pekerja penginapan agar mengizinkan ia masuk.


"Sayang, pulang dari kampung aku akan mengurus pernikahan kita segera," ujar David dan mengecup dahi wanita itu.


"Apakah boleh segera menikah sedangkan aku belum melewati masa iddah."

__ADS_1


"Kalau begitu kita menikah siri aja dulu."


"Ya, Emang itu yang hanya bisa dilakukan dulu."


"Apa aku nggak masalah melakukan itu denganmu?"


"Apa maksudnya?"


"Bukankah kamu saat ini sedang hamil? Apakah nggak memengaruhi jika jerry masuk kandangnya?"


"Boleh saja, asal jerry-nya nggak beringas dan minta terus."


"Kamu ini, ada aja jawabnya."


David mengecup dahi Luna. Seperti biasanya David nggak akan pernah puas mengecup sekali saja.


Setelah puas di wajah, kecupan David turun ke leher dan meninggalkan banyak jejak. Kecupan turun ke dada hingga kebagian bawah tubuh Luna.


David perlahan memasuki inti tubuh Luna. Ia takut menyakiti dan memengaruhi janin di rahim wanita itu.


Setelah sama-sama menggapai puncaknya, David dan Luna langsung membersihkan tubuh mereka.


David mengendarai mobil Luna menuju rumahnya dengan perasaan gembira. Ia sudah tidak sabar ingin mengenalkan Luna dengan ibunya.


*


*


*


Bersambung

__ADS_1


Apakah ibu David dapat menerima kehadiran Luna? Nantikan terus kelanjutan dari novel HASRAT TERLARANG GIGOLO. Terima kasih. Lope-lope sekebon buat semuanya. 😘😘😘😍😍😍❤❤❤


__ADS_2