
Pagi hari Luna bangun dengan badan yang terasa lebih segar. Ia masuk kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah mandi, Luna membangunkan David yang masih tidur. Dengan lembut Luna menepuk pipi David, agar cowok itu terbangun.
David membuka matanya perlahan, dan tersenyum melihat Luna. Cowok itu memeluk pinggang Luna membawanya ke dalam pelukan.
"Udah segar. Apa udah nggak lemas lagi."
"Udah jauh lebih baik. Aku harus ke kantor. Udah dua hari rapat di tunda karena sakitku."
"Aku akan pulang ke kampung hari ini."
"Pergilah, semoga kamu bisa selesaikan semua dengan baik. Aku harap bisa menjelaskan semuanya. Keluarga kamu dan juga Mia bisa menerima."
"Sebenarnya aku berat meninggalkan kamu. Namun ibu menghubungi aku, ia sedang sakit saat ini."
"Sampaikan salamku untuk ibumu. Semoga beliau lekas sembuh. Aku mungkin akan ke kantor pagi, jadi nggak bisa mengantar kamu ke terminal."
"Nggak apa. Kamu jaga kesehatan, jika terjadi sesuatu cepat hubungi aku. Jangan lupa janjimu untuk periksa ke dokter."
"Kenapa kamu nggak mau bawa mobil atau di antar supir aja."
"Aku tinggal di desa. Pasti akan heboh saat melihat ku pulang dengan mobil. Aku juga nggak ingin keluarga Mia akan salah paham saat tau mobil yang aku pakai, mobilnya wanita yang telah merebut hatiku."
"Aku buat sarapan dulu, kamu mandi sana."
"Biar kau yang buatkan sarapan. Kamu baru aja pulih."
__ADS_1
David bangun, dan menuju kamar mandi untuk bersihkan tubuhnya. Setelah itu ia langsung menuju dapur dan membuatkan sarapan nasi goreng untuk mereka berdua.
Luna melihat semua yang David lakukan dari tempat ia duduk. Senyuman semringah tampak dari bibir mungilnya.
David menghidangkan nasi goreng ke piring. Ia menambahkan dadar telur. Luna mencobanya dan kaget saat merasakan masakan David.
"Enak banget. Kalau tau kamu masak seenak ini, pasti dari kemarin-kemarin aku minta kamu yang masak."
"Aku akan masak setiap hari untukmu saat kita telah menikah."
Luna tersenyum mendengar perkataan David. Ia juga ingin segera dapat berumah tangga dengan David. Menjalin hubungan halal bukan terlarang lagi.
Luna sudah meminta pengacara untuk mempercepat semuanya. Lusa adalah keputusan pengadilan.
"Kamu telah siap menikah dengan wanita yang usianya jauh di atas kamu."
"Kenapa emangnya jika usia kamu diatas aku.Cinta itu nggak memandang usia."
"Aku ingin kita saling terbuka. Jika dalam perjalanan rumah tangga nantinya kamu jatuh cinta dengan wanita lain, kamu katakan padaku. Jangan membohongi aku dengan berselingkuh."
"Walaupun kejujuran kamu akan menyakiti hatiku, tapi pasti nggak sesakit saat tau kamu telah menduakan aku diam-diam."
"Aku nggak akan berjanji apa-apa, tapi saat kita telah diikat dengan namanya pernikahan, akan aku buktikan jika aku layak menjadi suamimu."
David dan Luna menghabiskan sarapan dengan lahap. Sehabis makan, Luna dan David membersihkan dapur berdua.
Luna pamit ketika jam menunjukkan pukul setengah delapan. Ia mengambil tas kerjanya di kamar.
__ADS_1
"Berapa hari kamu di kampung?"
"Satu minggu. Aku sebenarnya nggak enak dengan Kak Candra karena harus izin lagi. Baru kerja udah izin."
"Akan aku jelaskan dengan Candra nanti. Aku belum pernah mengatakan tentang kamu dan Mia dengannya."
"Aku harap dia mengerti posisi aku saat ini," lirih David.
Luna akan berterus terang pada Chandra, mengatakan semua tentang David, jika cowok itu sebenarnya telah terikat pertunangan.
*
*
*
Bersambung
Selamat pagi, mama bawa rekomendasi karya dari novel teman mama. Sambil menunggu novel ini update bisa mampir.
JUDUL NOVEL : APA SALAHKU TUAN?
karya Muda Anna
Ningtiyas Paramitha adalah gadis 18 tahun baru lulus SMK jurusan tata busana. Dia harus menerima takdir dinikahkan siri dengan paksa oleh ayahnya dengan lelaki dewasa berumur 30 tahun dan telah memiliki istri bernama Alfarizi Zulkarnain. Kontrak nikah selama lima bulan, tetapi Neng selalu mengalami kekerasan baik lahir maupun batin. Perlakuan suami sirinya selalu melampiaskan kekesalannya akibat kesalahan istri sahnya.
Setelah empat bulan berlalu Al meninggalkan Neng begitu saja, tanpa disadari Al meninggalakan benih janin di kandungan Neng. Akhirnya Neng meninggalkan desanya yang selama ini menjadi kebanggaannya, pergi ke Jakarta untuk merubah nasib dan menyongsong masa depan yang lebih baik bersama janin yang dalam kandungan.
__ADS_1
Sayangnya takdir mempertemukan mereka kembali setelah delapan tahun berlalu. Dengan situasi yang berbeda, apakah mereka akan bersatu kembali setelah Al mengetahui memiliki keturunan. Apakah Neng menerima cinta Al?