
David saat ini berada di ruang observsi. Dia akan mengadzankan kedua anaknya. Setelah itu dilakukan, David menemui Luna.
"Sayang, kamu nggak apa-apa? Apa yang sakit."
"Aku nggak apa. Kamu jangan kuatir," ucap Luna terbata. Dia kasihan melihat wajah cemas David. Mata suaminya itu tampak memerah, karena menangis.
David mengecup seluruh bagian di wajah Luna. Tanpa disadari air matanya turun membasahi wajah Luna.
"Jangan menangis. Aku nggak apa-apa," ujar Luna.
"Aku takut saat kamu masuk ruang operasi tadi. Kamu tau'kan, kamu segalanya bagiku."
"Sekarang kamu udah jadi Papi dari tiga orang anak. Nggak malu sama anak. Masa nangis." Luna meledak David sambil tersenyum.
Belum sempat David membalas ledekan Luna, perawat datang. Mereka akan membawa Luna pindah ke ruang rawat.
David dan perawat mendorong tempat tidur Luna menuju ruang rawat inap yang telah David pilih.
__ADS_1
Setelah Luna dipindahkan, kedua bayi kembar David juga ikut dipindahkan ke ruang rawat itu.
David duduk di samping tempat tidur Luna. Saat ini istrinya itu belum boleh makan. David menggenggam tangan Luna.
"Lapar?" tanya David.
"Nggak,kenapa?" tanya Luna lagi.
"Karena kamu di bius umum, baru boleh makan setelah buang angin."
"Sayang, Terima kasih telah membuatku menjadi pria, suami, dan seorang Papi dari tiga orang anak. Ini adalah tubuh yang menumbuhkan anak-anak kita, memberi makan anak-anak kita. Tubuh ini menghibur anak-anak kita, membuatnya hidup.Tubuhmu adalah yang aku cintai setiap hari, terima kasih," ucap David.
"Papi ... Dulu kamu telah membuatku jatuh cinta, dari awal pertemuan kita tapi kini setelah kamu menjadi suamiku aku jatuh cinta padamu setiap saat dan berkali-kali. Banyak orang yang selalu bertanya, mengapa aku harus atau aku bisa mencintai kamu? Jawabannya sederhana saja. Karena aku menemukan diriku yang utuh setiap bersama kamu," ucap Luna pelan.
"Aku juga sangat mencintaimu, Sayang. Aku ingin hubungan kita di dunia ini berakhir bahagia, jika kita harus berpisah pun kuharap bukan karena orang ketiga atau adanya perbedaan. Tapi aku ingin kita berpisah ketika aku tak bisa berdiri dan tak sanggup bernapas lagi untukmu. Ucapan terima kasih tak cukup untuk kuucapkan, karena kamu lebih berharga dari apapun," ujar David.
__ADS_1
Luna tersenyum, impiannya. mendapatkan suami dan anak akhirnya terwujud bersama David. Luna hanya ingin menghabiskan waktu nya bersama keluarga kecilnya hingga memiliki anak cucu.
Kedua bayi kembarnya diberi nama Arden Diarta Anarya untuk cowok. Artinya laki laki bagai raja yang pemberani dan mempunyai kehormatan yang tinggi. Aretha Dianah Ariani yang cewek. Artinya perempuan beriman yang bijak menghadapi segala cobaan untuk selalu berpikir kreatif dan semangat
Tiga hari Luna di rumah sakit,barulah dia kembali ke rumah. Ibu David yang membantu Luna menjaga kedua bayi kembarnya.
Luna bersyukur bisa ditemukan dengan David walau diawali dengan kesalahan.
Luna tidak pernah menyesali semua yang terjadi dalam hidupnya, begitu juga mengenai Alex. Luna berpikir, kadang kita harus bertemu dengan orang yang salah karena kesalahan tersebut Kita mendapatkan pelajaran atau pengalaman yang berharga dan menemukan orang yang tepat untuk Kita.
End.
Terima kasih mama ucapkan untuk semua pembaca setia novel ini. Terima kasih untuk semua dukungannya.
Mohon maaf jika ada kata mama yang salah. Baik dalam cerita ataupun dalam menjawab komentar.
Mampir juga ke novel terbaru mama, SELINGKUH DENGAN CALON MERTUA.
__ADS_1