Hasrat Terlarang Istri Tuan Dingin

Hasrat Terlarang Istri Tuan Dingin
Bab 26 - Harapan Palsu


__ADS_3

Fay begitu tersentuh dengan penuturan suaminya yang terasa seolah benar-benar tulus dari dalam lubuk hatiya. Wajah Fay sekarang memerah seperti tomat masak, dia mengeratkan kepalan tangan di ujung pakaiannya.


"Cutie... Are you there?" Sapaan Harv kembali terdengar khawatir menyadarkan lamunan Fay.


"Eh, iya... Kita bertemu di sana langsung saja. Aku sudah menjadi tranding topic di seantero kantor karena Tuan Smith menolongku pagi tadi. Aku tidak mau menambahkan beban pekerjaan dengan beban pikiran dari serangan netizen yang Maha Benar." cerocos Fay membuat Harv terkekeh di sebrang sana,


"Ok Cutie... Kita bertemu di Resto Emperor seperti biasa okay..."


Setelah saling melempar kata mesra keduanya memutuskan sambungan. Fay mendekap ponsel di dalam dadanya, perasaannya sungguh membuncah saat ini juga. Da tidak menyangka semakin hari Harv semakin menawan hatinya.


"Cie yang mau janjian Lunch bareng, ampe merah gitu mukanya..." goda Vanesh sedari tadi memperhatikan tingkah laku Fay tanpa sahabatnya sadari.


"Issh apa sih..." hardik Fay selalu saja mengelak.


"Kayak gitu bilang gak mau jatuh cinta pada si number one." cibir Vanesh terkekeh melihat tingkah sahabatnya yang seperti abg labil saat ini.


Fay mengulumkan senyuman tanpa ingin membalas godaan sahabatnya yang sudah membuat wajahnya kembali merona. Dia kembali fokus pada pekerjaannya, berharap semua selesai sebelum jam makan siang. Perasaan Fay sungguh gelisah saat ini. Sebentar-sebentar dia menatap jam dinding di ruangan memastikan dia tidak terlambat menuju Resto yang menjadi tempat pertemuan dia dan suaminya sebentar lagi.


'Ini pertama kalinya Harv membawaku makan di luar tanpa ada tujuan tertentu... Aku harus baik-baik memanfaatkan waktu yang kemungkinan mendapatkannya satu banding sepuluh ribu!' batin Fay tengah memoles kembali riasan wajahnya sebelum dia benar-benar keluar dari kantor.


Tak lupa Fay pamit pada Devan bahwa dia mendapat kabar untuk urusan keluarga sebelum pria itu kembali uring-uringan mencarinya. Walau sudah tahu Fay memiliki hubungan dengan pria lain. Tapi Fay masih merasa takut jika identitas sebagai seorang istri Harvey Smith terbongkar saat ini juga. Dia masih memikirkan waktu yang tepat untuk jujur akan semua hal yang selama ini dia sembunyikan dari publik terlebih dari kekasih gelapnya itu.


Sebelumnya di kantor SG Company, Harv telah memutuskan sambungan dengan istrinya langsung menerima kabar dari asistennya bahwa ada seseorang yang menunggunya di restoran Emperor. Harv berpikir sejenak, kemudian dia berencana setelah pertemuannya dengan orang tersebut dia bisa langsung menemui istrinya. Harv bangkit dan segera menemui orang yang di sebutkan Will sebelumnya.


---


Restauran Emperor, 11.45 AM


"Harv..." lirih seorang wanita saat kedua netranya beradu pandang.

__ADS_1


"Ada apa lagi kamu mencariku Angella?" ujar Harv dingin menarik kursi dan duduk segera.


Angella menundukkan wajahnya sendu, dia tidak menyangka mantan kekasih atau tepatnya mantan tunangannya bersikap dingin padanya seperti ini.


"Kamu sungguh jahat!" pekik Angella lirih kembali duduk di kursinya.


"Aku tidak memiliki banyak waktu Angella. Terlebih aku sudah menikah saat ini." tukas Harv tegas di depan Angella yang kini sudah beraut pucat pasi.


"Heh, memang kenapa jika kamu telah menikah? Apa istrimu mengekangmu sehingga tidak boleh menemuiku?" cerca Angella setengah emosi mendengar jawaban Harv yang selalu terdengar ketus dan menusuk di dadanya.


"Aku hanya tengah menjaga perasaannya." lirih Harv membuang wajah.


"Heh, kau pikir aku tidak tahu rumor kedekatanmu dengan beberapa artis lainnya HAH?" cibir Angella melayangkan protesnya. "Mengapa hanya aku yang mendapatkan diskriminasi ini HAH?!" maki Angella yang telah menjatuhkan air matanya di hadapan Harv.


Pria itu terdiam membisu saat ini, seharusnya dia tidak menerima pertemuan dengan Angella yang tak lain mantan kekasih dan tunangannya. Sayangnya saat Harv melamar gadis itu, Angella menolak Harv dan lebih memilih mengejar karirnya. Wanita itu begitu ambisius akan mimpinya, bahkan dia mengabaikan perasaannya saat itu. Satu hal yang tidak bisa di duga oleh Angella adalah Harv dengan mudah mempersunting wanita lain. Sakit hati Angella di perlakukan sedemikian kejam oleh mantannya ini.


Harvey Smith adalah cinta pertama Angella Liem, mereka tumbuh bersama sedari mereka sekolah menengah. Kedua keluarga besar juga sudah sangat dekat, tidak begitu sulit bagi keduanya mendapatkan restu mereka. Apalagi keluarga Smith bukan keluarga yang kolot yang melihat dari status sosial menantunya. Buktinya Faye Yvonna di terima baik oleh tetua Smith.


Tuuuuttt...


Tuuuuttt...


Sayangnya sambungan itu tidak ada sahutan dari suaminya, Fay membuang nafas kasar, dia segera membuka aplikasi chat dan mengirimkan pesan singkat pada suaminya setelah sambungan telponnya tidak ada jawaban. Fay berpikir positif mungkin Harv mendapat pekerjaan dadakan. Siapa yang tidak tahu aktifitas padat CEO SG Company?


[ Honey, aku sudah di resto ya... Coba kamu temukan aku *emot melet* ]


Pesan terkirim dan berakhir centang satu di layar ponsel boba milik Fay. Seketika perasaannya mulai tidak nyaman. Fay mencoba menunggu dengan sabar, karena memang saat ini waktu masih menunjukkan pukul dua belas lewat sepuluh menit. Fay berencana memesan minuman pembuka untuk menemaninya saat ini. Betapa terkejutnya dia saat melihat siluet orang yang sangat dia kenal yang langsung membuat debaran jantungnya kembali berpacu dengan cepatnya.


Di sisi lain dimana Harv belum menyadari keberadaan istrinya, dia di kejutkan dengan tingkah Angella saat ini.

__ADS_1


"Kamu sungguh jahat padaku Harv!" pekiknya bangkit. "Apa kamu harus menjaga jarak seperti ini? hiks" Angella sudah berderai air mata. Beberapa pasang mulai memperhatikan keberadaan mereka.


"Apa kamu tahu, selama ini aku menjaga hatiku untukmu! Aku pikir kamu bisa bersabar padaku... Di saat aku ingin membuktikan padamu kerja keras dan mimpiku!" sambung Angella menggebu.


"Lalu apa yang aku terima sekarang? Kamu mengkhianatiku... Dan begitu mudahnya mencari penggantiku!" pekik Angella pedih.


"Aku sudah bilang saat itu, kamu tidak perlu bekerja keras aku akan mencukupi semua kebutuhanmu!!" balas Harv tak kalah sengit.


Mereka terlihat seperti pasangan yang tengah berselisih paham.


"Kamu tidak mengerti Harv!! Aku juga punya mimpiii... Aarrgh..." Angella menekan perutnya yang tiba-tiba dirasa nyeri saat ini.


"Angella!" pekik Harv terkejut dan bangkit menopang tubuh Angella dengan segera.


"Lepaas!! Tak perlu kamu pedulikan aku lagi!!" hardik Angella sungguh sakit hati.


"Aku akan mengantarmu pulang..." lirih Harv merasa bersalah saat ini.


Angella terdiam dan kemudian menerima di papah keluar resto oleh pria yang akan selalu bertahta di hatinya.


Fay menyaksikan semuanya, dia menekan dadanya kuat. Untuk kesekian kali Harv menghancurkan harapannya. Dengan cepat Fay mengusap kasar wajahnya.


"Apanya yang mencintai aku?! Heh, kau memang penipu ulung!" gumam Fay menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.


Tring!


[ Maaf Honey, aku ada urusan mendadak... Aku akan menggantinya lain hari... Aku juga tidak pulang ke Mansion malam nanti. ]


Fay tertawa pilu saat membaca pesan yang di balas Harv tanpa pria itu sadari apa yang sudah ia lakukan pada istrinya saat ini.

__ADS_1


To be continued...


__ADS_2