
Annyeonghaseyo yorobuuun...
Othor speaking dulu ya... Hihi
Happy weekend yorobun... Maaf nih kadang update buku ini tersendat, othor lagi sok sibuk wkwkwk //
Hari ini othor mo bagiin VIBE yang berbeda aaaahh kek buku othor sebelumnya.
CUUSS BUKA SPOTIFY (Ini maksa loh wkwkwk)
Biar seru aja sih, siapa yang suka Baca sambil denger musik... Masalahnya othor begitu abis itu suka senyum-senyum sendiri kek orang gila wkwkwk
Search Reason by Bapak Taeyang yaa... Kita nyanyi bareng yuk #Eh
Gak ding ini suasananya mendukung kata othor liriknya lumayan nampar Si Fay wkwkwk... Semoga kalian gak pada kabur othor lagi crazy sepertinya haha
-----Back to Story
Jagiya aniya geureon tteuseuro malhan ge anya
Ireoke oneuldo naneun mal eomneun joein
Sayang tidak, Aku tidak bermaksud seperti itu
Seperti ini lagi hari ini, aku adalah pendosa yang diam...
Ttodasi banbokdoeneun mianhae
Galsurok deo eoryeowojyeo
Kkeutkkaji hanbeon pureobollae sarangiran eoryeoun munje
Cheombuteo nan neoyeotgie
Junggando kkeutdo neoyeosseum hae
Maaf untuk mengulang lagi, semakin lama semakin sulit
Aku ingin melepaskannya sekali sampai akhir
Cinta adalah masalah yang sulit
Karena aku adalah kamu sejak awal
Aku harap itu kamu di tengah dan di akhir...
Keduanya cukup lama berpelukan erat dengan masih merasakan atmosfer yang mengungkung keduanya. Fay benar-benar beruntung bisa mendapatkan seluruh perhatian dan cinta seorang Harvey Smith.
"Tuan Smith, apa kamu masih meragukan cintaku padamu..."
Seolah bisa membaca kegelisahan hati suaminya, Harvey merasa tersinggung. Perkataan Angella sebelumnya yang menyinggung perselingkuhan Fay, jelas menyisakan ketidak percayaan Harv akan istrinya. Kali ini ucapan Fay tepat pada intinya.
"Benar?" Fay berubah sendu, diamnya Harv membuat dia berpikir bahwa suaminya memang tengah menyembunyikan sesuatu.
__ADS_1
Fay sendiri harus sudah memiliki alasan yang kuat dan masuk akal saat bangkai perselingkuhannya terekspos. Mengingat Harv pernah menyinggung dirinya berada di kediaman Devan sebelumnya.
Harv sendiri merasa bingung, kali pertama dia tidak bisa menjawab pertanyaan yang di lontarkan lawan bicaranya saat ini. Jika dia ngotot dia takut emosinya tidak terkontrol yang justru menyakiti perasaan Fay nantinya. Sebesar itu rasa cinta Harv untuk istrinya.
Neon mwol haedo inneun geudaeroga
Areumdawo gakkeum hwareul naedo
Baegopaseo jjajeung naedo
Ireon naega neoneun mipda haedo
Apa pun yang kamu lakukan, tetaplah seperti kamu
Itu indah, bahkan jika aku terkadang marah
Bahkan jika aku kesal karena aku lapar
Bahkan jika aku membencimu...
"Harvey Smith, bisa kah kamu merasakan detak jantungku ini berdebar?" Fay mendorong perlahan melepas rangkulan tubuhnya dan sedikit bangkit lebih tinggi di banding kekasihnya.
"Bagiku, di setiap detakkannya hanya mampu menyebutkan satu nama orang yang sangat aku cintai di dunia ini..." Perlahan Fay meminta ijin dengan isyarat mata dan tangannya menuntut kepala pria itu di dadanya.
"Jantung ini berdetak hanya untukmu, suamiku tercinta. Pria satu-satunya milikku dan hanya boleh jadi milikku..." lirih Fay menekan wajah Harv, menuntun cuping telinga dipermukaan dadanya yang kini tengah berdetak dengan kencangnya.
"Harvey Smith..." sambung Fay mengulas senyum bahagianya tanpa bisa di lihat oleh prianya.
DEEG!!
Naneun naneun naneun (You know it's true)
Geurae naneun naneun naneun (Oh, I love you)
Naneun naneun neoreul...
Ya aku adalah aku (Selalu itu kamu)
Aku adalah aku (Kamu tahu itu benar)
Ya aku adalah aku (Oh, saya mencintaimu)
Aku adalah kamu...
Entah dari mana rasa haru dan juga sedih bercampur satu membuat Harv memeluk erat istrinya dan meneteskan air matanya. Hari ini bahkan beberapa hari kebelakang hidupnya sungguh bagai roller coaster. Bukan dia tidak pernah berada di masa sulit, jatuh dan bangun selama hidupnya. Tapi kali ini dia menyeret satu nama yang membuatnya lelah luar biasa tapi tidak bisa melakukan apapun...
Saking hanyut dalam perasaannya Harv lupa dia terlalu kencang memeluk istrinya sampai-sampai Fa menepuk kencang dan meminta di lepaskan.
"Haa-rv... A-ku se saaak!"
"Ohh.. Shiiiittt!!" Harv segera tersadar dan melepaskan pelukannya. "Aku minta maaf Cutie..." tutur Harv lirih menyentuh wajah Fay lembut.
Senyum tampan suaminya terbit membuat Fay merasa pembuluh darah di hidungnya pecah. Harv segera memagut bibir candu wanitanya. Dalam benak Harv Fay selalu bisa menuntunnya kembali merasakan jatuh cinta puluhan bahkan lebaynya jutaan kali pada wanita yang sama. Logikanya, wanitanya sudah menoreh luka bahkan mengkhianatinya sejauh ini. Definisi berkorban demi orang yang tercinta.
__ADS_1
"Cutiee..." panggil Harv lembut pada istrinya. Dia tidak ingin kalah menggombal dari istrinya.
"Aku sungguh merasa menjadi pria paling bahagia di dunia ini!" imbuhnya menatap penuh kelembutan. Fay sudah mengatupkan bibirnya erat, dia harus meneguhkan hatinya jangan sampai pingsan karena ulah suaminya yang mulai pandai menggombal.
"Kamu adalah sistem tata suryaku Cutie... Kamu adalah bulan, bintang, matahari, bahkan seluruh planet baik yang eksis maupun yang tidak."
"Aku membutuhkanmu... Aku mencintaimu!"
Fay melongo dengan ucapan gombal yang di rasa tulus juga kaku, Fay pikir Harv tengah mempersentasikan proposal bisnisnya hanya saja nadanya terlalu lembut!
'Bahkan kau juga membuat black hole menarik tubuhku ke dalam sana.' batin Harv menambahkan.
Harv mengembangkan senyuman dengan wajah yang merona, dia mengerlingkan matanya genit ke arah Fay kemudian terbit tatapan cabulnya sekalian. Seolah mengisyaratkan Ayo puji aku sayang, kamu pasti tersentuh!!
"Hahaha..." Fay geli melihat perubahan sikap Harv saat ini.
Wajah Harv semakin memerah malu, tubuh elite hati hello kitty~
Fay tidak kehabisan akal tentu saja, dia kembali merangkulkan kedua tangannya di bahu suaminya. Mendekatkan wajahnya dan bersiap melancarkan serangan lanjutan.
'Untung aku adalah korban dari beberapa novel romansa, hal semacam ini aku tahu harus apa... Hoho~' batin Fay akan melakukan serangan skak mat demi mengikat prianya.
"Jika aku adalah sistem tata suryamu, maka kamu adalah alam semesta juga langit tak terbatasku Sayang!" Fay berujar dengan tulus sangat meyakinkan dengan penuh perasaan. Seharusnya Fay di anugrahi the best artis tahun ini, tidak seharusnya Angella yang mendapatkannya. (haha)
DEG!!
Jantung Harv seperti terkena jutaan panah asmara yang di lontarkan Fay saat ini juga.
"Aku kalah Faye..." lirih Harv dengan perasaan membuncahnya.
Harv langsung menarik tengkuk leher istrinya dan kembali menyesap bibir candunya untuk ke-9999 kali nya. Fay menyambut dengan suka cita, dia menyentuh rambut tebal prianya dan memainkannya dengan lembut. Ciuman kali ini tercipta bukan karena gairah semata. Tapi Harv benar-benar merasakan apa itu serangan virus jatuh cinta!
"EEHMMM!!"
Suara deheman pria yang sanagt di hafal keduanya membuyarkan kemesraan keduanya.
"Apa kalian tidak ada aktivitas lain selain menodai perasaan kaum jomblo hah?" rutuk dokter Yun mengejek keduanya yang seperti tengah ketahuan satpol pp.
Wajah Fay memerah seperti kepiting rebus, dia bahkan tidak mengetahui bahwa ada seseorang yang datang keruangannya.
"Kang ganggu, wajar sih lu jomblo. Kerjaannya gangu pasangan kayak tadi!" ujar Harv dingin, beringsut berdiri memberikan space dokter yang sekaligus temannya untuk memeriksa kondisi istrinya itu.
Jleb!
"Anjaay, terluka tapi tak ber-blood!!" pekik dokter Yun menekan dadanya di hadapan Harv.
"Pppfffftt!" Fay menutup mulutnya menahan tawanya yang sudah ingin keluar saat ini juga.
Prianya memang tidak pernah bisa menghormati orang lain.
To be continued...
Note :
__ADS_1
Credit of Song Reason - Taeyang
Lirik by sonora.id