
Angella tengah gelisah di dalam mansion miliknya. Dia menggigit kuku ibu jarinya menunggu seseorang mengirimkannya pesan. Sudah hampir seharian penuh para bandit yang ia sewa tidak mengabarinya. Bahkan satu foto Faye saja dia belum menerima.
Dalam rencana, Angella membayar bandit itu untuk membuat video asusilla dan tentu saja menodai Fay. Dengan begitu Angella berkeyakinan Harv tidak akan mau lagi pada istri kontraknya itu. Selain itu juga Angella akan menyebarkan video dan foto di media social, selain akan kehilangan Harvey Fay juga di buat malu seumur hidupnya dan semua orang akan mencemooh wanita itu.
“Kemana mereka?!” pekik Angella gelisah. “Aku sudah membayar mereka sangat mahal!” berangnya menyambar ponsel dan menghubungi ketua komplotan.
Nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan ini─
“Aaarrghh!”
Angella kembali menjerit emosi, hal yang di takutinya adalah rencana itu gagal dan dia tidak mendapatkan apapun selain uangnya yang sudah menghilang. Lucia menyambar sling bag miliknya dan berencana keluar mencari tahu kondisi Fay saat ini.
“ANGELLAAAA!”
Angella tertegun sejenak melihat managernya datang tiba-tiba dan meneriaki namanya.
“Kenapa?” tanya Angella dingin.
“GAWAAAT ANGELLA!!” pekik manager Angella kembali mendengung di dekat pendengaran Angella. Managernya juga tidak hanya berteriak, dia juga menggoyangkan kedua bahu artisnya.
“Gawat kenapa sih? Ngomong yang beneer!!” sewot Angella, di saat dia tengah emosi managernya juga malah ikut membuatnya semakin emosi.
“Semua kontrak kerja Ji Entertainment DI BATALKAN!” terang si manager membuat tubuh Angella gamang. Antara sadar dan tidak, bagaimana mungkin dia di depak dari agensinya setelah dia menyabet gelar Artis Terbaik tahun ini.
“Heh, kamu kalau mau nge-prank jangan sekarang!” Hardik Angella yang masih tidak mau mempercayai kabar buruk dari managernya.
“SERIUS ANGELLA!!” maki managernya geram.
Managernya sendiri kebingungan di pagi hari yang cerahnya dia menerima panggilan dari bagian manajemen Ji Entertainment yang merupakan agensi dimana Angella meniti karirnya. Pihak agensi mengatakan bahwa Angella tengah menyinggung orang penting dan menginginkan dia keluar dari dunia hiburan.
“Kamu bikin dosa apa Angella? Petinggi mana yang kamu singgung ampe bikin bos JiE pecat you?!” cerca manager Angella kesal. “Mereka
tidak mau menggunakan kamu lagi, seluruh kerja sama kita yang sudah dijadwalkan satu bulan ini bahkan bulan berikutnya di BATALKAN!”
Bruuk!
Tubuh Angella merosot di lantai, semua ucapan managernya membuat dunianya seolah hancur saat ini juga. Kerja kerasnya selama dua tahun
__ADS_1
ini akan sia-sia jika agensi memboikot dirinya tanpa alasan pasti ini.
“INI TIDAK BISA DIBIARKAN!” Angella bangkit dia benar-benar keluar mansionya menuju suatu tempat.
Angella tidak mengindahkan seruan dari managernya yang mencoba menghentikan langkahnya. Angella akan menemui petinggi JiE. Biasanya Angella tidak pernah ingin berurusan dengan para staff atau petinggi agency.
Baginya hanya perlu totalitas dalam bekerja sebagai artis di JiE dan seperti yang sudah ia dapat dari mimpinya dia menjadi Artis Terbaik tahun ini.
---
Ji Entertainment, 08.00 AM.
Seluruh orang tercengang dengan kedatangan si raja bisnis di kantor mereka saat ini. Harv dengan Langkah tegap mengalirkan aura dan kharisma yang menyihir seluruh orang yang tidak berkedip saat menatapnya. Semalam setelah membereskan para pelaku tindak pelecehan Will segera melacak dari ponsel mereka. Maka sudah bisa di pastikan Harv sudah mengantungi nama dalang di balik kecelakaan istrinya semalam. Inilah alasan Harv berada di salah satu agensi terbesar di negaranya yang menaungi si pelaku.
“Selamat pagi Tuan Smith,” sapa hangat tuan Jie yang merupakan founder dan juga presidir JiE. “Sungguh sebuah kehormatan besar perusahaanku kedatangan orang besar seperti anda.” Keringat tuan JiE sudah bercucuran. Selama ini dia sudah sangat berhati-hati untuk tidak menyinggung orang paling membahayakan bisnisnya.
“Ada hal baik apa membuat anda mengunjungi
kami?” tanya tuan Jie mempersilahkan tamunya masuk.
Harv segera duduk di tempat yang tidak seharusnya, tuan Jie menelan salivanya. Tuan Smith duduk tepat di kursi kebesaran Presidir Ji
“Apakah Angella bekerja dengan baik?” tanya Harv berbasa-basi.
Tuan Jie sempat tertegun dengan pertanyaan Harv yang mengarah pada salah satu artis terbaiknya. ‘Jadi beliau datang untuk Angella?
Jika begitu, rumor kedekatan mereka itu benar.’
“Tentu saja, dia bahkan baru mendapatkan penghargaan artis terbaik. Seluruh iklan, bahkan film layar lebar yang baru dia bintangi sangat laku di pasaran. Reputasi dan kerja kerasnya sungguh membuat JiE bisa sebesar
ini juga ada jasanya.” puji tuan Jie berharap Harv akan menyukai penilaiannya.
Harv menaikan sudut bibirnya yang maknanya belum tentu untuk hal yang positif. Tuan Jie merasa ini hari baiknya, Namun setelahnya tuan Jie justru merubah raut wajahnya menjadi pucat.
“Aku ingin dia di berhentikan saat ini juga!” tukas Harv dingin dan angkuhnya.
“Apa?” sontak tuan Jie mengerutkan keningnya tidak mengerti apa yang di maksudkan Harvey.
__ADS_1
“Apa kalimatku kurang jelas Tuan Jie?” Harv menautkan kedua tangannya di meja mendekatkan tubuhnya dengan tatapan nyalang dan mengintimidasi lawan bicaranya.
Tuan Jie semakin tersudutkan dan dia merasa
telah membanjiri seluruh permukaan kulit dengan keringat dinginnya.
“Emm─” Tuan Jie mendadak gagap, dia mengerti namun dia sulit menerima. “Tapi kenapa Tuan? Bukankah kinerja Angella begitu bagus saat ini?”
“Apa aku harus menjelaskannya padamu?” Harv balik bertanya dengan kembali menekan melucuti seluruh keberanian tuan Jie saat ini.
“T-Tapi Tu an─” hardik tuan Jie kembali mencoba melakukan negosiasi.
“Will!”
“Saya Tuan,” sahut Will mendekat ke arah keduanya. Tuan Jie semakin bergetar apa lagi yang akan di lakukan tuan Harvey padanya saat ini, dia berharap bukan hal yang akan merugikan dirinya.
“Tuan Jie, mulai saat ini perusahaan JiE berada di bawah kendali SG Company. Kami memiliki nilai saham terbesar di JiE saat ini.”
JEDEEEER!
Bagai di sambar petir di siang terik tuan Jie mendengar sesuatu yang ia jaga saat ini benar-benar jatuh pada orang yang tidak bisa disinggung sama sekali.
“Ini balasan untuk orang yang tidak tahu diri berurusan dengan wanita Tuan Muda Smith!” sambung Will menjelaskan alasan yang sederhana yang sungguh tidak bisa di percaya.
Hanya karena menyinggung seorang wanita Jie
Jinshen harus kehilangan kendali perusahaan miliknya yang ia bangun susah panyah di separuh usianya!
“Hukaman ini masih terlalu ringan untukmu, bahkan untuk Angella sekalipun.” Harv menyenderkan tubuh tegapnya hingga batas kursi.
"Suasana hatiku tengah baik, tiba aku emosi bukan hanya perusahaanmu yang akan melayang─" Harv menunjukan senyum culasnya.
"Tapi nyawa kalian juga!” ancam Harv menatap nyalang dengan seringai culasnya.
Hal yang paling Harv sukai di saat dia mengakusisi sebuah perusahaan adalah di saat tatapan dan perasaan putus asa lawannya bisa ia rasakan. Di saat itu dia akan merasa sebagai Tuhan!
Harv bangkit dari kursi kebesaran JiE, sebelum dia meninggalkan gedung itu Harv kembali memberikan pesan peringatan pada tuan Jie.
__ADS_1
“Dengar, aku juga masih menunjukmu sebagai CEO JiE. Tapi saat aku tahu kamu membantu Angella dan tidak mengeluarkannya maka kamu akan sangat menyesal memilih berurusan denganku!”
To be continued...