I Love You Tuan Muda

I Love You Tuan Muda
Chapter 106 | The Last: Hari Bahagia (2)


__ADS_3

“Oma, Grandma, gimana penampilan Jovin?”


Reva dan Kalina menoleh bersamaan. Kedua wanita paruh baya itu tersenyum gemas menyaksikan pemandangan super imut tersebut. Dengan gaun khusus pesanan Rayhan, Jovin nampak sangat cantik hari ini.



Dress Jovin, abaikan wajahnya..


“Aduuuhh.. cucu Oma, kok, gemesin banget, sih,” ucap Kalina geregetan. Ia berlutut dan mengecupi pipi Jovin yang terkikik geli.


Resepsi pernikahan Rayhan dan Aqilla sedang digelar. Acara utama memang belum dimulai, sementara para tamu yang mendapat undangan mulai berdatangan. Kedua pengantin saja masih belum menampakkan batang hidung.


Robert, Reva, Richard, Kalina, Kenzie, dan Alysa bertugas menyambut tamu yang hadir. Mereka nampak bercengkerama ramah terhadap kenalan masing-masing. Saling meluaskan relasi dan membanggakan usaha pribadi.


“Hadirin sekalian, para tamu dan pihak keluarga yang terhormat, acara akan segera dimulai. Maka dari itu, hadirin diminta untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Terima kasih,” ucap Jessie melalui microphone. Ya, pada resepsi kali ini, Jessie dan Ely mendapat tanggung jawab sebagai MC acara.


Suara grasak-grusuk terdengar dari berbagai arah. Jepretan kamera para wartawan terasa di berbagai sudut, mengabadikan momen paling penting bagi dua buah keluarga. Termasuk untuk menyimpan foto mengagumkan hasil dekorasi aula hotel keluarga Refalino yang sangat elok.


Perpaduan antara gold and white menciptakan kesan elegan. Hiasan bunga-bunga merah muda dan pernak-pernik mutiara membuat aula tersebut bertambah memukau dilihat dari berbagai arah.





“Mommy sama daddy kapan keluarnya, Grandpa?” tanya Jovan tidak sabar menonton acara puncak malam ini.



Pakaian Jovan, abaikan wajahnya..


Robert mengusap kepala Jovan pelan. “Acaranya udah dimulai, Sayang. Sebentar lagi pasti keluar,” jawabnya dibalas anggukan kecil dari cucu laki-lakinya itu.


Acara pun dimulai. Untuk mengawali, Jessie mengeluarkan sepatah dua kata. Lanjut meminta perwakilan dari pihak Refalino dan Jonesa untuk memberikan pidato singkat.


“Mari kita panggilkan pengantin kita. Tuan Muda Rayhan dan Nyonya Muda Aqilla,” seru Ely lantang.


Prok prok prokk...


Suara riuh tepuk tangan menggema. Bersamaan dengan itu, dua pasang kaki menapak ke dalam aula. Merekalah si bintang utama malam ini, Rayhan dan Aqilla.



Setelan Rayhan, anggap pakai kemeja sedikit merah muda, ya..



Pakaian Aqilla..



Gaya rambut Aqilla, abaikan wajahnya..


Rayhan tersenyum dengan tatapan mengarah pada istri cantiknya. Sedangkan Aqilla mengedarkan mata, mencari atensi keluarganya. Senyum wanita itu mengembang kala ia melihat si kembar tengah melambaikan tangan. Aqilla melambai anggun, berusaha mempertahankan image terbaik agar tidak mempermalukan sang suami.


“Istriku cantik sekali,” bisik Rayhan seraya tetap melangkah ke pelaminan.


Aqilla menoleh dengan senyum cantiknya. “Aku selalu cantik, Sayang...” balas Aqilla menggoda.


Deg deg..


Jantung Rayhan berdebar keras. Lelaki itu menatap istrinya yang menaik-turunkan alis, menunjukkan jika wanita itu memang sengaja menggodanya. Rayhan terkekeh demi menutupi gugup yang mendera.


Aqilla mengeratkan rangkulan di lengan Rayhan. Bahkan, tanpa ragu menyandarkan kepala di bahu sang suami.


Seluruh tamu memekik histeris—mungkin lebih tepatnya para wanita. Jelas mereka iri dengan posisi Aqilla.


Lelaki yang mereka pikir tidak sempurna dulu, kini terlihat sangat menawan. Seolah Rayhan diciptakan tanpa cela. Fakta bahwa Rayhan sudah memiliki anak memang mematahkan segala fitnah yang tersebar. Banyak wanita yang berusaha meraih hati Rayhan, tapi tak pernah digubris. Hari ini benar-benar patah hati massal untuk seluruh wanita yang mengidolakan Rayhan.


Tiba di pelaminan, Rayhan nampak membantu Aqilla untuk duduk karena gaun Aqilla sedikit membuat sulit. Perlakuan kecil itu sukses mengembangkan senyum siapa pun.


Percayalah, wanita tidak butuh kata-kata manis. Mereka hanya ingin diperhatikan, diberi kasih sayang, dan cinta dengan tindakan juga pembuktian. Kendatipun hanya sebuah perhatian kecil, wanita akan sangat-sangat senang karena mereka merasa disayangi oleh pasangannya.


Sama seperti itu yang Aqilla rasakan. Walaupun hanya berupa bantuan kecil, namun itu sudah menunjukkan bahwa Rayhan memang sangat memperhatikan kenyamanannya. Ah, Aqilla beruntung bisa menjadi pemeran utama dalam novel ini.


Si kembar nampak naik ke atas pelaminan. Mereka duduk di sebelah Rayhan dan Aqilla, mendampingi orang tua mereka. Acara dilanjutkan dengan makan diiringi musik yang mengalun.


Tiba-tiba Jovan dan Jovin turun dari pelaminan. Kedua bocah itu menghampiri Jessie dan Ely, membisikkan sesuatu. Entah apa yang mereka bicarakan sampai Ely senyum-senyum.


“Halo semua,” sapa Jovin menggunakan microphone di tangan. “Perkenalkan, nama aku Jovinka Refalino Jonesa, putri kesayangan Daddy Ray sama Mommy Qilla.”


Para tamu nampak gemas melihat si kecil Jovin yang berbicara dengan percaya diri. Si kakak juga mendampingi di samping sembari membawa microphone sendiri.


“Jovin sama kakak mau nyanyi lagu buat mommy sama daddy. Tamu-tamu harus diam, ya, dengerin baik-baik. Suara Jovin sama kakak bagus, kok, nggak bikin sakit telinga.”

__ADS_1


Robert, Reva, Kalina, dan Richard tertawa bersama. Mereka benar-benar tidak tahan untuk tidak menciumi pipi chubby Jovin. Imutnya tumpah ruah.


“This song for my mom and my dad,” lirih Jovan melalui microphone.


Suara piano mulai terdengar, disusul alunan alat musik lainnya. Jovan menarik napas dalam-dalam sebelum mengeluarkan suaranya.


Jovan:


🎵Di dalam hati ini


🎵Hanya ada satu cinta


🎵Dan itu cuma ada di kamu


🎵Kamu


Rayhan dan Aqilla tersenyum mendengar lagu yang dibawakan putra-putri mereka.


Jovin:


🎵Dan kamu cinta pertama di hidupku


🎵Dan aku berjanji


🎵Kau jadi cinta terakhirku


“Liriknya pas sekali, Sayang,” bisik Aqilla di telinga Rayhan.


“Pas apanya?”


“Pas sekali dengan isi hatiku.”


Jovan:


🎵Aku pun merasakan sama


🎵Saat kau hadir di hidupku (di hidupku..) oh..


Jovin:


🎵Kumerasakan cinta yang tulus


🎵Dari dirimu (dari dirimu..) oh..


Jovin:


🎵Semoga s’lamanya (semoga s’lamanya)


Jovan & Jovin:


🎵Kau dan aku jadi satu


🎵Di dalam ikatan cinta kita


Jovin:


🎵Tanpamu (oh..) aku tak akan bisa


🎵Merasakan cinta sempurna


Jovan:


🎵Kau lengkapiku kamulah cinta


Jovan & Jovin:


🎵Yang dikirim Tuhan untukku


Jovan:


🎵Oh..


Jovin:


🎵Aku pun merasakan sama (aku pun merasakan..)


🎵Saat kau hadir di hidupku


🎵(Merasakan cinta..) Kumerasakan cinta yang tulus (yang tulus..)


🎵Dari dirimu oh.. (dari dirimu oh..)


Jovan & Jovin:


🎵Janji kita berdua

__ADS_1


🎵Semoga s’lamanya


🎵Kau dan aku jadi satu


🎵Di dalam ikatan cinta kita


Aqilla melirik ke arah Ely. Ia melayangkan kode yang untungnya dipahami oleh sahabatnya itu. Ely mendekati Aqilla sambil membawa microphone baru.


Jovan:


🎵Tanpamu (haaa..) aku tak akan bisa


Jovin:


🎵Merasakan cinta sempurna


Jovan & Jovin:


🎵Kau lengkapiku..


Jovan:


🎵Kamulah cinta


Jovin:


🎵Yang dikirim Tuhan untukku (untukku..)


Jovan:


🎵Selamanya..


Jovin:


🎵Oh, selamanya...


Jovan & Jovin:


🎵Bersama


🎵Kamu aku kita


🎵Dalam ikatan cinta


Jovan & Jovin:


🎵Janji kita berdua


🎵Kita


Aqilla menatap suaminya dalam, lalu mendekatkan microphone ke bibir.


Aqilla:


🎵Kau dan aku jadi satu


🎵Di dalam ikatan cinta kita


🎵Tanpamu aku tak akan bisa


🎵Merasakan cinta sempurna


🎵Kau lengkapiku oh..


🎵Kau lengkapiku


🎵Kamulah cinta untukku


🎵Yang dikirim Tuhan untukku


Lagu berhenti. Riuh tepuk tangan kembali bergemuruh. Mereka benar-benar tidak menyangka jika sosok setegas Aqilla memiliki suara emas yang elok. Pantas saja si kembar pun mempunyai suara sebagus itu.


Rayhan memandang Aqilla penuh cinta. Lagu barusan benar-benar menggetarkan hatinya hingga ke titik terdalam. Kedua tangan lelaki itu merangkul pinggang Aqilla. Kening mereka disatukan.


“Terima kasih udah hadir di hidupku, Sayang. I love you so much,” bisik Rayhan terharu.


“Terima kasih udah mau terima aku apa adanya, Suamiku. I love you too,” balas Aqilla sepenuh hati.


^^^END^^^


...👑👑👑...


Oh my God! Tamat, guys🤗


Sampai di sini aja kisah Rayhan dan Aqilla. Novel ini emang khusus ceritain perjuangan cinta keduanya sampai bisa bersatu, maksudnya menikah. Maaf kalo monoton, jelek, nggak sesuai ekspektasi, atau apa-apalah.

__ADS_1


Tapi, ini alur yang Ay mau. Ay suka sama jalan ceritanya, hehe..


So, see you in bonus chapter, guys:)


__ADS_2